Asuransi All Risk

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
Cicilan 0%Hemat 25%
 

Pengertian Asuransi All Risk

Asuransi all risk (comprehensive) adalah produk asuransi yang memberikan ganti rugi jika kendaraan nasabah mengalami kerusakan ringan hingga parah. Selain itu, produk ini juga menanggung risiko kehilangan kendaraan.

Perbedaan asuransi all risk dengan Total Loss Only (TLO) adalah pada luas pertanggungannya. Pada asuransi TLO, nasabah hanya bisa mengajukan klaim akibat kerusakan parah saja, berbeda dengan asuransi all risk yang memungkinkan nasabah mengajukan klaim mulai dari kerusakan ringan seperti lecet. 

Oleh karena itu, premi all risk relatif lebih tinggi daripada TLO. Produk ini cocok untuk calon nasabah yang memiliki kendaraan baru, harga yang cukup mahal, atau sering dikendarai di jalanan ramai.

 

Daftar Asuransi All Risk Terbaik di Indonesia

Ada cukup banyak pilihan asuransi all risk di Indonesia yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran kita. Berikut ini beberapa pilihan terbaik rekomendasi Lifepal:

1. ACA Otomate

  • Usia kendaraan: maksimal 7 tahun.
  • Masa pertanggungan: 1 tahun.

  • Pertanggungan kerugian sangat lengkap, yaitu kerusakan akibat benturan, tabrakan, terbalik, tergelincir, atau terperosok; kerugian akibat perbuatan jahat dan pencurian; serta kebakaran.
  • Menanggung biaya tanggung jawab pihak ketiga maksimum Rp50 juta.
  • Fasilitas seperti mobil pengganti.
  • Layanan perbaikan darurat
  • Jasa pengantaran kendaraan yang sudah diperbaiki
  • Garansi perbaikan selama 6 bulan.

2. Adira Autocillin

  • Tersedia asuransi konvensional dan syariah.
  • Usia kendaraan: maksimal 8 tahun.
  • Masa pertanggungan: 1 tahun.

  • Perlindungan ganti rugi atas kerugian terhadap kendaraan yang secara langsung disebabkan oleh tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, terperosok, perbuatan jahat, pencurian, kebakaran, atau kecelakaan lalu lintas lainnya (mengacu pada PSAKBI).
  • Asuransi tambahan untuk perlindungan tanggung jawab hukum pihak ketiga dan kerusakan akibat bencana alam.
  • Apabila mobil baru hilang dalam waktu 6 bulan setelah pembelian, Autocillin akan menggantinya dengan mobil baru yang lain.
  • Layanan mobil derek dan bantuan darurat di jalanan.

3. Simas Mobil Online

  • Menanggung berbagai jenis mobil; sedan, Jeep, Station Wagon, hingga Minibus yang digunakan untuk keperluan pribadi (bukan bisnis).
  • Usia kendaraan: maksimal 10 tahun.
  • Masa pertanggungan: 1 tahun.

  • Pertanggungan kerugian mobil total dan sebagian.
  • Manfaat pertanggungan kecelakaan diri maksimal Rp50 juta.
  • Layanan bengkel Sinar Mas di 473 bengkel rekanan di seluruh Indonesia.

4. Allianz Mobilku Comprehensive

  • Usia kendaraan: maksimal 10 tahun.
  • Masa pertanggungan: 1 tahun.

  • Perlindungan komprehensif terhadap kerusakan kendaraan dari yang kecil sampai parah, serta penggantian kehilangan kendaraan.
  • Pertanggungan kerugian akibat kecelakaan selama penyeberangan dengan feri.

5. Tokio Marine – Comprehensive (Basic)

  • Usia kendaraan: maksimal 10 tahun.
  • Masa pertanggungan: 1 tahun.

  • Perlindungan komprehensif terhadap kerusakan kendaraan dari yang kecil sampai parah, serta penggantian kehilangan kendaraan.
  • Pertanggungan kerugian akibat kecelakaan selama penyeberangan dengan feri.

6. MSIG Ladies Car All Risk

  • Usia kendaraan: maksimal 10 tahun.
  • Masa pertanggungan: 1 tahun.

  • Perlindungan komprehensif terhadap kerusakan kendaraan dari yang kecil sampai parah, serta penggantian kehilangan kendaraan.
  • Pertanggungan kerugian akibat kecelakaan selama penyeberangan dengan feri.

7. Astra Buana Garda Oto

  • Masa pertanggungan: 1 tahun.

  • Perlindungan komprehensif terhadap kerusakan kendaraan dari yang kecil sampai parah, serta penggantian kehilangan kendaraan.
  • Aplikasi berbasis Android dan iOS bernama Garda Mobile.
  • Layanan Garda Center, Garda Siaga Emergency Roadside Assistance (ERA), Garda Akses, dan hotline 24 jam

8. Jasindo Oto Plus

  • Perlindungan terhadap kerugian pada mobil.

  • Jasindo Oto Plus memberikan pertanggungan kerusakan mobil akibat kecelakaan dan bencana alam, tanggung jawab hukum pihak ketiga, dengan manfaat tambahan kecelakaan diri untuk penumpang dan pengemudi.

9. AXA Mandiri Mobil

  • Dapat melindungi kendaraan pribasi maupun komersial.

  • Jaminan komprehensif terhadap kerugian sebagian maupun total pada mobil.
  • Fasilitas mobil derek, bantuan darurat, klaim tanpa survei.

10. Aswata Oto+

  • Tersedia asuransi konvensional dan syariah.
  • Ada tiga jenis varian produk asuransi all risk mobil; Paket Signature (untuk harga mobil > Rp200 juta), Paket Platinum, dan Paket Premium.
  • Layanan perbaikan darurat 24 jam, antar jemput kendaraan, hingga pemberian biaya transport.

  • Jaminan komprehensif, penggantian biaya tanggung jawab pihak ketiga, kecelakaan diri, hingga bencana alam. Pertanggungan ini tergolong sangat luas jika dibandingkan dengan asuransi all risk pada umumnya.
 

Cara Daftar Asuransi All Risk

Mendaftar asuransi all risk bisa kita lakukan dengan menghubungi agen atau perusahaan asuransi langsung. Namun, jika ingin mendapatkan harga paling murah dan praktis, membeli asuransi all risk secara online melalui situs Lifepal adalah jawabannya.

Selain bisa membandingkan berbagai polis dari brand ternama, harga premi asuransi yang dibeli secara online juga 10 persen lebih murah daripada membeli lewat agen. Potongan itu belum ditambah dengan diskon khusus 20 persen dari Lifepal! Tunggu apalagi, silakan isi formulir di bagian atas halaman ini ya!

 

Cara Klaim Asuransi All Risk

Mengetahui cara klaim asuransi mobil all risk di awal sangat penting agar tidak repot saat benar-benar dibutuhkan. Berikut adalah langkah-langkah pengajuan klaimnya.

Apabila kendaraan mengalami rusak sebagian dan kita ingin mengajukan klaim ke asuransi all risk, berikut ini prosedur umumnya.

  • Foto bagian yang rusak. Hal pertama yang perlu kita lakukan saat mengajukan klaim adalah mendokumentasikan bagian kendaraan yang rusak. Pasalnya, dokumen ini pasti akan diminta pihak asuransi untuk membuktikan klaim kita.
  • Lapor ke penyedia asuransi. Segera mengabari pihak asuransi bahwa kita akan mengajukan klaim; baik melalui telepon maupun email.
  • Siapkan dokumen yang diperlukan. Pihak asuransi akan memberikan informasi soal dokumen apa yang dibutuhkan untuk mengajukan klaim, misalnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM) , dan lain-lain.
  • Mendatangi bengkel rekanan. Setelah itu, sampaikan kepada pihak bengkel bahwa kita ingin memperbaiki kendaraan dengan asuransi.
  • Mengisi formulir klaim. Pihak bengkel akan memberikan formulir yang perlu diisi, sesuai dengan data yang ada di dalam dokumen.
  • Menunggu kabar dari bengkel. Pihak bengkel akan mengkonfirmasi klaim ke penyedia asuransi dan segera memperbaiki kendaraan dalam waktu 2-3 hari. Pihak bengkel akan mengabari kita jika sudah selesai.

Jika mengalami musibah kendaraan hilang, atau rusak total (di atas 75 persen), berikut langkahnya.

  • Laporkan ke pihak asuransi. Segera laporkan kehilangan pada pihak asuransi; semakin cepat semakin bagus.
  • Siapkan dokumen. Siapkan dokumen yang diminta, seperti KTP, SIM, STNK, surat kehilangan, dan kunci kendaraan.
  • Buat berita acara (BAP) di kantor polisi. Segara ke kantor polisi yang bertanggung jawab atas daerah tempat motor hilang untuk membuat berita acara. Ingat, pembuatan berita acara maksimal 24 jam dari waktu kejadian.
  • Blokir STNK di Polda. Kita juga harus mengajukan pemblokiran STNK ke Kepolisian Daerah (Polda). Langkah ini penting dalam mengajukan klaim hilang.
  • Urus surat keterangan Direktorat Reserse di Polda. Kita lalu perlu mengurus surat di Direktorat Reserse. Surat tersebut harus dilengkapi dengan nomor polis asuransi kita. Kita akan dimintai beberapa dokumen pelengkap, seperti salinan KTP, salinan BPKB, salinan faktur pembelian kendaraan, salinan laporan kehilangan, salinan polis asuransi, BAP, dan surat asli Lapju.
  • Ajukan semua berkas ke pihak asuransi. Jika berkas yang dibutuhkan sudah lengkap segera ajukan ke pihak asuransi.

Berikut dokumen yang perlu dipersiapkan dalam mengajukan klaim asuransi all risk.

Kerugian sebagian

  • Laporan kronologi kejadian
  • Fotokopi polis, sertifikat, dan laporan atau endorsemen.
  • Surat Izin Mengemudi (SIM) milik pengemudi saat kejadian, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) tertanggung.
  • Foto kerusakan, estimasi biaya perbaikan
  • Surat Laporan Kepolisian setempat
  • Surat Tuntutan Pihak Ketiga jika ada kerugian yang melibatkan pihak ketiga.
  • Dokumen relevan lain yang terkait dengan pengajuan klaim.

Kerugian total

  • Laporan kronologi kejadian
  • Fotokopi polis, sertifikat, dan laporan atau endorsemen.
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKP), faktur pembelian, blanko kuitansi, dan surat penyerahan hak milik yang sudah ditandatangani.
  • Buku kir khusus kendaraan yang wajib kir.
  • Surat keterangan kepolisian daerah
  • Surat pemblokiran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
  • Surat Izin Mengemudi (SIM) pengemudi pada saat kejadian.
  • Foto kerusakan, estimasi biaya perbaikan
  • Surat Laporan Kepolisian setempat
  • Surat Tuntutan Pihak Ketiga jika ada kerugian yang melibatkan pihak ketiga.
  • Dokumen relevan lain yang terkait dengan pengajuan klaim.
 

Tanya Jawab

Asuransi all risk mobil meliputi penggantian biaya kerusakan kecil hingga parah dan kehilangan mobil. Kita bisa mengajukan klaim jika penyebab kerugian tersebut adalah akibat tabrakan, benturan, tergelincir, terperosok, pencurian, hingga perbuatan jahat orang lain.

Cakupan pertanggungan asuransi all risk telah diatur pada laporan  Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI). Berikut penjelasannya.

Ketika membeli asuransi all risk, tentu kita harus mengetahui hal apa saja yang akan kita dapatkan. Berikut ini hal-hal yang ditanggung asuransi mobil.

  • Pemberian ganti rugi atau biaya perbaikan apabila terjadi risiko kerusakan yang disebabkan oleh:
    • Tabrakan, benturan, tergelincir, dan terperosok.
    • Perbuatan jahat dan pencurian yang diikuti dengan kekerasan atau ancaman.
    • Kebakaran akibat terbakarnya benda lain yang berdekatan dengan tempat disimpannya motor dan kebakaran akibat sambaran petir.
    • Kerusakan karena air yang digunakan untuk memadamkan kebakaran.
    • Dimusnahkannya motor atas perintah pihak berwenang dalam upaya pencegahan kebakaran.
  • Kendaraan bermotor yang berada di atas kapal yang mengalami kecelakaan.
  • Tanggung jawab hukum pihak ketiga, akibat terjadinya kecelakaan yang menyebabkan kematian, cedera, dan kerusakan properti.

Pengecualian dalam asuransi all risk adalah sebagai berikut.

  • Kecelakaan kendaraan yang melibatkan pengemudi di bawah umur.
  • Kerusakan kendaraan tidak ditanggung jika digunakan untuk:
    • Memberi pelajaran mengemudi.
    • Mengikuti perlombaan, kampanye, atau unjuk rasa.
    • Dijadikan transportasi dalam aksi penggelapan, penipuan, dan hipnotis.
  • Hilangnya kendaraan akibat kejahatan yang dilakukan keluarga atau kerabat sendiri.
  • Membawa muatan yang melebihi kapasitas.
  • Kerusakan akibat zat kimia atau benda cair lainnya yang berada di dalam kendaraan.
  • Kendaraan dikemudikan oleh seseorang yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih berlaku.
  • Kendaraan dikemudikan oleh seseorang yang berada di bawah pengaruh minuman keras dan obat terlarang.
  • Pengemudi melanggar rambu lalu lintas.

Ada dua jenis pertanggungan dalam asuransi kendaraan bermotor; all risk atau comprehensive dan Total Loss Only (TLO). Berikut perbedaannya.

Asuransi All Risk (Comprehensive) 

Asuransi all risk menanggung segala risiko. Artinya, produk ini akan menanggung seluruh kerugian yang terjadi pada kendaraan kita, mulai dari kerusakan kecil seperti baret sampai dengan rusak parah.

Karena pertanggungannya banyak, maka biaya asuransi all risk jauh lebih mahal daripada asuransi TLO. Makanya produk ini lebih disarankan untuk kendaraan baru atau yang memiliki harga tinggi.

Asuransi Total Loss Only (TLO) 

Asuransi TLO hanya menanggung kerusakan parah atau kehilangan kendaraan saja. Jika ingin mengajukan klaim, kerusakan kendaraan minimal sebesar 75 persen dari harganya. 

Produk ini bisa jadi alternatif jika kita mencari asuransi kendaraan bermotor dengan premi terjangkau. Pasalnya, biaya asuransi TLO hanya berkisar di ratusan ribu saja per tahun.

Biasanya cara klaim asuransi all risk dilakukan dengan cara cashless artinya tertanggung tidak perlu mengeluarkan biaya selama melakukan perbaikan di bengkel.

Tapi perlu diingat, penggantian yang dilakukan tidak 100 persen, melainkan tertanggung perlu membayar biaya risiko sendiri atau own risk per kejadian sebesar Rp300 ribu.

Saat melakukan klaim, biasanya tertanggung harus membayar biaya own risk atau risiko sendiri. Secara sederhana biaya own risk adalah sejumlah biaya yang harus dibayar pemilik polis asuransi jika dia mengajukan klaim. Tujuan ditetapkan biaya OR adalah sebagai pengingat biar ke depannya lebih hati-hati ketika membawa kendaraan.

Untuk besaran biayanya tentu saja bervariasi karena besarnya tergantung premi yang dibayarkan.Tapi, rata-rata biaya own risk berada di kisaran Rp300 ribu.

Umumnya batas usia untuk mobil adalah 10 tahun dan 2 tahun untuk motor. 

Cara klaim asuransi all risk mudah untuk dilakukan. Pada dasarnya ada tiga tahap yang harus dilakukan untuk klaim asuransi mobil yaitu melaporkan kejadian, melakukan tindakan yang perlu dilakukan, dan mengajukan klaim dengan menyiapkan berkas-berkas. 

Jika berkas sudah disetujui, biasanya pencairan dana klaim akan memakan waktu 14 hari kerja.

Asuransi all risk menanggung seluruh risiko yang terjadi pada kendaraan baik ringan maupun berat. Sedangkan asuransi TLO hanya memberikan pertanggungan apabila nilai kerusakan sama atau lebih dari 75 persen dari harga motor pada saat itu alias kendaraan sudah rusak total.

Asuransi all risk menanggung seluruh risiko yang terjadi pada kendaraan baik ringan maupun berat. Sedangkan asuransi TLO hanya memberikan pertanggungan apabila nilai kerusakan sama atau lebih dari 75 persen dari harga motor pada saat itu alias kendaraan sudah rusak total.

Asuransi all risk memang menanggung semua risiko tapi ada beberapa risiko yang dikecualikan dan poin ini biasanya sudah dijelaskan di dalam polis. Risiko yang dikecualikan tersebut seperti kecelakaan dengan pengemudi dibawah umur, tidak memiliki SIM, dan di bawah pengaruh minuman keras.

Selain itu, kendaraan yang hilang akibat perbuatan jahat keluarga dan kerusakan akibat memberikan pelajaran mengemudi juga dikecualikan dalam polis.

Penulis Dzulfikar Financial Content Writer yang mengemas informasi, tips, dan kiat keuangan dengan bahasa yang lebih mudah dicerna. Lihat profile penulis