Daftar Asuransi BUMN Terbaru 2021

Daftar asuransi BUMN terbagi menjadi tujuh instansi yang berbeda. Empat di antaranya kemudian digabungkan menjadi satu holding asuransi BUMN sesuai dengan keputusan Menteri BUMN, Erick Thohir.

Berikut ini adalah tujuh daftar asuransi BUMN yang ada di Indonesia:

1. Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) 

Perum Jamkrindo adalah salah satu daftar asuransi BUMN jaminan kredit ditujukan bagi nasabah yang ingin mengajukan pinjaman untuk modal usaha dan nasabah kredit pemilikan rumah (KPR). Jika dilihat dari sejarahnya, Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia ini didirikan sejak tahun 1970 dengan nama Lembaga Jaminan Kredit Koperasi (LJKK) dan berubah nama menjadi Perusahaan Umum Pengembangan Keuangan Koperasi (Perum PKK). 

Selang beberapa tahun setelahnya, Perum PKK beralih fokus dan tidak lagi memberikan pinjaman langsung kepada pemilik usaha UMKMK dengan pola bagi hasil. Melainkan hanya fokus pada jaminan kredit UMKMK saja, sehingga kembali berganti nama menjadi Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia hingga saat ini. 

Sebagai informasi tambahan, asuransi penjaminan kredit merupakan pihak yang menjembatani antara  pemilik usaha kecil dan menengah dengan lembaga keuangan bank atau non bank, agar mudah mendapatkan kredit sebagai modal usaha atau KPR. 

2. Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri)

PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau PT Asabri merupakan salah satu daftar asuransi BUMN yang memberikan manfaat dana pensiun dikhususkan untuk prajurit TNI, anggota Polri, dan PNS yang aktif di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri. Asabri didirikan sejak bulan Agustus 1971 sahamnya 100 persen dimiliki oleh pemerintah. 

Pada mulanya, asuransi untuk prajurit TNI dan Polri dikelola oleh PT Taspen (Pesero). Hanya saja, terdapat perbedaan batas usia pensiun dan risiko kerja antara TNI dan Polri. Sehingga pada tahun 1971, dibentuklah badan asuransi terpisah untuk prajurit PT Asabri yang memberikan manfaat tabungan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan meninggal dunia, dan program pensiun (DPLK). 

3. Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI)

PT Asuransi Ekspor Indonesia atau dikenal juga dengan singkatan asuransi ASEI merupakan perusahaan asuransi BUMN yang memberikan proteksi finansial atas risiko kegagalan pelunasan pembayaran ekspor ataupun pinjaman kredit. Asuransi ASEI didirikan pada tahun 1985 dengan tujuan pemerintah berusaha mendorong peningkatan ekspor nonmigas di Indonesia. 

Mengacu pada laporan keuangan perusahaan di tahun 2018, rasio solvabilitas PT Asuransi Ekspor Indonesia berada di angka 141 persen. Sehingga dapat disimpulkan mampu melampaui ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  yang menetapkan minimum rasio solvabilitas di angka 120 persen. Hanya saja kesehatan keuangan perusahaan terbilang standar karena tidak melampaui jauh dari ketetapan OJK. 

4. Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) 

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo adalah salah daftar asuransi BUMN yang bergerak dalam layanan penjaminan kredit dan asuransi umum. Untuk layanan penjaminan kredit Askrindo mencakup asuransi kredit serbaguna, asuransi kredit perdagangan, penjaminan kredit usaha rakyat (KUR), surety bond, dan masih banyak lagi. Sementara untuk asuransi umum mencakup asuransi kecelakaan diri, kebakaran, konstruksi, tanggung gugat, pengangkutan barang, dan lain sejenisnya. 

Askrindo yang mulanya didirikan pada tahun 1971 hanya berfokus pada penjaminan kredit saja sebagai usaha pemerintah mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Mengacu pada laporan tahunan tahunan perusahaan tahun 2018, Askrindo memiliki keuangan perusahaan yang sangat sehat. Hal ini dibuktikan perusahaan mampu melampaui ketentuan minimum rasio solvabilitas OJK hingga tujuh kali lipat.

5. Jasa Raharja 

PT Jasa Raharja merupakan salah satu daftar asuransi BUMN yang memberikan asuransi sosial yang menanggung risiko kecelakaan lalu lintas jalan dan dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang. Jika dilihat dari sejarahnya, Jasa Raharja mulanya merupakan perusahaan asuransi milik Belanda yang kemudian mengalami nasionalisasi di tahun 1958. 

Hingga pada tahun 1965, pemerintah mengeluarkan aturan bahwa Jasa Raharja hanya boleh berfokus pada program asuransi wajib kecelakaan penumpang dan lalu lintas jalan saja. Sementara untuk keuangan perusahaan juga dinyatakan sehat karena mampu melampaui ketentuan minimum rasio solvabilitas OJK hingga dua kali lipat (data laporan tahunan 2018). 

6. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo)

Sama halnya dengan perusahaan asuransi BUMN sebelumnya, PT Asuransi Jasa Indonesia atau Jasindo mulanya juga merupakan perusahaan asuransi milik Belanda dan Inggris yang kemudian dinasionalisasikan pada tahun 1972. Adapun produk asuransi Jasindo terbagi menjadi dua kategori yaitu ritel dan korporasi. 

Asuransi ritel Jasindo memberikan proteksi asuransi di bidang kesehatan, pendidikan, pengangkutan, agrikultur, kebakaran, kendaraan, mikro, dan perjalanan. Sementara korporasi mencakup asuransi kebakaran, kecelakaan, diri, keuangan, kelautan, rekayasa, tanggung gugat, minyak dan gas, dan lain sejenisnya. 

Jika mengacu pada laporan keuangan perusahaan, Jasindo memiliki rasio solvabilitas atau indikator kesehatan keuangan perusahaan 170 persen. Sementara ketetapan minimum solvabilitas OJK adalah 120 persen. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa keuangan perusahaan standar karena tidak melampaui jauh dari ketentuan OJK. 

7. Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) 

PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) merupakan perusahaan asuransi BUMN yang memberikan layanan tabungan hari tua dan dana pensiun kepada para aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat negara. 

Perusahaan asuransi Taspen didirikan pada bulan Juli 1963 dengan nama Perusahaan Negara Dana Tabungan dan Asuransi pegawai Negeri (PN Taspen) yang berfokus pada tabungan hari tua pegawai negeri. Pada tahun 1970, PN Taspen memperluas layanan produk asuransinya melalui produk program pensiun, program jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan kematian. 

Pada mulanya, asuransi Jiwasraya masuk ke dalam salah satu dari tujuh daftar asuransi BUMN di atas. Hanya saja karena tersandung kasus gagal bayar pada bulan Oktober 2018, kini Jiwasraya tidak lagi masuk dalam tujuh daftar asuransi BUMN. 

Itulah beberapa jenis asuransi yang dikelola oleh BUMN. Ingin mencari asuransi jiwa terbaik? Dapatkan produknya di Lifepal!

Asuransi jiwa UP hingga Rp2,5 M mulai Rp120 ribu/bulan!
+62

Penggabungan Asuransi BUMN 

Pada bulan Maret 2020, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2020, terkait Pembentukan Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia telah resmi ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. Dengan begitu holding BUMN asuransi resmi berdiri. Lantas, apa sih fungsi dari holding asuransi BUMN
Penulis Lifepal Teman Andalanmu untuk Keuangan dan Asuransi Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan