Simulasi DPLK

Simulasi DPLK atau perhitungan Dana Pensiun Lembaga Keuangan menjadi salah satu cara mengetahui iuran yang dibayar setiap bulan dan manfaat dana pensiun yang akan diterima. Berikut adalah contoh perhitungan DPLK dari beberapa lembaga keuangan di Indonesia!

Contoh Perhitungan DPLK

Berikut ini simulasi DPLK BRI, BNI, dan DPLK Muamalat.

1. Simulasi DPLK BRI

Usia nasabah: 25 tahunUsia pensiun: 55 tahunSetoran awal: Rp10,4 jutaIuran per bulan: Rp500 ribuPilihan produk: Pasar UangHasil yang dapat diterima nasabah: Manfaat pensiun: Rp1.103.175Pajak pensiun: Rp48.158.791Manfaat pensiun setelah pajak: Rp965.017.040

Catatan: Lihat kalkulator simulasi BRI pada situs resmi Bank BRI.

2. Simulasi DPLK BNI

Usia nasabah: 25 tahunUsia pensiun: 55 tahunSetoran awal: Rp10,4 jutaIuran per bulan: Rp500 ribuKenaikan iuran per tahun: 2%Bunga: 15%Pilihan produk: Pasar UangHasil yang dapat diterima nasabah: Hasil pengembangan: Rp5.262.527.134Total dana manfaat: Rp5.655.935.609

Catatan: Lihat kalkulator simulasi DPLK BNI pada situs resmi Bank BNI.

3. Simulasi DPLK Muamalat

Usia nasabah: 25 tahunUsia pensiun: 55 tahunIuran per bulan: Rp500 ribuKenaikan iuran per tahun: 2%Pilihan paket investasi A: deposito syariah 100%Asumsi tingkat investasi: 7%Hasil yang dapat diterima nasabah: Manfaat pensiun: Rp627.347.885Pajak pensiun: Rp28.867.394Manfaat pensiun setelah pajak: Rp598.480.491

Catatan: Lihat kalkulator simulasi DPLK Muamalat pada situs resmi DPLK Syariah Muamalat.

Gunakan Kalkulator Dana Pensiun Lifepal untuk menghitung persiapan dana pensiun di masa mendatang!

Lengkapi manfaat DPLK dengan asuransi jiwa. Jadi tidak hanya terproteksi secara finansial ketika memasuki hari tua, tapi juga mendapatkan santunan tunai untuk keluarga yang ditinggalkan jika meninggal dunia!

Asuransi jiwa UP hingga Rp2,5 M mulai Rp120 ribu/bulan!
+62

Tips Memilih DPLK

Berikut ini adalah beberapa tips dan kriteria dalam memilih program DPLK terbaik:

Perhatikan jangka waktu investasi

Pilih waktu investasi yang ideal yaitu 10, 15, atau 20 tahun. Dengan begitu nasabah bisa mendapatkan return atau nilai tunai investasi yang lebih besar dan dapat menjadi solusi finansial ketika memasuki usia pensiun.

Sesuaikan setoran bulanan dengan target yang diinginkan

Dana pensiun ini umumnya memiliki sistem compounding atau bergulung. Jadi secara sederhana jika setoran Rp200 ribu setiap bulan, maka dalam waktu 10 tahun akan terkumpul Rp24 juta dan ditambah nilai tunai investasi. Artinya, semakin tinggi setoran tunai yang nasabah bayarkan setiap bulannya, semakin besar juga besaran DPLK yang akan didapatkan nantinya.

Fleksibilitas produk yang ditawarkan

Sebaiknya pilih yang menawarkan fleksibilitas dalam menentukan jumlah investasi. Kemudian pilih juga pilihan produk yang memberi kebebasan dalam menentukan besar nilai setoran bulanan. Dengan begitu, nasabah bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Cari tahu reputasi perusahaan

Terakhir, jangan lupa untuk cari tahu reputasi perusahaan. Apakah pernah terjerat kasus atau tidak. Lihat juga laporan tahunannya yang umumnya bisa di-download pada situs resmi perusahaan. Ketahui cara membaca laporan tahunan perusahaan.

Cek Saldo DPLK di Sini!

Setelah mengetahui simulasinya, yuk simak cara cek saldo DPLK untuk mengetahui manfaat DPLK yang bakal diterima!
Penulis Lifepal Teman Andalanmu untuk Keuangan dan Asuransi Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan