Asuransi Gigi Terbaik

HEMAT 30%
Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
+62
 

Daftar Asuransi Gigi Terbaik di Indonesia

Ada cukup banyak pilihan asuransi gigi di Indonesia yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran kita. Berikut ini beberapa di antaranya: 

Polis asuransi gigi yang dirancang khusus bagi keluarga

Ada puluhan pilihan polis asuransi gigi yang tersedia di Indonesia. Setiap polis memiliki keunggulannya masing-masing. Biar tidak bingung membandingkan puluhan polis asuransi gigi, mari simak pilihan polis rekomendasi Lifepal berikut. 

1. Cigna Senyum Sehat

  • Manfaat basic care, major care, dan aesthetic care. 
  • Manfaat layanan cashless. 
  • Manfaat asuransi menjangkau luar negeri. 
  • Harga premi terjangkau.
  • Potongan premi 10% untuk pembayaran setahun. 

2. Jaga Senyumku

  • Manfaat basic care, major care, dan pembuatan gigi palsu 
  • Tiap manfaat asuransi dapat digunakan dua kali dalam setahun. 
  • Manfaat layanan cashless. 

3. Allianz SmartHealth Maxi Violet

  • Manfaat basic care, major care, dan pembuatan gigi palsu 
  • Uang pertanggungan hingga Rp5 juta setahun. 

Asuransi gigi dengan jaringan rumah sakit terluas

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah rumah sakit di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 2.817. Angka tersebut terbilang cukup banyak berbanding dengan total 34 provinsi di Indonesia. Itu berarti, akses rumah sakit dapat dicapai dengan mudah apabila kita cerdas dalam memilih perusahaan asuransi. Berikut ini tiga perusahaan asuransi dengan jumlah rekanan layanan kesehatan terluas: 

Perusahaan Asuransi Kesehatan Jumlah RS & Klinik Rekanan
PT AIA Financial Indonesia 1.092
PT Asuransi Allianz Life Indonesia 851
PT Asuransi Cigna 700
PT Lippo General Insurance Tbk  500
 

Pengertian Asuransi Gigi

Asuransi gigi merupakan bagian dari program asuransi kesehatan yang dirancang khusus untuk menanggung biaya perawatan gigi secara rutin. Umumnya asuransi gigi menanggung biaya-biaya seperti penambalan gigi, pembersihan karang gigi, pencabutan gigi, hingga perawatan kompleks seperti akibat kecelakaan, dan lain sebagianya. 

Perlu dipahami bahwa asuransi gigi ini umumnya adalah manfaat tambahan atau rider dari asuransi kesehatan. Artinya, kita diharuskan membeli asuransi kesehatan terlebih dahulu baru dapat membeli asuransi gigi dalam bentuk rider, sehingga dikenakan biaya premi tambahan. Akan tetapi, ada pula asuransi gigi satuan yang bisa dibeli tanpa harus membeli asuransi kesehatan.

Produk ini mungkin masih kurang populer, padahal asuransi gigi memiliki manfaat yang sama pentingnya dengan asuransi kesehatan. Mengingat, inflasi biaya medis di Indonesia ternyata salah satu yang tertinggi di Asia. Dengan memiliki asuransi gigi, diharapkan kita bisa lebih berhemat dan meminimalisasi pengeluaran dadakan. 

Biaya perawatan gigi di Indonesia tidaklah murah

Pada dasarnya, biaya perawatan gigi bergantung pada pilihan rumah sakit dan tindakan yang dilakukan. Untuk memberikan gambaran, besarnya biaya pencabutan gigi bervariasi, mulai dari Rp300 ribu hingga Rp500 ribuan per gigi. Sementara untuk operasi atau odontektomi berkisar Rp1,5 juta hingga Rp4 juta. Biaya yang tidak sedikit, bukan? 

Jadi, apakah membayarkan iuran premi asuransi gigi lebih menguntungkan? 

Daftar biaya perawatan gigi di Indonesia
Manfaat asuransi  Harga tanpa asuransi* Uang Pertanggungan Asuransi
Konsultasi dokter gigi

Pembersihan karang gigi

Penambalan gigi

Cabut gigi sederhana

Perawatan saluran akar gigi

Cabut gigi bungsu dengan anestesi 

Obat & pemeriksaan diagnostik 

Perawatan gigi akibat kecelakan

Rp100 ribu

Rp250 ribu

Rp200 ribu

Rp300 ribu

Rp300 ribu 

Rp300 ribu 

Rp120 ribu

Rp1 juta

Rp24 juta/ tahun**

*harga estimasi dan biaya bergantung pada kondisi pasien

**di lebih dari 700 rumah sakit dan klinik di Indonesia

Salah satu produk asuransi yang khusus memberikan pertanggungan untuk perawatan gigi adalah Cigna Senyum Sehat. Produk asuransi tersebut dibanderol dengan premi Rp190 ribu per bulan dan menyediakan pertanggungan hingga Rp24 juta per tahun. Bayangkan! Cukup dengan Rp2.290.000, kita bisa dapat pertanggungan hingga puluhan juta.

Dapatkan produk Cigna lainnya di laman Asuransi Cigna

Atau, jika ingin lebih murah, kita bisa memilih asuransi gigi dalam bentuk rider. Salah satu contohnya adalah Miultimate Healthcare – asuransi kesehatan Manulife yang menghadirkan manfaat tambahan berupa perawatan gigi mencakup perawatan gigi pencegahan, perawatan dasar, kompleks, hingga biaya crown, implant, prosthesis akibat kecelakaan. Hanya saja, Manulife tidak menyebutkan besaran premi rider dari Miultimate Healthcare. 

Lalu, bagaimana cara memilih asuransi gigi yang paling bagus dengan premi yang ringan? Bagaimana jika sudah terlindungi asuransi BPJS Kesehatan? Apakah sudah cukup untuk meng-cover segala biaya perawatan gigi kita? Mari simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Daftar Isi

  • Bandingkan Asuransi Gigi Terbaik
  • Cakupan manfaat pertanggungan asuransi gigi
    • Perawatan Dasar
    • Perawatan Kompleks
    • Pembuatan Gigi Palsu
    • Perawatan Estetika
  • Asuransi Gigi BPJS Kesehatan dan Asuransi Swasta
  • Metode Klaim Asuransi Gigi
  • Cara Memilih Asuransi Gigi Terbaik
  • Pahami Istilah-istilah dalam Asuransi Gigi 
    • Baca selengkapnya di menu-tab Pilihan Terbaik

Bandingkan Asuransi Gigi Terbaik 

Untuk mendapatkan asuransi gigi terbaik, ada tipsnya. Caranya? Pertama, bandingkan asuransi kesehatan dengan rider asuransi gigi terbaik yang ada di Indonesia. Kedua, baca panduan lengkap mengenai asuransi asuransi gigi.

Perawatan Gigi yang Ditanggung Asuransi

ringkasan-manfaat-asuransi-gigi

Manfaat asuransi gigi terbagi menjadi empat kategori, yaitu perawatan dasar (basic care) mencakup penambalan gigi, perawatan pembengkakan, pembersihan karang gigi, berbaikan akar gigi, hingga pencabutan gigi. Selain itu, ada pula perawatan kompleks (major care) yaitu pembedahan gigi, implantasi gigi, dan perawatan gigi lainnya akibat kecelakaan. Ketiga adalah asuransi untuk pembuatan gigi palsu baik bukan maupun akibat kecelakaan. Selain menanggung biaya tindakan perawatan gigi, umumnya asuransi gigi juga akan menanggung biaya administrasi dan obat-obatan. 

Sementara untuk perihal meratakan gigi, memutihkan gigi, dan pemasangan behel biasanya tidak ditanggung oleh asuransi karena perawatan bersifat estetika atau untuk alasan kecantikan. Namun, ada beberapa perusahaan asuransi yang menanggung penuh biaya perawatan gigi dasar, kompleks, hingga estetika. Hanya saja, biasanya premi yang ditawarkan akan lebih mahal. 

Asuransi Gigi dari BPJS Kesehatan dan Asuransi Swasta 

Sama halnya dengan asuransi kesehatan, asuransi gigi juga terbagi menjadi dua kategori, yaitu asuransi kesehatan gigi dari pemerintah dan asuransi kesehatan gigi swasta. Asuransi kesehatan gigi pemerintah dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan). Asuransi kesehatan pemerintah ini bersifat wajib. 

Sementara asuransi kesehatan swasta ditawarkan oleh perusahaan swasta. Beberapa di antaranya adalah Allianz, Prudential, Cigna, dan masih banyak lagi. 

Kelebihan dan kekurangan asuransi BPJS Kesehatan dan Swasta:

BPJS Kesehatan Asuransi Swasta 
Termasuk sebagai manfaat dasar. Artinya, premi yang dibayarkan termasuk pertanggungan asuransi kesehatan dan asuransi gigi.   Termasuk sebagai manfaat tambahan. Artinya dikenakan biaya premi tambahan.  
Manfaat dasar BPJS terbatas, mencakup perawatan dasar dan kompleks. Untuk pembuatan gigi palsu* akan dikenakan biaya tambahan. Manfaat dasar asuransi swasta lebih lengkap, yaitu perawatan dasar, kompleks, pembuatan gigi palsu. Untuk perawatan alasan estetika premi lebih mahal. 
BPJS hanya dapat digunakan di rumah sakit rujukan dengan sistem klaim cashless.  Jaringan rumah sakit luas dengan sistem klaim cashless maupun reimbursement. 
Tertanggung harus mendapat rujukan dari fasilitas kesehatan untuk bisa mendapatkan penanganan BPJS.  Hampir semua rumah sakit menerima asuransi kesehatan swasta, sehingga prosesnya lebih sederhana. 

  • Biaya subsidi pemasangan 1 hingga 8 gigi palsu Rp250 ribu/ rahang.
  • Biaya subsidi pemasangan 1 rahang sekaligus atau 9 hingga 16 gigi palsu Rp500 ribu.
  • Biaya subsidi pemasangan 2 rahang sekaligus Rp1 juta.

Cara Memilih Asuransi Gigi Terbaik 

Menurut Chief Distribution Officer Cigna Indonesia, Herlin Susanto, biaya perawatan gigi naik hingga 7 sampai 10 persen setiap tahunnya. Artinya, mencari asuransi gigi terbaik tidak hanya fokus pada harga premi yang murah saja tetapi perlu memerhatikan faktor lain. Berikut adalah beberapa kriteria asuransi gigi yang bagus dan menguntungkan nasabah: 

  • Plafon dan biaya premi. Besaran premi untuk asuransi gigi umumnya berkisar mulai dari Rp140 ribuan hingga Rp300 ribuan per bulan. Sebaiknya kalkulasikan apabila plafon asuransi berbanding lurus dengan besaran premi. Jika skema asuransi gigi yang diambil terlalu rendah, maka mungkin saja ketika harus mendapatkan perawatan asuransi gigi, nasabah harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menutupi kekurangan plafon.
  • Metode klaim cashless. Dengan sistem klaim cashless nasabah bisa mendapatkan perawatan gigi dengan bermodal kartu peserta asuransi kesehatan saja. Artinya, nasabah tidak perlu mengeluarkan anggaran besar untuk mendapatkan pelayanan perawatan gigi di rumah sakit rekanan. Baca di sini mengenai perbandingan klaim cashless dan reimbursement.
  • Kebijakan renewal guarantee. Artinya, perusahaan asuransi menjamin kebijakan perpanjangan polis, sehingga nasabah lebih tenang meski mendekati masa akhir polis asuransi.
  • Masa tunggu. Usahakan memilih asuransi gigi yang memiliki masa tunggu tidak lebih dari sebulan apabila terjadi keluhan yang sama di lain waktu.

Pahami Istilah-Istilah dalam Asuransi Gigi

  • Polis asuransi: Perjanjian tertulis antara tertanggung (peserta asuransi) dan perusahaan asuransi mengenai hak dan kewajiban masing-masing terkait asuransi yang dibeli.
  • Risiko:Kerugian yang dialami oleh pihak yang dipertanggungkan oleh asuransi.
  • Benefit/manfaat:Manfaat atau perlindungan adalah hak baik berupa fasilitas ataupun penggantian biaya yang akan diterima oleh pihak tertanggung atau peserta asuransi.
  • Masa tunggu:Periode setelah polis diterbitkan namun benefit belum dapat digunakan oleh peserta asuransi. Atau, periode antara satubenefittelah digunakan dan harus menunggu waktu tertentu hingga benefit yang sama bisa dimanfaatkan.
  • Klaim asuransi: Permintaan secara resmi dari pihak peserta asuransi untuk mendapatkan kompensasi alias jaminan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan di polis.
  • Premi asuransi:Jumlah uang yang harus disetorkan kepada perusahaan asuransi sesuai dengan polis yang telah disetujui bersama.
  • Copayment:Biaya yang harus dibayarkan saat melakukan klaim tagihan pelayanan medis (pada umumnya 10 persen dari total tagihan pelayanan medis).
  • Uang pertanggungan:Sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh perusahaan asuransi apabila terjadi klaim dari pemegang polis atas risiko selama proses perawatan gigi yang telah dijaminkan.
  • Basic care:Asuransi yang menanggung perawatan gigi mendasar.
  • Major care:Asuransi yang menanggung perawatan gigi yang lebih kompleks.
 

Tips & Pertanyaan

BPJS Kesehatan juga memberikan manfaat asuransi gigi. Hanya saja pertanggungan yang diberikan sangat terbatas jika dibandingkan asuransi swasta, yaitu hanya mencakup perawatan dasar dan kompleks saja. Sementara untuk pembuatan gigi palsu terdapat subsidi yang sesuai dengan peraturan pemerintah. 

Baca selengkapnya di menu-tab Informasi Umum

Asuransi gigi bersifat sebagai manfaat tambahan atau rider dari asuransi kesehatan. Terdapat puluhan pilihan asuransi gigi yang tersedia di Indonesia. Adapun manfaat yang dihadirkan tiap perusahaan asuransi berbeda-beda, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran nasabah. Untuk mengetahui pilihan asuransi kesehatan terbaik versi Lifepal, lihat di sini! 

Pada umumnya asuransi gigi hanya memberikan manfaat yang bersifat pencegahan, perawatan dasar, pembuatan gigi palsu, dan perawatan lainnya akibat kecelakan. Namun, ada juga pilihan polis asuransi yang memberikan manfaat perawatan gigi untuk alasan estetika. Hanya saja, biasanya besaran preminya lebih mahal.

Besaran premi asuransi gigi bergantung pada manfaat dan perusahaan asuransi yang dipilih. Umumnya berkisar mulai dari Rp140 ribuan hingga Rp300 ribuan per bulan. 

Metode klaim asuransi gigi dibedakan menjadi dua kategori, yaitu cashless dan reimbursement. Cashless adalah metode penggantian asuransi di mana nasabah hanya perlu menunjukan kartu asuransi agar kemudian bisa mendapatkan pelayanan perawatan gigi. Sedangkan reimbursement mengharuskan nasabah untuk terlebih dahulu membayarkan tagihan perawatan gigi dan kemudian akan diganti sebagian atau seluruh tagihan tersebut sesuai dengan kesepakatan dalam polis asuransi. 

Masih banyak yang beranggapan bahwa metode cashless lebih menguntungkan dibandingkan klaim reimbursement. Meski cara klaim cashless terlihat menguntungkan dan prosesnya sangat sederhana, sebenarnya cara klaim reimbursement memiliki keunggulannya sendiri. Pasalnya, pilihan rumah sakit yang menerima klaim reimbursement lebih banyak ketimbang cashless. 

Kesimpulannya, ketika memutuskan untuk membeli asuransi kesehatan berbalutkan rider manfaat perawatan gigi, pastikan kita telah mengetahui setiap manfaat dan ketentuan asuransi yang diberikan oleh perusahaan. Pastikan manfaat dan ketentuan yang dipilih sesuai dengan kebutuhan dan anggaran kita.  

Asuransi gigi yang bagus adalah sesuai kebutuhan dan anggaran nasabah. Untuk lebih jelasnya dapat melihat kriteria asuransi gigi yang paling bagus di sini, atau lihat rekomendasi Lifepal di sini! 

Berikut beberapa istilah yang sering digunakan dalam asuransi gigi:

  • Polis asuransi: Perjanjian tertulis antara tertanggung (peserta asuransi) dan perusahaan asuransi mengenai hak dan kewajiban masing-masing terkait asuransi yang dibeli.
  • Risiko: Kerugian yang dialami oleh pihak yang dipertanggungkan oleh asuransi.
  • Benefit/manfaat: Manfaat atau perlindungan adalah hak baik berupa fasilitas ataupun penggantian biaya yang akan diterima oleh pihak tertanggung atau peserta asuransi.
  • Masa tunggu: Periode setelah polis diterbitkan namun benefit belum dapat digunakan oleh peserta asuransi. Atau, periode antara satu benefit telah digunakan dan harus mengungg waktu tertentu hingga benefit yang sama bisa dimanfaatkan.
  • Klaim asuransi: Permintaan secara resmi dari pihak peserta asuransi untuk mendapatkan kompensasi alias jaminan yang dihanjikan oleh perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan di polis.
  • Premi asuransi: Jumlah uang yang harus disetorkan kepada perusahaan asuransi sesuai dengan polis yang telah disetujui bersama.
  • Copayment: Biaya yang harus dibayarkan saat melakukan klaim tagihan pelayanan medis (umumnya 10 persen dari total tagihan pelayanan medis).
  • Uang pertanggungan: Sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh perusahaan asuransi apabila terjadi klaim dari pemegang polis atas risiko selama proses perawatan gigi yang telah dijaminkan.
  • Basic care: Asuransi yang menanggung perawatan gigi mendasar.
  • Major care: Asuransi yang menanggung perawatan gigi yang lebih kompleks.