Asuransi Jiwa dengan Pengembalian Premi

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
+62
Tampilkan promo kartu kredit?
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
1970/01/01 00:00:00Cicilan 0%Hemat 25%
 

Daftar Produk Asuransi Jiwa ROP Terbaik

Ada banyak produk asuransi jiwa dengan pengembalian di pasaran. Untuk menemukan produk terbaik, kami telah menyusun daftar asuransi jiwa ROP terbaik di Indonesia. Simak ulasannya berikut ini.

1. Cigna Proteksi Jiwa Optima

  • Pengembalian premi: 160 persen
  • Usia masuk tertanggung: 18-55 tahun.
  • Usia pemegang polis: minimum 18 tahun.
  • Masa pertanggungan: 8 dan 15 tahun.
  • Masa pembayaran premi: 5 tahun.

  • Uang pertanggungan sampai Rp100 juta.
  • Santunan meninggal dunia 100 persen UP.
  • Santunan penyakit mematikan 50 persen UP.

2. BRI Life AM Lenteraku (110)

  • Pengembalian premi: 110 persen
  • Usia masuk tertanggung: 17-50 tahun.
  • Usia pemegang polis: 17-50 tahun.
  • Masa pertanggungan: 8 tahun.
  • Masa pembayaran premi: 5 tahun.

  • Uang pertanggungan sampai Rp105 juta.
  • Santunan meninggal dunia.
  • Santunan penyakit kritis.

3. Ciputra Jaminan Pasti

  • Pengembalian premi: 160 persen
  • Usia masuk tertanggung: 5-60 tahun.
  • Usia pemegang polis: 18-99 tahun.
  • Masa pertanggungan: 20 tahun.
  • Masa pembayaran premi: 5 tahun.

  • Uang pertanggungan sampai Rp500 juta.
  • Santunan meninggal dunia akibat sakit 100 persen UP.
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan 200 persen UP.

4. BCA Life Protection Guard

  • Pengembalian premi: 50 persen
  • Usia masuk tertanggung: 6-59 tahun.
  • Usia pemegang polis: 21-59 tahun.
  • Masa pertanggungan: 12 tahun.
  • Masa pembayaran premi: 8 tahun.

  • Uang pertanggungan sampai Rp1 miliar.
  • Santunan meninggal dunia.

5. Chubb Extra Cashback Protection

  • Pengembalian premi: 100 persen
  • Usia masuk tertanggung: 6-55 tahun.
  • Usia pemegang polis: 17-55 tahun.
  • Masa pertanggungan: 10 tahun.
  • Masa pembayaran premi: 5 tahun.

  • Uang pertanggungan sampai Rp500 juta.
  • Santunan meninggal dunia.
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan kendaraan umum 200 persen UP.

6. Heksa Rencana Aman

  • Pengembalian premi: 100 persen
  • Usia masuk tertanggung: 1-52 tahun.
  • Usia pemegang polis: 17-70 tahun.
  • Masa pertanggungan: 8 tahun.
  • Masa pembayaran premi: 5 tahun.

  • Uang pertanggungan sampai Rp500 juta.
  • Santunan meninggal dunia.

7. Jagadiri – Jaga Jiwa Xtra

  • Pengembalian premi: 110 persen.
  • Premi mulai dari Rp130 ribu per bulan.
  • Masa pertanggungan: 5 dan 7 tahun.
  • Masa pembayaran premi: 5 tahun.
  • Usia pemegang polis: minimum 21 tahun.
  • Usia masuk tertanggung 18-60 tahun.

  • Uang pertanggungan sampai Rp100 juta.
  • Santunan meninggal dunia 100 persen UP.
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan kendaraan umum 200 persen UP.
  • Layanan bantuan 24 jam berupa evakuasi medis, repatriasi medis, transportasi untuk keluarga tertanggung, dan pengiriman obat dalam keadaan darurat.

8. Manulife Term Saving Protection

  • Pengembalian premi: 100 persen
  • Masa pertanggungan: 12 atau 15 tahun

  • Santunan meninggal dunia akibat sakit 100 persen UP.
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan 200 persen UP.

9. AXA Mandiri Secure Plan

  • Pengembalian premi: 110 persen
  • Masa pertanggungan: 10 tahun
  • Masa pembayaran premi: 5 tahun
  • Usia masuk tertanggung: 18-55 tahun
  • Masa peninjauan polis: 20 hari

  • Santunan meninggal dunia.

Asuransi AXA Mandiri memiliki produk asuransi jiwa term life yang memberikan pengembalian premi 110 persen di masa akhir pertanggungan dan diperuntukkan usia 18 tahun sampai dengan 55 tahun.

[“accordion title=”AXA Mandiri Secure Plan” content=”Produk ini memberikan pertanggungan selama 10 tahun dengan hanya membayar premi selama 5 tahun. Untuk mengklaim asuransi ini, tidak ada masa tunggu yang dipersyaratkan dan nasabah mendapatkan 20 hari free look period.”]

10. Commonwealth Life – Life Protection

  • Pengembalian premi: 100 persen

  • Santunan meninggal dunia akibat sakit atau kecelakaan.
  • Santunan cacat tetap akibat kecelakaan atau sakit.
 

Asuransi Jiwa dengan Pengembalian Premi

Asuransi jiwa dengan pengembalian premi adalah produk asuransi jiwa yang akan mengembalikan premi nasabah setelah masa pertanggungan berakhir.

Nasabah bisa mendapatkan persentase pengembalian premi yang beragam, mulai dari 50 persen, 75 persen, hingga di atas 100 persen! Namun, tidak semua produk asuransi jiwa menawarkan manfaat yang biasa disebut Return on Premium (ROP) atau no claim bonus ini.

Keunggulan Asuransi Jiwa dengan Pengembalian Premi

Berikut adalah beberapa manfaat asuransi jiwa dengan pengembalian premi.

Nasabah asuransi jiwa ROP mendapat keuntungan ganda. Jika mengajukan klaim, nasabah akan mendapatkan uang pertanggungan berkali lipat jumlah premi. Jika tidak mengajukan klaim, uang premi tetap kembali.
Beberapa produk asuransi jiwa ROP memberikan pengembalian premi di atas 100 persen. Artinya selain mendapatkan proteksi jiwa, nilai premi kita juga berkembang.

Dapatkan produk asuransi jiwa dengan pengembalian premi terbaik di sini.

 

Tips Memilih Asuransi Jiwa dengan Pengembalian Premi Terbaik

Sebelum membeli asuransi jiwa ROP untuk mengatur keuangan jangka panjang, perhatikan tips berikut agar tidak menyesal.

Asuransi, termasuk ROP, berperan sebagai pengeluaran dan bukan aset investasi dalam pencatatan keuangan. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam memilih produk. Pastikan hanya membeli asuransi yang kita butuhkan saja.

Selain itu, pertimbangkan juga kesanggupan dalam membayar premi. Jangan sampai keuangan terbebani untuk membayar asuransi. Menurut konsultan keuangan, rasio yang pas untuk membeli asuransi adalah 3-5% dari pendapatan bulanan.

Umumnya, asuransi jiwa premi kembali menawarkan masa pertanggungan yang cukup panjang, misalnya 10 atau 15 tahun. Oleh sebab itu, pastikan perusahaan asuransi yang kita pilih memiliki rekam jejak yang baik.

Kita bisa mencari informasi lewat pemberitaan di media online untuk mengetahui rekam jejak perusahaan. Periksa komplain apa saja yang ditujukan kepada perusahaan dan bagaimana legalitasnya.

Selain itu, kita perlu mengecek rasio solvabilitas dalam laporan keuangan perusahaan. Rasio solvabilitas adalah indikator yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam membayar utang jangka panjangnya, salah satunya klaim nasabah. Apabila angkanya di atas 120 persen, artinya perusahaan tersebut sehat secara finansial.

Pastikan uang yang kita keluarkan untuk membayar asuransi sesuai dengan yang kita dapatkan. Caranya, bandingkan berbagai polis yang ada di pasaran menggunakan marketplace seperti Lifepal.
Hal ini seringkali diabaikan oleh beberapa nasabah asuransi. Mereka sering tidak membaca polis dengan teliti dan percaya saja apa yang disampaikan oleh agen. Akibatnya? Kekecewaan terhadap asuransi.

Padahal, semua syarat dan ketentuan terkait asuransi pasti tertulis dalam dokumen polis. Selain itu, jika ada hal yang tidak sesuai, kita punya hak untuk menuntut perusahaan karena sudah tercatat di atas tinta hitam.

Memang, dokumen polis sangat panjang untuk dibaca. Namun, penyedia asuransi biasanya memberikan waktu untuk kita mempelajarinya selama kurang lebih dua minggu (free look period, Kalau ada yang kurang cocok, kita bisa membatalkan pemesanan asuransi tanpa terkena biaya.

 

Ajukan Asuransi Jiwa Online

Membeli asuransi jiwa dengan pengembalian premi bisa dilakukan dengan cara yang praktis dan cepat, yaitu melalui platform online seperti Lifepal. Sebagai marketplace asuransi terbaik di Indonesia, Lifepal menyediakan beberapa rekomendasi asuransi jiwa ROP dari berbagai brand ternama. 

Ada banyak keuntungan yang kita dapatkan jika membeli asuransi jiwa ROP online. Pertama, tentu kita menghemat waktu dan energi karena tidak perlu datang ke kantor asuransi atau bertemu agen.

Kedua, harga yang kita dapatkan jauh lebih murah dari membeli lewat agen. Karena, komisi agen umumnya besar. Ketiga, kita bisa membandingkan beberapa produk sekaligus sehingga lebih efektif saat memilih asuransi yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Klik di sini untuk mendapatkan produk asuransi jiwa ROP terbaik dari Lifepal!

 

Tanya Jawab

Berikut pertanyaan yang sering diajukan terkait produk asuransi jiwa dengan pengembalian premi (asuransi jiwa RoP).

Apa Itu Asuransi Jiwa dengan Pengembalian Premi?

Asuransi jiwa dengan pengembalian premi atau biasa disebut Return on Premium (ROP) adalah produk asuransi jiwa term life yang menjanjikan pengembalian premi setelah masa asuransi berakhir.

Apa Itu Polis Asuransi Jiwa?

Polis asuransi jiwa adalah dokumen yang membuktikan perjanjian dua belah pihak; nasabah dan perusahaan asuransi, dan berisikan tentang ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam menjalankannya. Polis dapat menjadi pegangan kedua belah pihak apabila terjadi perselisihan di masa depan. 

Apa Saja Produk Asuransi yang Menawarkan Pengembalian Premi?

Produk asuransi jiwa uang kembali di antaranya asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi mobil. 

Apakah Uang yang Dibayarkan akan Kembali Sebesar Jumlah yang Disetorkan?

Meskipun dijanjikan kembali 100 persen, tetapi kemungkinan premi kita akan terpotong oleh beberapa biaya asuransi. Wajar saja, karena asuransi adalah produk proteksi bukan asuransi. Sehingga, sebagian premi tersebut terpakai untuk membiayai jasa asuransi yang kita pakai.

Berapa Jumlah Uang yang Bisa Kembali dari Manfaat Asuransi Jiwa dengan Pengembalian Premi?

Setiap produk menawarkan pengembalian premi yang berbeda-beda, ada yang 50 persen, 75 persen, 100 persen, bahkan di atas 100 persen. 

Bagaimana Cara Klaim Asuransi Jiwa dengan Pengembalian Premi?

Untuk mengajukan klaim asuransi jiwa ROP, pertama-tama laporkan kepada penyedia asuransi bahwa tertanggung meninggal dunia, tidak lebih dari 7 hari sejak kejadian. Kemudian ahli waris mengirimkan dokumen yang diperlukan, seperti formulir klaim, identitas diri dan kartu polis. 

Setelah menerima berkas, perusahaan asuransi akan memverifikasi kebenaran data dan membandingkannya dengan ketentuan polis. Apabila dokumen sudah sesuai ketentuan, pihak asuransi akan mencairkan uang pertanggungan ke rekening ahli waris. Pengembalian premi asuransi juga akan segera diproses.

Asuransi Kesehatan dengan Pengembalian Premi

Selain asuransi jiwa, terdapat beberapa produk asuransi kesehatan yang juga menawarkan pengembalian premi jika tidak ada klaim atau no claim bonus. Namun, persentase pengembaliannya memang tidak sebesar asuransi jiwa. 

Asuransi kesehatan dengan pengembalian premi umumnya menawarkan pengembalian uang di bawah 100 persen. Misalnya saja asuransi kesehatan Allianz MediCare hanya menawarkan pengembalian 25 persen saja. Selain itu, ada juga BNI Life Medica Optima yang memberikan pengembalian 50 persen premi jika ada klaim atau 75 persen jika tidak ada klaim pada akhir masa asuransi.

Produk yang memberikan pengembalian premi paling besar, yaitu 100 persen, adalah AIA Pundi Sehat Plus. Pencairan tersebut diberikan pada tahun ke-10 asuransi.

Apakah Asuransi Jiwa Kena Pajak?

Menurut UU Nomor 42 tahun 2009, asuransi tergolong Jasa Tidak Kena Pajak. Uang pertanggungan dan nilai tunai yang kita dapatkan tidak akan dikenakan pajak oleh negara. Bahkan jika  kita mendapat nilai tunai (pengembalian premi) 110 persen dari total setoran premi, tambahan 10 persen tersebut tetap tidak kena pajak. 

Uang tersebut tetap harus kita laporkan dalam laporan pajak tahunan, tapi sebagai bagian dari harta yang kita miliki. 

Kenapa Asuransi Jiwa Bisa Double Klaim?

Double klaim atau coordination of benefit maksudnya kita bisa mengajukan klaim ke lebih dari satu perusahaan asuransi penjamin. Hal ini bisa terjadi apabila salah satu polis yang kita miliki memang membolehkannya. 

Seperti Apa Asuransi Jiwa yang Sehat?

Asuransi jiwa yang sehat dapat dipastikan dengan cara memeriksa laporan keuangan tahunannya. Perhatikan tabel “Rasio Solvabilitas” dan pastikan angka Rasio Pencapaian di atas 120 persen. Sebagai catatan, rasio tersebut biasa disebut dengan Risk Based Capital (RBC) yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam 

Istilah dalam Asuransi Jiwa ROP

  • Ahli waris: Nama yang tercantum dalam polis untuk menerima santunan jika terjadi klaim kematian.
  • Biaya administrasi: Biaya yang harus dibayarkan nasabah untuk keperluan administrasi. 
  • Cuti premi: Fitur yang memungkinkan nasabah asuransi berhenti membayar polis dalam beberapa waktu tertentu.
  • Endowment plan: Produk asuransi yang memiliki dua manfaat, yaitu asuransi dan tabungan.
  • Explanation of benefits: Penjelasan tentang manfaat dari asuransi yang dikirimkan dari perusahaan ke nasabah asuransi.
  • Field underwriting: Proses seleksi akan risiko yang dimiliki oleh nasabah asuransi. 
  • Flat rate: Pembayaran premi yang sama rata sejak daftar hingga masa asuransi berakhir.
  • Free-look period: Waktu yang diberikan perusahaan kepada nasabah untuk mempelajari polis, biasanya 14 hari sejak polis terbit. Dalam periode ini, nasabah dapat membatalkan perjanjian dan tidak perlu keluar biaya pembatalan.
  • Grace period: Masa tenggang dalam pembayaran premi asuransi, yaitu 30 hari sejak tanggal jatuh tempo.
  • Harga unit: Hasil yang didapatkan dari investasi ditambah dengan nilai aset.
  • Ilustrasi polis: Perkiraan manfaat yang akan didapatkan oleh nasabah, biasanya menggunakan kasus atau simulasi.
  • Investment-linked plan: Investment-linked plan adalah program asuransi yang dikaitkan dengan investasi. Premi yang dibayarkan untuk membeli manfaat proteksi asuransi jiwa. Plus membeli unit dalam suatu portofolio dana investasi. Harga unit-unit akan tergantung pada kinerja investasi dana.
  • Jaminan perlindungan: Jaminan yang diberikan perusahaan asuransi kepada pemegang polis agar ia bisa membeli asuransi tambahan tanpa melalui proses seleksi lagi.
  • Kedaluwarsa (lapse): Hilangnya manfaat/jaminan perlindungan polis yang disebabkan karena pembayaran premi terhenti. 
  • Klaim: Klaim asuransi adalah pengajuan resmi kepada perusahaan asuransi untuk meminta pembayaran. Selanjutnya perusahaan harus membayarkan nilainya kepada pihak tertanggung. 
  • Klaim akhir kontrak: Pengajuan klaim pada akhir masa asuransi, biasanya klaim yang diajukan berupa pengembalian premi atau nilai tunai.
  • Klaim tertunda: Klaim yang telah diajukan namun belum dapat dipenuhi atau dibayar oleh perusahaan asuransi.
  • Klausul: Pasal dalam dokumen polis yang harus dipatuhi oleh nasabah maupun perusahaan asuransi.
  • Masa tenggang: Batas akhir pembayaran premi yang harus dilakukan nasabah asuransi. 
  • Masa tunggu: Masa tidak adanya pembayaran premi karena suatu sebab.
  • Maturity date (tanggal jatuh tempo): Tanggal yang telah disetujui pada saat suatu perusahaan asuransi membayarkan sejumlah tunai uang.
  • Minor: Seseorang yang masih di bawah umur, yaitu di bawah 21 tahun dan belum menikah.
  • Nilai tunai (cash value): Sejumlah uang yang terdapat pada program asuransi kamu yang bisa kamu klaim pada waktu yang sudah ditentukan.
  • Objek asuransi: Objek asuransi adalah jiwa dan raga, kesehatan manusia, tanggung jawab hukum, benda dan jasa, serta semua kepentingan lainnya yang dapat hilang, rusak, rugi, dan/atau berkurang nilainya.
  • Payor: Pihak yang membayar premi, atau pemegang polis.
  • Pemegang polis: Pemegang polis adalah pihak yang mengikatkan diri berdasarkan perjanjian dengan perusahaan asuransi, untuk mendapatkan perlindungan atau pengelolaan atas risiko bagi dirinya, tertanggung, atau peserta lain.
  • Penanggung: pihak yang memberikan jaminan terhadap objek yang diasuransikan, atau perusahaan asuransi.
  • Peserta asuransi: Orang atau pihak yang menghadapi risiko sebagaimana diatur dalam perjanjian Asuransi Syariah atau perjanjian reasuransi syariah.
  • Policy lapse (polis lewat waktu): Penghentian penanggungan asuransi, sebagai akibat dari tidak dibayarnya premi asuransi.
  • Polis asuransi: Polis asuransi adalah kontrak tertulis antara perusahaan asuransi dengan nasabah. Isinya adalah pengalihan risiko, jenis risiko yang ditanggung hingga jangka waktu perlindungan diberikan. 
  • Premi atau kontribusi: Sejumlah uang yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi atau perusahaan reasuransi dan disetujui oleh pemegang polis. Uang untuk dibayarkan berdasarkan perjanjian asuransi atau perjanjian reasuransi. Atau sejumlah uang yang ditetapkan, berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mendasari program asuransi wajib untuk mendapatkan manfaat. 
  • Reasuransi: Produk keuangan di mana perusahaan asuransi mengasuransikan kembali (reasuransi) risiko yang dimilikinya, yaitu klaim nasabah.
  • Regular Premium Policy (Polis Premi Reguler): Suatu polis yang menghendaki pembayaran premi secara berkala, sebagai contoh, bulanan, setiap empat bulan, setiap enam bulan atau tahunan.
  • Return on Premium (ROP): Produk asuransi yang menjanjikan pengembalian premi pada waktu yang dijanjikan di dalam polis.
  • Rider atau asuransi tambahan: Produk tambahan dari asuransi untuk menambah pertanggungan dari manfaat utama yang sudah ada. Rider juga bisa menanggung pertanggungan yang dikecualikan pada polis utama.
  • Risk Based Capital: Rasio (rasio solvabilitas) untuk mengukur kesehatan dan keamanan finansial perusahaan asuransi. Ukurannya berdasarkan kemampuan modal mereka untuk menutup seluruh kerugian yang ada.
  • Single Premium Policy (polis dengan premi sekali bayar): Suatu polis yang hanya menghendaki sekali pembayaran premi yang dilakukan di muka.
  • Surrender: Permintaan tertulis dari pemegang polis untuk membatalkan kerja sama dalam polis.
  • Tertanggung: Pihak yang menghadapi risiko sebagaimana diatur dalam perjanjian Asuransi atau perjanjian reasuransi.
  • Underwriting: Underwriting adalah sebuah proses mengidentifikasi dan menyeleksi risiko dan mengelompokkan tingkat risiko dari calon nasabah asuransi. Underwriting dianggap penting sebagai gambaran jumlah premi yang harus dibayarkan.
  • Uang pertanggungan (face amount): Uang pertanggungan yang tercantum pada halaman polis yang akan dibayar apabila terjadi kematian atau penyebab klaim lainnya. Dibayarkan pada saat masa pertanggungan berakhir sesuai dengan jenis asuransi yang diambil. Tidak termasuk jumlah tambahan yang akan dibayarkan untuk ketentuan khusus lainnya.
Penulis Nisrina Salma Alifah Jurnalis bisnis yang sedang bergelut di dunia asuransi. Hidup untuk belajar dan berbahasa. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan