Asuransi Jiwa Terbaik Sesuai Anggaranmu

PENAWARAN TERBATAS! Temukan ratusan produk pilihan dari brand ternama, harga terjangkau!

+62

Asuransi Jiwa di Indonesia

Asuransi jiwa bisa kita gunakan untuk mengantisipasi masalah finansial akibat risiko meninggal dunia atau tidak bisa bekerja. Produk ini bakal memberikan sejumlah uang dalam jumlah besar kepada keluarga (ahli waris) jika kita meninggal dunia atau menderita cacat tetap total. Syaratnya, kita harus membayar premi kepada penyedia asuransi. 

Memiliki asuransi jiwa berarti mempersiapkan masa depan keluarga. Dengan persiapan yang matang, kita akan menyelamatkan kehidupan orang terkasih saat mereka benar-benar membutuhkannya.

Sebelum membahas lebih lanjut, mari kita perhatikan grafik di bawah ini. 

angka kematian di indonesia

Angka kematian di usia produktif meningkat pesat!

Angka kematian masyarakat Indonesia diperkirakan bakal terus meningkat pesat. Bayangkan, dalam waktu 15 tahun ke depan, jumlah tahunan orang yang meninggal dunia bertambah hampir 50 persen! 

Menurut Kementerian Kesehatan, penyebab kematian terbesar masyarakat usia produktif adalah penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, kanker, penyakit jantung, serta diabetes. Secara total, penyakit tidak menular menyumbang 44 persen dari total kematian nasional.

Penyakit tersebut disebabkan oleh gaya hidup kurang sehat, misalnya merokok, kurang aktivitas fisik, dan kurang konsumsi buah. Padahal, kondisi itu sudah menjadi gaya hidup masyarakat saat ini, termasuk kita.

Inflasi capai 4,8%, biaya hidup semakin tinggi 

Dilansir dari CNBC, biaya pendidikan pada tahun 2020 mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi mencapai Rp187 juta. Jika asumsinya inflasi dana pendidikan 20 persen per tahun, maka dalam 10 tahun kita harus mempersiapkan uang sekolah anak sebanyak Rp1,1 miliar! 

Bayangkan jika penghasilan keluarga terhenti saat kita meninggal. Siapa yang bisa menjamin bahwa anak kita akan menyelesaikan pendidikan sebagai bekal hidupnya? 

Belum lagi biaya hidup terus meningkat seiring dengan kenaikan inflasi sebesar rata-rata 4,8 persen per tahun dalam sepuluh tahun terakhir. Berdasarkan perhitungan Lifepal, uang Rp1 miliar pada tahun 2010 nilainya setara dengan Rp612 juta pada tahun 2020. Artinya, kalau tahun 2010 kita bisa membeli lima butir telur, dengan uang yang sama kita hanya bisa dapat dua butir di tahun 2020.

Tentu sulit untuk melanjutkan hidup pada kondisi tersebut jika hanya mengandalkan tabungan. Oleh sebab itu, kita perlu asuransi jiwa untuk berjaga-jaga karena uang pertanggungannya bisa disesuaikan dengan biaya hidup keluarga. Harapannya, saat keluarga menerima uang tersebut di masa depan, akan cukup untuk memenuhi kebutuhan.

Namun, untuk dapatkan semua manfaat asuransi jiwa yang oke, kita perlu bandingkan asuransi jiwa.

Ada beberapa produk asuransi yang menawarkan uang pertanggungan tinggi dengan premi rendah. Yang mana? Kami menyediakan konsultasi gratis untuk mendapatkan asuransi jiwa terbaik. Untuk mendapatkannya, silakan mengisi formulir di atas

Daftar Isi

Apa Saja Jenis Asuransi Jiwa?

Untuk memenuhi berbagai rencana keuangan yang berbeda, asuransi jiwa secara garis besar terbagi menjadi asuransi murni dan asuransi berbalut investasi.  Mana yang paling cocok buat kita?

Sebelumnya, penting untuk memahami dulu apa saja perbedaan dari jenis-jenis asuransi yang dipasarkan di Indonesia tersebut. Secara singkat, berikut perbedaannya.

Asuransi Jiwa Pertanggungan
Berjangka Pertanggungan risiko murni
Seumur hidup Pertanggungan seumur hidup
Unit link Asuransi + investasi dengan risiko
Dwiguna Asuransi + pengembalian premi
Dana Pensiun (DPLK) Tabungan pensiun
Asuransi jiwa tambahan (rider) Ada juga asuransi jiwa yang dirancang sebagai rider dari jenis asuransi lainnya.

Untuk memahami secara lebih detail, di bawah ini adalah penjelasan lengkap jenis asuransi jiwa.

Asuransi jiwa berjangka (term life)

Asuransi jiwa berjangka atau term life adalah produk murni dari asuransi jiwa. Secara sederhana, asuransi jiwa berjangka akan memberikan layanan asuransi jiwa selama periode tertentu (selanjutnya disebut masa pertanggungan). 

Apabila tertanggung meninggal dunia pada masa pertanggungan, ahli warisnya berhak untuk mendapatkan uang pertanggungan dari perusahaan asuransi. Asuransi jiwa berjangka terbaik adalah yang menawarkan pertanggungan luas dengan premi kompetitif. 

Selain kematian, asuransi jiwa berjangka juga menawarkan perluasan manfaat, misalnya santunan cacat tetap, pembebasan premi, hingga pertanggungan kredit. Untuk mendapatkannya, kita perlu membeli asuransi tambahan (rider) dengan tambahan premi dari produk dasar.

Asuransi jiwa seumur hidup (whole life)

Asuransi jiwa seumur hidup (whole life) memberikan perlindungan jiwa seumur hidup tertanggung. Beberapa perusahaan asuransi menawarkan polis dengan masa pertanggungan sampai usia 99 tahun. 

Adapun uang pertanggungan dihitung pada saat pertama kali mendaftar asuransi. Untuk menghitungnya, tentu disesuaikan dengan gaya hidup dan laju inflasi ke depannya. Uang pertanggungan akan cair apabila terjadi kematian tertanggung.

Unit link

Unit link adalah produk asuransi berbalut investasi. Selain mendapatkan perlindungan jiwa, kita juga menginvestasikan sebagian premi yang dibayarkan ke perusahaan asuransi. 

Sebagian uang premi akan diinvestasikan ke berbagai portofolio, misalnya saham, deposito, atau obligasi. Beberapa perusahaan asuransi menjalankan tugas sebagai pengelola portofolio kita. Sementara itu, ada juga yang menawarkan keleluasaan pemegang polis untuk memilih sendiri portofolio investasinya.

Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment)

Asuransi jiwa dwiguna (endowment) adalah kombinasi asuransi dengan manfaat seperti menabung. Jika kita tidak mengajukan klaim, maka akan mendapatkan nilai tunai sebagai manfaat dijamin. Sebaliknya jika tertanggung meninggal dunia tetap mendapatkan uang pertanggungan bagi ahli warisnya. Salah satu contoh asuransi jiwa dwiguna adalah:

Asuransi pendidikan termasuk ke dalam endowment, yaitu perlindungan jiwa dengan pengembalian dana pasti. Namun, tujuan dari tabungan tersebut difokuskan untuk pendidikan anak. Asuransi pendidikan menjamin anak dari tertanggung bisa melanjutkan pendidikan sampai selesai, bahkan jika tertanggung meninggal dunia. Sebenarnya, ada juga asuransi pendidikan dalam bentuk unit link. Namun, untuk mempersiapkan dana pasti seperti pendidikan tentunya lebih cocok jika menggunakan asuransi dwiguna. Pasalnya, hasil dari investasi tidak menentu, bisa naik ataupun turun.

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)

Tentu semua orang ingin menjalani masa tua yang aman dan tenang. Makanya, keamanan keuangan harus mulai dipersiapkan sejak dini.

Beberapa perusahaan asuransi menawarkan produk dana pensiun untuk persiapan masa tua kita. Jika memiliki produk ini, kita akan mendapatkan uang bulanan seperti gaji bahkan setelah berhenti bekerja. 

Asuransi Jiwa Tambahan (Rider)

Apabila kita ingin memperluas pertanggungan asuransi jiwa, bisa didapatkan dengan membeli asuransi jiwa tambahan. Namun, sebelum membeli rider, pastikan bahwa kita memang benar-benar membutuhkan perluasan tersebut. Beberapa jenis rider yang sering tersedia untuk melengkapi asuransi jiwa di antaranya:

Salah satu jenis rider dalam asuransi jiwa adalah penyakit kritis. Umumnya, rider penyakit kritis mencakup serangan jantung, kanker, stroke, gagal ginjal, cacat, dan lain-lain. Untuk menyembuhkan penyakit tersebut, tentu kita akan membutuhkan banyak dana. Jika tertanggung mengalami penyakit kritis yang ditanggung, dapat mengajukan klaim pengobatan ke asuransi jiwa.
Jika tiba-tiba kita tidak lagi bisa membayar premi karena suatu hal, tentu asuransi jiwa akan hangus. Padahal, keluarga tetap butuh perlindungan finansial. Rider Waiver of Premium menjanjikan pembebasan premi dalam kondisi tersebut. Polis asuransi jiwa tetap akan berjalan meskipun kita berhenti membayar premi akibat sebab tertentu (yang dijamin polis).
Kalau kita membeli ADBR, asuransi bakal memberikan uang pertanggungan, ditambah dengan uang tambahan apabila meninggal karena kecelakaan.
Jika tulang punggung keluarga yang diasuransikan mengalami cacat tetap total dan tidak lagi dapat mendapatkan penghasilan, maka keluarga tidak memiliki pemasukan. ATDPR akan secara rutin memberikan uang untuk keluarga selama beberapa waktu setelah kecelakaan.

Nah, setelah tahu jenis-jenis asuransi jiwa, gimana cara milihnya? Bagan di bawah akan membantu mencari jenis asuransi jiwa paling tepat untuk kebutuhan kita.

Flowchart asuransi jiwa

Rahasia Mendapatkan Produk Asuransi Jiwa Terbaik

Kasus asuransi Jiwasraya sempat menurunkan kepercayaan masyarakat soal produk asuransi. Pasalnya, perusahaan milik negara tersebut gagal membayar klaim hampir 1300 orang nasabahnya pada tahun 2019. 

Berkaca dari kasus tersebut, penting untuk menggali informasi lebih dalam sebelum memilih produk asuransi jiwa. Jangan sampai asal pilih, karena asuransi jiwa adalah komitmen jangka panjang. Kita harus terus mengeluarkan uang premi sampai kontrak polisnya habis. 

Simak tips dari Lifepal untuk memilih asuransi jiwa terbaik di bawah ini.

Sesuaikan dengan tujuan keuangan

Sama seperti investasi, asuransi adalah alat untuk mencapai tujuan keuangan kita. Oleh sebab itu, penting untuk menentukan tujuan membeli produk asuransi jiwa. Apakah untuk menyokong pendidikan anak? Atau dana pensiun? Atau supaya keluarga bisa melanjutkan hidup selama beberapa tahun saja? 

Kalau ingin mencari produk yang sesuai sama kebutuhan tadi, Lifepal menyediakan konsultasi gratis dengan konsultan asuransi kami. Kamu hanya perlu mengisi formulir di bagian atas halaman ini.

Ingin murah? Pilih asuransi jiwa murni 

Asuransi jiwa murni tidak menawarkan fungsi lain seperti tabungan atau investasi. Murni hanya untuk perlindungan jiwa saja. Oleh sebab itu, preminya tentu jauh lebih murah daripada asuransi berbalut investasi atau tabungan.

Riset reputasi perusahaan

Langkah termudah untuk mengetahui kinerja suatu perusahaan adalah dengan melakukan riset di media massa. Ketik saja nama perusahaan asuransi di Google, lalu buka tab “Berita”. Kita akan menemukan pemberitaan tentang perusahaan asuransi dari berbagai media bisnis seperti Tempo, Bisnis, dan CNBC. 

Usahakan pilih berita yang ditulis satu dan dua tahun terakhir untuk memastikan kabar mengenai perusahaan asuransi itu memang masih update

Cek kesehatan keuangan perusahaan

Kita perlu menganalisis laporan keuangan perusahaan untuk memastikan kesehatannya. Pertama, yang kita perlu sorot adalah kolom rasio likuiditas dan rasio solvabilitas. Rasio likuiditas adalah indikator yang menunjukkan kemampuan perusahaan membayar utang jangka pendeknya. Sementara itu, rasio solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan membayar utang jangka panjang. 

Pemerintah memberikan ketentuan bahwa rasio likuiditas dan solvabilitas yang baik adalah minimum 120 persen. Apabila perusahaan asuransi yang kita temukan memiliki rasio di bawah angka tersebut, maka kondisi kesehatannya sedang tidak baik-baik saja. 

Kesalahan Umum dalam Membeli Asuransi Jiwa

Sebelum memutuskan untuk membeli asuransi jiwa, ada beberapa kesalahan umum yang sering terjadi, yaitu:

Salah mendaftarkan tertanggung

Tertanggung adalah pihak yang nyawanya ditanggung. Kalau tertanggung meninggal, maka klaim asuransi jiwa bisa cair.

Banyak yang mendaftarkan anak sebagai tertanggung dalam asuransi jiwa. Apakah itu tepat? Jawabannya bisa ya atau tidak.

Ya jika tujuan membeli asuransi adalah agar orangtua mendapatkan uang kalau anak meninggal atau mengalami cacat total tetap. Tidak jika tujuan asuransi jiwa adalah untuk memberikan uang kepada anak sebagai biaya hidup maupun pendidikan kalau orang tuanya meninggal.

Umumnya, tujuan orang membeli asuransi jiwa adalah yang kedua. Karena, kalau orang tua meninggal, anak akan kehilangan biaya untuk hidup. 

Salah pilih produk

Pastikan produk yang kita pilih sudah sesuai dengan keperluan. Untuk memahami jenis-jenis produk asuransi, silakan klik di sini.

Membeli rider yang tidak perlu

Ada banyak pilihan asuransi tambahan (rider) yang bisa memperluas manfaat asuransi jiwa. Tapi, jangan asal pilih ya! Soalnya dengan menambah rider, premi yang perlu kita bayar juga bakal bertambah. Misalnya, kita tidak perlu beli rider Penyakit Kritis kalau sudah di-cover polis asuransi kesehatan yang lain.

Membeli asuransi jiwa di waktu yang salah

Akan lebih menguntungkan kalau kita membeli asuransi jiwa pada usia muda. Karena, semakin bertambahnya usia, premi asuransi jiwa akan semakin tinggi. Jadi, jangan kelamaan menunda ya!

Tapi perlu dicatat, sebaiknya belilah asuransi jiwa kalau memang punya tanggungan. Kalau tidak, mending beli asuransi kesehatan saja.

Salah menentukan uang pertanggungan

Wajib diingat, asuransi jiwa itu alat untuk mengukur risiko keuangan. Jadi, nominal uang pertanggungan perlu ditentukan dengan tepat. Kalau terlalu kecil, tentu tidak akan cukup untuk membiayai keluarga. Tapi kalau terlalu besar, besaran preminya juga akan semakin besar.

Mudah percaya dengan agen

Kebanyakan orang yang membeli asuransi percaya begitu aja sama agen asuransi. Padahal kalau lagi apes, kita bisa ketemu oknum dan dipaksa beli produk atau rider yang gak sesuai sama kebutuhan.

Daripada bingung, yuk ikut konsultasi gratis dengan Lifepal. Kami tidak hanya menyediakan produk dari satu brand saja tetapi telah bekerja sama dengan puluhan perusahaan asuransi.  Sehingga, kami bakal merekomendasikan polis yang memang betul-betul sesuai sama kebutuhan pelanggan. Kalau tertarik, silakan isi formulir di atas ya!

Daftar Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik 

Sebelum terproteksi, memilih asuransi jiwa terbaik merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan. Pasalnya, asuransi jiwa adalah komitmen jangka panjang. Setelah mendaftar, kita harus membayar selama 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, atau bahkan seumur hidup! 

Oleh sebab itu, situs seperti Lifepal,co.id sangat penting untuk memudahkan kita melakukan komparasi. Demi kemudahan pembaca, kami telah menyediakan daftar perusahaan asuransi jiwa terbaik di Indonesia berdasarkan beberapa kategori yang berbeda. Simak ulasan kami berikut ini.

Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Secara Keseluruhan

Lifepal melakukan pemeringkatan perusahaan asuransi jiwa di Indonesia untuk mengetahui penyedia asuransi jiwa mana yang terbaik. Kami menggunakan indikator kesehatan keuangan, pertanggungan dan manfaat, popularitas, serta layanan nasabah untuk menilainya. 

Pilihan nomor satu kami jatuh kepada Simas Jiwa. Simas Jiwa memiliki asuransi jiwa term life untuk SIJI Guard 4 yang akan memberikan santunan kematian dan santunan cacat tetap akibat kecelakaan. Polis ini bisa melindungi tertanggung mulai dari usia 6 bulan sampai dengan 69 tahun. Produk ini bisa didapatkan dengan mengisi formulir di bagian atas halaman ini.

Simak ulasan lebih dalam di sini:

Asuransi Simas Jiwa
3.5
Asuransi Manulife
Asuransi Cigna
3.2
Asuransi BRI Life

Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Berdasarkan Jenis Produk

Penting untuk menentukan jenis produk yang sesuai dengan kebutuhan kita. Soalnya, masing-masing memiliki manfaat dan ketentuan yang berbeda. 

Kalau masih bingung pilih jenis asuransi jiwa, cek bahasannya di tab Informasi Umum ya!

Berikut ini kami sajikan daftar asuransi jiwa terbaik berdasarkan jenis produknya.

Jenis Asuransi Brand
Berjangka (Term Life) Allianz
Seumur Hidup (Whole Life) Simas Jiwa
Dwiguna (Endowment) Prudential
Unit Link Generali

Kami juga membahas ulasan mendalamnya di sini lho!

Asuransi Simas Jiwa
3.5
Asuransi Prudential
4.5
Asuransi Generali Indonesia
4.5

Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Varian Produk dan Manfaat Terbaik

Ada kalanya kita perlu asuransi jiwa dengan varian dan manfaat produk yang luas. Dengan banyaknya pilihan, kita akan lebih leluasa untuk menyesuaikan manfaat dengan kebutuhan dan budget. 

Lifepal telah memilih lima brand yang memiliki pertanggungan lengkap, yaitu pengembalian uang pertanggungan dan pengembalian premi di atas 100 persen ke atas dengan lebih dari empat jenis produk asuransi jiwa berbeda.  Jika tertarik mencari asuransi dengan keunggulan tersebut, berikut ini lima perusahaan pilihan kami.

Asuransi BRI Life
Asuransi Chubb Life
4.5
Asuransi Kresna Life
Asuransi Simas Jiwa
3.5

Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Kesehatan Keuangan Perusahaan Terbaik

Kesehatan keuangan jadi salah satu faktor penting untuk menentukan kesanggupan perusahaan untuk membayar klaim nasabah. Ingat, asuransi jiwa adalah komitmen jangka panjang. Untuk itu, berikut ini kami rekomendasikan lima brand asuransi dengan kesehataan perusahaan terbaik pada tahun 2018.

Asuransi Tokio Marine Life
3.5
Asuransi PFI Mega Life
Asuransi Panin Dai Ichi Life

Tips Memilih Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik

Ada berbagai macam penyedia asuransi di Indonesia. Dari semua itu, kita mungkin bingung memilih asuransi jiwa terbaik. Untuk memutuskannya, berikut ini beberapa hal yang bisa jadi bahan pertimbangan.

Terdaftar di AAUI dan OJK

Pastikan pula perusahaan asuransi jiwa yang kita incar sudah terdaftar di Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, perusahaan terbukti kredibel karena masih memiliki izin usaha dari pemerintah. Beberapa perusahaan asuransi jiwa di bawah AAJI, antara lain asuransi jiwa Manulife, asuransi jiwa Prudential, asuransi jiwa Allianz dan beberapa nama ternama lain.

Cek reputasi perusahaan di media online

Reputasi perusahaan penting untuk mengetahui seberapa kredibel perusahaan yang kita sasar. Salah satu cara termudah adalah dengan mencari berita terbaru  tentang perusahaan melalui Google. 

Risk Based Capital (RBC) 

Risk based capital (RBC) adalah indikator yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam membayarkan utang jangka panjangnya. Berdasarkan ketentuan pemerintah, semua perusahaan asuransi wajib memiliki RBC minimal 120 persen. Jika Simas Jiwa memiliki RBC 508 persen, artinya perusahaan bisa membayar semua utangnya sebanyak lima kali lipat. Hal ini bisa berdampak pada kemampuannya dalam membayar klaim asuransi.

Informasi ini bisa kita dapatkan melalui laporan keuangan perusahaan asuransi jiwa pada tabel Indikator Kesehatan Keuangan dengan nama Rasio Pencapaian. Berikut brand asuransi yang menyediakan produk asuransi jiwa dengan tingkat RBC terbaik yang bisa dibeli di Lifepal.co.id.

Brand Risk Based Capital 2018
Simas Jiwa 508%
Manulife 461%
Allianz 328%
Cigna 315%
BRI Life 303%

 

Asuransi jiwa adalah jenis asuransi yang akan memberikan uang santunan apabila seseorang yang dijamin meninggal dunia. Asuransi jiwa biasanya diperlukan bagi orang yang menjadi tulang punggung dalam keluarganya. Karena, uang santunan dapat digunakan untuk sebagai pengganti penghasilan yang hilang.

Asuransi jiwa terdiri dari asuransi jiwa (term life), asuransi jiwa seumur hidup (whole life), asuransi jiwa dwiguna (endowment), dan unit link.

Pengembalian premi asuransi tergantung pada jenis produknya. Untuk asuransi jiwa berjangka (term life), uang premi akan hangus kalau tidak ada klaim. Sementara itu, pada produk asuransi jiwa seumur hidup (whole life) dan dwiguna, premi bisa dicairkan setelah masa asuransi habis.  

Sementara itu, uang pertanggungan pasti bisa dicairkan, yaitu pada saat tertanggung meninggal atau mengalami cacat tetap total.

Untuk mengajukan klaim asuransi jiwa, pertama-tama laporkan kepada penyedia asuransi bahwa tertanggung meninggal dunia, tidak lebih dari 7 hari sejak kejadian. Kemudian ahli waris mengirimkan dokumen yang diperlukan, seperti formulir klaim, identitas diri dan kartu polis. 

Setelah menerima berkas, perusahaan asuransi akan memverifikasi kebenaran data dan menyocokkannya dengan ketentuan polis. Apabila dokumen sudah sesuai ketentuan, pihak asuransi akan mencairkan uang pertanggungan ke rekening ahli waris.

Menurut fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) 21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Umum Asuransi Syariah berkesimpulan bahwa asuransi merupakan upaya saling melindungi dan tolong menolong antara sejumlah orang dalam bentuk aset bersama dengan tujuan memberikan pengembalian kepada salah satu anggota yang mengalami risiko tertentu yang dijalankan sesuai dengan akad dan prinsip syariat. 

Kesimpulannya, jika asuransi dijalankan sesuai dengan prinsip syariah, maka hukumnya halal sesuai yang difatwakan oleh para ulama MUI. Sehingga tertanggung bisa memilih asuransi jiwa syariah selain asuransi jiwa konvensional.

Menurut UU Nomor 42 tahun 2009, asuransi tergolong Jasa Tidak Kena Pajak. Uang pertanggungan dan nilai tunai yang kita dapatkan tidak akan dikenakan pajak oleh negara. Bahkan jika  kita mendapat nilai tunai (pengembalian premi) 110 persen dari total setoran premi, tambahan 10 persen tersebut tetap tidak kena pajak. 

Uang tersebut tetap harus kita laporkan dalam laporan pajak tahunan, tapi sebagai bagian dari harta yang kita miliki.

Ya, apabila kita ingin mengajukan rumah KPR, salah satu persyaratannya adalah memiliki asuransi jiwa. Namun, asuransi jiwa KPR sedikit berbeda dengan asuransi jiwa biasa. Tujuan dari asuransi jiwa KPR adalah supaya jika kreditur meninggal sebelum melunasi hutang KPR, asuransi akan melunaskannya.

Biaya premi asuransi jiwa KPR bisa berbeda-beda. Jumlahnya ditentukan oleh besarnya KPR serta usia dan kesehatan kreditur. 

Besaran premi asuransi jiwa bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis produk, usia, kesehatan, dan uang pertanggungan kita. Untuk mengetahui lebih lanjut seputar harga premi asuransi jiwa, silakan berkonsultasi dengan tim Lifepal di nomor +62 823-3003-0027 (Whatsapp).

Besaran premi asuransi jiwa murni biasanya relatif lebih rendah dibandingkan dengan asuransi jiwa dwiguna ataupun unit link. Untuk jumlahnya bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis produk, usia, kesehatan, dan uang pertanggungan kita. Untuk mengetahui lebih lanjut seputar harga premi asuransi jiwa murni, silakan berkonsultasi dengan tim Lifepal di nomor +62 823-3003-0027 (Whatsapp).

Perusahaan asuransi jiwa di Indonesia terdaftar di Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Saat ini, anggota AAJI ada 60 perusahaan asuransi jiwa.

Double klaim dalam asuransi jiwa maksudnya kita bisa mengajukan klaim ke lebih dari satu perusahaan asuransi penjamin.

Asuransi jiwa itu penting karena risiko kematian bisa datang kapan saja. Jika kita memiliki tanggungan finansial, risiko kematian bisa ditekan dengan asuransi jiwa, karena asuransi jiwa akan memberikan uang santunan kepada keluarga kita untuk melanjutkan hidup. 

Beberapa perusahaan asuransi memiliki persyaratan tertentu terkait dengan klaim asuransi. Ada penyebab kematian yang bisa membatalkan klaim. Peraturan ini dibuat agar kita lebih berhati-hati. 

Beberapa pengecualian dalam klaim asuransi jiwa, antara lain karena penyebab bunuh diri, olahraga ekstrem, overdosis narkotika, HIV/AIDS, kecurangan klaim, vonis hukuman mati, dan data tidak sesuai.

Ada tiga cara untuk menghitung UP asuransi jiwa, yaitu dengan metode human life value, income based value, dan financial based value. Perhitungan human life value dilakukan dengan menjumlahkan pengeluaran tahunan dengan kebutuhan dana pada saat pensiun. 

Metode income based value berdasarkan pemasukan yang didapat kemudian diperhitungkan dengan inflasi yang terjadi per tahun. Perhitungannya hampir sama dengan produk tabungan berjangka yang menawarkan bunga tinggi.

Metode financial based value  lebih kompleks lagi karena memperhitungkan kebutuhan finansial seperti pendidikan anak atau biaya kesehatan yang dibutuhkan di masa mendatang.

Informasi Umum

Asuransi Jiwa di Indonesia

Asuransi jiwa bisa kita gunakan untuk mengantisipasi masalah finansial akibat risiko meninggal dunia atau tidak bisa bekerja. Produk ini bakal memberikan sejumlah uang dalam jumlah besar kepada keluarga (ahli waris) jika kita meninggal dunia atau menderita cacat tetap total. Syaratnya, kita harus membayar premi kepada penyedia asuransi. 

Memiliki asuransi jiwa berarti mempersiapkan masa depan keluarga. Dengan persiapan yang matang, kita akan menyelamatkan kehidupan orang terkasih saat mereka benar-benar membutuhkannya.

Sebelum membahas lebih lanjut, mari kita perhatikan grafik di bawah ini. 

angka kematian di indonesia

Angka kematian di usia produktif meningkat pesat!

Angka kematian masyarakat Indonesia diperkirakan bakal terus meningkat pesat. Bayangkan, dalam waktu 15 tahun ke depan, jumlah tahunan orang yang meninggal dunia bertambah hampir 50 persen! 

Menurut Kementerian Kesehatan, penyebab kematian terbesar masyarakat usia produktif adalah penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, kanker, penyakit jantung, serta diabetes. Secara total, penyakit tidak menular menyumbang 44 persen dari total kematian nasional.

Penyakit tersebut disebabkan oleh gaya hidup kurang sehat, misalnya merokok, kurang aktivitas fisik, dan kurang konsumsi buah. Padahal, kondisi itu sudah menjadi gaya hidup masyarakat saat ini, termasuk kita.

Inflasi capai 4,8%, biaya hidup semakin tinggi 

Dilansir dari CNBC, biaya pendidikan pada tahun 2020 mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi mencapai Rp187 juta. Jika asumsinya inflasi dana pendidikan 20 persen per tahun, maka dalam 10 tahun kita harus mempersiapkan uang sekolah anak sebanyak Rp1,1 miliar! 

Bayangkan jika penghasilan keluarga terhenti saat kita meninggal. Siapa yang bisa menjamin bahwa anak kita akan menyelesaikan pendidikan sebagai bekal hidupnya? 

Belum lagi biaya hidup terus meningkat seiring dengan kenaikan inflasi sebesar rata-rata 4,8 persen per tahun dalam sepuluh tahun terakhir. Berdasarkan perhitungan Lifepal, uang Rp1 miliar pada tahun 2010 nilainya setara dengan Rp612 juta pada tahun 2020. Artinya, kalau tahun 2010 kita bisa membeli lima butir telur, dengan uang yang sama kita hanya bisa dapat dua butir di tahun 2020.

Tentu sulit untuk melanjutkan hidup pada kondisi tersebut jika hanya mengandalkan tabungan. Oleh sebab itu, kita perlu asuransi jiwa untuk berjaga-jaga karena uang pertanggungannya bisa disesuaikan dengan biaya hidup keluarga. Harapannya, saat keluarga menerima uang tersebut di masa depan, akan cukup untuk memenuhi kebutuhan.

Namun, untuk dapatkan semua manfaat asuransi jiwa yang oke, kita perlu bandingkan asuransi jiwa.

Ada beberapa produk asuransi yang menawarkan uang pertanggungan tinggi dengan premi rendah. Yang mana? Kami menyediakan konsultasi gratis untuk mendapatkan asuransi jiwa terbaik. Untuk mendapatkannya, silakan mengisi formulir di atas

Daftar Isi

Apa Saja Jenis Asuransi Jiwa?

Untuk memenuhi berbagai rencana keuangan yang berbeda, asuransi jiwa secara garis besar terbagi menjadi asuransi murni dan asuransi berbalut investasi.  Mana yang paling cocok buat kita?

Sebelumnya, penting untuk memahami dulu apa saja perbedaan dari jenis-jenis asuransi yang dipasarkan di Indonesia tersebut. Secara singkat, berikut perbedaannya.

Asuransi Jiwa Pertanggungan
Berjangka Pertanggungan risiko murni
Seumur hidup Pertanggungan seumur hidup
Unit link Asuransi + investasi dengan risiko
Dwiguna Asuransi + pengembalian premi
Dana Pensiun (DPLK) Tabungan pensiun
Asuransi jiwa tambahan (rider) Ada juga asuransi jiwa yang dirancang sebagai rider dari jenis asuransi lainnya.

Untuk memahami secara lebih detail, di bawah ini adalah penjelasan lengkap jenis asuransi jiwa.

Asuransi jiwa berjangka (term life)

Asuransi jiwa berjangka atau term life adalah produk murni dari asuransi jiwa. Secara sederhana, asuransi jiwa berjangka akan memberikan layanan asuransi jiwa selama periode tertentu (selanjutnya disebut masa pertanggungan). 

Apabila tertanggung meninggal dunia pada masa pertanggungan, ahli warisnya berhak untuk mendapatkan uang pertanggungan dari perusahaan asuransi. Asuransi jiwa berjangka terbaik adalah yang menawarkan pertanggungan luas dengan premi kompetitif. 

Selain kematian, asuransi jiwa berjangka juga menawarkan perluasan manfaat, misalnya santunan cacat tetap, pembebasan premi, hingga pertanggungan kredit. Untuk mendapatkannya, kita perlu membeli asuransi tambahan (rider) dengan tambahan premi dari produk dasar.

Asuransi jiwa seumur hidup (whole life)

Asuransi jiwa seumur hidup (whole life) memberikan perlindungan jiwa seumur hidup tertanggung. Beberapa perusahaan asuransi menawarkan polis dengan masa pertanggungan sampai usia 99 tahun. 

Adapun uang pertanggungan dihitung pada saat pertama kali mendaftar asuransi. Untuk menghitungnya, tentu disesuaikan dengan gaya hidup dan laju inflasi ke depannya. Uang pertanggungan akan cair apabila terjadi kematian tertanggung.

Unit link

Unit link adalah produk asuransi berbalut investasi. Selain mendapatkan perlindungan jiwa, kita juga menginvestasikan sebagian premi yang dibayarkan ke perusahaan asuransi. 

Sebagian uang premi akan diinvestasikan ke berbagai portofolio, misalnya saham, deposito, atau obligasi. Beberapa perusahaan asuransi menjalankan tugas sebagai pengelola portofolio kita. Sementara itu, ada juga yang menawarkan keleluasaan pemegang polis untuk memilih sendiri portofolio investasinya.

Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment)

Asuransi jiwa dwiguna (endowment) adalah kombinasi asuransi dengan manfaat seperti menabung. Jika kita tidak mengajukan klaim, maka akan mendapatkan nilai tunai sebagai manfaat dijamin. Sebaliknya jika tertanggung meninggal dunia tetap mendapatkan uang pertanggungan bagi ahli warisnya. Salah satu contoh asuransi jiwa dwiguna adalah:

Asuransi pendidikan termasuk ke dalam endowment, yaitu perlindungan jiwa dengan pengembalian dana pasti. Namun, tujuan dari tabungan tersebut difokuskan untuk pendidikan anak. Asuransi pendidikan menjamin anak dari tertanggung bisa melanjutkan pendidikan sampai selesai, bahkan jika tertanggung meninggal dunia. Sebenarnya, ada juga asuransi pendidikan dalam bentuk unit link. Namun, untuk mempersiapkan dana pasti seperti pendidikan tentunya lebih cocok jika menggunakan asuransi dwiguna. Pasalnya, hasil dari investasi tidak menentu, bisa naik ataupun turun.

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)

Tentu semua orang ingin menjalani masa tua yang aman dan tenang. Makanya, keamanan keuangan harus mulai dipersiapkan sejak dini.

Beberapa perusahaan asuransi menawarkan produk dana pensiun untuk persiapan masa tua kita. Jika memiliki produk ini, kita akan mendapatkan uang bulanan seperti gaji bahkan setelah berhenti bekerja. 

Asuransi Jiwa Tambahan (Rider)

Apabila kita ingin memperluas pertanggungan asuransi jiwa, bisa didapatkan dengan membeli asuransi jiwa tambahan. Namun, sebelum membeli rider, pastikan bahwa kita memang benar-benar membutuhkan perluasan tersebut. Beberapa jenis rider yang sering tersedia untuk melengkapi asuransi jiwa di antaranya:

Salah satu jenis rider dalam asuransi jiwa adalah penyakit kritis. Umumnya, rider penyakit kritis mencakup serangan jantung, kanker, stroke, gagal ginjal, cacat, dan lain-lain. Untuk menyembuhkan penyakit tersebut, tentu kita akan membutuhkan banyak dana. Jika tertanggung mengalami penyakit kritis yang ditanggung, dapat mengajukan klaim pengobatan ke asuransi jiwa.
Jika tiba-tiba kita tidak lagi bisa membayar premi karena suatu hal, tentu asuransi jiwa akan hangus. Padahal, keluarga tetap butuh perlindungan finansial. Rider Waiver of Premium menjanjikan pembebasan premi dalam kondisi tersebut. Polis asuransi jiwa tetap akan berjalan meskipun kita berhenti membayar premi akibat sebab tertentu (yang dijamin polis).
Kalau kita membeli ADBR, asuransi bakal memberikan uang pertanggungan, ditambah dengan uang tambahan apabila meninggal karena kecelakaan.
Jika tulang punggung keluarga yang diasuransikan mengalami cacat tetap total dan tidak lagi dapat mendapatkan penghasilan, maka keluarga tidak memiliki pemasukan. ATDPR akan secara rutin memberikan uang untuk keluarga selama beberapa waktu setelah kecelakaan.

Nah, setelah tahu jenis-jenis asuransi jiwa, gimana cara milihnya? Bagan di bawah akan membantu mencari jenis asuransi jiwa paling tepat untuk kebutuhan kita.

Flowchart asuransi jiwa

Rahasia Mendapatkan Produk Asuransi Jiwa Terbaik

Kasus asuransi Jiwasraya sempat menurunkan kepercayaan masyarakat soal produk asuransi. Pasalnya, perusahaan milik negara tersebut gagal membayar klaim hampir 1300 orang nasabahnya pada tahun 2019. 

Berkaca dari kasus tersebut, penting untuk menggali informasi lebih dalam sebelum memilih produk asuransi jiwa. Jangan sampai asal pilih, karena asuransi jiwa adalah komitmen jangka panjang. Kita harus terus mengeluarkan uang premi sampai kontrak polisnya habis. 

Simak tips dari Lifepal untuk memilih asuransi jiwa terbaik di bawah ini.

Sesuaikan dengan tujuan keuangan

Sama seperti investasi, asuransi adalah alat untuk mencapai tujuan keuangan kita. Oleh sebab itu, penting untuk menentukan tujuan membeli produk asuransi jiwa. Apakah untuk menyokong pendidikan anak? Atau dana pensiun? Atau supaya keluarga bisa melanjutkan hidup selama beberapa tahun saja? 

Kalau ingin mencari produk yang sesuai sama kebutuhan tadi, Lifepal menyediakan konsultasi gratis dengan konsultan asuransi kami. Kamu hanya perlu mengisi formulir di bagian atas halaman ini.

Ingin murah? Pilih asuransi jiwa murni 

Asuransi jiwa murni tidak menawarkan fungsi lain seperti tabungan atau investasi. Murni hanya untuk perlindungan jiwa saja. Oleh sebab itu, preminya tentu jauh lebih murah daripada asuransi berbalut investasi atau tabungan.

Riset reputasi perusahaan

Langkah termudah untuk mengetahui kinerja suatu perusahaan adalah dengan melakukan riset di media massa. Ketik saja nama perusahaan asuransi di Google, lalu buka tab “Berita”. Kita akan menemukan pemberitaan tentang perusahaan asuransi dari berbagai media bisnis seperti Tempo, Bisnis, dan CNBC. 

Usahakan pilih berita yang ditulis satu dan dua tahun terakhir untuk memastikan kabar mengenai perusahaan asuransi itu memang masih update

Cek kesehatan keuangan perusahaan

Kita perlu menganalisis laporan keuangan perusahaan untuk memastikan kesehatannya. Pertama, yang kita perlu sorot adalah kolom rasio likuiditas dan rasio solvabilitas. Rasio likuiditas adalah indikator yang menunjukkan kemampuan perusahaan membayar utang jangka pendeknya. Sementara itu, rasio solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan membayar utang jangka panjang. 

Pemerintah memberikan ketentuan bahwa rasio likuiditas dan solvabilitas yang baik adalah minimum 120 persen. Apabila perusahaan asuransi yang kita temukan memiliki rasio di bawah angka tersebut, maka kondisi kesehatannya sedang tidak baik-baik saja. 

Kesalahan Umum dalam Membeli Asuransi Jiwa

Sebelum memutuskan untuk membeli asuransi jiwa, ada beberapa kesalahan umum yang sering terjadi, yaitu:

Salah mendaftarkan tertanggung

Tertanggung adalah pihak yang nyawanya ditanggung. Kalau tertanggung meninggal, maka klaim asuransi jiwa bisa cair.

Banyak yang mendaftarkan anak sebagai tertanggung dalam asuransi jiwa. Apakah itu tepat? Jawabannya bisa ya atau tidak.

Ya jika tujuan membeli asuransi adalah agar orangtua mendapatkan uang kalau anak meninggal atau mengalami cacat total tetap. Tidak jika tujuan asuransi jiwa adalah untuk memberikan uang kepada anak sebagai biaya hidup maupun pendidikan kalau orang tuanya meninggal.

Umumnya, tujuan orang membeli asuransi jiwa adalah yang kedua. Karena, kalau orang tua meninggal, anak akan kehilangan biaya untuk hidup. 

Salah pilih produk

Pastikan produk yang kita pilih sudah sesuai dengan keperluan. Untuk memahami jenis-jenis produk asuransi, silakan klik di sini.

Membeli rider yang tidak perlu

Ada banyak pilihan asuransi tambahan (rider) yang bisa memperluas manfaat asuransi jiwa. Tapi, jangan asal pilih ya! Soalnya dengan menambah rider, premi yang perlu kita bayar juga bakal bertambah. Misalnya, kita tidak perlu beli rider Penyakit Kritis kalau sudah di-cover polis asuransi kesehatan yang lain.

Membeli asuransi jiwa di waktu yang salah

Akan lebih menguntungkan kalau kita membeli asuransi jiwa pada usia muda. Karena, semakin bertambahnya usia, premi asuransi jiwa akan semakin tinggi. Jadi, jangan kelamaan menunda ya!

Tapi perlu dicatat, sebaiknya belilah asuransi jiwa kalau memang punya tanggungan. Kalau tidak, mending beli asuransi kesehatan saja.

Salah menentukan uang pertanggungan

Wajib diingat, asuransi jiwa itu alat untuk mengukur risiko keuangan. Jadi, nominal uang pertanggungan perlu ditentukan dengan tepat. Kalau terlalu kecil, tentu tidak akan cukup untuk membiayai keluarga. Tapi kalau terlalu besar, besaran preminya juga akan semakin besar.

Mudah percaya dengan agen

Kebanyakan orang yang membeli asuransi percaya begitu aja sama agen asuransi. Padahal kalau lagi apes, kita bisa ketemu oknum dan dipaksa beli produk atau rider yang gak sesuai sama kebutuhan.

Daripada bingung, yuk ikut konsultasi gratis dengan Lifepal. Kami tidak hanya menyediakan produk dari satu brand saja tetapi telah bekerja sama dengan puluhan perusahaan asuransi.  Sehingga, kami bakal merekomendasikan polis yang memang betul-betul sesuai sama kebutuhan pelanggan. Kalau tertarik, silakan isi formulir di atas ya!

Pilihan Terbaik

Daftar Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik 

Sebelum terproteksi, memilih asuransi jiwa terbaik merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan. Pasalnya, asuransi jiwa adalah komitmen jangka panjang. Setelah mendaftar, kita harus membayar selama 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, atau bahkan seumur hidup! 

Oleh sebab itu, situs seperti Lifepal,co.id sangat penting untuk memudahkan kita melakukan komparasi. Demi kemudahan pembaca, kami telah menyediakan daftar perusahaan asuransi jiwa terbaik di Indonesia berdasarkan beberapa kategori yang berbeda. Simak ulasan kami berikut ini.

Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Secara Keseluruhan

Lifepal melakukan pemeringkatan perusahaan asuransi jiwa di Indonesia untuk mengetahui penyedia asuransi jiwa mana yang terbaik. Kami menggunakan indikator kesehatan keuangan, pertanggungan dan manfaat, popularitas, serta layanan nasabah untuk menilainya. 

Pilihan nomor satu kami jatuh kepada Simas Jiwa. Simas Jiwa memiliki asuransi jiwa term life untuk SIJI Guard 4 yang akan memberikan santunan kematian dan santunan cacat tetap akibat kecelakaan. Polis ini bisa melindungi tertanggung mulai dari usia 6 bulan sampai dengan 69 tahun. Produk ini bisa didapatkan dengan mengisi formulir di bagian atas halaman ini.

Simak ulasan lebih dalam di sini:

Asuransi Simas Jiwa
3.5
Asuransi Manulife
Asuransi Cigna
3.2
Asuransi BRI Life

Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Berdasarkan Jenis Produk

Penting untuk menentukan jenis produk yang sesuai dengan kebutuhan kita. Soalnya, masing-masing memiliki manfaat dan ketentuan yang berbeda. 

Kalau masih bingung pilih jenis asuransi jiwa, cek bahasannya di tab Informasi Umum ya!

Berikut ini kami sajikan daftar asuransi jiwa terbaik berdasarkan jenis produknya.

Jenis Asuransi Brand
Berjangka (Term Life) Allianz
Seumur Hidup (Whole Life) Simas Jiwa
Dwiguna (Endowment) Prudential
Unit Link Generali

Kami juga membahas ulasan mendalamnya di sini lho!

Asuransi Simas Jiwa
3.5
Asuransi Prudential
4.5
Asuransi Generali Indonesia
4.5

Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Varian Produk dan Manfaat Terbaik

Ada kalanya kita perlu asuransi jiwa dengan varian dan manfaat produk yang luas. Dengan banyaknya pilihan, kita akan lebih leluasa untuk menyesuaikan manfaat dengan kebutuhan dan budget. 

Lifepal telah memilih lima brand yang memiliki pertanggungan lengkap, yaitu pengembalian uang pertanggungan dan pengembalian premi di atas 100 persen ke atas dengan lebih dari empat jenis produk asuransi jiwa berbeda.  Jika tertarik mencari asuransi dengan keunggulan tersebut, berikut ini lima perusahaan pilihan kami.

Asuransi BRI Life
Asuransi Chubb Life
4.5
Asuransi Kresna Life
Asuransi Simas Jiwa
3.5

Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Kesehatan Keuangan Perusahaan Terbaik

Kesehatan keuangan jadi salah satu faktor penting untuk menentukan kesanggupan perusahaan untuk membayar klaim nasabah. Ingat, asuransi jiwa adalah komitmen jangka panjang. Untuk itu, berikut ini kami rekomendasikan lima brand asuransi dengan kesehataan perusahaan terbaik pada tahun 2018.

Asuransi Tokio Marine Life
3.5
Asuransi PFI Mega Life
Asuransi Panin Dai Ichi Life

Tips Memilih Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik

Ada berbagai macam penyedia asuransi di Indonesia. Dari semua itu, kita mungkin bingung memilih asuransi jiwa terbaik. Untuk memutuskannya, berikut ini beberapa hal yang bisa jadi bahan pertimbangan.

Terdaftar di AAUI dan OJK

Pastikan pula perusahaan asuransi jiwa yang kita incar sudah terdaftar di Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, perusahaan terbukti kredibel karena masih memiliki izin usaha dari pemerintah. Beberapa perusahaan asuransi jiwa di bawah AAJI, antara lain asuransi jiwa Manulife, asuransi jiwa Prudential, asuransi jiwa Allianz dan beberapa nama ternama lain.

Cek reputasi perusahaan di media online

Reputasi perusahaan penting untuk mengetahui seberapa kredibel perusahaan yang kita sasar. Salah satu cara termudah adalah dengan mencari berita terbaru  tentang perusahaan melalui Google. 

Risk Based Capital (RBC) 

Risk based capital (RBC) adalah indikator yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam membayarkan utang jangka panjangnya. Berdasarkan ketentuan pemerintah, semua perusahaan asuransi wajib memiliki RBC minimal 120 persen. Jika Simas Jiwa memiliki RBC 508 persen, artinya perusahaan bisa membayar semua utangnya sebanyak lima kali lipat. Hal ini bisa berdampak pada kemampuannya dalam membayar klaim asuransi.

Informasi ini bisa kita dapatkan melalui laporan keuangan perusahaan asuransi jiwa pada tabel Indikator Kesehatan Keuangan dengan nama Rasio Pencapaian. Berikut brand asuransi yang menyediakan produk asuransi jiwa dengan tingkat RBC terbaik yang bisa dibeli di Lifepal.co.id.

Brand Risk Based Capital 2018
Simas Jiwa 508%
Manulife 461%
Allianz 328%
Cigna 315%
BRI Life 303%

 

Tips & Pertanyaan

Asuransi jiwa adalah jenis asuransi yang akan memberikan uang santunan apabila seseorang yang dijamin meninggal dunia. Asuransi jiwa biasanya diperlukan bagi orang yang menjadi tulang punggung dalam keluarganya. Karena, uang santunan dapat digunakan untuk sebagai pengganti penghasilan yang hilang.

Asuransi jiwa terdiri dari asuransi jiwa (term life), asuransi jiwa seumur hidup (whole life), asuransi jiwa dwiguna (endowment), dan unit link.

Pengembalian premi asuransi tergantung pada jenis produknya. Untuk asuransi jiwa berjangka (term life), uang premi akan hangus kalau tidak ada klaim. Sementara itu, pada produk asuransi jiwa seumur hidup (whole life) dan dwiguna, premi bisa dicairkan setelah masa asuransi habis.  

Sementara itu, uang pertanggungan pasti bisa dicairkan, yaitu pada saat tertanggung meninggal atau mengalami cacat tetap total.

Untuk mengajukan klaim asuransi jiwa, pertama-tama laporkan kepada penyedia asuransi bahwa tertanggung meninggal dunia, tidak lebih dari 7 hari sejak kejadian. Kemudian ahli waris mengirimkan dokumen yang diperlukan, seperti formulir klaim, identitas diri dan kartu polis. 

Setelah menerima berkas, perusahaan asuransi akan memverifikasi kebenaran data dan menyocokkannya dengan ketentuan polis. Apabila dokumen sudah sesuai ketentuan, pihak asuransi akan mencairkan uang pertanggungan ke rekening ahli waris.

Menurut fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) 21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Umum Asuransi Syariah berkesimpulan bahwa asuransi merupakan upaya saling melindungi dan tolong menolong antara sejumlah orang dalam bentuk aset bersama dengan tujuan memberikan pengembalian kepada salah satu anggota yang mengalami risiko tertentu yang dijalankan sesuai dengan akad dan prinsip syariat. 

Kesimpulannya, jika asuransi dijalankan sesuai dengan prinsip syariah, maka hukumnya halal sesuai yang difatwakan oleh para ulama MUI. Sehingga tertanggung bisa memilih asuransi jiwa syariah selain asuransi jiwa konvensional.

Menurut UU Nomor 42 tahun 2009, asuransi tergolong Jasa Tidak Kena Pajak. Uang pertanggungan dan nilai tunai yang kita dapatkan tidak akan dikenakan pajak oleh negara. Bahkan jika  kita mendapat nilai tunai (pengembalian premi) 110 persen dari total setoran premi, tambahan 10 persen tersebut tetap tidak kena pajak. 

Uang tersebut tetap harus kita laporkan dalam laporan pajak tahunan, tapi sebagai bagian dari harta yang kita miliki.

Ya, apabila kita ingin mengajukan rumah KPR, salah satu persyaratannya adalah memiliki asuransi jiwa. Namun, asuransi jiwa KPR sedikit berbeda dengan asuransi jiwa biasa. Tujuan dari asuransi jiwa KPR adalah supaya jika kreditur meninggal sebelum melunasi hutang KPR, asuransi akan melunaskannya.

Biaya premi asuransi jiwa KPR bisa berbeda-beda. Jumlahnya ditentukan oleh besarnya KPR serta usia dan kesehatan kreditur. 

Besaran premi asuransi jiwa bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis produk, usia, kesehatan, dan uang pertanggungan kita. Untuk mengetahui lebih lanjut seputar harga premi asuransi jiwa, silakan berkonsultasi dengan tim Lifepal di nomor +62 823-3003-0027 (Whatsapp).

Besaran premi asuransi jiwa murni biasanya relatif lebih rendah dibandingkan dengan asuransi jiwa dwiguna ataupun unit link. Untuk jumlahnya bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis produk, usia, kesehatan, dan uang pertanggungan kita. Untuk mengetahui lebih lanjut seputar harga premi asuransi jiwa murni, silakan berkonsultasi dengan tim Lifepal di nomor +62 823-3003-0027 (Whatsapp).

Perusahaan asuransi jiwa di Indonesia terdaftar di Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Saat ini, anggota AAJI ada 60 perusahaan asuransi jiwa.

Double klaim dalam asuransi jiwa maksudnya kita bisa mengajukan klaim ke lebih dari satu perusahaan asuransi penjamin.

Asuransi jiwa itu penting karena risiko kematian bisa datang kapan saja. Jika kita memiliki tanggungan finansial, risiko kematian bisa ditekan dengan asuransi jiwa, karena asuransi jiwa akan memberikan uang santunan kepada keluarga kita untuk melanjutkan hidup. 

Beberapa perusahaan asuransi memiliki persyaratan tertentu terkait dengan klaim asuransi. Ada penyebab kematian yang bisa membatalkan klaim. Peraturan ini dibuat agar kita lebih berhati-hati. 

Beberapa pengecualian dalam klaim asuransi jiwa, antara lain karena penyebab bunuh diri, olahraga ekstrem, overdosis narkotika, HIV/AIDS, kecurangan klaim, vonis hukuman mati, dan data tidak sesuai.

Ada tiga cara untuk menghitung UP asuransi jiwa, yaitu dengan metode human life value, income based value, dan financial based value. Perhitungan human life value dilakukan dengan menjumlahkan pengeluaran tahunan dengan kebutuhan dana pada saat pensiun. 

Metode income based value berdasarkan pemasukan yang didapat kemudian diperhitungkan dengan inflasi yang terjadi per tahun. Perhitungannya hampir sama dengan produk tabungan berjangka yang menawarkan bunga tinggi.

Metode financial based value  lebih kompleks lagi karena memperhitungkan kebutuhan finansial seperti pendidikan anak atau biaya kesehatan yang dibutuhkan di masa mendatang.

Apa Kata Mereka Tentang Kami

qudratullah Akim
qudratullah Akim
(5.0)
Sangat Baik
5.0 / 5.0
Pusaka Ayudiguna
Pusaka Ayudiguna
(5.0)
Sangat Baik
5.0 / 5.0
Tri Aprilistiyani
Tri Aprilistiyani
(5.0)
Sangat Baik
5.0 / 5.0
didik setyadi
didik setyadi
(5.0)
Sangat Baik
5.0 / 5.0

Mereka yang Sudah Percaya pada Lifepal

Client Lifepal
Client Lifepal