• Promo-Page-home-copy
Cicilan 0%
Hemat s.d 25%

Asuransi Jiwa Terbaik 2021

  • Diskon Terbaik
  • 500+ Pilihan
  • Bantuan Klaim
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.

Daftar Asuransi Jiwa Terbaik & Termurah 2021

Asuransi jiwa adalah asuransi yang memberikan uang pertanggungan (UP) kepada ahli waris jika nasabah meninggal dunia. Manfaat asuransi jiwa penting untuk menjaga stabilitas keuangan keluarga setelah nasabah meninggal dunia, terutama jika nasabah adalah tulang punggung keluarga.

Asuransi jiwa terbaik menawarkan uang pertanggungan yang besar sesuai kebutuhan dengan premi terjangkau.  Dari banyaknya produk asuransi yang ada di pasaran, Lifepal memilih 10 polis asuransi jiwa terbaik yang ada di Indonesia. Simak ulasannya di bawah ini!

Pengertian Asuransi Jiwa

Pengertian asuransi jiwa adalah produk yang memberikan jaminan uang pertanggungan jika nasabah meninggal dunia. Oleh sebab itu, umumnya tulang punggung keluarga lah yang didaftarkan pada produk ini.

Pasalnya, keluarga akan kehilangan sumber penghasilan jika pencari nafkah meninggal dunia. Harapannya, uang pertanggungan bisa membiayai hidup keluarga yang ditinggalkan untuk sementara waktu.

Selain biaya hidup sehari-hari, uang pertanggungan asuransi juga bisa digunakan untuk membayar biaya pendidikan anak dan melunasi cicilan. Karena itu, pilih asuransi dengan uang pertanggungan tinggi atau sesuai kebutuhan.

Demikian penjelasan tentang pengertian asuransi jiwa Untuk memahami lebih lanjut tentang pengertian asuransi jiwa hingga tips memilihnya, silakan tonton video berikut:

Apa Itu Polis Asuransi Jiwa?

Pengertian asuransi jiwa adalah kontrak antara nasabah dan perusahaan asuransi yang berisikan tentang ketentuan-ketentuan dalam menjalankannya. Dokumen polis dapat menjadi pegangan kedua belah pihak apabila terjadi perselisihan di masa depan.

Contoh Polis Asuransi Jiwa

Sebelum membeli asuransi jiwa, calon nasabah akan diberikan dokumen polis. Untuk memahami lebih dalam tentang isi dokumen polis, simak contoh polis asuransi jiwa berikut ini:

Hukum Asuransi Jiwa dalam Islam

Hukum asuransi jiwa dalam Islam berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) 21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Umum Asuransi Syariah adalah halal.

MUI berkesimpulan bahwa asuransi, khususnya asuransi syariah, merupakan upaya saling melindungi dan tolong menolong antara sejumlah orang dalam bentuk aset bersama. Tujuan asuransi syariah adalah memberikan bantuan kepada salah satu peserta asuransi yang mengalami risiko keuangan. Asuransi syariah juga dijalankan sesuai dengan akad dan prinsip syariat.

Beberapa pandangan terkait pengertian asuransi jiwa syariah menurut MUI di antaranya:

  • Memiliki prinsip tolong menolong.
  • Mengandung unsur kebaikan karena menyisihkan sebagian dana untuk dihibahkan.
  • Berbagi risiko dan keuntungan antar umat.
  • Bagian dari muamalah atau hubungan antar manusia berdasarkan syariat Islam.

Kesimpulannya, jika asuransi dijalankan sesuai dengan prinsip syariah, maka hukum asuransi jiwa adalah halal sesuai yang difatwakan oleh para ulama MUI. Sehingga tertanggung bisa memilih asuransi jiwa syariah.

Hukum Asuransi Jiwa Terkait Pajak

Menurut UU Nomor 42 tahun 2009, pengertian asuransi jiwa tergolong Jasa Tidak Kena Pajak. Uang pertanggungan dan nilai tunai yang kita dapatkan tidak akan dikenakan pajak oleh negara. Bahkan jika  kita mendapat nilai tunai (pengembalian premi) 110 persen dari total setoran premi, tambahan 10 persen tersebut tetap tidak kena pajak.

Uang tersebut tetap harus kita laporkan dalam laporan pajak tahunan, tapi sebagai bagian dari harta yang kita miliki.

Manfaat Asuransi Jiwa

Manfaat asuransi jiwa adalah untuk berjaga-jaga jika keluarga kehilangan penghasilan akibat kepergian pencari nafkah. Selain itu, ada beberapa manfaat lain dari produk ini, di antaranya:

Risiko bisa datang kapan saja. Oleh sebab itu, produk ini diharapkan bisa memberikan rasa aman akan risiko di masa depan.

Biar nggak salah pilih, sebelum memutuskan untuk beli polis asuransi jiwa, sebaiknya bandingkan terlebih dahulu dengan ratusan pilihan polis dari perusahaan asuransi lainnya!

Manfaat Pertanggungan Asuransi Jiwa

Manfaat asuransi jiwa dalam hal pertanggungan asuransi terdiri dari santunan meninggal dunia dan santunan cacat tetap. Berikut penjelasannya:

  • Santunan meninggal dunia: santunan yang diberikan apabila tertanggung meninggal dunia, biasanya sebesar 100 persen (atau lebih) uang pertanggungan.
  • Santunan cacat tetap total: santunan yang diberikan apabila tertanggung mengalami cacat tetap total, sehingga tidak bisa bekerja. Biasanya diberikan 100 persen uang pertanggungan.
  • Santunan cacat tetap sebagian: santunan yang diberikan apabila tertanggung mengalami cacat tetap sebagian, yaitu tidak berfungsinya sebagian anggota tubuh. Contohnya, kelumpuhan kaki atau tangan. Nah, biasanya uang pertanggungan yang diberikan adalah proporsional berdasarkan kerugian.

Jenis Asuransi Jiwa

Ada berbagai jenis asuransi jiwa yang menawarkan keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Oleh sebab itu, kita perlu memahami perbedaannya supaya dapat menemukan produk yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Jenis asuransi jiwa yang ada di Indonesia terdiri dari asuransi jiwa berjangka, asuransi jiwa seumur hidup, unit link, dan asuransi jiwa dwiguna. Untuk memahami lebih dalam, simak penjelasannya berikut ini:

Cara Menghitung Premi Asuransi Jiwa

Premi asuransi jiwa adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh pemegang polis kepada perusahaan asuransi untuk bisa mengalihkan risikonya ke perusahaan. Jika sudah membayar premi, maka nasabah bisa mendapatkan proteksi asuransi jiwa. Cara menghitung premi asuransi jiwa berbeda-beda berdasarkan perusahaan.

Dari beberapa faktor tadi bisa disumpulkan kalau ingin mendapatkan premi murah, sebaiknya daftarkan diri dalam asuransi jiwa sedini mungkin, selain itu hitung besaran UP yang dibutuhkan. Terakhir, pertimbangkan manfaat apa saja yang dibutuhkan dan tidak, kemudian bandingkan pilihan polis secara online!

Simulasi Asuransi Jiwa

Simulasi asuransi jiwa bisa kita dapatkan dengan menghitung uang pertanggungan, yaitu sejumlah uang yang diberikan kepada ahli waris jika terjadi risiko. Pasalnya, besaran uang pertanggungan sangat mempengaruhi jumlah premi asuransi jiwa yang harus dibayarkan oleh nasabah.   Sebelum membeli asuransi jiwa, calon nasabah biasanya diberi kebebasan untuk menentukan nominal uang pertanggungan yang diinginkan.

Untuk mengetahui berapa besaran uang pertanggungan yang dibutuhkan, Lifepal menyediakan kalkulator uang pertanggungan, gratis! Calon nasabah bisa menghitung uang pertanggungan berdasarkan:

1. Pengeluaran

Cara menghitung uang pertanggungan berdasarkan pengeluaran adalah dengan menjumlahkan pengeluaran saat ini (selama beberapa waktu tertentu) dikalikan dengan nilai inflasi.

Misalnya, nasabah ingin uang pertanggungan bisa mencukupi kebutuhan keluarga selama 5 tahun. Artinya ia perlu mengalikan pengeluaran saat ini dengan 5×12 bulan. Setelah itu, sesuaikan dengan nilai inflasi.

Gunakan kalkulator uang pertanggungan berikut apabila ingin menghitung limit asuransi berdasarkan pengeluaran.

2. Pendapatan

Cara menghitung uang pertanggungan berdasarkan pendapatan adalah dengan mengalikan jumlah pendapatan keluarga  saat ini (selama beberapa waktu tertentu), lalu dikalikan dengan kenaikan gaji per tahun.

Misalnya, nasabah ingin uang pertanggungan bisa mencukupi kebutuhan keluarga selama 5 tahun. Artinya ia perlu mengalikan pendapatan saat ini dengan 5×12 bulan. Setelah itu, sesuaikan dengan kenaikan gaji per tahun.

Proses dan Cara Klaim Asuransi Jiwa

Klaim asuransi jiwa adalah proses di mana nasabah meminta haknya kepada perusahaan asuransi setelah terjadi risiko meninggal dunia. Dalam asuransi jiwa, klaim dilakukan oleh ahli waris.

Untuk mengajukan klaim asuransi jiwa, pertama-tama nasabah perlu melaporkan klaim kepada penyedia asuransi bahwa tertanggung meninggal dunia, tidak lebih dari 7 hari sejak kejadian. Kemudian ahli waris mengirimkan dokumen yang diperlukan, seperti formulir klaim, identitas diri dan kartu polis.

Setelah menerima berkas, perusahaan asuransi akan memverifikasi kebenaran data dan mencocokkannya dengan ketentuan polis. Apabila dokumen sudah sesuai ketentuan, pihak asuransi akan mencairkan uang pertanggungan ke rekening ahli waris.

Tips Memilih Asuransi Jiwa Terbaik

Memilih asuransi jiwa terbaik sebaiknya dilakukan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Selain itu, pastikan juga perusahaan memiliki reputasi dan kinerja keuangan yang baik serta terdaftar di OJK dan AAJI.

Simak penjelasan tentang tips untuk memilih asuransi jiwa terbaik di bawah ini!

1. Sesuaikan dengan tujuan finansial

Sama seperti investasi, asuransi adalah alat untuk mencapai tujuan finansial kita. Oleh sebab itu, penting menentukan tujuan membeli produk. Apakah untuk menyokong pendidikan anak? Atau dana pensiun? Atau supaya keluarga bisa melanjutkan hidup selama beberapa tahun saja?

Kalau ingin mencari polis yang sesuai sama kebutuhan tadi, Lifepal menyediakan konsultasi gratis dengan konsultan asuransi kami. Kamu hanya perlu mengisi formulir berikut.

2. Ingin murah? Pilih asuransi jiwa murni 

Asuransi jiwa murni tidak menawarkan fungsi lain seperti tabungan atau investasi. Murni hanya untuk perlindungan jiwa saja. Oleh sebab itu, pembayaran premi tentu jauh lebih murah daripada asuransi berbalut investasi atau tabungan.

3. Riset reputasi perusahaan

Langkah termudah untuk mengetahui kinerja suatu perusahaan adalah dengan melakukan riset di media massa. Ketik saja nama perusahaan asuransi di Google, lalu buka tab “Berita”. Kita akan menemukan pemberitaan tentang perusahaan asuransi dari berbagai media bisnis seperti Tempo, Bisnis, dan CNBC.

Usahakan pilih berita yang ditulis satu dan dua tahun terakhir untuk memastikan kabar mengenai perusahaan asuransi itu memang masih update.

4. Cek kesehatan keuangan perusahaan

Kita perlu menganalisis laporan keuangan perusahaan untuk memastikan kesehatannya. Hal utama yang perlu disorot adalah kolom rasio solvabilitas atau Risk based capital (RBC).

RBC adalah indikator yang menggambarkan kemampuan perusahaan membayar utang jangka panjang. Berdasarkan ketentuan pemerintah, semua perusahaan asuransi wajib memiliki RBC minimal 120 persen. Jika sebuah perusahaan asuransi memiliki RBC 508 persen, artinya perusahaan bisa membayar semua utangnya sebanyak lima kali lipat. Hal ini bisa berdampak pada kemampuannya dalam membayar klaim.

Informasi ini bisa kita dapatkan melalui laporan keuangan perusahaan pada tabel Indikator Kesehatan Keuangan dengan nama Rasio Pencapaian. Berikut brand asuransi dengan tingkat RBC terbaik yang bisa dibeli di Lifepal.co.id.

5. Terdaftar di AAJI dan OJK

Pastikan kita memilih asuransi jiwa yang terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Selain itu, pastikan juga kepesertaan mereka dalam di Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Dengan demikian, perusahaan terbukti kredibel karena masih memiliki izin usaha dari pemerintah. Beberapa perusahaan di bawah AAJI di antaranya ManulifePrudentialAllianzCignaAstra Life, dan lain-lain.

Pemerintah memberikan ketentuan bahwa rasio likuiditas dan solvabilitas yang baik adalah minimum 120 persen. Apabila perusahaan asuransi yang kita temukan memiliki rasio di bawah angka tersebut, maka kondisi kesehatannya sedang tidak baik-baik saja.

Pertanyaan Seputar Asuransi Jiwa

Chat Bantuan