Proses dan Cara Klaim Asuransi Jiwa

Klaim asuransi jiwa adalah proses di mana nasabah meminta haknya kepada perusahaan asuransi setelah terjadi risiko meninggal dunia. Dalam asuransi jiwa, klaim dilakukan oleh ahli waris.

Untuk mengajukan klaim asuransi jiwa, pertama-tama nasabah perlu melaporkan klaim kepada penyedia asuransi bahwa tertanggung meninggal dunia, tidak lebih dari 7 hari sejak kejadian. Kemudian ahli waris mengirimkan dokumen yang diperlukan, seperti formulir klaim, identitas diri dan kartu polis.

Setelah menerima berkas, perusahaan asuransi akan memverifikasi kebenaran data dan mencocokkannya dengan ketentuan polis. Apabila dokumen sudah sesuai ketentuan, pihak asuransi akan mencairkan uang pertanggungan ke rekening ahli waris.

Berikut ini beberapa dokumen yang perlu disiapkan untuk mengajukan klaim meninggal dunia:

  • Polis asuransi yang asli.
  • Formulir klaim meninggal dunia.
  • Surat keterangan kematian lengkap dari pemerintah atau pihak berwenang setempat.
  • Surat keterangan dokter untuk klaim meninggal dunia.
  • Salinan catatan medis tertanggung.
  • Salinan identitas diri tertanggung, pemegang polis, dan ahli waris.
  • Surat berita acara dari pihak kepolisian apabila meninggal dunia karena kecelakaan.
  • Dokumen lain yang dibutuhkan oleh pihak asuransi.
  • Bukti identitas ahli waris yang akan menerima uang pertanggungan.

Berikut ini beberapa dokumen yang perlu disiapkan untuk mengajukan klaim cacat tetap:

  • Polis asuransi yang asli
  • Formulir klaim asuransi
  • Fotokopi hasil pemeriksaaan lab atau radiologi
  • Fotokopi KTP
  • Surat berita acara dari Kepolisian jika terjadi risiko kecelakaan
  • Dokumen pendukung lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi call center perusahaan asuransi masing-masing.

Kenapa Pengajuan Klaim Ditolak?

Ada cara mudah untuk menghindari pengajuan klaim ditolak. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan broker asuransi seperti Lifepal yang memberikan layanan bantuan klaim secara online!

Layanan bantuan klaim, premi mulai Rp100 ribu/bulan
+62

Selain itu, perhatikan juga beberapa hal yang bisa menyebabkan klaim asuransi ditolak seperti berikut ini:

  • Polis tidak aktif, karena tagihan premi belum dibayar.
  • Klaim masuk ke dalam daftar pengecualian yang tertera di dalam dokumen polis.
  • Klaim termasuk ke dalam pre-existing condition, yaitu kondisi penyakit yang sudah ada sebelumnya.
  • Klaim tidak termasuk ke dalam pertanggungan polis.
  • Kejadian klaim melibatkan tindak kriminal atau melanggar hukum dari tertanggung.
  • Terlambat mengajukan klaim karena ada batas waktu maksimalnya.
  • Dokumen pengajuan klaim tidak lengkap.
  • Mengajukan klaim dalam masa tunggu atau waiting period, karena dalam asuransi ada rentang waktu tertentu di mana nasabah belum bisa mengajukan klaim setelah polis terbit.

Jadi, sebaiknya pahami dulu hal apa saja yang perlu disiapkan dalam mengajukan klaim asuransi jiwa. Setelah paham seluk beluk asuransi jiwa, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara memilih asuransi jiwa terbaik supaya tidak salah pilih.

Tertarik membeli produk ini? Anda bisa menemukan asuransi jiwa terbaik di Lifepal.

Penulis Clara Naomi Penulis yang memiliki pengalaman dalam bidang finansial dan asuransi. Menulis guna mendorong masyarakat sadar pentingnya pengaturan keuangan yang baik dan ideal. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan