Asuransi Jiwasraya

1.8 / 5.0 (2.690 Ulasan)
Diskon Terbaik
500+ Pilihan
Bantuan Klaim
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
Cicilan 0%Hemat 25%
 

Asuransi Jiwasraya

Jiwasraya adalah perusahaan asuransi jiwa yang merupakan salah satu bagian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Meski memiliki pengalaman lebih dari 100 tahun, Jiwasraya tersangkut kasus yang cukup berat, di antaranya adalah kasus korupsi dan kesalahan investasi yang menyebabkan gagal membayarkan klaim nasabah. 

Kasus yang dialami Jiwasraya masih terjadi hingga saat ini. Sejumlah petinggi Jiwasraya dijadikan tersangka kasus yang merugikan banyak nasabahnya. Berdasarkan kondisi Jiwasraya saat ini, produk perusahaan tidak direkomendasikan untuk dibeli nasabah. Masih banyak pilihan perusahaan lain baik BUMN maupun swasta yang memiliki kinerja cukup bagus.

Ringkasan

  • Pada 2018, Jiwasraya membukukan kerugian sebesar Rp15,3 triliun dan pada November 2019 kerugian meningkat menjadi Rp27,7 triliun.
  • Jiwasraya memiliki kualitas aset investasi dan noninvestasi yang kurang likuid.
  • Jiwasraya menanggung tunggakan pembayaran klaim jatuh tempo kepada 1.286 pemegang polis dengan nilai bunga Rp96,58 miliar.
  • Jiwasraya masih belum  mampu membayarkan klaim polis produk JS Saving Plan yang jatuh tempo kepada nasabahnya pada Oktober-Desember 2019 sebesar Rp12,4 triliun.

Sekilas tentang Jiwasraya

Sejarah pendirian Jiwasraya bermula dari sebuah perusahaan bernama NILLMIJ (Nederlandsch Indiesche Levensverzekering en Liffrente Maatschappij) yang didirikan pada tahun 1859. 

Baru sekitar 100 tahun kemudian, yaitu pada tahun 1957, perusahaan asuransi jiwa milik Belanda ini direncanakan untuk dinasionalisasi sejalan dengan program Indonesianisasi perekonomian Indonesia. Sejalan dengan perencanaan tersebut, pada tanggal 17 Desember 1960 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 1958, NILLMIJ van 1859 dinasionalisasi dengan mengubah nama menjadi PT Perusahaan Pertanggungan Djiwa Sedjahtera. 

Selanjutnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 1972, perusahaan asuransi tersebut berubah status menjadi PT Asuransi Jiwasraya hingga sekarang.

Update Jiwasraya

Sebagai perusahaan asuransi milik negara (persero), Jiwasraya menjadi pilihan berasuransi karena dianggap kredibel. Namun, dalam beberapa tahun terakhir Jiwasraya kerap mengalami masalah penunggakan klaim jatuh tempo. Puncaknya adalah penunggakan klaim atas 1.286 nasabahnya.

Terlebih lagi sejumlah nasabah Jiwasraya diketahui ternyata ratusan warga negara asing. Hal ini tentunya menjadi catatan buruk bagi perusahaan. Sehingga, Jiwasraya tidak direkomendasikan untuk dijadikan pilihan prioritas.

Kasus Jiwasraya Gagal Bayar Klaim

Dalam berita Jiwasraya terbaru, megaskandal Jiwasraya menggurita dan melibatkan sejumlah nama. Seperti pada 8 Mei lalu, Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) 2002-2009 Erry Firmansyah. Menurut Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono, Erry diperiksa kembali dalam kapasitas sebagai Dirut BEI saat menjabat.

Persoalan Jiwasraya ini tidak terlepas dari kesalahan perhitungan investasi. Salah satu yang terjadi yaitu bunga tinggi yang dijanjikan. Semua bermula ketika nasabah yang tidak bisa melakukan klaim melapor.

Kasus ini sebenarnya sudah mulai muncul sejak 2018, karena masalah seretnya likuiditas atau krisis keuangan Jiwasraya. Barulah pertengahan 2019, ketika Erick Thohir menjadi menteri BUMN, megaskandal Jiwasraya terbongkar ke publik.

Awal mula kasus mencuat ke publik ketika pada pertengahan Desember 2019, manajemen Jiwasraya tak mampu lagi membayar polis nasabah dengan total kerugian senilai Rp12 triliun. Setelah pengumuman itu, sejumlah pemegang polis Jiwasraya mendatangi Kementerian BUMN untuk meminta kepastian soal nasib uang mereka.

Besaran angka uang yang hilang ini melibatkan banyak pihak mulai dari manajemen, pelaku di pasar modal, dan pengambil kebijakan. Megaskandal Jiwasraya tentu jauh lebih besar dari kasus bailout ke PT Bank Century pada 2008 senilai Rp6,7 triliun. Banyak pemberitaan menyebutkan, jika semuanya terbongkar, total dugaan kerugian negara mencapai Rp32 triliun.

Manipulasi Keuangan

Peneliti Alpha Research Database-Indonesia, dalam tulisannya yang diturunkan di salah satu media online ekonomi menilai, skandal Jiwasraya adalah modus korupsi paling canggih dan sulit, karena para pelakunya berusaha memanipulasi akuntansi dan rekayasa keuangan yang sangat sulit dipahami awam biasa. Hanya orang-orang tertentu, yang jeli membaca neraca keuangan dan bentuk investasi yang dilakukan Jiwasraya yang sanggup membuka sisi gelap korupsi besar ini.

Ini memerlukan kejelian dan keberanian karena pelakunya juga adalah orang-orang yang pandai memanipulasi keuangan demi memperkaya diri. Membongkarnya pun memerlukan orang-orang yang pandai membaca dengan teliti lapangan keuangan.

Persoalannya adalah, Jiwasraya adalah perusahaan tertutup, sehingga sulit dilacak dan dimonitor setiap saat laporan keuangannya. Jejak manajemen, dan apa yang dilakukan manajemen dengan uang negara dan premi nasabah, publik tak pernah paham.

Sejak 2006-2017, Jiwasraya sudah terjadi window dressing, yaitu strategi yang dilakukan perusahaan untuk “memoles” laporan keuangan. Sejak 2006-2017, Jiwasraya selalu membukukan laba dan bebas utang meningkat tajam.

Sementara itu, mulai 2018, ekuitas perusahaan minus Rp10 triliun. Dalam beberapa tahun terakhir, kinerja keuangan Jiwasraya menunjukan penurunan signifikan pada 2018, turun sebesar Rp282 miliar dan pada 2019 turun sebesar Rp805 miliar. Indikator-indikator keuangan di atas menunjukan adanya indikator laporan keuangan perseroan yang tidak sehat.

Hal yang lebih buruk lagi adalah Jiwasraya membeli beberapa saham dengan fundamental buruk. Dari laporan keuangan Jiwasraya menunjukan, portofolio sahamnya tinggal Rp1,5 triliun dan reksa dana saham tinggal Rp4 triliun. Harga perolehan saham Rp5,6 triliun dan reksa dana Rp12,7 triliun. Perkiraan penurunan nilai (forecast impairment) akan ada kerugian lagi Rp1,2 triliun dari saham berdasarkan perhitungan kerugian yang sekarang mencapai angka Rp13 triliun.

Manajemen menggunakan uang nasabah dengan cara melakukan investasi di pasar saham. Investasi di pasar saham tentu tidak buruk, tetapi pilihan investasi menjadi sangat penting. Pemain saham yang ingin mendapat cuan di pasar saham biasanya bermain di saham-saham berfundamental baik, seperti TLKM (PT Telkom Tbk.) atau PT Bank Central Asia Tbk. (BCA). Namun, yang terjadi Jiwasraya malah menginvestasi dana nasabah di saham-saham berkinerja buruk.

Banyak yang mencurigai bahwa pihak manajemen mendapat fee. Boleh jadi, atas dasar itulah hampir 50 persen dari aset finansialnya, diinvestasikan ke saham. Padahal, peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hanya membolehkan setiap emiten berinvestasi di saham maksimal 10 persen per saham dan keseluruhan investasi maksimal 40 persen dari jumlah investasi.

Namun, faktanya, sepanjang 2018, sebanyak 22,4 persen dari aset finansial diinvestasikan ke saham. Namun, hanya 5 emiten saham yang masuk ke LQ45 (saham berlikuiditas tinggi), sisanya ke emiten saham gorengan (fundamental rendah, volatilitas tinggi) dengan porsi 50 persen dari investasi saham 2018.

Skema Penyelamatan Jiwasraya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak  bisa dipersalahkan karena dianggap abai mengawasi laporan keuangan Jiwasraya. Sejak 2004 ーkala itu BAPEPAM-LKー telah melaporkan kasus ke pemegang saham yaitu Kementerian BUMN. Tetapi, pemegang sahamnya tidak melakukan langkah-langkah perbaikan manajemen seperti yang disampaikan BAPEPAM-LK.

Langkah Kementerian BUMN menyelamatkan Jiwasraya dengan cara membentuk holding BUMN Asuransi. Dalam skema itu, Jiwasraya akan dibantu pendanaan oleh BUMN lainnya dengan imbalan sinergi, sehingga menjadi semacam subsidi silang. Langkah ini dipuji banyak pihak. Skema penyelamatan tersebut diprediksi membantu Jiwasraya membayar kewajiban kepada para nasabah Jiwasraya.

 
 

Produk Asuransi Jiwasraya

Dilansir dari laman produk pada situs resmi asuransi jiwasraya.co.id, berikut beberapa pilihan kategori produk asuransi yang disediakan oleh PT Asuransi Jiwasraya.

Asuransi Individu

Produk asuransi individu yang terdapat pada Asuransi Jiwasraya memberikan proteksi dari penyakit dan jaminan pendidikan bagi putra-putri Anda. Adapun tujuh jenis produknya, yaitu:

  • Js Anuitas
  • Js Asuransi Demam Berdarah
  • Js Prestasi
  • Personal Accident B
  • Personal Accident A
  • Js Pro Mapan
  • Js Pro Idaman

Asuransi Kumpulan

Asuransi kumpulan yang dihadirkan Asuransi Jiwasraya, membantu memberikan perlindungan kesehatan dan jiwa bagi karyawan sebuah perusahaan. Adapun produk yang disediakan antara lain.

  • Asuransi Kesehatan
  • Arthadana Eksekutif
  • Siharta Kumpulan

DPLK

DPLK Jiwasraya merupakan lembaga keuangan yang mengelola Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) bagi karyawan perusahaan dan perorangan atau pekerja mandiri.

  • Program Pensiun untuk Kompensasi Pesangon
  • Program Pensiun Iuran Pasti
 

Daftar Polis Asuransi Jiwasraya

Simak ulasan pertanggungan, premi, cara klaim, layanan nasabah, dan rekanan. Informasi berikut disadur dari situs resmi jiwasraya.co.id sebagai pertimbangan untuk memilih asuransi Jiwasraya.

Jiwasraya menghadirkan berbagai produk asuransi yang dibagi berdasarkan tiga kategori yaitu Individu, Kumpulan, dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

Berikut pilihan polis asuransi Jiwasraya yang bisa dipertimbangkan.

Asuransi Individu

JS Prestasi

Produk asuransi yang memberikan jaminan manfaat apabila terjadi risiko meninggal dunia dan pemberian manfaat tahapan untuk persiapan pendidikan anak. Harga premi: N/A

  • Pembayaran manfaat tahapan pada saat anak masuk sekolah hingga perguruan tinggi dengan uang asuransi menaik sebesar 5%.
  • Biaya kuliah setiap bulan dibayarkan selama 60 bulan.
  • Dibayarkan sebesar 200% Uang Asuransi kepada ahli waris apabila tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan.
  • Cacat Tetap Total, akan dibebaskan dari pembayaran premi lanjutan.
Asuransi Individu

JS Anuitas

Produk asuransi untuk setiap keluarga untuk menjamin persiapan masa pensiun. Harga premi: minimum Rp50 juta.

  • Pembayaran manfaat asuransi secara berkala bulanan dimulai 1 bulan berikutnya setelah premi sekaligus dilunasi sampai dengan tertanggung meninggal dunia.
  • Pembayaran berkala bulanan bagi Janda/Duda sebesar 60% (enam puluh persen) dari manfaat asuransi berkala bulanan dimulai bulan berikutnya sejak tertanggung meninggal dunia.
  • Pembayaran manfaat asuransi secara berkala bulanan bagi anak tertanggung sebesar 60%.
Asuransi Individu

JS Asuransi Demam Berdarah

Produk asuransi yang memberikan manfaat proteksi dari penyakit demam berdarah. Harga premi: minimum Rp17.500.

  • Biaya perawatan di rumah sakit / klinik karena demam berdarah sebesar Rp500 ribu per hari.
  • Manfaat santunan meninggal dunia karena demam berdarah sebesar Rp1 juta.
  • Manfaat biaya rawat inap maksimal Rp15 juta dan manfaat santunan meninggal dunia maksimal Rp5 juta.
Asuransi Individu

Personal Accident A

Produk asuransi yang memberikan jaminan terhadap risiko yang diakibatkan kecelakaan, seperti pemberian uang asuransi apabila terjadi cacat tetap total, cacat tetap sebagian, dan meninggal dunia.

  • Pembayaran uang asuransi sebesar maksimal 250% apabila tertanggung mengalami cacat tetap total dalam masa asuransi.
  • Jaminan pembayaran uang asuransi sebesar persentase tertentu apabila tertanggung mengalami cacat tetap sebagian.
  • Pembayaran uang asuransi sebesar 100% apabila tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan dalam masa asuransi.
Asuransi Individu

Personal Accident B

Produk asuransi yang memberikan jaminan terhadap risiko yang diakibatkan kecelakaan, seperti rawat inap, pemberian uang asuransi apabila terjadi cacat tetap total, cacat tetap sebagian, dan meninggal dunia.

  • Pembayaran uang asuransi sebesar maksimal 250% apabila tertanggung mengalami cacat tetap total dalam masa asuransi.
  • Jaminan penggantian biaya rawat inap akibat kecelakaan sebesar maksimal 40% x UA dijamin 2 kali resiko kecelakaan dalam 1 tahun.
  • Pembayaran uang asuransi sebesar 100% apabila tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan dalam masa asuransi.
Asuransi Individu

JS Pro Mapan

Produk asuransi unit link yang memberikan perlindungan terhadap risiko penyakit kritis, cacat tetap total, penggantian biaya rawat inap, dan pemberian manfaat tambahan (rider).

  • Penanggung akan membayarkan sejumlah nilai investasi, apabila pemegang polis melakukan penarikan sebagian dana atau seluruh dana/penebusan polis.
  • Apabila tertanggung hidup sampai masa akhir masa asuransi, maka penanggung akan membayar manfaat investasi berupa seluruh saldo nilai investasi pada tanggal berakhirnya masa asuransi.
Asuransi Individu

JS Pro Idaman

Produk unit link dengan cara pembayaran premi sekaligus yang memberikan manfaat proteksi asuransi jiwa dengan berbagai perluasan manfaat dan fleksibilitas bagi nasabah dalam menentukan penempatan dana.

  • Penanggung akan membayarkan sejumlah nilai investasi, apabila pemegang polis melakukan penarikan sebagian dana atau seluruh dana/penebusan polis.
  • Apabila tertanggung hidup sampai masa akhir masa asuransi, maka penanggung akan membayar manfaat investasi berupa seluruh saldo nilai investasi pada tanggal berakhirnya masa asuransi.
  • Jika tertanggung meninggal dunia, maka penanggung akan membayarkan sebesar 100% uang asuransi ditambah dengan seluruh saldo nilai investasi kepada penerima manfaat asuransi.
Asuransi Individu

JS Siharta

Produk yang memberikan jaminan pembayaran nilai tabungan hari tua sebesar nilai tunai pada akhir masa asuransi atau berhenti dari kepesertaan.

  • Pembayaran sebesar 100% uang asuransi + nilai tunai apabila tertanggung meninggal dunia bukan akibat kecelakaan.
  • Pembayaran sebesar 200% uang asuransi + nilai tunai apabila tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan.
  • Pembayaran penggantian biaya rawat inap di rumah sakit sebesar jumlah yang tercantum dalam kWitansi yang sah dengan jumlah maksimum sebesar 10% uang asuransi dalam 1 tahun.
  • Pembayaran santunan cacat tetap seluruh anggota badan sebesar 100% uang asuransi apabila tertanggung mengalami kecelakaan.
  • Uang asuransi tiap tertanggung naik setiap 5 tahun sebesar 100% dari uang asuransi awal.
Asuransi Individu

JS Optima Assurance

Produk asuransi endowment dengan masa asuransi 4 atau 5 tahun dengan pembayaran premi sekaligus saat mulai pertanggungan asuransi. Harga premi:  minimum Rp5 juta.

  • Apabila tertanggung hidup sampai akhir masa asuransi, dibayarkan nilai tunai yaitu sebesar 100% akumulasi pengembangan premi selama masa asuransi.
  • Apabila tertanggung meninggal dunia dalam masa asuransi, dibayarkan jumlah uang asuransi kematian sebesar 130% dari premi sekaligus atau nilai tunai polis, dipilih mana yang lebih besar.
Asuransi Individu

JS Dana Multiproteksi

Produk yang bertujuan mempersiapkan dana hari tua, dana pendidikan anak, keperluan darurat, dan tabungan biaya kesehatan hari tua. Harga premi: minimum Rp300 ribu.

  • Jika tertanggung hidup pada akhir masa asuransi maka akan dibayarkan sebesar 300% dari uang asuransi.
  • Jika tertanggung meninggal dunia dalam masa asuransi karena sebab apapun yang tidak dikecualikan dalam syarat umum polis, maka akan dibayarkan sebesar 300% dari uang asuransi.
Asuransi Kumpulan

JS Pendanaan Hari Tua (PHT)

Produk asuransi yang memberikan kepastian pendapatan bagi tertanggung beserta keluarga ketika memasuki masa pensiun.

  • Apabila tertanggung hidup sampai akhir masa asuransi, maka dibayarkan sebesar nilai tunai di akhir masa asuransi.
  • Apabila tertanggung meninggal dunia di dalam masa asuransi oleh sebab apapun, maka kepada ahli waris dibayarkan : 100% uang pertanggungan (UP) setelah klaim disetujui dan nilai tunai pada saat pengajuan klaim disetujui.
  • Apabila tertanggung berhenti/keluar dari kepesertaan dalam masa asuransi, maka dibayarkan sebesar nilai tunai pada saat tertanggung berhenti/keluar dari kepesertaan.
  • Manfaat tambahan yaitu produk bisa ditambah dengan manfaat lain dari produk asuransi kesehatan dan asuransi jiwa yang tersedia di Jiwasraya.
Asuransi Kumpulan

JS Purna Eksekutif

Produk asuransi yang memberikan perlindungan terhadap keluarga dengan manfaat berupa pemberian santunan.

  • Apabila tertanggung / peserta masih hidup pada akhir masa asuransi, maka akan dibayarkan uang asuransi ekspirasi.
  • Santunan meninggal dunia kepada ahli waris apabila tertanggung meninggal dunia selama masa asuransi.
  • Apabila tertanggung/peserta mengundurkan diri atas permintaan sendiri atau diberhentikan dengan hormat dalam masa asuransi, maka kepadanya akan dibayarkan nilai tebus.
  • Faedah pembayaran apabila tertanggung/peserta diberhentikan dengan hormat dalam masa asuransi maka akan dibayarkan santunan purna jabatan.
Asuransi Kumpulan

Asuransi Kesehatan

Produk asuransi yang memberikan manfaat berupa penggantian biaya ketika tertanggung mengalami risiko sakit bagi nasabah kumpulan atau karyawan perusahaan.

  • Memberikan jaminan santunan rawat inap
  • Santunan rawat jalan
  • Santunan persalinan
  • Santunan rawat gigi
  • Santunan kacamata bagi pekerja aktif.
Asuransi Kumpulan

Personal Accident Plan A

Produk asuransi kumpulan yang memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan bagi nasabah kumpulan atau karyawan perusahaan.

  • Jaminan pembayaran uang asuransi sebesar 100% apabila tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan dalam masa asuransi.
  • Jaminan pembayaran uang asuransi sebesar 250% apabila tertanggung mengalami cacat tetap total karena kecelakaan dalam masa asuransi.
  • Jaminan pembayaran uang asuransi sebesar persentase tertentu apabila tertanggung mengalami cacat tetap sebagian karena kecelakaan dalam masa asuransi.
DPLK

Program Pensiun untuk Kompensasi Pesangon

Produk asuransi yang memberikan jaminan penghasilan di hari tua terhadap karyawan dan memiliki dana yang sudah pasti dari perusahaan.

  • Manfaat bagi perusahaan adalah mampu mengurangi masalah arus kas perusahaan di kemudian hari dan mengurangi pajak penghasilan badan.
  • Manfaat bagi karyawan di antaranya adalah memiliki jaminan penghasilan di hari tua dan memiliki dana yang sudah pasti dari perusahaan.
DPLK

Program Pensiun Iuran Pasti

Produk asuransi yang memberikan manfaat fasilitas bebas pajak atas hasil investasi selama masa kepesertaan dan penghasilan yang berkesinambungan pada saat pensiun.

  • Manfaat bagi perusahaan diantaranya adalah dapat melaksanakan program pensiun tanpa harus mendirikan Dana Pensiun sendiri dan dapat dijadikan sebagai cadangan atas kewajiban Perusahaan sesuai UUK no.13/ 2003 pasal 167.
  • Manfaat bagi karyawan diantaranya adalah mendapatkan fasilitas bebas pajak atas hasil investasi selama masa kepesertaan dan penghasilan yang berkesinambungan pada saat pensiun.
 

Tanya Jawab

Simak berbagai pertanyaan seputar Jiwasraya dan informasi lain yang kemungkinan dibutuhkan oleh nasabah.

Secara teknis, Jiwasraya masih beroperasi. Pihak Kementerian BUMN selaku pemegang saham Jiwasraya menolak opsi bailout untuk menolong perusahaan asuransi tersebut. Saat ini, opsi penyelamatan Jiwasraya yang masih fokus dilakukan pemerintah adalah business to business. Artinya, Jiwasraya perlu mengembangkan bisnis dan mungkin penjualan aset jika diperlukan untuk menyelamatkan perusahaan.

Mengutip sebuah sumber di Kementerian BUMN, bailout dilakukan jika pemerintah menanggung kelangsungan usaha Jiwasraya dengan mengucurkan penyertaan modal negara (PMN) Rp33 triliun. Tujuan PMN ini adalah mengembalikan rasio solvabilitas atau RBC Jiwasraya ke angka minimal yang ditetapkan OJK sebesar 120 persen.

Ketika rasio solvabilitas Jiwasraya dikembalikan, perusahaan akan mampu beroperasi normal dan menanggung seluruh polis sesuai klaim yang diajukan nasabah. Sayangnya, rencana bailout ini bukan menjadi pilihan pemerintah selaku pemegang saham.

Asuransi Jiwasraya adalah anggota Asosiasi Jiwa Indonesia (AAJI) dan telah terdaftar serta diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor izin usaha KEP-098/KM.11/1986 dengan tanggal izin usaha yaitu 8 September 1986.

Laporan keuangan berikut ini disadur dari data Laporan Keuangan OJK Tahun 2018 yang dirilis di situs resmi OJK. Data-data berikut dapat dijadikan rujukan untuk menentukan suatu perusahaan asuransi sehat atau tidak.

  • Rasio solvabilitas: -282 persen.
  • Jumlah aset: Rp36,831 triliun.
  • Ekuitas: -Rp10,200 triliun.

Poin yang disebutkan di atas merupakan beberapa indikator kesehatan keuangan perusahaan asuransi dan reasuransi yang perlu dipertimbangkan, berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (Nomor 71 dan 72 /POJK.05/2016). Ketentuan mengenai rasio solvabilitas adalah minimal 120 persen dan ekuitas minimal Rp100 miliar untuk perusahaan asuransi dan Rp200 miliar untuk reasuransi.

Dari data di atas, dapat dilihat bahwa rasio solvabilitas Jiwasraya pada tahun 2018 anjlok hingga mencapai minus 282 persen. Hal ini tentunya menunjukkan bahwa kondisi kesehatan keuangan perusahaan sangat buruk. Karena kondisi keuangan yang buruk tersebut, Jiwasraya tidak mampu membayarkan klaim jatuh tempo kepada 1.286 nasabahnya.

Jiwasraya telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, Berikut adalah daftar prestasi dan penghargaan yang dimiliki oleh Jiwasraya, antara lain:

  • 2019: JS Balanced Fund sebagai Unit Link Terbaik 2019 kategori Campuran Denominasi Rupiah Periode 7 Tahun.
  • 2019: JS Balanced Fund sebagai Unit Link Terbaik 2019 kategori Campuran Kelompok BUMN Periode 7 Tahun.
  • 2018: Perusahaan Pelat Merah Terbaik Dalam Bidang Informasi dan Komunikasi pada Forum IT Governance Award 2018.
  • 2018: Golden Trophy di BUMN Award 2018.
  • 2018: JS Balanced Fund, Unit Link Terbaik Kategori Campuran Periode Evaluasi 5 Tahun di Unit Link Award 2018.
  • 2018: Product Development Terbaik di BUMN Branding & Marketing Award 2018.
  • 2017:  SILVER WINNER  untuk  Corporate Branding Kategori Marketing Performance di BUMN Branding & Marketing Award 2017.
  • 2017: Top IT Implementation Sektor Industri Asuransi Jiwa pada Top IT & TELCO Award 2017.

Saat ini PT Asuransi Jiwasraya (Persero) masih berstatus perusahaan tertutup. Artinya, saham yang dimiliki belum dijual ke publik seperti perusahaan terbuka (emiten) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Untuk mendapatkan suntikan dana segar dari pasar modal sepertinya masih jauh dari langkah tersebut. Saat ini, rencana yang telah terwujud adalah pembentukan holding asuransi BUMN. Holding asuransi ini bertujuan mencegah kasus-kasus serupa Jiwasraya atau untuk mengambil langkah penyelamatan jika terjadi gagal bayar.

Holding asuransi BUMN menunjuk Danareksa sebagai konsultan dalam pembentukan holding ini. Diharapkan Danareksa sudah selesai mengeluarkan rekomendasi terkait masalah hukum dan beberapa hal lain.

Simpanan nasabah di bank memang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagaimana diatur dalam UU No. 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana telah diubah dengan UU No. 7 Tahun 2009 jo. Perpu No. 3 Tahun 2008 (UU LPS).

Fungsi LPS adalah menjamin simpanan nasabah penyimpan yang berbentuk giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu untuk setiap nasabah dalam satu bank paling banyak Rp100 juta, dan dapat diubah nilainya melalui Peraturan Pemerintah (Pasal 4 huruf a jo. Pasal 10 jis. Pasal 11 UU LPS).

Apabila meninjau ketentuan UU No. 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian (UU 2/1992) hanya mengenal istilah asuransi kerugian, asuransi jiwa, reasuransi, dan tidak ditemukan istilah asuransi dengan unit link. Istilah unit link diatur dalam Peraturan Usaha Perasuransian No. 2 Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. KEP-104/BL/2006 Tahun 2006 tentang Produk Unit Link. Pengertian produk unit link adalah produk asuransi jiwa yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

  1. Nilai manfaat yang dijanjikan ditentukan oleh kinerja subdana investasi yang dibentuk untuk unit link tersebut;
  2. nilai manfaat yang diperoleh dari subdana investasi dinyatakan dalam unit; dan
  3. mengandung pertanggungan risiko kematian alami.

Jadi, berdasarkan penjelasan sebelumnya dapat diketahui bahwa produk unit link adalah termasuk jenis asuransi jiwa. 

Jika di usaha perbankan terdapat lembaga LPS, bagaimana dengan usaha asuransi apakah ada lembaga yang serupa dengan LPS untuk usaha asuransi? Lembaga yang terkait dengan asuransi seperti Bapepam-LK, yang dibentuk dengan Kepmenkeu No. 606/KMK.01/2005 Tahun 2005 sebagaimana telah diubah dengan Kepmenkeu No. 312/KMK.01/2006 Tahun 2006, serta OJK yang dibentuk dengan UU No. 21 Tahun 2011 fungsinya tidak seperti fungsi lembaga LPS dalam usaha perbankan.

Walaupun tidak terdapat lembaga seperti LPS pada usaha perasuransian, perusahaan asuransi jiwa (termasuk yang menggunakan pola unit link) dapat mengasuransikan lagi risiko yang dimilikinya kepada perusahaan reasuransi karena usaha perusahaan reasuransi adalah memberikan jasa dalam pertanggungan ulang terhadap risiko yang dihadapi oleh Perusahaan Asuransi Kerugian dan atau Perusahaan Asuransi Jiwa (Pasal 3 huruf a angka 3 UU 2/1992).

Jadi, dalam usaha asuransi jiwa termasuk asuransi jiwa dengan unit link, tidak terdapat lembaga penjamin seperti LPS dalam usaha perbankan. Untuk mengatasi hal ini. perusahaan asuransi jiwa dapat mengasuransikan ulang risikonya ke perusahaan reasuransi.

Namun, pemerintah melalui tiga lembaga membahas pembentukan semacam LPS bagi industri asuransi yang disebut Lembaga Penjamin Polis (LPP). lembaga ini harusnya terbentuk pada Oktober 2017 sesuai UU Perasuransian No.40 Tahun 2014.

OJK mengusulkan tidak seluruh perusahaan asuransi dapat menjadi anggota LPP. Ada kriteria yang harus dipenuhi, salah satunya rasio kecukupan modal atau RBC. Saat ini, ambang batas RBC asuransi sebesar 120%. Hal ini penting untuk menghindari dana LPP habis di awal pembentukan demi menyuntik asuransi yang sudah mengalami kesulitan likuiditas dan modal. Rata-rata RBC asuransi jiwa saat ini berada di atas 500% dan asuransi umum di atas 200%.  “Tetapi jika dibedah secara individu, ada 1-2 yang sakit,” terang dia. 

Jiwasraya memang mengalami persoalan pelik, terutama terkait ketidakmampuan membayar klaim jatuh tempo dan rasio kecukupan modal (RBC). Namun, perusahaan asuransi pelat merah ini belum dikategorikan bangkrut.

Dalam sebuah pemberitaan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pemerintah dan DPR akan melindungi investor kecil dalam masalah Jiwasraya yang berada di ambang kebangkrutan. Posisi ekuitas BUMN tersebut saat ini minus usai kewajibannya jauh lebih besar daripada aset.

Saat ini, pemerintah bersama OJK fokus mengevaluasi corporate governance Jiwasraya ihwal bagaimana kasus tersebut bisa terjadi. Dia berharap dalam waktu dekat ada langkah-langkah yang komprehensif sehingga bisa memberikan kepastian, baik kepada industri maupun pemegang polis.

Asuransi Jiwasraya merupakan anggota Asosiasi Jiwa Indonesia (AAJI) dan telah terdaftar serta diawasi langsung oleh OJK. Bahkan, persero ini telah mengantongi izin usaha dengan nomor KEP-098/KM.11/1986 tertanggal 8 September 1986 ketika pengawasan masih di bawah BAPEPAM-LK.

OJK sendiri menyatakan telah melaksanakan fungsi pengawasan terhadap Jiwasraya sebelum perusahaan pelat merah tersebut mengalami gagal bayar. Pengawasan OJK sejak peralihan fungsi pengawasan dari BAPEPAM-LK pada Januari 2013. Pada tahun pertama kerja OJK, Jiwasraya meluncurkan produk asuransi JS Saving Plan yang dijual di beberapa bank.

Kala itu, kondisi Jiwasraya berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2012 mengalami surplus sebesar Rp1,6 triliun. Surplus tersebut dikarenakan Jiwasraya melakukan penyehatan keuangan dengan mekanisme financial reinsurance yang bersifat sementara sesuai arahan OJK. Jika tidak melakukan langkah perbaikan jangka panjang, pada 2012 ada kemungkinan Jiwasraya mengalami defisit Rp5,2 triliun.

Kesalahan manajemen perusahaan menjadi salah satu penyebab Jiwasraya membukukan rugi fantastis. Berdasarkan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kinerja Jiwasraya merugikan negara sekitar Rp10,4 triliun karena berinvestasi di “saham gorengan”.

Jiwasraya bisa dibilang melakukan banyak kesalahan investasi. Perusahaan tidak melakukan diversifikasi investasi seperti saran para pakar investasi. Ada kabar miring yang berembus bahwa investasi saham dan reksa dana yang dilakukan Jiwasraya sengaja dilakukan untuk menutupi kerugian yang sebenarnya disebabkan korupsi.

Sekadar informasi Jiwasraya menanamkan dana hasil penjualan produk JS Saving Plan pada saham dan reksa dana berkualitas rendah. Saham-saham tersebut antara lain adalah IIKP, SMRU, SMBR, PPRO, TRAM, MYRX, dan lain-lain. Indikasi kerugian sementara akibat transaksi tersebut diperkirakan sekitar Rp4 triliun.

Kemudian, pada posisi 30 Juli 2018, Jiwasraya memiliki 28 produk reksa dana, di mana 20 reksa dana diantaranya milik Jiwasraya dengan kepemilikan di atas 90%. Indikasi kerugian sementara terkait saham reksa dana diperkirakan sekitar Rp6,4 triliun. Sehingga jika diakumulasikan maka kerugian investasi pada saham gorengan dan reksa dana tersebut, total indikasi kerugian Jiwasraya mencapai Rp10,4 triliun.

Lebih lanjut, pembelian dan penjualan saham diduga dilakukan secara pro forma (sementara) padahal investasi saham bukan untuk trading alias untuk jangka panjang. Pemilihan saham tersejut juga tidak didasarkan atas data yang valid dan objektif. Dengan kata lain, Jiwasraya melakukan aktivitas jual beli saham dalam waktu yang berdekatan.

Selain itu, Jiwasraya melakukan investasi langsung pada saham-saham yang tidak likuid dengan harga yang tidak wajar. BPK menduga dalam hal ini ada kerja sama manajemen Jiwasraya dengan manajer investasi untuk menyembunyikan investasi pada beberapa reksa dana.

Kabar terbaru dari nasib nasabah Jiwasraya masih diliputi ketidakpastian. Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Korban Gagal Bayar Asuransi Jiwasraya mendatangi Kantor Kementerian Keuangan dan OJK pada Februari lalu.

Penilaian mereka kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun tak lagi dianggap prestasi dan hebat, akibat kekesalan para korban nasabah yang hendak bertemu sang menteri tak kunjung tuai hasil. Begitu juga dengan OJK yang dinilai lalai dalam pengawasan. Bahkan, berujung rasa kesal yang semakin melonjak akibat bobroknya finansial Jiwasraya yang kerap ditutup-tutupi oleh lembaga otoritas pemerintahan tersebut.

Hal ini diluapkan oleh para korban nasabah Jiwasraya usai pertemuan tertutup yang berlangsung tiga jam di OJK. Dalam pertemuan itu, sekitar 50 korban nasabah Jiwasraya Saving Plan memperjuangkan haknya.

Seperti yang diungkapkan Ida Tumota, nasabah Jiwasraya ini sudah kecewa berat karena BUMN tersebut tak bisa mencairkan dananya sejak 2019. Apalagi pihak Jiwasraya hanya memberikan sepucuk surat yang menyatakan bahwa nasabah tidak dapat mencairkan dana akibat kesalahan investasi.

Para korban Jiwasraya juga menyesalkan pihak OJK yang dinilai seolah-olah menutupi masalah Jiwasraya. Padahal pihak OJK telah mengakui perusahaan asuransi milik negara tersebut telah bermasalah sejak 2013.

PT Jiwasraya Putera merupakan anak usaha PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Saat ini, Jiwasraya sebagai induk usaha tengah memproses penjualan anak usaha tersebut guna menambahkan likuiditas perusahaan.

Perusahaan menyebutkan telah mendapatkan pembeli untuk perusahaan ini. Proses transaksi saat ini terus dirampungkan dan ditargetkan selesai maksimal dalam 3 bulan ke depan. Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko mengatakan bahwa perusahaan sudah memutuskan pemenang yang akan membeli Jiwasraya Putera.

Saat ini kedua pihak tengah memproses untuk membuat perjanjian jual beli bersyarat (conditional sales and purchase agreement/CSPA) dan kemungkinan pada Juni 2020 sudah selesai proses jual-belinya. Sebelumnya disebutkan penjualan anak usaha ini ditargetkan untuk mendapatkan dana senilai kurang lebih Rp3 triliun.

Saham Jiwasraya dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah melalui Kementerian BUMN. Namun, Jiwasraya juga turut bermain saham di pasar modal untuk investasi. Sayangnya, perusahaan justru berinvestasi di saham-saham tidak berkinerja baik dan saham gorengan.

Berikut daftar saham yang dibeli Jiwasraya dan menyebabkan perseroan mengalami kerugian yang diprediksi mencapai lebih dari Rp4 triliun.

  • PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR)
  • PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)
  • PT PP Properti Tbk (PPRO) 

Berikut ini daftar portofolio reksa dana berbasis saham yang dibeli lewat manajer investasi dan berkinerja buruk dan menyebabkan kerugian hingga triliunan rupiah.

  • PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP)
  • PT SMR Utama Tbk (SMRU)
  • Semen Baturaja
  • Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten
  • PP Properti
  • PT Trada Alam Mineral Tbk (TRAM)
  • PT Hanson International Tbk (MYRX).

Sebelumnya, Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko menyatakan model pemilihan investasi yang dilakukan oleh manajemen sebelumnya menjadi salah satu pemicu bobroknya kondisi keuangan perusahaan.

Pasalnya, dalam mengejar untung selangit, manajemen lawas banyak menginvestasikan dana di aset berisiko tinggi (high risk). Hal itu bisa dilihat dari total aset yang diinvestasikan oleh manajemen lama.

Hexana mencatat 22,4 persen dari total aset ditempatkan di saham bervaluasi rendah (undervalue) dan hanya 5 persen ada di saham LQ-45. Kemudian, sebanyak 59,1 persen diinvestasikan di reksa dana saham. Hexana bilang mayoritas reksa dana dikelola perusahaan manajer investasi berkinerja buruk. Hanya 2 persen dana yang diinvestasikan di reksa dana dan saham dikelola perusahaan manajer investasi berkualitas.

Hexana bilang portofolio sahamnya turun dari Rp5,6 triliun menjadi Rp1,5 triliun dan reksa dana berbasis saham turun dari Rp12,7 triliun menjadi tinggal Rp4 triliun. Tak heran, ekuitas perusahaan negatif pada 2018 sebesar Rp10,24 triliun. Jiwasraya juga mencatatkan defisit sebesar Rp15,83 triliun pada periode tersebut.

Investasi Jiwasraya diduga tak hanya nyangkut di perusahaan milik tersangka Heru Hidayat dan Benny Tjokrosaputro. Tiga sumber Tempo yang berstatus auditor dan penegak hukum menyatakan jejak saham perusahaan pelat merah juga terekam di kelompok usaha milik taipan sekaligus politikus Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Dalam detail pemeriksaan kasus investasi Jiwasraya, sumber menyebut perseroan membenamkan saham sedikitnya di sepuluh perusahaan yang terafiliasi dengan Bakrie. Nominalnya pun tak kalah banyak dari saham di emiten-emiten yang terafiliasi dengan Heru dan Benny.

Berdasarkan penelusuran, besar harga saham di kelompok usaha Bakrie kini memiliki portofolio yang buruk. Per lembar saham pada sejumlah perusahaan itu hanya bernilai Rp50 per lembar alias saham gocapan.

Munculnya kelompok usaha Bakrie ini diduga menambah panjang deretan emiten yang ikut mengganggu likuiditas Jiwasraya. Hingga kini, perusahaan asuransi pelat merah tercatat mengalami gagal bayar hingga Rp16,7 triliun.

Tiga sumber menjelaskan bahwa kelompok usaha Bakrie masuk melalui reksa dana milik Jiwasraya. Pasalnya, Jiwasraya selama ini juga berinvestasi di sejumlah reksa dana penyertaan terbatas atau RDPT. Namun, saham-saham itu tertutup underlying asset. Karenanya, kode emiten kelompok usaha milik Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu ini tidak muncul di koleksi saham Jiwasraya.

Pemeriksa tim audit menemukan transaksi saham ini bermula dari repo atau repurchase agreement pada 2004-2006. Pada rentang periode itu, kelompok Bakrie memang tercatat banyak mengejar pendanaan dengan menggadai sahamnya lewat sejumlah perusahaan sekuritas. Kemudian, perusahaan mencari investor melalui instrumen penyertaan terbatas.

Berdasarkan pemeriksaan yang sama, saham Jiwasraya yang dibenamkan lewat repo saham kelompok usaha Bakrie mencapai lebih dari Rp3 triliun. Adapun kelompok Bakrie disebut-sebut tidak pernah menebus repo.

Saham-saham Jiwasraya terkait Bakrie:

  • Pan Arcadia Dana Saham Bertumbuh
  • Pan Arcadia Saham Syariah
  • Pinnacle Dana Prima Pool Advista Kapita Optima
  • Pool Advista Kapital Syariah
  • Treasure Fund Super Maxxi.

Data rincian investasi menampilkan bahwa pada Desember 2019, Pinnacle Dana Prima merupakan salah satu saham yang dikoleksi Jiwasraya dengan nilai perolehan Rp1,817 triliun.

Adapun berdasarkan dokumen yang sama, RDPT itu juga menggenggam saham lain yang terafiliasi dengan grup Bakrie, termasuk antaranya PT Bumi Resources Minerals (Tbk), PT Bakrie Telecom Tbk, PT Bumi Resources Tbk, dan PT Dara Henwa Tbk. Selain itu, PT Bakrie Sumatra Plantatios Tbk, PT Bakrie Capitalinc Investment, dan PT Visi Media Asia.

Auditor menduga repo saham ini sama halnya dengan transaksi-transaksi investasi lain di perseroan yang ketahuan menerabas pengawas pasar modal. Kejaksaan Agung semula sudah menyinggung investasi Jiwasraya di salah satu perusahaan afiliasi Bakrie.

Pada umumnya, pembayaran premi asuransi dapat dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya:

  • Auto debit: dilakukan dengan cara mendebetkan langsung pembayaran dari kartu kredit maupun debit yang telah didaftarkan.
  • Virtual Account: pembayaran dilakukan dengan memasukkan nomor rekening virtual account Asuransi Jiwasraya pada mesin ATM, internet banking,  maupun setoran tunai di teller bank.
  • Host To Host: melalui ATM dan channel Bank Mandiri dan Bank BRI.
  • Setor tunai: nasabah datang ke Jiwasraya Branch Office terdekat dan jelaskan maksud dan tujuan untuk membayarkan premi asuransi.
  • Mendatangi loket: Dilakukan dengan mendatangi loket pembayaran point Bimasakti.

Pada umumnya, ada dua metode penggantian biaya asuransi. Metode tersebut bergantung pada produk asuransi yang digunakan.

  • Reimbursement. Pada umumnya, metode ini akan meminta tertanggung untuk melengkapi dokumen yang dibutuhkan, mulai dari formulir klaim, kartu identitas, kwitansi perawatan, medical report, dan dokumen lainnya. Dengan batas pengajuan maksimal 14 hari kerja.
  • Cashless. Metode penggantian cashless dilakukan dengan cara menunjukkan kartu asuransi Jiwasraya agar bisa mendapatkan pelayanan medis.

Cara melakukan klaim polis pada Asuransi Jiwasraya terbagi menjadi beberapa cara. Cara selengkapnya sebagai berikut.

  1. Klaim Tebus/ Ekspirasi/ Jatuh Tempo Beasiswa/ Redemption
  • Pemegang polis mengisi formulir klaim yang dapat diakses dari situs resmi Jiwasraya.co.id.
  • Lampirkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.
  • Datang ke kantor pusat atau kantor wilayah dan kantor cabang Jiwasraya yang ada di seluruh Indonesia.
  • Pihak asuransi akan memeriksa kelengkapan klaim. Apabila berkas tidak lengkap, pemegang polis wajib melengkapi terlebih dahulu.
  • Jika sudah lengkap, maka proses pengajuan klaim dapat dilakukan dan manfaat akan ditransferkan ke rekening pemegang polis.
  1. Klaim asuransi lainnya
  • Lengkapi dokumen berupa KTP, kartu keluarga, formulir klaim, surat keterangan dokter asli, dan dokumen pendukung lainnya yang sudah dilegalisasi rumah sakit ke kantor pusat atau kantor wilayah dan kantor cabang Jiwasraya.
  • Pihak asuransi akan segera memeriksa kelengkapan dokumen.
  • Jika dokumen sudah lengkap dan klaim disetujui, maka manfaat akan ditransferkan ke rekening pemegang polis.

Jika ingin berhenti menjadi nasabah asuransi Jiwasraya, pada umumnya cara yang bisa Anda lakukan ialah sebagai berikut.

  • Menghubungi kantor pusat/wilayah/pemasaran Asuransi Jiwasraya terdekat dan jelaskan alasan keinginan menutup polis.
  • Isi dokumen yang diminta.
  • Lengkapi persyaratan yang diminta.
  • Untuk informasi lebih lengkap seputar penutupan polis, Anda dapat menghubungi Call Center Asuransi Jiwasraya di (021) 1500151 (24 jam) atau hubungi via form kontak yang disediakan.

Terdapat perbedaan antara agen dan broker asuransi. Agen asuransi biasanya adalah orang pribadi atau perusahaan yang bekerja mewakili perusahaan asuransi. Sementara itu, broker adalah pihak independen yang menjadi perantara antara perusahaan asuransi dengan calon nasabah.

Untuk informasi sistem keagenan, Asuransi Jiwasraya tidak menyediakan informasi terkait pada situs resminya. Untuk mendapatkan informasi tersebut, silakan menghubungi call center Jiwasraya.

Lifepal adalah broker asuransi online yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Saat ini, Lifepal tidak bekerja sama dengan asuransi Jiwasraya.

Bagi nasabah yang membutuhkan informasi lengkap mengenai referensi berbagai perusahaan asuransi yang menawarkan perlindungan serupa dengan Jiwasraya, silakan mengunjungi Lifepal dan sekaligus berkonsultasi secara gratis.

Layanan nasabah atau call center Jiwasraya dapat dicapai dengan berbagai media. Adapun informasi lebih jelas mengenai produk, klaim Jiwasraya, dan sebagainya, silakan menghubungi kontak berikut.

  • Customer Care Center: Jalan Ir. H. Juanda No. 34 Jakarta – 10120
  • Call Center: (021) 1500151(24 jam)
  • Email: [email protected]
  • Website: jiwasraya.co.id
  • Facebook: facebook.com/asuransi.jiwasraya.1859
  • Twitter: twitter.com/jiwasraya

Layanan Jiwasraya

  • Layanan JS Simple Protection: Layanan aplikasi pemegang polis Jiwasraya untuk mengetahui status polis, klaim, dan daftar kantor cabang.

Asuransi Jiwasraya memiliki rekanan rumah sakit yang tersebar luas di Indonesia. Berikut daftar rumah sakit rekanan perusahaan asuransi Jiwasraya.

Jakarta

  • Klinik Divine Dental Clinic, World Trade Center 3 Lantai 2, Retail Podium, Jalan Jend. Sudirman No.Kav 29, RT.8/RW.3, Kuningan, Karet, Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12920, 021 – 29522657
  • Palapa Dentist, Jalan Palapa 1 No.4, RT.1/RW.5, Kel. Pasar Minggu, Kec. Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12520, 021 – 7806291
  • RS. Anggrek Mas, Jalan Anggrek No.2, RT.9/RW.2, Kecamatan Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11530, 021 – 5305720
  • Optik Seis Puri Indah Mall, Ground Floor Unit 41A- 41B Jalan Puri Agung Puri Indah – Jakarta 11610, (021) 5822376
  • RSIA. Tambak, Jalan Tambak No. 18 Menteng , Jakarta, Jakarta Raya, 021-2303444

Yogyakarta

  • Prodia Mangkubumi Yogyakarta, Jalan Pangeran Mangkubumi No. 50 Yogyakarta 55232, Telp : 0274-580675/515818|
  • Lab Prodia Yogyakarta, Jalan Bintaran Kulon No. 28 Yogyakarta 55151, Telp : 0274-373271/375273|
  • RSI Yogyakarta PDHI, Jalan Solo Km. 12,5 Kalasan, Sleman, Yogyakarta, Telp : (0274) 498000

Bali

  • Klinik Utama Dharma Sidhi, Jalan Serma Kawi No.13-17, Dauh Puri Klod, Kec. Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali 80114, 0361 – 242717
  • RS. Balimed Kabupaten Buleleng, Jalan Gunung Lempuyang No.9X, Banjar Tegal, Kec. Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali 81119, 0362 – 3307788
  • RS. Umum Kasih Ibu Kabupaten Tabanan, Jalan Flamboyan No. 9, (Kampung Kodok) Br Tegal Belodan, Desa Dauh Peken, Kabupaten Tabanan , Kabupaten Tabanan, Bali, 0361 – 3005757
  • Optik Seis Mall Bali Galleria, Lantai Dasar Unit No. IB – 49 Jalan Raya By Pass Ngurah Rai , Singaraja, Bali, (0361) 752688
  • Optik Seis Lippo Mall Kuta Icon, Lantai GF No. 35 Jalan Kartika Plaza ? Kuta , Denpasar, Bali, (0361) 8496123

Jawa Barat

  • RS Immanuel Bandung, Jalan Kopo, No.161, Telp : 022-520 1051 / 520 1672 / 522 4216|022-522 4216
  • Klinik & Apotek Kimia Farma 12, Jalan Ir H Juanda No 1 Bandung, Telp : 022 4205421|
  • Klinik Mitrasana Taman Harapan Baru, Jalan Taman Harapan Baru Blok E7 No 9, Pejuang, Medan Satria, Bekasi Barat, Telp : 88870793
  • Klinik Mitrasana Titian Indah, Jalan Perum Titian Indah Blok I No 9 RT 07 RW 10 Kel. Kalibaru Kec Medan Satria Kota Bekasi, Telp : -36822505
  • Rumah Sakit Medika Dramaga, Jalan Raya Dramaga KM 7.3 Margajaya Bogor, Telp : 0251- 8625577
  • Klinik Medistra II, Jalan Raya Cicadas RT 01 / 09 Kp. Pabuaran Kec. Gunung Putri, Kab. Bogor, Telp : 021-867 0130
  • RSIA Melania Jalan Raya Pahlawan No.91 Bondongan – Bogor, Telp : 0251-832 1196 / 021-450 6389

Jawa Timur

  • Optik Seis Malang Town Square, Ground Floor Blok GS-50 Jalan Veteran No. 2 , Malang, Jawa Timur, (0341) 559148
  • Optik Seis Suncity Mall Sidoarjo, Lantai I Blok A No. 35 Jalan Pahlawan (Water Park) , Sidoarjo, Jawa Timur, (031) 8070977
  • Laboratorium Ashari Husada, Ruko Jati Kepuh Indah Blok C 7 Larangan , Sidoarjo, Jawa Timur, 031-8944520
  • Laboratorium Satria Husada, Jalan Raya Mastrip No. 396 , Surabaya, Jawa Timur, 031-7669661
  • RSIA. Husada Bunda Malang, Jalan Pahlawan Trip No. 2 , Malang, Jawa Timur, 0341 – 566972
  • RSIA. Kendangsari Surabaya, Jalan Raya Kendangsari No. 38 , Surabaya, Jawa Timur, 031-8436200 / 8437200
  • RS. Bedah Surabaya, Jalan Raya Manyar No. 9 , Surabaya, Jawa Timur, 031-5999369
  • RS. Bhakti Rahayu Surabaya, Jalan Ketintang Madya I No. 16 , Surabaya, Jawa Timur, 031-8295922/8291799

Nusa Tenggara Barat

  • RSIA Permata Hati Mataram, Jalan Majapahit No. 10 C , Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, 0370 – 631999
  • Lab Prodia Cabang Bima, Jalan Soekarno Hatta No. 39 D Bima – NTB , Bima, Nusa Tenggara Barat, (0374) 646910
  • RSUD. Kota Mataram, Jalan Bung Karno No. 3 , Mataram, Nusa Tenggara Barat, 021-370 660774
  • Quantum Sarana Medik, Jalan Panca Usaha No. 7 D , Mataram, Nusa Tenggara Barat, 0370-649123

Nusa Tenggara Timur

  • Siloam Hospitals Labuan Bajo, Jalan Gabriel Gampur RT 013 RW 005, Dusun V, Labuan Bajo, Kec Komodo , Kab. Manggarai Barat , Nusa Tenggara Timur, +62 385 2381900
  • Klinik Kartini, Jalan Eltari 1 No. 2 , Kupang, Nusa Tenggara Timur, 0380-833010
  • Lab Prodia Cabang Maumere, Jalan El Tari kec. Madawat Kec. Alok Kab. Sikka Maumere , Maumere, Nusa Tenggara Timur, (0382) 21146
  • RS. Kartini Kupang, Jalan Frans Seda No. 17 Walikota , Kupang, Nusa Tenggara Timur, (0380) 831270

Papua Barat

  • RS. Pertamina Sorong, Jalan Ahmad Yani No. 13 , Sorong, Papua Barat, 0951-321362
  • RS. Mutiara Sorong, Jalan Maleo No. 2A Remu Utara , Sorong, Papua Barat, 0951-327433

Jiwasraya tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Berikut adalah daftar lokasi kantor Jiwasraya.

Alamat Kantor Pusat Jiwasraya

Jalan Ir. H. Juanda No. 34, Jakarta Pusat

Telp: (021) 3845031

Alamat Kantor Cabang Jiwasraya

  • Bali: Jalan Raya Puputan No. 23 B.Renon , Denpasar, Bali, (0361) 234484, 261049, 262287
  • Banten: Jalan Perintis Kemerdekaan I No. 1 , Tangerang, Banten, (021) 5531895
  • Jambi: Jalan Prof. Dr. Sri Soedewi Masjchun Sofwan Sh. No. 4 , Jambi, Jambi, (0741) 62570, 667590
  • Bandung: Jalan Pajajaran No. 82 , Bandung, Jawa Barat, (022) 6012258, 6043287
  • Cirebon: Jalan Siliwangi No. 115 , Cirebon, Jawa Barat, (0231) 242286
  • Magelang: Jalan Jendral A. Yani No. 340 , Magelang, Jawa Tengah, (0293) 366188, 362291
  • Semarang: Jalan S. Parman No.29 A , Semarang, Jawa Tengah, (024) 8448028
  • Tegal: Jalan Gajah Mada No. 112 , Tegal, Jawa Tengah, (0283) 353725
  • Malang: Jalan Merdeka Barat No. 4-6 , Malang, Jawa Timur, (0341) 363828, 326944, 364568
  • Surabaya: Jalan Arjuna No. 95-99 , Surabaya, Jawa Timur, (031) 5475 – 164, 165, 166, 167
  • Kediri: Jalan Letjen. S. Parman No. 20 , Kediri, Jawa Timur, (0354) 689270, 687969
  • Pontianak: Jalan St. Abdurrachman 132 , Pontianak, Kalimantan Barat, (0561) 732847
  • Barabai, Jalan Murakata No.17b , Barabai, Kalimantan Selatan, (0517) 43506, 43507
  • Palangkaraya: Jl. RTA Milono No.20 Km 1,5 , Palangkaraya, Kalimantan Tengah, (0536) 3222657
  • Balikpapan: Jalan Mt. Haryono No. 39 , Balikpapan, Kalimantan Timur, (0542) 421186, 733579
  • Lampung: Jalan Raden Intan No.67 , Bandar Lampung, Lampung, (0721) 253782
  • Jayapura: Jalan Dr. Sam Ratulangi No.7 Apo , Jayapura, Papua, (0967) 532712

Saat ini, Lifepal tidak bekerja sama dengan PT Asuransi Jiwasraya. Untuk mengetahui informasi terkait produk asuransi Jiwasraya, silakan cek situs resmi jiwasraya.co.id. Jika tertarik untuk mengetahui informasi produk dari asuransi lain yang serupa dengan perlindungan yang ditawarkan Jiwasraya, Lifepal dapat membantu untuk mencarikan asuransi terbaik dan konsultasi gratis.

Lifepal tidak merekomendasikan produk asuransi Jiwasraya untuk saat ini karena berbagai alasan seperti:

  • Kondisi keuangan perusahaan yang tidak sehat dengan kerugian hingga puluhan triliun
  • Kasus korupsi yang menyeret banyak nama dan masih disidangkan
  • Gagal bayar klaim nasabah senilai triliunan

Lifepal berusaha untuk menyajikan informasi yang akurat dan terbaru tetapi dapat berbeda dari informasi yang diberikan oleh penyedia layanan/institusi keuangan. Keseluruhan informasi diberikan tanpa jaminan, kami menyarankan untuk melakukan verifikasi sebelum melakukan keputusan finansial.

Berikut ini daftar laman situs yang disadur oleh tim penulis Lifepal.co.id:

  • https://www.jiwasraya.co.id/id
  • https://www.disitu.com/Artikel/Keuangan/5-daftar-produk-asuransi-jiwasraya-terpopuler
  • https://bisnis.tempo.co/read/1274517/bumn-holding-asuransi-bukan-solusi-selamatkan-jiwasraya/full&view=ok
  • https://ojk.go.id/id/kanal/iknb/data-dan-statistik/asuransi/Documents/Pages/Statistik-Perasuransian-2018/Statistik%20Perasuransian%20Indonesia%202018.pdf
  • https://bisnis.tempo.co/read/1289215/beri-penghargaan-ke-jiwasraya-2018-penjelasan-rhenald-kasali
  • https://finance.detik.com/moneter/d-4854320/rentetan-masalah-jiwasraya-dari-era-sby-hingga-jokowi/2
  • https://www.cnbcindonesia.com/market/20200119100933-17-131036/ini-jeritan-hati-nasabah-jiwasraya-yang-nyangkut-rp-5-m
  • https://www.cnbcindonesia.com/market/20191218113128-17-124029/terungkap-12-masalah-pemicu-gagal-bayar-jiwasraya-rp-124-t
  • https://republika.co.id/berita/q4dtgs415/pengembalian-dana-nasabah-jiwasraya-dikebut
  • https://finance.detik.com/moneter/d-4840153/jiwasraya-gagal-bayar-polis-malah-dapat-penghargaan-kok-bisa
  • https://www.cnbcindonesia.com/market/20200118170527-17-131008/kasus-jiwasraya-5-tersangka-mercy-hingga-tanah-disita/1
  • https://www.bareksa.com/id/text/2019/02/19/berita-hari-ini-bei-suspensi-12-saham-jiwasraya-masuk-holding-bumn-asuransi/21641/media-summary
  • https://www.hukumonline.com/klinik/detail/ulasan/lt512487d78fd01/adakah-penjaminan-pemerintah-untuk-usaha-asuransi/
  • https://bisnis.tempo.co/read/1317126/investasi-jiwasraya-diduga-ikut-nyangkut-di-kelompok-milik-bakrie
Penulis Hanifah Nurul Eks jurnalis bidang moneter, keuangan, dan gaya hidup yang memberikan pencerahan finansial lewat tulisan sederhana. Lihat profile penulis