• Promo Asuransi Karyawan Dekstop_Desktop
Harga Premi
Termurah

Asuransi Karyawan Terbaik 2021

  • Diskon Terbaik
  • 500+ Pilihan
  • Bantuan Klaim
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.

Asuransi Karyawan Terbaik 2021

Asuransi karyawan adalah produk asuransi yang ditujukan bagi karyawan yang mana biasanya difasilitasi oleh perusahaan. Jenis asuransi yang ditawarkan beragam, mulai dari asuransi kesehatan, asuransi jiwa, sampai dana pensiun.

Ada banyak produk asuransi karyawan yang ada di pasaran. Untuk membantu Anda dalam memilih, bandingkan lebih dari 50 polisnya dari Lifepal di sini dengan harga premi termurah dari yang lain!

Sebagai bahan pertimbangan, tim Lifepal telah menyusun daftar asuransi karyawan terbaik 2021. Simak di bawah ini:

Apa Itu Asuransi Karyawan Lifepal?

Lifepal adalah perusahaan marketplace asuransi di Indonesia yang berfungsi sebagai perantara nasabah (dalam hal ini adalah perusahaan) dan pihak asuransi. Lifepal sendiri telah bekerjasama dengan lebih dari 90 perusahaan dan melindungi kurang lebih 10 ribu karyawan di Indonesia.

Lifepal juga telah bekerjasama dengan beberapa perusahaan asuransi ternama seperti AXA Mandiri, AIA, Cigna, Manulife, Lippo Insurance, Allianz, Prudential, BNI Life, dan masih banyak lagi.

Saat ini Lifepal telah memberikan proteksi asuransi kepada sejumlah perusahaan ternama seperti Lemonilo, Kumparan, Bibit, Lazada, Lamudi, dan masih banyak lagi.

Manfaat Spesial Asuransi Karyawan dari Lifepal

Guna memberikan proteksi dan layanan terbaik, Lifepal menawarkan cukup banyak manfaat spesial yang dapat menguntungkan, baik dari segi finansial dan produktivitas perusahaan.

1. Support Operasional

Artinya, sebagai pihak ketiga, Lifepal memberikan kemudahan dalam pengajuan klaim dan bantuan pembayaran premi secara online.

2. Kendala Klaim

Sebagai #TemanAndalanmu, Lifepal akan memastikan setiap nasabahnya mendapatkan hak sesuai dengan polis yang disetujui kedua belah pihak.

3. Wellness Services

Lifepal juga memberikan program wellness services gratis seperti:

  • Penyediaan webinar dengan topik terkait kesehatan dan human resources (HR).
  • PCR test dan rapid test screening untuk karyawan.
  • Pemberian suplai vitamin.
  • Program vaksinasi.

4. Technology Services

Layanan teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan:

  • Human Resources (HR) dan payroll software.
  • Aplikasi untuk melihat manfaat dan informasi asuransi.
Catatan!
1. Asuransi karyawan hanya dapat dibeli oleh perusahaan atau badan usaha yang telah terdaftar dan memiliki legalitas hukum (perseroan terbatas atau PT, perseroan komanditer atau CV, yayasan, dan bentuk badan usaha lain yang memiliki identitas legal).
2. Terdapat syarat total minimum karyawan yang harus didaftarkan, yaitu minimal tiga sampai lima orang. Apabila di bawah jumlah tersebut, maka perusahaan belum bisa membeli produk asuransi karyawan.

Jenis Asuransi Karyawan

Jenis asuransi untuk karyawan perusahaan terdiri dari berbagai pilihan, mulai dari asuransi kesehatanasuransi jiwaasuransi kecelakaan, hingga dana pensiun. Adapun jenis asuransi karyawan berdasarkan berbagai kategori bisa Anda simak dari penjabaran berikut ini.

1. Asuransi Kesehatan Karyawan

Asuransi Kesehatan PemerintahProteksi yang diberikan perawatan medis di rumah sakit, pembedahan, kehamilan, dan lain-lain. BPJS Kesehatan terbilang cukup lengkap, tetapi memang terdapat beberapa kekurangan, khususnya dari segi kecepatan pelayanan.
Asuransi Kesehatan SwastaProduk asuransi kesehatan yang ditawarkan perusahaan asuransi swasta. Beberapa perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi kesehatan untuk karyawan antara lain AXA, FWD, Manulife, Asuransi CAR, Mandiri Inhealth, AIA, Asuransi Avrist untuk karyawan, Lippo Insurance, dan Generali.

2. Asuransi Jiwa Karyawan

Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)Memberikan uang pertanggungan bagi ahli waris karyawan terhadap risiko meninggal dunia. Salah satunya adalah Avrist Group Term Life, produk Asuransi Avrist untuk karyawan.
Total Permanent Disability (TPD)Memberikan manfaat santunan tunai apabila terjadi risiko cacat akibat penyakit pada karyawan. Asuransi Karyawan Prudential lewat polis  PRUTotal & Permanent Disablement memberikan manfaat ini.

3. Asuransi Kecelakaan Karyawan

Selain asuransi kesehatan dan asuransi jiwa, terdapat pula asuransi kecelakaan karyawan. Biasanya, produk asuransi ini digunakan oleh perusahaan konstruksi, manufaktur, atau perusahaan lain yang bergerak di industri yang cukup riskan menyebabkan cidera fisik.

Adapun risiko yang dijamin oleh asuransi kecelakaan karyawan, antara lain: meninggal atau cacat tetap total akibat kecelakaan kerja serta biaya pengobatannya. Asuransi Kesehatan Karyawan Manulife memberikan manfaat perlindungan tersebut atau Asuransi Karyawan Prudential dengan polis PRUCorporate Personal Accident.

4. Dana Pensiun Karyawan

BPJS KetenagakerjaanJaminan Hari Tua (JHT) wajib diberikan perusahaan kepada karyawan sesuai perundang-undangan. Dana pensiun yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan tidak harus dicairkan saat usia pensiun tetapi dapat dicairkan sesuai asalkan memenuhi persyaratan BPJS Ketenagakerjaan.
PT TASPENTabungan Hari Tua (THT) yang dikhususkan bagi pegawai negeri sipil (PNS), pejabat negara, hingga penerima tunjangan veteran dan perintis kemerdekaan. Produk jaminan hari tua dari TASPEN terbatas bagi kalangan tertentu saja.
DPLK Asuransi SwastaDana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) memberikan manfaat pensiun berupa santunan tunai saat karyawan harus pensiun, resign, ataupun sebagai asuransi pesangon karyawan saat pemutusan hubungan kerja (PHK).

Cara Klaim Asuransi Karyawan

Cara klaim asuransi karyawan bergantung pada jenis asuransi yang diambil. Kemudian, masing-masing jenis asuransi tersebut memiliki prosedur dan dokumen yang berbeda-beda. Simak penjelasannya berikut ini:

1. Reimbursement

Reimbursement adalah metode penggantian yang mengharuskan peserta asuransi membayarkan tagihan perawatan kesehatannya. Kemudian, peserta asuransi mengirimkan dokumen klaim ke pihak perusahaan asuransi. Selanjutnya, perusahaan asuransi akan mengganti biaya tersebut.

Adapun prosedur klaim asuransi karyawan dengan metode reimbursement bisa mengikuti prosedur berikut.

  1. Peserta mendatangi rumah sakit atau klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, baik rawat inap, rawat jalan, atau perawatan medis lain.
  2. Peserta membayar seluruh biaya administrasi dan biaya perawatan medis.
  3. Peserta melengkapi seluruh dokumen yang dapat diambil setelah pembayaran di rumah sakit. Dokumen berguna untuk proses klaim, adapun kelengkapan dokumen akan disebutkan di bawah.
  4. Peserta melakukan klaim sebelum melewati masa kadaluarsa kepada pihak perusahaan melalui HRD.
  5. Pihak perusahaan akan melanjutkan klaim ke pihak asuransi. Selanjutnya, asuransi akan memproses dokumen klaim dan apabila disetujui, dana akan ditransfer langsung ke rekening karyawan.

Dokumen Klaim reimbursement:

  • Formulir Pengajuan Klaim asli (diisi oleh peserta asuransi)
  • Resume medis (diisi oleh dokter yang merawat, ditandatangani, dan distempel rumah sakit)
  • Fotokopi hasil pemeriksaan laboratorium, radiologi, atau pemeriksaan diagnostik lainnya.
  • Kuitansi asli disertai dengan rincian biaya perawatan dan fotokopi resep obat
  • Fotokopi Paspor (jika berobat/meninggal di luar negeri)
  • Fotokopi identitas diri peserta asuransi.
  • Surat kuasa permintaan data medis
  • Fotokopi SIM dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari Kepolisian (jika terjadi kecelakaan).

2. Cashless

Cashless adalah metode penggantian biaya asuransi kesehatan corporate dengan menggunakan kartu saja. Untuk mendapatkan pelayanan medis di rumah sakit atau klinik, biasanya peserta dapat menggesekkan kartu (swipe card) atau cukup menunjukkan kartu (show card).

Berikut prosedur asuransi karyawan cashless secara umum:

  1. Peserta menunjukkan atau menggesek kartu asuransi kerja serta menunjukkan kartu identitas diri pada petugas pendaftaran di rumah sakit.
  2. Mesin EDC akan mencetak Letter of Authorization (LoA). Dari situ, peserta asuransi kerja akan mendapatkan konfirmasi mengenai klaim cashless disetujui atau ditolak.
  3. Apabila sudah disetujui, peserta bisa melanjutkan perawatan medis di rumah sakit.
  4. Provider rumah sakit akan mengirimkan detail klaim ke pihak asuransi. Selanjutnya, asuransi mengeluarkan surat pernyataan klaim disetujui dan detail klaim yang perlu dibayar oleh peserta (apabila ada ekses).

3. Santunan tunai

Metode penggantian berupa uang santunan kepada ahli waris atau keluarga peserta asuransi pekerja yang meninggal dunia karena kecelakaan atau sakit. Santunan tunai juga diberikan kepada peserta yang mengalami cacat total tetap akibat kecelakaan.

Khusus untuk metode penggantian berupa santunan tunai secara umum, Anda perlu menyiapkan dokumen berikut saat melakukan klaim asuransi untuk karyawan perusahaan. Biasanya santunan tunai berupa uang pertanggungan sebagai manfaat asuransi jiwa, asuransi kecelakaan diri, dan dana pensiun.

  • Polis asuransi asli.
  • Fotokopi semua hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi jika meninggal karena sakit.
  • Fotokopi KTP ahli waris yang sah.
  • Surat keterangan kematian dari dokter/rumah sakit yang menjelaskan penyebab kematian peserta asuransi.
  • Surat keterangan kematian dari pemerintah setempat bisa diurus di catatan sipil secara gratis dengan membawa KTP peserta asuransi.
  • Surat keterangan kepolisian (BAP) apabila kematian peserta asuransi disebabkan karena kecelakaan lalu lintas.

4. Santunan pensiun

Santunan pensiun adalah uang pertanggungan atau santunan bagi para pensiunan atau karyawan yang sudah tidak bekerja lagi di suatu perusahaan. Biasanya, uang pensiun bisa diambil setiap bulan atau secara sekaligus, sesuai plafon yang ditetapkan.

Prosedur Klaim Asuransi Jiwa Karyawan

Prosedur klaim asuransi jiwa karyawan hampir sama dengan asuransi jiwa untuk individu. Setelah berkas-bekas lengkap, ahli waris dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengurus klaim asuransi jiwa:

  1. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menginformasikan kepada perusahaan asuransi bahwa peserta asuransi telah meninggal dunia tidak lebih dari tujuh hari sejak kejadian. Pada saat yang sama, ahli waris harus menyiapkan dokumen dan persyaratan klaim asuransi jiwa terutama nomor polis asuransi, surat kematian pihak berwenang, dan informasi lain yang dibutuhkan.
  2. Perusahan asuransi akan mengirimkan formulir klaim asuransi jiwa yang harus dilengkapi oleh ahli waris. Formulir harus diisi dengan lengkap dan segera dikembalikan kepada perusahaan asuransi beserta dengan syarat-syarat dokumen yang diminta.
  3. Setelah berkas diterima oleh perusahaan asuransi, data tersebut akan diverifikasi untuk menghindari hal-hal yang tidak sesuai dengan perjanjian, sebab kematian, dan bukti-bukti lain yang dapat dipertanggung jawabkan.
  4. Jika kematian sesuai dengan polis asuransi dalam arti sudah memenuhi semua persyaratan klaim tanpa ada rekayasa dan tidak melanggar ketentuan hukum, barulah perusahaan asuransi akan menghitung kewajiban yang harus diberikan kepada penerima manfaat, dalam hal ini adalah ahli waris sah peserta asuransi.
  5. Setelah perhitungan dan proses administrasi selesai, perusahaan asuransi akan mencairkan uang pertanggungan sesuai dengan perjanjian di dalam polis asuransi. Perusahaan asuransi akan memberikan penjelasan tentang skema pembayaran uang pertanggungan serta nomor rekening ahli waris. Proses verifikasi akan memakan waktu yang cukup lama untuk menghindari kesalahan yang tidak diharapkan.

Tips Memilih Asuransi Karyawan yang Bagus

Sebelum memutuskan untuk memiliki asuransi karyawan, sebaiknya ketahui terlebih dahulu tips memilih polis terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran perusahaan. Sebaiknya, pilih asuransi yang memiliki empat hal berikut:

Mengapa Perusahaan Perlu Mengasuransikan Karyawan?

Berikut ini fungsi dan manfaat asuransi karyawan secara umum yang bisa menjadi pertimbangan.

Pertanyaan Seputar Asuransi Karyawan Lifepal

Chat Bantuan