Asuransi Karyawan

HEMAT 30%
Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
+62
 

Apa itu Asuransi Karyawan?

Asuransi karyawan adalah jenis asuransi bagi karyawan perusahaan yang menjamin biaya asuransi kesehatan, asuransi jiwa, hingga dana pensiun. Asuransi ini diberikan perusahaan kepada karyawan guna memproteksi karyawan yang memang menjadi salah satu aset berharga perusahaan.

Cakupan manfaat yang diperoleh karyawan dari produk asuransi bergantung pada pilihan pihak perusahaan. Adapun pertanggungan yang bisa diambil oleh pihak perusahaan bagi karyawan adalah biaya perawatan kesehatan karena sakit atau kecelakaan baik rawat jalan maupun rawat inap di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya, santunan untuk cacat total tetap dan meninggal dunia, dan bahkan dana pensiun.

Selain itu, terdapat pula beberapa tambahan manfaat (rider), seperti asuransi kacamata dan perawatan mata, asuransi gigi, melahirkan (maternity), dan pertanggungan lain yang sesuai kebutuhan karyawan perusahaan.

Premi asuransi untuk perusahaan ini biasanya dibayarkan per tahun, semester, atau kuartal. Sila bicarakan dengan broker asuransi terkait mengenai term pembayaran.

Asuransi karyawan hanya ditujukan bagi karyawan aktif, pasangan sah (suami/istri), dan anak. Jaminan tidak dapat diperluas kepada orang tua, mertua, sepupu, atau orang lain di luar keluarga inti.

Kenapa Perusahaan Perlu Mengasuransikan Karyawannya?

Mengapa asuransi karyawan dibutuhkan? Karena manfaatnya sangat membantu untuk menggantikan risiko finansial pada perusahaan atau karyawan akibat sakit, kecelakaan, atau risiko lainnya. Berikut ini fungsi dan manfaat asuransi karyawan secara umum yang bisa menjadi pertimbangan bagi Anda.

  • Mengurangi risiko kerugian finansial. Manfaat pertama yang pasti dirasakan pemilik perusahaan dan karyawan adalah risiko kerugian finansial ketika karyawan mengalami musibah kecelakaan ataupun sakit. Dengan asuransi karyawan, baik perusahaan maupun karyawan dapat meminimalisasi pengeluaran dana atau bahkan tidak perlu mengeluarkan dana untuk biaya perawatan medis.
  • Membantu manajemen keuangan perusahaan lebih baik. Menyediakan asuransi karyawan bagi aset berharga korporasi bukan lagi diartikan sebagai menambah pengeluaran, tetapi menjaga manajemen keuangan perusahaan lebih baik. Mengapa? Karena dengan menyediakan asuransi karyawan, perusahaan tidak perlu lagi mengeluarkan kas untuk biaya perawatan kesehatan ketika terjadi risiko pada karyawan.
  • Premi asuransi karyawan cukup terjangkau. Sebagai pebisnis, tentu Anda tahu bahwa premi asuransi jauh lebih kecil ketimbang biaya yang harus dikeluarkan perusahaan ketika karyawan mengalami kecelakaan atau sakit.
  • Menambah value perusahaan. Tak dipungkiri bahwa asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan menjadi daya tarik tersendiri bagi karyawan maupun calon karyawan. Dengan memiliki asuransi karyawan dengan benefit yang lengkap dapat membuat karyawan loyal kepada perusahaan. Selain itu, perusahaan pun lebih mudah menggaet calon karyawan baru.

Keuntungan Pakai Asuransi Karyawan untuk Bisnis

Memiliki asuransi karyawan menghadirkan kelebihan dan kekurangan tersendiri. Simak penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan asuransi karyawan berikut agar menjadi pertimbangan bagi karyawan untuk menambah polis asuransi yang bisa menutupi kekurangan asuransi karyawan.

1. Kelebihan memiliki asuransi karyawan

  • Premi asuransi karyawan cukup murah dibandingkan asuransi individu. Sebab, pembayaran premi berlaku untuk jumlah orang lebih banyak yang jika dirata-ratakan menjadi lebih murah.
  • Benefit yang diberikan asuransi karyawan tergolong lengkap, terutama jika perusahaan memberikan asuransi kesehatan, jiwa, dan dana pensiun. Biasanya, karyawan akan mendapatkan benefit berupa pertanggungan biaya di rumah sakit, rawat jalan, perawatan gigi, kehamilan, penyakit kritis, dan sebagainya.
  • Menghemat uang. Sebab, peserta asuransi dalam hal ini perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan kesehatan karyawan ketika sakit atau terkena musibah kecelakaan atau saat terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK).
  • Asuransi karyawan juga memiliki ketentuan yang lebih fleksibel ketimbang asuransi individu. Karena, produk asuransi karyawan dapat menjamin kondisi yang sering dikecualikan pada asuransi individu, seperti pre-existing condition (penyakit yang sudah ada sebelum bergabung di asuransi), kelainan kongenital (bawaan), dan gangguan jiwa.

2. Kekurangan memiliki asuransi karyawan

  • Asuransi karyawan hanya dapat dibeli oleh perusahaan atau badan usaha yang telah terdaftar dan memiliki legalitas hukum (perseroan terbatas atau PT, perseroan komanditer atau CV, yayasan, dan bentuk badan usaha lain yang memiliki identitas legal).
  • Terdapat syarat total minimum karyawan yang harus didaftarkan, yaitu minimal tiga sampai lima orang. Apabila di bawah jumlah tersebut, maka perusahaan belum bisa membeli produk asuransi karyawan.

Pilihan Asuransi yang Tersedia bagi Karyawan

Asuransi karyawan terdiri dari berbagai pilihan, mulai dari asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, hingga dana pensiun. Adapun jenis asuransi karyawan berdasarkan berbagai kategori bisa Anda simak dari penjabaran berikut ini.

1. Asuransi Kesehatan Karyawan

Asuransi kesehatan karyawan sebenarnya ada yang diwajibkan pemerintah dan ada pula asuransi tambahan dari perusahaan asuransi swasta. Berikut penjelasan singkatnya.

  • Asuransi kesehatan dari pemerintah

Saat ini, pemerintah mewajibkan setiap perusahaan mendaftarkan karyawannya untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan. Adapun proteksi yang diberikan, mulai dari perawatan medis di rumah sakit, pembedahan, kehamilan, dan lain-lain. BPJS Kesehatan terbilang cukup lengkap, tetapi memang terdapat beberapa kekurangan, khususnya dari segi kecepatan pelayanan.

  • Asuransi kesehatan swasta

Asuransi kesehatan swasta bagi karyawan adalah produk asuransi kesehatan yang ditawarkan perusahaan asuransi swasta. Beberapa perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi kesehatan untuk karyawan antara lain, AXA, FWD, Manulife, Asuransi CAR, Mandiri Inhealth, AIA, Avrist, Lippo Insurance, dan Generali.

2. Asuransi Jiwa Karyawan

Jika selama ini, asuransi karyawan yang populer adalah asuransi kesehatan, sebenarnya tidak hanya terbatas itu saja. Perusahaan juga dapat menyediakan asuransi jiwa bagi karyawan.

Terdapat dua jenis asuransi jiwa dalam asuransi karyawan. Berikut penjelasan singkat dari masing-masing jenis asuransi jiwa karyawan.

  • Asuransi jiwa berjangka (term life insurance)

Asuransi jiwa term life bagi karyawan memberikan uang pertanggungan bagi ahli waris karyawan terhadap risiko meninggal dunia.

  • Total Permanent Permanent Disability (TPD) 

Produk asuransi jiwa ini memberikan manfaat santunan tunai apabila terjadi risiko cacat akibat penyakit pada karyawan.

3. Asuransi Kecelakaan

Selain asuransi kesehatan dan asuransi jiwa, terdapat pula asuransi kecelakaan karyawan. Biasanya, produk asuransi ini digunakan oleh perusahaan konstruksi, manufaktur, atau perusahaan lain yang bergerak di industri yang cukup riskan menyebabkan cidera fisik.

Adapun risiko yang dijamin oleh asuransi kecelakaan karyawan, antara lain: meninggal atau cacat tetap total akibat kecelakaan kerja serta biaya pengobatannya.

3. Dana Pensiun Karyawan

Berdasarkan produknya, asuransi dana pensiun terbagi menjadi tiga kategori berikut ini. Hanya saja, tidak semua bisa diambil oleh perusahaan swasta. Berikut penjelasan singkatnya.

  • BPJS Ketenagakerjaan

Program yang disebut Jaminan Hari Tua (JHT) wajib diberikan perusahaan kepada karyawan sesuai perundang-undangan. Dana pensiun yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan tidak harus dicairkan saat usia pensiun tetapi dapat dicairkan sesuai asalkan memenuhi persyaratan BPJS Ketenagakerjaan.

  • PT TASPEN

Produk yang ditawarkan PT TASPEN adalah Tabungan Hari Tua (THT) yang dikhususkan bagi pegawai negeri sipil (PNS), pejabat negara, hingga penerima tunjangan veteran dan perintis kemerdekaan. Produk jaminan hari tua dari TASPEN terbatas bagi kalangan tertentu saja.

  • DPLK asuransi swasta

Bagi perusahaan swasta bisa menambahkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dari perusahaan asuransi swasta untuk memberikan manfaat pensiun bagi karyawannya. Adapun manfaat yang diberikan, antara lain: Manfaat pensiun berupa santunan tunai saat karyawan harus pensiun, resign, ataupun pesangon saat pemutusan hubungan kerja (PHK).

Cakupan Pertanggungan Asuransi Karyawan

Pertanggungan asuransi karyawan terdiri atas pelayanan yang diterima dan digunakan karyawan yang terdaftar sebagai peserta asuransi. Berikut sejumlah pertanggungan paling umum yang bisa peserta asuransi karyawan gunakan sesuai ketentuan dalam polis yang dimiliki

Manfaat Pertanggungan Asuransi kesehatan

Manfaat utama:

  • Rawat inap dan pembedahan: pertanggungan asuransi untuk rawat inap mencakup biaya kamar di rumah sakit, konsultasi/kunjungan dokter dan dokter ahli, obat-obatan, dan tindakan pembedahan akibat sakit ataupun kecelakaan.
  • Rawat jalan: pertanggungan asuransi untuk tindakan medis tanpa rawat inap baik pra-opname atau pasca-opname, termasuk diagnosis dan konsultasi rawat jalan.

Manfaat tambahan:

  • Perawatan gigi: pertanggungan asuransi untuk perawatan kesehatan gigi dari pemeriksaan, pembersihan, tambal, dan pencabutan gigi.
  • Perawatan mata: pertanggungan asuransi untuk perawatan kesehatan mata, mulai dari pemeriksaan dan termasuk kacamata.
  • Maternity: pertanggungan asuransi untuk proses persalinan.

Manfaat Asuransi Jiwa, Kecelakaan, dan Dana Pensiun

  • Santunan tunai: pertanggungan asuransi untuk memberikan sejumlah uang ketika peserta/karyawan mengalami cacat total tetap atau meninggal dunia akibat sakit atau kecelakaan.
  • Santunan pensiun: pertanggungan asuransi untuk memberikan santunan pensiun bagi karyawan yang telah selesai masa kerjanya.

Rahasia Memilih Asuransi Karyawan yang Menguntungkan Bisnis Perusahaan

Agar tak salah pilih, perhatikan beberapa poin berikut sebelum memilih asuransi karyawan bagi perusahaan Anda.

1. Pilih asuransi karyawan yang bagus

Asuransi karyawan yang bagus berarti asuransi karyawan yang menyediakan perlindungan yang dibutuhkan. Mulai dari plafon dan premi yang sebanding. Kemudian, jaringan rumah sakitnya pun luas. Selain itu, pastikan pula syarat dan ketentuan yang diberlakukan tidak memberatkan.

2. Beli asuransi karyawan murah namun sesuai kebutuhan

Memilih asuransi karyawan yang cocok juga harus mempertimbangkan premi. Jika memang ada asuransi karyawan murah namun sesuai kebutuhan, mengapa tidak?

3. Bandingkan produk asuransi terbaik untuk Anda

Jangan lupa untuk membandingkan terlebih dahulu produk asuransi karyawan yang satu dengan yang lain.

Asuransi Karyawan yang Bagus Harus Penuhi Kriteria Ini

Asuransi karyawan yang bagus mengacu pada poin-poin berikut yang bisa menjadi pertimbangan:

1. Plafon dan premi sebanding dan sesuai dengan kebutuhan

Pastikan pula plafon dan premi yang ditawarkan sebanding. Yaitu pilih asuransi yang memberikan plafon atau benefit yang lengkap dengan premi yang terjangkau.

2. Masa tunggu penyakit tertentu & Penyakit yang sudah ada sebelumnya

Pilih asuransi karyawan terutama produk asuransi kesehatan dengan masa tunggu yang tidak lama. Atau Tanpa masa tunggu Sehingga Anda dapat menggunakan asuransi tersebut apabila penyakit yang sama terjadi dalam waktu dekat.

3. Terdapat pilihan metode penggantian dan pembayaran yang diinginkan

Untuk mendapatkan asuransi karyawan yang bagus, sebaiknya pilih yang menyediakan metode penggantian klaim dan pembayaran yang diinginkan. Yaitu penggantian klaim dengan cara reimbursement dan cashless. Kemudian, untuk pembayaran apakah harus tahunan, atau ada opsi pembayaran lainnya (Semester/Quarter)

4. Kemudahan pelayanan dan fasilitas (after sales service) dari penyedia maupun broker asuransi 

Pertimbangan paling penting untuk menentukan asuransi karyawan bagus atau tidak adalah layanan purna jual atau after sales service. Berikut beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan:

  • Kemudahan untuk mengakses informasi seputar produk dan pelayanan asuransi, seperti rumah sakit rekanan, plafon, dan status klaim. Sebisa mungkin pilih asuransi yang memiliki situs resmi atau aplikasi.
  • Kemudahan proses klaim, yaitu bisa reimbursement atau cashless dengan jaringan rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menjangkau wilayah domisili karyawan.
  • Tersedia layanan customer service 24 jam yang dapat membantu peserta asuransi apabila membutuhkan bantuan atau informasi terkait produk atau layanan asuransi.
  • Penanganan komplain yang cepat dan tepat. Cari tahu cara dan pengalaman asuransi menangani berbagai komplain ataupun keluhan dari pihak peserta asuransi.