Cashback 10%
FLASHSALE

Asuransi Kebakaran Terbaik 2021

  • Diskon Terbaik
  • 500+ Pilihan
  • Bantuan Klaim
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.

Asuransi Kebakaran Terbaik di Indonesia 2021

Asuransi kebakaran adalah produk asuransi umum (kerugian) yang memberikan ganti rugi atas risiko kebakaran pada properti atau bangunan, baik pada properti rumah, apartemen, ruko, perkantoran, hingga pabrik. Jenis asuransi ini cocok khususnya untuk calon nasabah yang memiliki usaha rentan mengalami kebakaran, seperti kos-kosan, pabrik, laundry, dan lain sejenisnya.

Sebagai pertimbangan Anda dalam memilih, simak polis asuransi kebakaran terbaik rekomendasi Lifepal berikut ini:

Pengertian Asuransi Kebakaran

Pengertian asuransi kebakaran adalah asuransi yang memberikan jaminan ganti rugi atas rumah/bangunan/pabrik beserta isinya akibat risiko kebakaran yang tercantum dalam polis. Cakupan pertanggungannya adalah risiko kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap.

Jenis Asuransi Kebakaran

Jenis asuransi kebakaran salah satunya adalah Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI). Terdapat beberapa contoh polis kebakaran lain seperti asuransi rumah, dan polis perhitungan kembali yang diterapkan untuk perkebunan. Penjelasan tentang jenis polis asuransi kebakaran selengkapnya berikut ini:

Polis Asuransi Kebakaran

Polis asuransi kebakaran berfungsi sebagai bukti tertulis yang menjelaskan segala informasi terkait produk. Mulai dari manfaat yang diberikan, risiko kebakaran seperti apa yang ditanggung dan tidak, premi, dan informasi penting lainnya.

Asuransi kebakaran sangat cocok untuk Anda yang memiliki usaha. Dengan begitu, jika terjadi risiko kebakaran, perusahaan dapat tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Asuransi kebakaran memiliki cara kerja yang sedikit berbeda dengan jenis proteksi asuransi kesehatanasuransi jiwa, dan asuransi mobil.

Agar tidak bingung dalam mempelajari polis, mari simak informasi penjelasannya berikut ini:

1. Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI)

Polis dasar kebakaran ini dibagi menjadi dua macam menurut objek pertanggungan yaitu:

  • Polis kebakaran industri yaitu polis asuransi kebakaran yang menanggung segala kerusakan dan kerugian yang terjadi di dalam industri akibat risiko yang termasuk kategori kebakaran
  • Polis kebakaran non industri yaitu polis yang menanggung segala kerugian untuk harta bergerak dan tidak bergerak akibat risiko yang termasuk kategori kebakaran.

2. Polis Perhitungan Kembali (Adjustable Policy)

Polis asuransi ini diartikan sebagai polis dengan besaran premi yang harus dibayarkan akan diperhitungkan kembali di akhir suatu periode pertanggungan. Perhitungan ini biasanya didasarkan pada nilai rata-rata dari nilai deklarasi barang-barang yang dilaporkan.

Polis asuransi kebakaran ini hanya dapat dikeluarkan untuk:

  • Perkebunan
  • Pabrik gula
  • Gudang umum dan gudang pribadi
  • Toko, kios, dan pasar
  • Tangki untuk penyimpanan minyak.

3. Polis Mengambang (Floating Policy)

Asuransi ini tidak memiliki sebuah pertanggungan yang jelas karena fungsi utamanya untuk stok barang yang ada di beberapa lokasi dengan satu batas uang pertanggungan. Walaupun mengambang, polis ini juga memiliki batasan, yakni polis tidak akan menanggung objek yang berada di lebih dari satu kota.

4. Polis Penilaian

Polis ini memiliki pertanggungan yang ditentukan dari penilaian objek yang tertanggung yang disetujui oleh kedua belah pihak, penanggung dan tertanggung. Nilai ini didapatkan dari harga jual atau harga pasar dari objek pertanggungan tersebut.

5. Polis Tanpa Nilai

Polis ini kebalikan dari polis penilaian yaitu polis asuransi kebakaran yang harga pertanggungan ditentukan berdasarkan harga beli atau biaya pembangunan dikurangi dengan penyusutan bangunan yang wajar.

6. Polis Pemulihan Nilai (Reinstatement Policy)

Polis ini adalah bentuk pertanggungan di mana bila terjadi kerusakan akibat risiko kebakaran atas harta benda yang ditanggungkan, maka ganti rugi biaya sesuai dengan biaya pemulihan kembali harta benda tersebut ke lokasi yang sama, termasuk dengan tipe yang sama tanpa ada tambahan.

Premi Asuransi Kebakaran Asuransi Kebakaran 

Premi asuransi kebakaran berdasarkan rate asuransi kebakaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah 0,76-4,5 persen dari harga bangunan untuk rumah tinggal. Namun, persentase premi juga ditentukan beberapa faktor, salah satunya kelas konstruksi bangunan. Berikut ulasan faktor penentu premi asuransi kebakaran dan rate asuransi kebakaran OJK:

Faktor Penentu Premi Asuransi Kebakaran

Premi asuransi kebakaran dipengaruhi oleh tiga poin berikut ini:

Rate Asuransi Kebarakan Berdasarkan Kelas Konstruksi OJK

Selain dibedakan berdasakan kategori usaha dan tempat tinggal, besaran preminya juga dibedakan pada kelas konstruksinya:

  • Konstruksi kelas I jika dinding, lantai, dan semua komponen penunjang serta atap sepenuhnya terbuat dari bahan yang tidak mudah terbakar.
  • Konstruksi kelas II jika kriteria bangunan sama seperti kriteria konstruksi kelas I, tetapi dengan pengecualian yaitu penutup atap dari sirap kayu keras, maksimal 20 persen luas dinding dari bahan yang dapat terbakar, serta lantai dan struktur penunjang terbuat dari kayu.
  • Konstruksi kelas III yaitu semua bangunan lainnya selain yang disebutkan pada konstruksi kelas I dan II.

Rate Asuransi Kebakaran OJK: Properti Usaha dan Tempat Tinggal

Rate atau tarif asuransi kebakaran OJK 2021 telah diatur dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/SEOJK.05/2017. Dalam rate OJK, tarifnya terbagi menjadi dua kategori yaitu usaha dan tempat tinggal:

Perhitungan Premi Asuransi Kebakaran

Perhitungan premi asuransi kebakaran menjadi dasar ganti rugi yang diterima tertanggung jika terjadi risiko pada bangunan yang dijaminkan. Pada tahap perhitungan premi asuransi kebakaran akan dilakukan proses identifikasi dan seleksi risiko (underwriting) untuk memperkirakan nilai ganti rugi.

Cara perhitungan premi asuransi kebakaran cukup sederhana. Biasanya perusahaan asuransi akan memberikan tabel premi rate asuransi kebakaran seperti berikut:

Jenis bangunanPlan APlan B
Ruko kantor0,1770%0,2270%
Rumah tinggal0,0618%0,1118%

Dari persentase yang ditetapkan, maka perhitungan premi asuransi kebakaran ruko untuk bangunan seharga Rp500 juta adalah sebagai berikut:

  • Plan A: Rp500 juta x 0.1770% = Rp885 ribu per tahun
  • Plan B: Rp500 juta x 0.2270% = Rp1.135.000 per tahun

Sementara premi asuransi kebakaran rumah untuk bangunan seharga Rp600 juta adalah

  • Plan A: Rp600 juta x 0.0618% = Rp370.800 per tahun
  • Plan B: Rp600 juta x 0.1118% = Rp670.800 per tahun

Contoh Perhitungan Premi Asuransi Kebakaran

Polis yang dihadirkan tiap perusahaan tentu saja berbeda-beda, Asuransi Kebakaran ACA pasti berbeda dengan produk asuransi kebakaran dari perusahaan lain . Untuk memberikan gambaran polis standar, berikut ini contoh produk Allianz yaitu Asuransi Usahaku:

Berikut ini contoh kasus asuransi kebakaran dan penyelesaiannya dari Allianz:

Ibu Vani memiliki bangunan konstruksi kelas 1 (sebagian besar bangunan terbuat dari bahan yang tidak mudah terbakar) senilai Rp600 juta yang digunakan untuk usaha kost-kostan. Ibu Vani merupakan nasabah dari Asuransi UsahaKu Plan A:

  • Periode asuransi: 1 Januari 2020 hingga 1 Januari 2021
  • Premi: Rp600 juta x 0,1031% = Rp618.600 selama setahun

Jika terjadi kebakaran dan nilai kerugian diperkirakan Rp800 juta, sementara nilai pertanggungan Asuransi UsahaKu milik Ibu Vani Rp500 juta. Maka Allianz akan mengganti risiko kebakaran senilai Rp500 juta.

Prosedur Klaim Asuransi Kebakaran

Prosedur klaim asuransi kebakaran merupakan tahapan yang harus dilakukan tertanggung untuk mendapatkan penggantian atas kerugian atau kerusakan properti akibat kebakaran. Berikut adalah prosedur klaim asuransi kebakaran dan syarat klaim:

Biasanya pencairan klaim akan selesai dalam 14 hari kerja, jika penyebab kerugian sesuai ketentuan dan syarat klaim asuransi kebakaran yang tercantum dalam polis.

Tips Memilih Asuransi Kebakaran Terbaik

Berdasarkan situs resmi OJK, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli asuransi kebakaran, terutama PSAKI. Berikut ini beberapa hal yang harus kita ketahui:

Pertanyaan tentang Asuransi Kebakaran

Chat Bantuan