Asuransi Kesehatan Terbaik 2021

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
2020/11/30 23:59:59Cicilan 0%Hemat s.d 25%
Perusahaan Anda Sudah Didaftarkan!
Konsultan kami akan mengirim penawaran untuk Anda segera
2020/11/30 23:59:59Cicilan 0%Hemat s.d 25%
 

Asuransi Kesehatan Terbaik 2021

Asuransi kesehatan terbaik adalah polis yang memberikan manfaat lengkap dan limit asuransi sebanding dengan biaya rumah sakit tetapi premi terjangkau.

Tim Lifepal telah membandingkan pilihan polis terbaik berdasarkan kriteria klaim termudah, jaringan rumah sakit luas, plafon, dan harga premi yang sebanding. Berikut rekomendasi asuransi kesehatan terbaik 2021:

AXA Mandiri Smartcare Executive

  • Asuransi kesehatan murah, premi mulai dari Rp170 ribuan per bulan
  • Masa tunggu: 30 hari
  • Pertanggungan biaya rawat inap ICU sesuai tagihan rumah sakit
  • Pertanggungan biaya dokter umum / spesialis
  • Pertanggungan biaya dokter sebelum dan sesudah rawat inap
  • Pertanggungan biaya pembedahan
  • Pertanggungan biaya darurat rawat jalan
  • Pertanggungan biaya kamar rawat inap di rumah sakit mulai dari Rp250 ribu – Rp2 juta per hari
  • Pertanggungan biaya ambulans mulai dari Rp150 ribu – Rp 500 ribu
  • Limit manfaat asuransi dalam setahun mulai dari Rp100 ribu – Rp500 juta
  • Pertanggungan biaya rawat jalan general mulai dari Rp350 ribu – Rp500 ribu
  • Santunan atas risiko meninggal dunia hingga Rp3 juta
  • Keunggulannya memberikan manfaat asuransi kesehatan + asuransi jiwa sekaligus

Lippo HealthPlus Family 

  • Premi mulai dari Rp416 ribuan per bulan untuk seluruh anggota keluarga sekaligus
  • Usia masuk nasabah: 0-60 tahun
  • Polis dapat diperpanjang hingga 65 tahun
  • Satu polis untuk seluruh anggota keluarga sekaligus
  • Menanggung biaya rawat inap sesuai dengan tagihan rumah sakit
  • Pertanggungan biaya kamar Rp550 ribu – Rp1,4 juta per hari
  • Limit manfaat tahunan Rp150 juta – Rp300 juta
  • Memiliki 884 rumah sakit rekanan yang tersebar luas di wilayah Indonesia

Simas Sehat Gold

  • Asuransi kesehatan murah, premi mulai dari Rp171 ribuan per bulan
  • Menanggung hingga usia 75 tahun
  • Manfaat peninjauan polis: 15 hari
  • Pertanggungan biaya konsultasi dokter umum / spesialis sesuai tagihan rumah sakit
  • Pertanggungan biaya rawat jalan darurat sesuai tagihan rumah sakit
  • Santunan harian rawat inap di rumah sakit
  • Limit tahunan mulai dari Rp100 juta – Rp400 juta
  • Memberikan santunan meninggal dunia Rp10 juta
  • Keunggulannya memberikan manfaat asuransi kesehatan + asuransi jiwa sekaligus

Chubb Hospital Cashback Protection

  • Asuransi kesehatan termurah, premi mulai dari Rp165 ribuan per bulan
  • Santunan harian rawat inap di rumah sakit Rp300 ribu – Rp900 ribu per hari
  • Pertanggungan biaya ICU Rp600 ribu – Rp1,8 juta per hari
  • Manfaat pengembalian premi 50% di tahun ke 3 dan 50% lagi di tahun ke-5

Cigna Proteksi Sehat

  • Untuk tertanggung individu maupun keluarga
  • Asuransi kesehatan termurah, premi mulai dari Rp150 ribuan per bulan
  • Usia masuk nasabah utama: 21-59 tahun
  • Usia masuk nasabah pasangan: 18-59 tahun
  • Usia masuk nasabah anak: 6 bulan – 17 tahun
  • Klaim cashless di lebih dari 800 rumah sakit di Indonesia
  • Santunan harian atas biaya rawat inap mulai dari Rp300 ribu – Rp1,5 juta per hari
  • Pertanggungan biaya pembedahan mulai dari Rp3 – Rp15 juta
  • Pertanggungan biaya ambulans

BRI Life Simply HealthCare

  • Premi mulai dari Rp227 ribuan per bulan
  • Usia masuk nasabah utama: 21-65 tahun
  • Usia masuk nasabah tambahan dewasa: 21-55 tahun
  • Usia masuk nasabah tambahan anak: 1-21 tahun
  • Santunan harian rawat inap di rumah sakit Rp300 ribu – Rp1,5 juta per hari
  • Pertanggungan biaya ICU Rp1,8 juta per hari
  • Pertanggungan biaya pembedahan hingga Rp3 juta
  • Pertanggungan biaya aneka perawatan lainnya Rp1,5 juta
  • Terdapat layanan konsultasi dokter online gratis
  • Pertanggungan biaya rawat jalan Rp1,5 juta
  • Memiliki sekitar 626 rumah sakit rekanan di Indonesia
  • Keunggulannya memberikan manfaat asuransi kesehatan yang sangat lengkap

PRUPrime HealthCare

  • Usia masuk nasabah utama: 1-65 tahun
  • Polis asuransi kesehatan Prudential dapat diperpanjang hingga 85 tahun
  • Pertanggungan biaya kamar rumah sakit dan akomodasi hingga Rp8 juta per hari
  • Pertanggungan biaya kunjungan dokter spesialis
  • Limit manfaat tahunan hingga Rp1,5 miliar
  • Terdapat manfaat pengembalian premi hingga 50% jika tidak ada klaim selama setahun polis berjalan
  • Polis asuransi dapat digunakan di seluruh dunia kecuali Amerika Serikat

Allianz SmartHealth Maxi Violet

  • Usia masuk nasabah utama: 15 hari-60 tahun
  • Polis dapat diperpanjang hingga 70 tahun
  • Pertanggungan biaya kamar ketika rawat inap mulai dari Rp100 ribu – Rp1 juta per hari
  • Pertanggungan biaya kamar ICU: Rp300 ribu – Rp1,3 juta per hari
  • Pertanggungan biaya kunjungan dokter: Rp50 ribu – Rp300 ribu per hari
  • Pertanggungan biaya kunjungan dokter spesialis: Rp75 ribu, Rp87 ribu, Rp100 ribu, Rp137 ribu, Rp175 ribu, Rp200 ribu, Rp250 ribu, dan Rp350 ribu
  • Pertanggungan biaya pembedahan mulai dari Rp4,5 juta – Rp160 juta
  • Pertanggungan biaya sebelum dan sesudah rawat inap: Rp400 ribu, Rp600 ribu, Rp800 ribu, Rp1,4 juta, Rp2 juta, Rp2,4 juta, Rp3 juta, dan Rp4 juta
  • Pertanggungan rawat jalan dan rawat gigi: Rp1 juta, Rp1,5 juta, Rp2 juta, Rp3,5 juta, Rp5 juta, Rp6 juta, Rp7,5 juta, dan Rp10 juta
  • Santunan atas risiko meninggal dunia: Rp2 juta, Rp2,5 juta, Rp3 juta, Rp4,5 juta, Rp6 juta, Rp7 juta, Rp8,5 juta, dan Rp11,5 juta
  • Manfaat pengembalian premi asuransi kesehatan Allianz hingga 20%
  • Keunggulannya adalah memberikan manfaat  asuransi kesehatan + rawat jalan + asuransi jiwa sekaligus

Manulife MiUltimate HealthCare

  • Usia masuk nasabah utama: 18-70 tahun
  • Usia masuk nasabah anak: 30 hari – 17 tahun
  • Pertanggungan biaya kamar rawat inap rumah sakit di Indonesia dan Malaysia mulai dari  Rp500 ribu – Rp3 juta per hari
  • Pertanggungan biaya kamar rawat inap rumah sakit di luar Indonesia dan Malaysia mulai dari Rp3 juta – Rp9 juta
  • Pertanggungan biaya kamar ICU sesuai tagihan
  • Pertanggungan biaya kunjungan dokter sesuai tagihan
  • Pertanggungan biaya kunjungan dokter spesialis sesuai tagihan
  • Pertanggungan biaya pembedahan sesuai tagihan
  • Pertanggungan biaya akomodasi pendamping tertanggung anak mulai dari Rp500 ribu – Rp1,2 juta per hari
  • Pertanggungan biaya penyuluhan psikologis mulai dari Rp1 juta – Rp2,5 juta per tahun
  • Manulife MiUltimate HealthCare bisa digunakan hingga jangkauan Malaysia

BNI Life Optima Cash Plan

  • Tipe asuransi kesehatan karyawan
  • Minimum karyawan perusahaan 5 orang
  • Usia masuk nasabah utama: 17-70 tahun
  • Usia masuk nasabah anak: 15-16 tahun
  • Santunan harian atas rawat inap akibat sakit dan kecelakaan mulai dari Rp100 ribu – Rp2 juta per hari
  • Santunan rawat jalan 80-100% dari kwitansi
  • Memberikan santunan atas pembedahan akibat sakit atau kecelakaan
  • Santunan dana melahirkan normal maupun Caesar
  • Keunggulannya memberikan manfaat rawat inap + rawat jalan + asuransi melahirkan sekaligus

AIA Premier Hospital & Surgical

  • Polis bersifat sebagai tambahan atau rider
  • Polis dasar yang harus dimiliki AIA ProLink Assurance
  • Usia masuk nasabah utama: 0-70 tahun
  • Polis dapat diperpanjang hingga 88 tahun
  • Pertanggungan biaya kamar rawat inap di rumah sakit
  • Manfaat yang diberikan mencakup rawat inap, rawat jalan, serta pembedahan akibat sakit dan kecelakaan

Takafulink Salam Community

  • Polis asuransi kesehatan syariah dikelola di bawah pengawasan Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  • Minimum peserta asuransi 10 orang
  • Cocok bagi yang menginginkan manfaat asuransi kesehatan syariah
  • Santunan meninggal dunia dan nilai investasi akibat sakit maupun kecelakaan diri
  • Santunan meninggal dunia dan nilai investasi jika terjadi risiko cacat tetap total
  • Santunan meninggal dunia dan nilai investasi jika terdiagnosis salah satu dari 49 penyakit kritis
  • Santunan rawat inap
  • Nilai investasi diberikan jika peserta hidup hingga polis berakhir

 

Pengertian Asuransi Kesehatan

Pengertian asuransi kesehatan adalah produk asuransi yang menanggung biaya pengobatan hingga perawatan medis lainnya jika tertanggung jatuh sakit. Biaya pengobatan atau manfaat asuransi kesehatan pada umumnya adalah rawat inap, rawat jalan, dan pembedahan.

Pengertian Asuransi Kesehatan Menurut Ahli dan Undang-Undang

Pengertian asuransi kesehatan menurut para ahli, salah satunya Prof dr Wirjono Prodjodikoro, menyebutkan bahwa asuransi adalah perjanjian yang melibatkan dua pihak, yaitu pihak tertanggung dan penanggung.

Dari pihak penanggung harus mengganti biaya kerugian yang disebabkan oleh risiko tidak terduga.

Sementara, pengertian asuransi kesehatan menurut Undang-Undang No 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian adalah perjanjian antara dua pihak, yaitu perusahaan asuransi dan pemegang polis yang menjadi dasar bagi penerimaan premi oleh perusahaan asuransi sebagai imbalan untuk:

  • Memberikan penggantian kepada pemegang polis akibat kerugian kesehatan yang tidak terduga
  • Memberikan pembayaran berdasarkan nilai yang telah ditetapkan pada hasil pengelolaan dana

Manfaat Asuransi Kesehatan

Setelah mengetahui cara kerja dan pengertiannya, penting juga untuk mengetahui manfaatnya. Manfaat asuransi kesehatan adalah pertanggungan biaya pengobatan atau perawatan kesehatan di rumah sakit maupun layanan medis lainnya. Manfaatnya terbagi menjadi dua kategori, yaitu manfaat dasar dan manfaat tambahan (rider)

Manfaat dasar adalah pertanggungan utama. Artinya, ketika mendaftarkan diri dalam polis, perusahaan asuransi secara otomatis akan menanggung biaya perawatan berikut:

  • Rawat Inap: Biaya kamar di rumah sakit, kunjungan dokter, obat-obatan, dan biaya lainnya terkait rawat inap di rumah sakit.
  • Pembedahan: Biaya atas tindakan pembedahan, seperti pembedahan reseksi, amputasi, atau rekonstruktif. Polis asuransi kesehatan juga menanggung biaya kamar operasi, dokter bedah, dan dokter anastesi.
  • Rawat Jalan: Biaya atas tindakan medis yang tidak mengharuskan menginap di rumah sakit. Baik pra-opname atau pasca-opname maupun sekadar diagnosis dan pengobatan rawat jalan.

Manfaat tambahan atau dikenal dengan sebutan rider adalah perluasan pertanggungan polis asuransi kesehatan. Artinya, untuk mendapatkan rider ini nasabah akan dikenakan biaya tambahan.

Misal, sudah mendapatkan manfaat dasar berupa rawat inap, rawat jalan, dan pembedahan, kemudian nasabah ingin memperoleh manfaat tambahan lain seperti medical check up (MCU), asuransi melahirkan, perawatan gigi, dan perawatan mata.

  • Medical check-upBiasanya, biaya MCU hanya ditanggung pada awal pendaftaran asuransi guna mengukur risiko kesehatan calon nasabah.
  • Asuransi melahirkan: Biaya melahirkan, mulai dari check-up, proses persalinan secara Caesar atau normal, dan perawatan setelahnya.
  • Perawatan gigi: Biaya perawatan kesehatan gigi, mulai dari pemeriksaan, pembersihan, tambal, atau pencabutan gigi.
  • Perawatan mata:  Biaya perawatan kesehatan mata, mulai dari pemeriksaan dan termasuk kacamata.

Beberapa perusahaan asuransi menawarkan pilihan polis dengan manfaat dasar hingga tambahan (rider) lengkap dengan premi murah!

Pengertian Pengecualian Asuransi Kesehatan

Selain manfaat asuransi kesehatan, ada juga klausul pengecualian yang perlu diperhatikan. Artinya, ada beberapa risiko yang tidak ditanggung oleh perusahaan dan tertulis secara lengkap dalam polis.

  1. Tindakan bunuh diri atau cedera yang diakibatkan perbuatan sendiri
  2. Transplantasi organ, termasuk perawatan dan pengobatan terkait
  3. Alat penunjang seperti kursi roda, anggota tubuh palsu, alat picu jantung, alat bantu dengar, penglihatan, dan sejenisnya
  4. Dialisis atau cuci darah dan terkait lainnya
  5. Perawatan dan pengobatan eksperimental, tradisional, atau alternatif
  6. Gangguan kejiwaan atau syaraf dan adiksi
  7. Perawatan dan/atau pengobatan terkait berat badan
  8. Perawatan dan/atau pengobatan terkait bedah plastik
  9. Pemeriksaan fisik berkala atau medical check up (MCU)
  10. Perawatan dan/atau pengobatan terkait hernia atau keterlambatan tumbuh kembang
  11. Sunat yang tidak berhubungan dengan penyakit atau kecelakaan
  12. Perawatan dan/atau pengobatan berkaitan HIV/AIDS hingga penyakit menular seksual
  13. Pertanggungan biaya vitamin dan suplemen tanpa indikasi medis
  14. Biaya keluarga berencana

Perlu dipahami bahwa setiap perusahaan asuransi memiliki klausul pengecualian yang berbeda-beda. Karena itu, sebelum memutuskan untuk membeli polis asuransi kesehatan, sebaiknya perhatikan dan pelajari polisnya secara teliti, ya.

Hukum Asuransi Kesehatan di Indonesia

Hukum asuransi kesehatan diciptakan dan diatur secara resmi oleh pemerintah dengan tujuan memastikan kelangsungan industri terkait di Indonesia berjalan lancar.

Adapun rangkumannya dapat dilihat sebagai berikut:

Undang Undang No. 2 Tahun 1992 Terkait Usaha Perasuransian

Undang-undang adalah dasar hukum utama yang digunakan sebagai regulasi terkait segala kegiatan industri perasuransian di Indonesia. Fungsinya adalah memastikan bahwa asuransi memiliki laporan keuangan perusahaan yang sehat, serta melindungi masyarakat agar mendapatkan hak sebagaimana mestinya.

KUHP Pasal 1320 dan pasal 1774

Hukum asuransi kesehatan KUHP ini menjelaskan bahwa asuransi merupakan perjanjian antara dua belah pihak, yaitu peserta (tertanggung) dan perusahaan (penanggung). Jika salah satu pihak melenceng dari perjanjian, maka berhak untuk membawa kasus ke ranah hukum pidana.

KUHD Bab 9 Pasal 246

Serupa dengan UU No. 2 Tahun 1992, KUHD Bab 9 Pasal 246 menjelaskan regulasi terkait pertanggungan asuransi, batas maksimal pertanggungan, proses klaim, pembatalan proses pertanggungan, hingga poin-poin penting lainnya yang tertulis dalam dokumen polis. Artinya, ketika menciptakan produk asuransi, perusahaan harus mengacu pada regulasi prinsip asuransi kesehatan KUHD ini.

Peraturan Pemerintah No. 73 Tahun 1992

Peraturan Pemerintah (PP) No. 73 Tahun 1992 ini berfokus pada pengaruh usaha perasuransian terhadap pertumbuhan negara. Sederhananya, perusahaan asuransi wajib memiliki prinsip sehat dan bertanggung jawab dalam memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Peraturan Pemerintah No. 63 Tahun 1999

Peraturan Pemerintah (PP) No. 63 Tahun 1999 merupakan hasil revisi PP No. 7 Tahun 1992. Dalam hukum asuransi kesehatan ini, pemerintah menyesuaikan peraturan dan ketetapan regulasi dengan perubahan zaman.

 

Contoh Polis Asuransi Kesehatan

Contoh polis asuransi kesehatan adalah bukti perjanjian tertulis yang dibuat oleh pihak perusahaan asuransi kepada pemegang polis atau nasabah.

Fungsinya sebagai bukti tertulis yang menjelaskan secara lengkap terkait hak dan kewajiban, baik dari pihak perusahaan asuransi sebagai penanggung maupun pemegang polis sebagai tertanggung.

Untuk mengetahui detail manfaat polis dari berbagai perusahaan asuransi, calon nasabah bisa membandingkannya secara online dengan mudah di Lifepal!
Bandingkan 500+ pilihan polis terbaik mulai Rp100 ribu/bulan!
+62

Isi Polis Asuransi Kesehatan

Bagian-bagian dalam polis asuransi kesehatan mencakup:

1. Identitas Polis

  • nomor polis
  • nama pemegang polis
  • kolom tanda tangan direksi
  • ketentuan free look provision
  • QR code[/accordion]

2. Data Polis

  • NIK
  • Alamat pemegang polis
  • Macam asuransi
  • Uang asuransi
  • Valuta
  • Premi
  • Nomor host to host
  • Top up berkala
  • Cara bayar premi
  • Layanan pembayaran
  • Penerima manfaat asuransi
  • Tanggal lahir tertanggung
  • Nama tertanggung
  • Akhir asuransi
  • Akhir pembayaran premi
  • Mulai asuransi
  • Ketentuan dan manfaat dan macam asuransi[/accordion]

4. Klausul Pengecualian

Dalam polis asuransi kesehatan juga telah ditulis secara jelas klausul pengecualian atau informasi terkait risiko apa saja yang tidak ditanggung oleh pihak asuransi. Biasanya adalah perawatan terkait kosmetik, gangguan kejiwaan, HIV/AIDS, dan masih banyak lagi.[/accordion]

Cara Mempelajarinya

Mempelajari polis sangatlah penting dilakukan agar tertanggung benar-benar memahami manfaat apa saja yang bisa didapat ketika terjadi risiko medis. Dengan ketelitian, nasabah juga bisa menghindari risiko klaim ditolak.

Berikut ini beberapa poin yang perlu diperhatikan saat mempelajari contoh polis asuransi kesehatan:

Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan ketika mempelajari polis adalah manfaat klausul pengecualian, mekanisme ganti rugi, limit/ plafon, hingga masa berlakunya.

Sebelum memutuskan untuk membeli suatu asuransi, sebaiknya minta terlebih dahulu contoh polisnya. Biasanya perusahaan akan memberikan waktu mempelajari polis selama 14 hari. Jika polis yang dipilih dirasa kurang sesuai dengan kebutuhan, calon nasabah bisa mengajukan pembatalan dan premi pun akan dikembalikan.

Setelah mempelajari polis, bandingan manfaat dan limit asuransi yang diberikan dengan kebutuhan. Misal, saat ini kisaran biaya rawat inap di rumah sakit adalah Rp500 ribu per hari, maka cari polis yang memberikan limit rawat inap harian di atas nominal tersebut. Atau, mungkin calon nasabah sering bepergian ke luar negeri, maka sebaiknya pilih polis yang menanggung hingga jangkauan rumah sakit internasional.

Jangan hanya terpaku pada satu polis saja. Sebaiknya pelajari dan bandingkan beberapa contoh polis dari berbagai perusahaan. Dengan begitu, calon nasabah bisa mendapatkan polis yang benar-benar sesuai kebutuhan dengan premi termurah.

 

Jenis-Jenis Asuransi Kesehatan

Jenis asuransi kesehatan dibedakan mulai dari perawatan yang diberikan, keikutsertaan nasabah, tanggungan biaya, peserta asuransi, klaim, dan polis. Berikut jenis-jenis asuransi kesehatan yang umumnya ada di Indonesia:

Berdasarkan perawatannya, jenis asuransi kesehatan dibedakan menjadi dua, yaitu rawat inap (in-patient) dan rawat jalan (out-patient)

  • Asuransi kesehatan rawat inap (in-patient) menanggung biaya perawatan ketika nasabah di rawat inap di rumah sakit.
  • Asuransi rawat jalan (out-patient) menanggung biaya perawatan medis rawat jalan seperti diagnosis, rehabilitasi, perawatan gigi, dan pengobatan di dokter umum atau rumah sakit lainnya di luar rawat inap.

Jenis polis dibedakan menjadi dua, yaitu asuransi kesehatan murni dan asuransi unit link atau investasi.

  • Asuransi kesehatan murni berfokus pada proteksi tanpa embel-embel investasi. Karena dana hanya dikelola untuk proteksi, premi pun biasanya jauh lebih murah dibandingkan jenis asuransi plus investasi (unit link).
  • Asuransi kesehatan unit link memberikan manfaat asuransi kesehatan dan investasi sekaligus. Jadi, premi yang dibayarkan sekian persen akan dialokasikan untuk proteksi dan juga investasi.

Proses klaim asuransi kesehatan terbagi menjadi dua jenis, yaitu klaim reimbursement dan cashless.

  • Reimbursement adalah metode klaim yang mengharuskan nasabah membayarkan biaya perawatan kesehatan terlebih dahulu. Kemudian akan digantikan oleh perusahaan asuransi sesuai perjanjian yang tertera di polis.
  • Cashless adalah metode klaim yang memungkinkan nasabah untuk langsung mendapatkan perawatan medis hanya dengan memperlihatkan kartu peserta asuransi kepada pihak rumah sakit. Jadi, nasabah tidak perlu membayar apa pun selama menjalani perawatan medis.

Berdasarkan keikutsertaannya, asuransi kesehatan dibedakan menjadi dua, yaitu wajib dan sukarela.

  • Asuransi bersifat wajib artinya diharuskan untuk diberikan kepada peserta asuransi. Salah satunya adalah BPJS Kesehatan yang menjadi program wajib setiap masyarakat Indonesia.
  • Asuransi bersifat sukarela artinya diberikan kebebasan untuk memilih apakah perlu memiliki asuransi kesehatan atau tidak. Biasanya adalah asuransi kesehatan swasta.

Biaya yang ditanggung dalam asuransi kesehatan terbagi menjadi dua jenis, yaitu tanggungan total dan tanggungan tinggi.

  • Tanggungan total artinya perusahaan asuransi menanggung seluruh pengeluaran atas biaya pelayanan kesehatan yang didapat oleh peserta asuransi.
  • Tanggungan tinggi artinya perusahaan asuransi hanya menanggung biaya yang paling tinggi. Jadi, tidak menanggung biaya rawat jalan yang umumnya tidak terlalu besar seperti pemeriksaan, diagnosis, dan lain sebagainya.

Berdasarkan jenis peserta asuransi, juga terbagi menjadi dua kategori yaitu individu atau kelompok.

  • Asuransi kesehatan pribadi diperuntukkan untuk tertanggung perseorangan. Biasanya, cocok bagi yang belum punya pasangan dan anak. Bagi nasabah individu, premi asuransi kesehatan pribadi murah dan bisa menjadi acuan utama.
  • Asuransi kelompok diperuntukkan bagi kelompok, baik perusah
 

Premi Asuransi Kesehatan

Premi asuransi kesehatan adalah biaya yang harus dibayarkan secara berkala atau sekaligus oleh pemegang polis (tertanggung) kepada perusahaan asuransi (penanggung). Besaran premi sendiri bervariasi dengan kisaran Rp100 ribuan – Rp2 jutaan (atau lebih) per bulan.

Agar tidak salah pilih, coba lakukan simulasi asuransi kesehatan dengan membandingkan lebih dari 500 polis terbaik secara online!

Faktor Penentu Harga Premi Asuransi Kesehatan

Premi asuransi kesehatan beragam, tergantung pada profil calon nasabah dan luas pertanggungan polis yang dipilih. Berikut ini adalah beberapa faktor yang menentukan biaya asuransi kesehatan:

Semakin lengkap manfaat polis yang diberikan, maka akan semakin tinggi pula premi asuransinya. Sebagian besar asuransi kesehatan memberikan manfaat dasar rawat inap, rawat jalan, dan pembedahan. Nah, jika ingin mendapatkan manfaat asuransi yang lebih lengkap, calon nasabah bisa membeli polis rider (manfaat tambahan) yang akan dikenakan premi tambahan.

Selain itu, polis asuransi yang menanggung klaim hingga jangkauan luar negeri preminya juga akan lebih mahal. Karena itu, untuk menekan harga premi dan mendapatkan asuransi kesehatan murah, pastikan manfaat polis yang dibeli sesuai dengan kebutuhan.

Profil nasabah juga berperan penting sebagai penentu harga asuransi kesehatan. Misal, simulasi premi asuransi kesehatan nasabah usia 20 tahun tentu akan lebih murah ketimbang nasabah lanjut usia atau di atas 30 tahun. Ini dikarenakan semakin bertambahnya usia, kemungkinan jatuh sakit juga lebih tinggi.

Tidak hanya itu saja, jenis kelamin juga menjadi salah satu faktor penentu premi. Faktanya, laki-laki 19 persen lebih rentan terserang stroke dan serangan jantung ketimbang perempuan. Karena itu, umumnya harga polis untuk tertanggung laki-laki lebih mahal.

Sebelum pendaftaran polis, beberapa perusahaan asuransi mewajibkan nasabahnya melakukan medical check up (MCU) untuk mengetahui riwayat kesehatan tertanggung. Jika hasilnya menunjukkan ada penyakit bawaan atau pernah mengalami sakit yang cukup parah sebelumnya, biasanya preminya akan lebih mahal.

Selain medical check up, biasanya perusahaan asuransi juga akan menanyakan gaya hidup tertanggung, misal apakah memiliki kebiasaan merokok, olahraga ekstrem, dan sejenisnya. Jika kemungkinan terjadi risiko kesehatan cukup tinggi, maka preminya akan lebih mahal.

Dalam asuransi kesehatan terdapat istilah pengembalian premi atau no claim bonus. Artinya, jika tidak ada klaim sampai masa asuransi berakhir, sekian persen (sesuai perjanjian polis) dari premi yang telah dibayarkan akan dikembalikan kepada peserta asuransi.

Polis yang memberikan manfaat no claim bonus, biasanya premi asuransi kesehatannya akan jauh lebih mahal.

Jenis asuransi kesehatan terbagi menjadi dua kategori, asuransi kesehatan murni dan unit linkAsuransi kesehatan murni adalah produk yang memberikan manfaat asuransi tanpa embel-embel investasi. Sementara, asuransi kesehatan unit link adalah produk asuransi yang dilengkapi dengan manfaat investasi sekaligus.

Premi asuransi kesehatan unit link umumnya lebih mahal ketimbang asuransi murni. Sebab, premi yang dibayarkan akan dibagi untuk  manfaat asuransi dan sebagian untuk instrumen investasi.

Cara Mendapatkan Premi Asuransi Kesehatan Murah

Perlu dipahami bahwa dalam mencari polis sebaiknya tidak hanya fokus pada premi asuransi kesehatan murah saja. Sebab, percuma jika preminya murah tapi limit asuransinya tidak cukup untuk menanggung biaya perawatan ketika jatuh sakit. Meski begitu, ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk mendapatkan premi bersahabat:

Cara kerja Coordination of Benefit (CoB) adalah jika BPJS Kesehatan tidak mencakup keseluruhan biaya perawatan, maka nasabah bisa mengajukan kekurangannya pada asuransi kesehatan swasta. Dengan manfaat ini, calon nasabah tidak perlu mencari polis dengan limit yang terlalu tinggi agar preminya tidak terlalu mahal, karena klaimnya bisa dibagi dengan BPJS Kesehatan.

Dari pada mendaftarkan masing-masing anggota keluarga dalam asuransi kesehatan individu, lebih baik pilih polis asuransi kesehatan keluarga agar preminya lebih murah. Memang sih sekilas harga asuransi kesehatan keluarga akan terkesan mahal. Tapi, jika dikalkulasikan dengan premi asuransi individu untuk tiap anggota keluarga, premi kumpulan sebenarnya lebih murah karena satu polis bisa untuk lima anggota keluarga sekaligus.

Harga premi asuransi kesehatan umumnya akan semakin mahal jika calon nasabah telah memasuki usia 30 tahun ke atas. Ini dikarenakan semakin bertambahnya usia, semakin rentan tubuh untuk terserang penyakit. Karena itu, sebaiknya memiliki asuransi kesehatan sedini mungkin agar preminya lebih murah.

 

Klaim asuransi kesehatan dibedakan menjadi dua kategori, yaitu cashless (non tunai) dan reimbursement (tunai).

Klaim cashless adalah pilihan yang paling praktis, sebab tertanggung hanya perlu menunjukkan kartu peserta asuransi ke pihak rumah sakit rekanan. Kemudian bisa langsung mendapatkan layanan kesehatan.

Sementara, reimbursement mengharuskan tertanggung membayar tagihan rumah sakit dengan dana pribadi terlebih dahulu. Setelah itu, mengajukan klaim ke pihak perusahaan asuransi terkait, barulah dana tagihan rumah sakit tadi akan diganti. Keunggulan metode klaim ini adalah dapat digunakan di rumah sakit non rekanan perusahaan asuransi.

Untuk cara praktis dapat memanfaatkan broker asuransi seperti Lifepal yang dapat membantu proses klaim nasabah secara online. Dijamin praktis dan preminya murah!

Prosedur Klaim Asuransi Kesehatan

Berikut ini adalah langkah-langkah klaim asuransi kesehatan cashless dan reimbursement:

Prosedur Klaim Cashless
Peserta membawa kartu saat di rumah sakit/klinik → Gesek kartu → Rumah sakit mengkonfirmasi ke pihak perusahaan  → Peserta mendapatkan pelayanan medis.
Prosedur Klaim Reimbursement
Peserta mengirimkan dokumen klaim → Datang langsung ke kantor perusahaan asuransi/kurir/Lifepal → Perusahaan mengecek dokumen dan analisis → Pembayaran klaim → Selesai.
  • Polis asli
  • Mengunduh dan mengisi formulir klaim
  • Bukti general check-up
  • Surat keterangan dokter
  • Hasil laboratorium dan/atau radiologi
  • Kwitansi rumah sakit asli
  • Surat keterangan polisi apabila dirawat karena kecelakaan

Alasan Klaim Asuransi Kesehatan Ditolak

Klaim asuransi kesehatan juga dapat ditolak oleh perusahaan asuransi. Sebagian besar kasusnya terjadi akibat penyebab klaim tidak sesuai dengan perjanjian yang tertera di dokumen polis. Berikut ini adalah beberapa alasan lainnya yang sering kali menjadi penyebab klaim asuransi kesehatan nasabah ditolak:

1. Klaim Termasuk dalam Pengecualian

Ada beberapa kondisi yang termasuk ke dalam pengecualian pertanggungan, misalnya cedera akibat melukai diri sendiri. Penyebab lainnya bisa Anda temukan pada poin sebelumnya.

2. Polis Tidak Aktif

Polis bisa jadi tidak aktif (biasa disebut dengan istilah lapse) apabila nasabah terlambat membayar premi ke penyedia asuransi. Jika hal tersebut terjadi, sebaiknya segera hubungi agen terkait.

3. Terlambat Mengajukan Klaim

Pada metode pengajuan klaim reimburse, ada batas waktu pengajuan klaim yang perlu Anda catat. Pasalnya, jika melewati masa itu maka klaim menjadi kadaluwarsa.

4. Dokumen Tidak Lengkap

Penyedia asuransi membutuhkan dokumen yang lengkap untuk mengonfirmasi keabsahan klaim. Oleh sebab itu, jangan lewatkan satu pun dokumen yang diminta.

5. Sedang dalam Masa Tunggu Polis

Setelah mendaftar asuransi, biasanya nasabah harus menunggu selama beberapa waktu dulu sampai polis benar-benar aktif. Selama masa tunggu ini, Anda pun belum bisa mengajukan klaim.

6. Pengajuan Klaim dengan Cara Curang

Pengajuan klaim dengan cara curang seperti membuat surat keterangan dokter palsu tentu saja akan membatalkan klaim.

7. Pre-Existing Condition

Pre-existing condition adalah kondisi di mana nasabah sudah mengidap penyakit tertentu pada saat mendaftarkan asuransi, sehingga bisa membatalkan klaim. Jadi, pastikan apakah asuransi menanggung ini atau tidak.

8. Berada di Luar Wilayah Pertanggungan

Dalam melindungi nasabah, asuransi memiliki wilayah pertanggungan tertentu. Jika polis hanya meng-cover wilayah Indonesia, tentu tidak bisa diklaim ketika membutuhkan perawatan medis di luar negeri.

9. Sudah Melebihi Limit yang Ditentukan

Sama seperti kartu kredit, asuransi kesehatan juga memiliki sistem limit. Jadi, bila Anda telah mengajukan klaim sampai melewati batas limit, tentu klaim selanjutnya akan ditolak.

 

Memilih Asuransi Kesehatan

Memilih asuransi kesehatan terbaik di Indonesia memang tidaklah mudah. Dengan ratusan pilihan polis dan brand, calon nasabah dituntut untuk lebih cermat dalam memilih asuransi kesehatan yang benar-benar sesuai kebutuhan dengan premi terbaik.

Biar tidak salah pilih, sebaiknya bandingkan terlebih dahulu polis yang diinginkan dengan perusahaan asuransi lainnya secara online di Lifepal!

Ketahui juga beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli asuransi kesehatan berikut ini:

1. Metode Klaim Cashless

Dengan sistem klaim cashless, nasabah bisa datang ke rumah sakit dengan bermodal kartu peserta asuransi kesehatan saja. Artinya, nasabah tidak perlu mengeluarkan dana terlebih dahulu untuk mendapatkan perawatan medis.

2. Menanggung Biaya Rawat Jalan

Biaya perawatan pra dan pasca rawat inap tidaklah murah. Untuk itu, ketika memilih asuransi kesehatan, pertimbangkan polis yang menanggung biaya rawat jalan tersebut. Dari rekomendasi Lifepal, Asuransi kesehatan AXA MandiriCigna, dan Manulife menanggung biaya rawat jalan sebagai manfaat dasar asuransi.

3. Manfaat Pengembalian Premi

Tips memilih asuransi kesehatan selanjutnya adalah pilih yang menawarkan manfaat pengembalian premi atau no claim bonus. Artinya, premi yang sudah dibayarkan akan dikembalikan sekian persen (tergantung polis) jika tidak ada klaim hingga masa asuransi berakhir. Biasanya, perusahaan akan mengembalikan 20 hingga 100 persen dari total premi yang telah dibayarkan.

4. Manfaat Coordination of Benefit (CoB)

Dengan manfaat Coordination of Benefit (CoB), jika asuransi BPJS tidak mencakup semua biaya perawatan, maka Anda bisa mengajukan kekurangannya pada asuransi swasta.

Saat ini, ada 11 perusahaan asuransi swasta yang bersedia menjalankan koordinasi klaim dengan BPJS, yaitu asuransi kesehatan Avrist, Arthagraha General Insurance, Astra Buana, Mega, CARTakaful Keluarga, Bina Dana Arta, Sinarmas MSIGGenerali Indonesia, Tugu Pratama, dan Multi Artha Guna (MAG).

5. Menanggung Pre-Existing Condition

Pre-existing condition adalah kondisi di mana calon nasabah sudah menderita penyakit tertentu saat mendaftar asuransi. Sebagian besar produk mengecualikan hal ini dalam klaimnya, tetapi ada yang tidak mengecualikannya dengan atau tanpa syarat. Salah satunya adalah polis Maestro Optima Care dari AXA.

Dalam memilih asuransi kesehatan, pertimbangkan juga limit atau plafonnya. Plafon yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan memang sekilas terkesan besar. Misal, uang pertanggungan (UP) Rp20 juta terkesan banyak saat ini. Namun, di tahun-tahun mendatang dengan kenaikan biaya medis 7-15 persen, nilai pertanggungan tersebut akan berkurang.

Jika memungkinkan, sebaiknya pilih yang menanggung biaya medis sesuai tagihan rumah sakit (as charged), seperti ManulifePrudential, dan BNI Life.

Meski proteksi kesehatan sangatlah penting, calon nasabah tetap harus memastikan keuangannya tetap terjaga. Oleh karena itu, pastikan premi tidak kemahalan apalagi melebihi kemampuan. Standarnya alokasi asuransi minimal sekitar 3-5 persen dari penghasilan.

Broker yang telah terdaftar resmi dapat membantu nasabah memilih asuransi kesehatan sesuai anggaran dan kebutuhan, serta pengajuan klaim secara online. Broker asuransi seperti Lifepal dapat sangat membantu dalam merekomendasikan produk dan membantu klaim.

 

Pertanyaan Seputar Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan adalah jaminan perlindungan finansial yang diberikan kepada peserta asuransi ketika harus mendapatkan perawatan medis akibat sakit atau kecelakaan.

kenaikan-biaya-medis

Pada tahun 2018 saja, inflasi biaya rumah sakit mencapai 11 persen. Artinya, misal pada tahun sebelumnya biaya kesehatan rawat inap di rumah sakit berkisar Rp500 ribuan per hari, maka nominalnya akan naik menjadi Rp555 ribu di tahun 2018. Angka tersebut akan terus meningkat di tahun selanjutnya.

Daripada menghabiskan tabungan atau investasi untuk biaya medis, asuransi akan membantu cashflow-mu menjadi lebih aman saat sakit. Klik di sini untuk mendapatkan asuransi kesehatan terbaik dari Lifepal!

Manfaat pertanggungan asuransi terbagi menjadi dua, yaitu manfaat utama dan manfaat tambahan. Manfaat utama meliputi rawat inap, pembedahan, rawat jalan. Sementara manfaat tambahan mencakup medical check-up, maternity, perawatan gigi, dan mata.

Berikut penjelasan lebih detail mengenai masing-masing manfaat tersebut:

  1. Rawat inap

Pertanggungan asuransi untuk rawat inap mencakup biaya kamar di rumah sakit.

  1. Pembedahan

Pertanggungan asuransi untuk tindakan pembedahan, seperti pembedahan reseksi, amputasi, atau rekonstruktif.

  1. Rawat jalan

Pertanggungan asuransi untuk tindakan medis yang tidak mengharuskan menginap di rumah sakit. Baik pra-opname atau pasca-opname maupun sekadar diagnosis dan pengobatan rawat jalan.

  1. Medical check-up

Pertanggungan asuransi untuk medical check-up atau pemeriksaan kondisi kesehatan.

  1. Maternity

Pertanggungan asuransi untuk proses melahirkan, mulai dari check-up, proses persalinan secara operasi atau normal, dan perawatan setelahnya.

  1. Perawatan gigi

Pertanggungan asuransi untuk perawatan kesehatan gigi, mulai dari pemeriksaan, pembersihan, tambal, atau pencabutan gigi.

  1. Perawatan mata

Pertanggungan asuransi untuk perawatan kesehatan mata, mulai dari pemeriksaan dan termasuk kacamata.

Di Indonesia, terdapat asuransi kesehatan dari pemerintah (BPJS Kesehatan) dan asuransi kesehatan swasta. Beberapa contoh asuransi swasta yang menyediakan proteksi kesehatan, antara lain asuransi kesehatan Prudential, asuransi kesehatan Allianz, dan asuransi kesehatan Manulife. 

Sementara untuk pilihan asuransi kesehatan syariah terbaik adalah Takaful Keluarga. Asuransi berbasis syariah diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.

Usia masuk tertanggung dalam asuransi kesehatan adalah mulai dari 6 bulan sampai 17 (anak-anak), 17 tahun hingga 70 tahun (dewasa), dan manfaat melahirkan mulai dari 20-43 tahun.

Biasanya usia yang lebih muda maka semakin mudah untuk diterima oleh asuransi. Sementara usia semakin tua akan semakin sulit mendapatkan produk asuransi kesehatan yang meng-cover untuk orang tua.

Biaya asuransi kesehatan per bulan berbeda-beda tergantung dari polis yang dipilih. Namun, umumnya harga premi askes per bulan berkisar di antara ratusan hingga jutaan ribu rupiah.

Pada dasarnya BPJS Kesehatan merupakan program asuransi kesehatan yang dihadirkan oleh pemerintah. BPJS Kesehatan ini bersifat wajib atau harus dimiliki oleh setiap Warga Negara Indonesia (WNI).

Saat ini ada begitu banyak pilihan asuransi kesehatan yang memberikan manfaat nilai investasi sekaligus. Jenis asuransi ini dikenal juga dengan istilah asuransi kesehatan unit link. Untuk cara kerjanya pun sederhana, yaitu biasanya premi akan dialokasikan ke proteksi sebesar 60 persen dan 40 persen untuk dana investasi. Beberapa rekomendasi polis terbaik asuransi kesehatan unit link dapat dilihat pada tab Informasi Umum

Sebenarnya tidak dapat dicairkan. Namun, ada beberapa polis asuransi yang memberikan manfaat no claim bonus. Artinya, jika tidak ada klaim selama periode yang ditentukan, maka nasabah bisa mendapatkan pengembalian premi yang telah dibayarkan senilai perjanjian yang tertulis dana polis. 

Menurut pandangan Islam, proteksi ini diperbolehkan asalkan dana yang terkumpul dikelola sesuai dengan syariat Islam. Syariat Islam yang dimaksud adalah mengikuti fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No: 21/DSN-MUI/X/2001 terkait pedoman asuransi syariah.

Manfaat yang diberikan oleh kedua jenis proteksi tersebut secara garis besar sama. Perbedaannya, asuransi syariah mengikuti prinsip syariah atau sesuai syariat Islam, alias akad tolong menolong. Sementara perusahaan konvensional lebih berfokus pada akad jual beli.

Asuransi kesehatan diatur oleh undang-undang asuransi seperti UU No. 40 Tahun 2014. Selain undang-undang tersebut, asuransi juga merupakan bagian dari bentuk perjanjian, sehingga bisa batal atau dibatalkan.

Berikut beberapa dasar hukum tentang asuransi kesehatan yang perlu diperhatikan:

  • Pasal 251 KUHD: Dasar hukum ini mengatur tertanggung untuk memberi keterangan yang benar dan tidak keliru. Jika tidak, maka perjanjian dalam asuransi dapat batal. 
  • Pasal 269 KUHD: Dasar hukum yang mengatur bahwa tidak ada kerugian yang terjadi sebelum penandatanganan perjanjian tetapi diklaim setelahnya.
  • Pasal 282 KUHD: Dasar hukum yang mengatur agar tertanggung tidak melakukan kecurangan atau penipuan. Jika dilakukan maka akan berakibat pada perjanjian batal.

Saat ini kita bisa membeli asuransi kesehatan online, seperti melalui Lifepal sebagai marketplace asuransi terbaik di Indonesia. Caranya mudah saja, cukup mengisi formulir di bagian atas halaman ini dan tim kami akan segera menghubungi kamu.

Perlu dicatat bahwa membeli asuransi secara online relatif lebih murah 30 persen dari pembelian lewat jalur lain. Selain itu, kamu juga dapat lebih mudah membandingkan berbagai polis dari merek-merek asuransi ternama di Indonesia sehingga lebih mudah memilih asuransi kesehatan yang bagus.

Berikut beberapa istilah yang sering digunakan:

  • Aktuaris: Orang profesional yang telah menjalani sekolah atau pelatihan tertentu di bidang asuransi. Sehingga memiliki pengetahuan mengenai asuransi secara detail dan akurat. Pekerjaannya adalah menghitung besaran premi calon peserta.
  • Copayment: Copayment adalah biaya yang harus dibayarkan saat melakukan klaim tagihan pelayanan medis (pada umumnya 10 persen dari total tagihan pelayanan medis).
  • Premi: Premi asuransi adalah jumlah uang yang harus disetorkan 
  • Polis: Perjanjian tertulis antara Tertanggung (nasabah) dan perusahaan asuransi mengenai hak dan kewajiban masing-masing terkait polis yang dibeli.
  • Klaim asuransi: Permintaan secara resmi dari pihak peserta untuk mendapatkan kompensasi alias jaminan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan di polis.
  • Masa tenggang: Periode waktu setelah tanggal jatuh tempo pembayaran premi namun polis asuransi masih berlaku. 
  • Masa tunggu: Periode setelah polis diterbitkan namun benefit belum dapat digunakan oleh nasabah. Atau, periode antara satu benefit telah digunakan dan harus menunggu waktu tertentu hingga benefit yang sama bisa dimanfaatkan.
  • Penanggung: Pihak yang sah tertulis di polis sebagai orang yang membayarkan premi atas polis tersebut.
  • Tertanggung: Pihak yang sah tertulis di polis sebagai orang yang menerima manfaat atau benefit atas suatu produk asuransi.
  • Risiko: Kerugian yang dialami oleh pihak yang dipertanggungkan oleh asuransi.
  • Benefit/manfaat: Manfaat atau perlindungan adalah hak baik berupa fasilitas ataupun penggantian biaya yang akan diterima oleh pihak tertanggung atau nasabah.
  • Secondary Benefit: Manfaat tambahan dari manfaat utama yang bisa didapatkan oleh nasabah. Akan tetapi, biasanya harus menambahkan nominal premi.
  • Coordination of Benefit (COB): Sering disebut sebagai double klaim, COB adalah proses dimana dua perusahaan asuransi menanggung nasabah yang sama agar peserta  bisa mendapatkan manfaat maksimal dari produk asuransi yang digunakan. Namun, total biaya yang akan dibayarkan tidak akan melebihi biaya  medis yang ditagihkan.
Penulis Clara Naomi Penulis yang memiliki pengalaman dalam bidang finansial dan asuransi. Menulis guna mendorong masyarakat sadar pentingnya pengaturan keuangan yang baik dan ideal. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan