Perhitungan Premi Asuransi Kredit

Perhitungan premi asuransi kredit bergantung dari plafon kredit, jangka waktu kredit, dan usia debitur. Untuk menghitung premi asuransi ini, perhitungannya adalah menggunakan rumus berikut:

Pr = T x Pp

Pr = Premi

T = Tarif Asuransi

Pp = Plafon kredit

Nah, untuk menentukan tarif asuransi, perusahaan asuransi menghitungnya berdasarkan berapa lama tenor kredit yang ditanggung.

Contoh dari perhitungan menggunakan rumus di atas adalah sebagai berikut:

Seseorang mengambil pinjaman selama 10 tahun dan mendapatkan tarif asuransi sebesar 3 persen dengan plafon pinjaman Rp100 juta. Perhitungan preminya adalah sebagai berikut

Pr = 3% x Rp100.000.000 = Rp3.000.000

Faktor Penentu Premi

Faktor penentu premi kurang lebih tidak jauh berbeda dengan asurnasi jiwa. Artinya, semakin lanjut usia nasabah, semakin tinggi pula harga preminya. Bandingkan polis asuransi jiwa untuk usia lanjut terbaik, premi hanya Rp120 ribu/ bulan!

Asuransi jiwa UP hingga Rp2,5 M mulai Rp120 ribu/bulan!
+62

Ada juga beberapa faktor lainnya yang menentukan besaran premi asuransi kredit, di antaranya:

1. Usia debitur

Pada beberapa produknya, usia debitur menjadi satu penentu besaran premi. Misalnya, asuransi kredit mensyaratkan informasi medis bagi nasabah kredit dengan kriteria usia di atas 55 tahun. Pasalnya, semakin besar usia debitur maka semakin besar pula risiko kesehatannya.

2. Profil debitur

Beberapa produk asuransi kredit juga mempertimbangkan profil debitur sebagai penentu besaran premi, misalnya lama bekerja di perusahaan tertentu dan risiko pekerjaan. Pasalnya, semakin tinggi risiko pekerjaan debitur (misalnya pekerjaan tambang), maka risiko terjadinya klaim juga semakin tinggi.

Berdasarkan profil debitur tersebut, perusahaan asuransi berhak untuk menentukan premi tambahan atau perubahan syarat dan ketentuan pertanggungan asuransi. Perusahaan asuransi jiwa berhak menolak klaim. 

3. Tenor kredit

Tenor kredit masuk ke dalam indikator untuk menentukan tarif premi. Alasannya, semakin lama tenor kredit tentu semakin tinggi juga risiko yang mungkin terjadi. 

4. Plafon kredit

Plafon kredit asuransi menjadi hal paling penting dalam menentukan premi asuransi kredit. Selain menjadi variabel dalam perhitungan premi, plafon kredit juga umumnya dibatasi sampai jumlah maksimal tertentu. 

Asuransi Sinar Mas, misalnya, menentukan batas plafon kredit sebagai berikut:

  • Asuransi Kredit Usaha Mikro: maksimal Rp50 juta
  • Asuransi Kredit Usaha Kecil: Rp50 juta sampai Rp500 juta
  • Asuransi Usaha Menengah: Rp500 juta sampai Rp5 miliar
  • Asuransi Kredit Massal: kredit kepada minimal 100 debitur dengan maksimal plafon Rp500 juta (pertanian), kredit kepada minimal 50 debitur dengan maksimal plafon Rp1 miliar (non-pertanian).
Demikian penjelasan tentang premi asuransi kredit. Temukan berbagai pilihan asuransi kredit terbaik di Lifepal!
Penulis Lifepal Teman Andalanmu untuk Keuangan dan Asuransi Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan