Asuransi Melahirkan

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
+62
Tampilkan promo kartu kredit?
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
1970/01/01 00:00:00Cicilan 0%Hemat 25%
 
Bandingkan 100+ brand Asuransi Melahirkan, ✓Termurah se-Indonesia. ✓Tanpa masa tunggu. Diskon hingga 25%, Cicilan 0% sampai 12 bulan.

Daftar Asuransi Melahirkan Terbaik di Indonesia

Terdapat ratusan produk asuransi melahirkan di tahun 2020 ini, membandingkan satu per satu tentu bukan hal yang mudah dilakukan.

Lifepal hadir sebagai platform asuransi yang dapat membantu nasabah untuk membandingkan dan beli asuransi melahirkan secara online. Berikut ini rekomendasi polis terbaiknya:

1. AXA Mandiri – International Exclusive Asia

  • Cocok untuk nasabah yang berencana melahirkan di luar negeri (Asia)
  • Usia anak: 0-16 hari
  • Masa tunggu: 12 bulan setelah polis aktif
  • Pertanggungan mengikuti tagihan rumah sakit
  • Menanggung biaya perawatan sebelum dan sesudah melahirkan
  • Pertanggungan risiko komplikasi sebelum dan sesudah melahirkan
  • Menanggung biaya vaksinasi anak sesuai tagihan rumah sakit
  • Menanggung perawatan di seluruh wilayah Asia

2. Manulife – MiUltimate HealthCare

  • Cocok untuk nasabah yang berencana melahirkan caesar sebab limit polis tinggi
  • Polis merupakan manfaat tamabahan (rider)
  • Usia masuk Ibu: 20-43 tahun
  • Polis dapat diperpanjang hingga usia Ibu 45 tahun
  • Manfaat asuransi diberikan 12 bulan setelah polis aktif
  • Terbagi menjadi dua plan yang berbeda, yaitu Emerald dan Jade
  • Pertanggungan biaya melahirkan normal mulai Rp10-20 juta
  • Pertanggungan biaya melahirkan normal dengan bantuan mulai Rp15-30 juta
  • Pertanggungan biaya komplikasi Rp10-20 juta
  • Pertanggungan biaya pembedahan atau caesar mulai Rp15-30 juta
  • Limit polis mulai Rp25-50 juta per tahun

3. Allianz – Smarthealth Maxi Violet

  • Polis merupakan manfaat tambahan (rider)
  • Pengembalian premi 20% jika tidak ada klaim hingga masa polis berakhir
  • Pertanggungan biaya melahirkan normal mulai Rp1-Rp10 juta
  • Pertanggungan biaya melahirkan pembedahan atau caesar mulai Rp2-20 juta
  • Pertanggungan biaya risiko keguguran mulai Rp500 ribu-Rp5 juta
  • Pertanggungan biaya sebelum dan sesudah melahirkan mulai Rp500 ribu-Rp5 juta

4. Mandiri Inhealth – Indemnity

  • Cocok untuk nasabah pengusaha mencari asuransi kesehatan lengkap untuk karyawannya.
  • Polis merupakan manfaat tamabahan (rider)
  • Menanggung hingga 250 karyawan
  • Menanggung sejak masa kehamilan, melahirkan, setelah melahirkan, hingga keguguran
  • Pertanggungan yang diberikan mengikuti tagihan rumah sakit
  • Limit asuransi mulai Rp18-30 juta

5. BNI Life – Optima Cash Plan

Cocok untuk perusahaan dengan karyawan yang masih sedikit. Berikut rangkuman polisnya:

  • Cocok untuk nasabah pengusaha kecil mencari asuransi melahirkan untuk karyawannya.
  • Polis merupakan manfaat tamabahan (rider)
  • Minimum karyawan: 5 orang
  • Usia masuk Ibu: 17-55 tahun
  • Proses klaim instan atau cair 24 jam
  • Terdapat 5 pilihan plan polis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran
  • Pertanggungan biaya melahirkan mulai Rp2,5-15 juta

6. PRUMy Child

  • Cocok untuk yang menginginkan asuransi kesehatan tanpa masa tunggu
  • Premi mulai Rp400 ribu per bulan
  • Usia Ibu: 18-40 tahun
  • Usia kehamilan: 20-32 minggu
  • Asuransi melahirkan tanpa masa tunggu
  • Pertanggungan untuk anak hingga seumur hidup atau 99 tahun.
  • Manfaat santunan atas risiko meninggalnya janin dan Ibu.
  • Terdapat manfaat santunan jika anak terkena risiko meninggal atau cacat total dan tetap.
Selain rekomendasi produk di atas, beberapa brand lain seperti asuransi melahirkan Sinarmas, AIA, dan CAR. Produk asuransi kesehatan tersebut memberikan penggantian biaya operasi caesar maupun normal.

Sila isi formulir yang terdapat di atas laman ini untuk konsultasi asuransi gratis dengan tim Lifepal.

 
 

Apa Itu Asuransi Melahirkan? 

Asuransi melahirkan atau asuransi kehamilan adalah produk asuransi kesehatan yang menanggung biaya mulai dari masa kehamilan dan persalinan.

Bentuk proteksi ini bermanfaat untuk mengurangi beban biaya seperti pemeriksaan kehamilan, biaya medis saat persalinan, dan bahkan menanggung tindakan medis akibat keguguran,  seperti Mandiri Inhealth, Cigna, dan Allianz.

Cara Kerja Asuransi Melahirkan

Dalam asuransi melahirkan terdapat istilah masa tunggu, biasanya 12 bulan. Artinya, jika nasabah mendaftar pada bulan Juli 2020, maka harus menunggu hingga 12 bulan kemudian atau Juli 2021 untuk bisa menggunakan manfaat pertanggungan untuk melahirkan. 

Namun, ada juga polis yang menawarkan manfaat asuransi melahirkan tanpa masa tunggu. Salah satunya adalah PRUMy Child dari Prudential. Ulasan lengkap mengenai polis ini, sila cek tab Produk Terbaik.

Tabel Manfaat Asuransi Kehamilan dan Melahirkan

Agar memahami konsep asuransi melahirkan ini, mari simak terlebih dahulu apa saja manfaat asuransi kehamilan dan melahirkan pada umumnya. Berikut tabel manfaat asuransi kehamilan dan melahirkan pada umumnya.

Masa Kehamilan Masa Melahirkan Pasca Persalinan
Risiko Komplikasi Janin atau calon bayi Biaya melahirkan normal Perawatan di inkubator atau ICU
Risiko Komplikasi pada Ibu Biaya Melahirkan dengan alat khusus tanpa pembedahan Santunan atas kelainan bawaan
Biaya pembedahan caesar Santunan meninggal dunia pada anak atau ibu
 

Jenis-jenis Asuransi Melahirkan

Terdapat pilihan jenis asuransi melahirkan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Berikut adalah beberapa di antaranya: 

1. Asuransi Jiwa – Melahirkan 

Memberikan santunan atau uang pertanggungan (UP) apabila terjadi risiko komplikasi selama persalinan, adanya cacat, hingga bayi meninggal dunia. 

2. BPJS Kesehatan, Kebidanan, dan Neonatal 

Menanggung seluruh biaya pemeriksaan masa kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan atau postnatal care dengan harga premi terjangkau dan dapat dibayarkan secara berkala tiap bulan. Manfaatnya hanya berfokus pada proteksi kesehatan ibu hamil saja tidak pada bayi.

3. Asuransi Kesehatan Swasta 

Manfaat asuransi yang diberikan mencakup biaya persalinan normal atau caesar, biaya keguguran, biaya NICU (Neonatal Intensive Care Unit), dan biaya pemeriksaan untuk mencegah risiko komplikasi.

 

Cara Klaim Asuransi Melahirkan

Cara klaim asuransi melahirkan tidak jauh berbeda dengan klaim asuransi kesehatan pada umumnya. 

Untuk metode klaim reimbursement yaitu menyiapkan dokumen pendukung, isi formulir klaim, kirimkan dokumen ke perusahaan asuransi atau agen yang dulu membantu nasabah dalam proses aktivasi polis, setelah itu tunggu apakah pengajuan klaim nasabah diterima atau ditolak. Jika diterima, biasanya klaim akan cair dalam waktu 14 hari kerja. 

  • Kuitansi asli yang menginformasikan rincian biaya perawatan
  • Surat rincian obat-obatan selama perawatan
  • Resume medis asli dari dokter yang merawat
  • Fotokopi hasil laboratorium atau penunjang diagnostik lainnya
  • Kwitansi dilengkapi dengan materai Rp6 ribu

Sementara untuk metode klaim cashless, nasabah hanya perlu menyiapkan kartu peserta asuransi dan KTP untuk ditujukan ke administrasi rumah sakit rekanan perusahaan yang dipilih. Setelah itu, tagihan klaim nasabah akan langsung diproses saat itu juga. Cara penggunaannya sama seperti kartu kredit. 

  • Kartu peserta asuransi
  • Kartu tanpa pengenal (KTP)
  • Paspor untuk Warga Negara Asing (WNA)

Namun, kembali lagi bergantung pada asuransi yang dipilih ya. Sebab, umumnya setiap perusahaan asuransi memiliki metode klaim yang berbeda-beda, namun serupa. Jika ingin lebih mudah, Anda dapat membeli produk asuransi melahirkan melalui broker asuransi terpercaya seperti Lifepal. 

Sebab, Lifepal bertindak sebagai jembatan antara perusahaan asuransi dan nasabah guna memastikan semua nasabah mendapatkan haknya sesuai dengan perjanjian polis. Karena Lifepal ada untuk melindungi pelanggan dan bukan perusahaan asuransi. 

 

Seperti Apa Asuransi Melahirkan yang Bagus?

Ada begitu banyak pilihan asuransi melahirkan yang menawarkan manfaat serta besaran premi berbeda-beda. Itu sebabnya sangat penting bagi setiap calon nasabah lebih cerdas dalam membandingkan dan memilih produk asuransi melahirkan terbaik.

Berikut ini adalah beberapa kriteria asuransi melahirkan yang bagus dan menguntungkan nasabah:

Sebaiknya pilih yang menyediakan metode klaim lengkap, yaitu cashless dan reimbursement. Dengan begitu kita dapat menyesuaikan cara klaim dengan kebutuhan kita.

Misal, jika ingin melakukan persalinan di rumah sakit yang bukan rekanan perusahaan asuransi, maka tersedia metode klaim reimbursement. Namun, jika ingin proses klaim yang lebih sederhana, nasabah dapat melakukan klaim cashless di rumah sakit rekanan perusahaan asuransi.


Biaya yang dikeluarkan untuk konsultasi atau perawatan pra dan pasca persalinan tidaklah murah. Untuk melakukan tes antisipasi infeksi pada Ibu dan janin (TORCH) di rumah sakit biasanya bisa mencapai Rp400 ribu hingga Rp2 juta.

Oleh karena itu, cari perusahaan asuransi yang bersedia menanggung biaya rawat jalan tersebut. Mulai dari konsultasi kehamilan hingga perawatan setelah persalinan.



Pastikan pula plafon dan premi yang ditawarkan sebanding dengan kebutuhan serta anggaran. Misal, jika memilih untuk melakukan persalinan normal, pilih plafon asuransi melahirkan yang sekitar Rp15 jutaan. Sebab, estimasi biaya kehamilan dan persalinan normal memakan dana hingga Rp13,9 jutaan.

Sementara jika memilih untuk melakukan persalinan caesar, pilih plafon asuransi melahirkan yang sekitar Rp25 jutaan. Sebab, estimasi biaya kehamilan dan persalinan normal memakan dana hingga Rp21,9 jutaan.



Pilih asuransi melahirkan yang memiliki layanan kesehatan atau jaringan rumah sakit yang tersebar luas di wilayah sesuai domisili nasabah. Dengan begitu, nasabah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di mana dan kapan saja.

 

Tanya Jawab Seputar Asuransi Melahirkan

Berikut daftar pertanyaan yang sering diajukan oleh calon nasabah saat akan membeli asuransi melahirkan atau kehamilan.

Apa itu asuransi melahirkan?

Asuransi melahirkan merupakan polis tambahan atau rider yang memberikan pertanggungan atas biaya sesudah dan sebelum melahirkan. Karena bersifat sebagai polis tambahan, maka nasabah perlu terlebih dahulu beli asuransi kesehatan sebagai polis dasar, baru bisa mendapatkan manfaat asurasni melahirkan. Namun, ada juga perusahaan yang menawarkan polis proteksi persalinan sebagai manfaat dasar yang berdiri sendiri atau stand alone. Salah satunya adalah asuransi melahirkan dari Prudential, yaitu PRUMy Child

Berapa baya persalinan di Indonesia?

Di Indonesia rata-rata biaya melahirkan adalah sekitar Rp5-17 juta untuk persalinan normal. Sementara untuk kasus persalinan caesar Rp20 jutaan dan kondisi kelahiran yang rumit atau abnormal bisa memakan biaya sebesar Rp100 jutaan. Hal ini karena ada beberapa biaya tak terduga, seperti berikut ini beberapa contohnya:

  • Placental Abruption: Kondisi ketika plasenta terlepas dari uterus sebelum bayi lahir. Biaya perawatan hingga Rp16,7 juta (estimasi)
  • Diabetes Gestasional. Kondisi ketika produksi insulin dalam tubuh ibu hamil kurang. Biaya perawatan hingga Rp18,6 juta (estimasi)
  • Operasi Persalinan Kompleks hingga Rp100 juta. Komplikasi akibat kondisi medis tertentu, seperti cacat lahir, posisi janin kurang ideal, dll. Biaya perawatan hingga Rp50 jutaan (tergantung jenis kelas perawatan)
Biaya Kehamilan + Persalinan Biaya
Biaya Tes TORCH (infeksi pada masa kehamilan) Rp2 juta x 1 pertemuan = Rp2 juta
Check up di dokter Rp200 ribu x 12 pertemuan = Rp2,4 juta
USG 2 Dimensi Rp200 ribu x 10 pertemuan = Rp2 juta
USG 3 Dimensi Rp500 ribu x 1 pertemuan = Rp500 ribu
Biaya persalinan normal Rp7 juta x 1 pertemuan = Rp7 juta
TOTAL Rp13,9 juta

Estimasi biaya persalinan operasi caesar dengan jenis kamar kelas tiga adalah sekitar Rp10 juta hingga Rp18 jutaan. Sementara untuk kelas di atasnya mulai dari Rp20 juta hingga Rp50 jutaan. Berikut contohnya.

Biaya Kehamilan + Persalinan Total Biaya
Biaya Tes TORCH (infeksi pada masa kehamilan) Rp2 juta x 1 pertemuan = Rp2 juta
Check up di dokter Rp200 ribu x 12 pertemuan = Rp2,4 juta
USG 2 Dimensi Rp200 ribu x 10 pertemuan = Rp2 juta
USG 3 Dimensi Rp500 ribu x 1 pertemuan = Rp500 ribu
Biaya persalinan caesar Rp15 juta x 1 pertemuan = R15 juta
TOTAL Rp21,9 juta

Biaya-biaya yang disebutkan tadi bukan sedikit. Sebab, kita butuh waktu untuk mengumpulkan dana tersebut. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan biaya persalinan tersebut adalah menggunakan asuransi.

Lebih baik pilih dana melahirkan, menabung, atau asuransi?

Kembali lagi pada kebutuhan dan kemampuan finansial calon nasabah. Asuransi melahirkan sangat cocok bagi nasabah yang telah merencanakan kehamilan sejak jauh hari. Sebab, untuk mendaftar asuransi kelahiran, nasabah harus menunggu 9 hingga 12 bulan hingga uang pertanggungan dapat diproses. 

Namun, pastikan uang pertanggungan asuransi cukup untuk membiayai masa kehamilan dan persalinan kita. Jika uang pertanggungan terlalu kecil, lebih baik memilih untuk menabung. Misalnya, asuransi kesehatan untuk melahirkan dari Manulife, MiUltimate HealthCare yang memberikan pertanggungan hingga Rp25 juta. Berarti manfaat asuransi tersebut mampu mengcover biaya persalinan baik secara normal maupun caesar. 

Apakah ada asuransi melahirkan khusus sebelum dan sesudah persalinan?

Ada beberapa pilihan asuransi yang memberikan pertanggungan atas biaya perawatan sebelum dan sesudah persalinan. Di antaranya adalah asuransi melahirkan Prudential PRUMy Child, asuransi melahirkan Allianz Smarthealth Maxi Violet, dan asuransi melahirkan Mandiri Inhealth Indemnity. 

Ilustrasi atau pengalaman manfaat asuransi melahirkan

Untuk memberikan gambaran, dapat simak ilustrasi atau pengalaman nasabah asuransi melahirkan dari polis Allianz Smarthealth maxi Violet berikut ini. 

Produk nasabah Ibu Hana Manfaat melahirkan yang didapat adalah 
  • Usia: 30 tahun 
  • Usia kehamilan: belum hamil
  • Polis asuransi: 1 Januari 2020
  • Polis dasar: Rp10 juta per tahun 
  • Polis tambahan melahirkan: Rp10,8 juta per tahun
  • Melahirkan normal dengan limit Rp10 juta
  • Melahirkan abnormal dengan limit Rp5 juta
  • Melahirkan pembedahan atau caesar dengan limit Rp20 juta 
  • Keguguran yang legal dengan limit Rp5 juta
  • Sebelum dan sesudah melahirkan dengan limit Rp5 juta 
  • Masa tunggu 9 bulan 

Artinya, setelah membayarkan premi, polis melahirkan baru dapat digunakan sembilan setelahnya. Artinya, Ibu Hana baru bisa mengajukan klaim pada tanggal 1 Oktober 2020. Nah, misal tagihan melahirkan normal Ibu Hana hanya sebesar Rp5 juta, padahal limit polis Rp10 juta, maka sisa Rp5 juta-nya akan hangus atau tidak dapat dicairkan. 

Selain itu, jika hingga 1 Januari 2021 Ibu Hana tidak pernah di rawat inap karena sakit atau kecelakaan, Ibu Hana berhak mendapatkan manfaat no claim bonus dari asuransi kesehatan dasar sebesar 20 persen premi yang telah dibayar. Dalam kasus Ibu Hana adalah Rp10 juta x 20% = Rp2 juta. 

Apakah ada asuransi melahirkan tanpa masa tunggu?

Umumnya, perusahaan asuransi melahirkan akan menetapkan masa tunggu 9 hingga 12 bulan. Artinya, setelah membayarkan premi, polis baru dapat aktif pada 9 atau 12 bulan setelahnya. Meski jarang, namun ada perusahaan asuransi yang memberikan manfaat asuransi melahirkan tanpa masa tunggu, yaitu asuransi melahirkan Prudential atau PRUMy Child. 

Syarat dan ketentuan asuransi mpilelahirkan

Untuk bisa mendapatkan manfaat asuransi melahirkan pada umumnya beberapa perusahaan asuransi akan menetapkan syarat dan ketentuan berikut ini: 

  • Peserta asuransi biasanya harus berusia mulai dari 18 hingga 40 tahun. 
  • Usia kehamilan tertanggung 20 hingga 32 minggu. 
  • Masa pertanggungan asuransi akan berakhir secara otomatis setelah tertanggung melakukan persalinan. 
  • Untuk kasus komplikasi kehamilan atau kelahiran, manfaat asuransi akan aktif sampai dengan 30 hari sejak bayi dilahirkan. 
  • Masa pertanggungan untuk bayi adalah 20 minggu dalam kandungan hingga usia 99 tahun. 
  • Proses underwriting akan mengacu pada hasil Ultrasonografi (USD) 2 dimensi pada usia kehamilan, minimal 20 minggu.

Mengapa perlu asuransi melahirkan?

Bergantung pada profil nasabah. Jika telah merencanakan kehamilan sejak jauh hari, maka asuransi melahirkan sangatlah menguntungkan bagi Anda. Sebab, untuk mendaftar asuransi kelahiran, nasabah harus menunggu 9 sampai 12 bulan hingga uang pertanggungan atau manfaat asuransi dapat diproses. Alasan lainnya mengapa asuransi melahirkan penting karena asuransi umumnya menanggung biaya atas risiko keguguran dan melahirkan abnormal. Mengingat biaya atas perawatan keguguran hingga melahirkan abnormal tidaklah murah, bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. 

Berapa biaya tes torch?

Umumnya sekitar Rp2 juta per satu kali pertemuan. Namun, bergantung pada rumah sakit yang dipilih. Biasa tes torch ini juga biasanya ditanggung oleh pihak asuransi yang memberikan manfaat masa kehamilan. 

Apa saja pertanggungan asuransi melahirkan?

Adapun pertanggungan yang diberikan meliputi biaya persalinan normal, persalinan normal dengan alat bantu, persalinan dengan pembedahan, biaya komplikasi, hingga santunan atas risiko bayi meninggal dunia.

Apakah ada ketentuan usia masuk asuransi melahirkan?

Tertanggung haruslah berusia mulai dari 18 hingga 40 tahun. Sementara untuk usia kehamilan tertanggung minimal adalah 20 hingga 32 minggu. 

Bagaimana cara bayar premi asuransi melahirkan?

Frekuensi pembayaran asuransi kesehatan disesuaikan dengan kesepakatan polis. Ada yang per bulan dan per tahun. Sementara untuk metode pembayarannya dapat dilakukan dengan cara transfer bank, hingga auto debit atau kredit, virtual account, di supermarket, dan lain sebagainya.  

Istilah-Istilah pada asuransi melahirkan

Berikut beberapa istilah yang sering digunakan dalam asuransi melahirkan:

  • Polis asuransi: perjanjian tertulis antara tertanggung (peserta asuransi) dan perusahaan asuransi mengenai hak dan kewajiban masing-masing terkait asuransi yang dibeli.
  • Klaim asuransi: permintaan secara resmi dari pihak peserta asuransi untuk mendapatkan kompensasi alias jaminan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan di polis.
  • Premi asuransi: jumlah uang yang harus disetorkan kepada perusahaan asuransi sesuai dengan polis yang telah disetujui bersama.
  • Copayment: biaya yang harus dibayarkan saat melakukan klaim tagihan pelayanan medis (pada umumnya 10 persen dari total tagihan pelayanan medis).
  • Rider: manfaat tambahan yang bisa disertakan pada program asuransi dasar.
  • Uang pertanggungan: Sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh perusahaan asuransi apabila terjadi klaim dari pemegang polis atas risiko selama proses melahirkan yang telah dijaminkan.
  • Antepartum: pendarahan yang terjadi pada usia kehamilan minimal 20 minggu.
  • Preterm: persalinan yang terjadi pada masa kehamilan kurang dari 37 minggu atau berat janin kurang dari 2.500 gram.
  • Postmaturity: persalinan yang terjadi pada kehamilan setelah 42 minggu.
  • Caesar atau Section Cesarean: pembedahan yang dilakukan untuk mengeluarkan janin dari dalam perut ibu melalui sayatan pada perut.
  • Neonatal: seorang bayi yang baru dilahirkan.
  • NICU (Neonatal Intensive Care Unit): ruangan khusus di rumah sakit, untuk memberikan perawatan atau pengobatan khusus pada bayi yang baru lahir sampai usia 30 hari.
Penulis Clara Naomi Penulis yang memiliki pengalaman dalam bidang finansial dan asuransi. Menulis guna mendorong masyarakat sadar pentingnya pengaturan keuangan yang baik dan ideal. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan