Asuransi Mikro

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
1970/01/01 00:00:00Cicilan 0%Hemat 25%
Perusahaan Anda Sudah Didaftarkan!
Konsultan kami akan mengirim penawaran untuk Anda segera
1970/01/01 00:00:00Cicilan 0%Hemat 25%

Pilihan Asuransi Mikro Terbaik 2021

Asuransi mikro adalah produk asuransi  dengan premi murah tetapi memang benefit-nya cukup lebih simpel ketimbang biasanya, yaitu di bawah Rp100 ribuan per tahun.

Berikut ini adalah daftar asuransi penyedia asuransi mikro Indonesia terbaik pilihan Lifepal.

Lippo Jalan Prima

  • Usia masuk tertanggung: 0-60 tahun.
  • Usia pemegang polis: 17-60 tahun.
  • Masa pertanggungan: 1 tahun.
  • Premi mulai Rp50 ribu per bulan.
  • Pertanggungan rawat jalan mulai dari konsultasi dokter, obat yang diresepkan, dan biaya administrasi.
  • Klaim as charged dengan limit kunjungan 50 kali.

Adira Typhus Insurance

  • Usia masuk tertanggung: 0,5-65 tahun.
  • Usia pemegang polis: minimum 17 tahun.
  • Masa pertanggungan: 1 tahun.
  • Premi mulai Rp90 ribu per tahun
  • Santunan biaya perawatan medis akibat tipus sampai Rp5 juta.

Jagadiri Jaga Sehat Tropis

  • Usia masuk tertanggung: 6 bulan-64 tahun.
  • Usia pemegang polis: 21-64 tahun.
  • Masa pertanggungan: 1 tahun.
  • Premi mulai Rp92,5 ribu per tahun.
  • Santunan perawatan medis jika terkena risiko DBD, chikungunya, malaria, zika, campak, rubella, difteri, hepatitis A, demam tifoid, cacar air sampai Rp1 juta.

ACA RumahKu

  • Premi Rp30 ribu per tahun.
  • Pengembalian premi 20 persen.
  • Santunan jika terjadi kerugian pada aset rumah akibat kebakaran, ledakan, kejatuhan pesawat, dan asap sampai Rp10,5 juta.

Simasnet Asuransi Pet

  • Asuransi untuk hewan peliharaan.
  • Masa pertanggungan: 1 tahun.
  • Santunan meninggal dunia jika peliharaan mengalami kecelakaan
  • Hewan peliharaan dicuri.
  • Tanggung jawab hukum pihak ketiga.

Allianz Sekoci

  • Produk asuransi jiwa mikro yang bisa dibeli oleh anggota Koperasi Abdi Kerta Raharja berusia 17-60 tahun.
  • Ada tiga pilihan premi yang bisa kita dapatkan, yaitu Rp35 ribu, Rp55 ribu, dan Rp115 ribu.
  • Proteksi jiwa dengan UP Rp3 juta, Rp5 juta, atau Rp10 juta.

BRIngin Ajaib

  • BRI Life menawarkan produk asuransi jiwa mikro yang bisa menanggung usia 1 bulan sampai dengan 64 tahun dengan pembayaran premi sekaligus.
  • Tiga pilihan premi; Rp10 ribu, Rp25 ribu, dan Rp50 ribu.
  •  Masa pertanggungan 3, 6, dan 12 bulan.
  • Santunan kematian.
  • Biaya perawatan medis di rumah sakit.

Simas Sehat Mikro

  • Premi Rp50 ribu per tahun.
  • Santunan harian rawat inap Rp50 ribu per hari dengan santunan pembedahan Rp500 ribu per tahun.

Astra Life Sinatra PerisaiKu

  • Premi Rp50 ribu per tahun.
  • Menjamin klaim diterima dan bisa menanggung usia 6 bulan sampai dengan 64 tahun.
  • Santunan kematian sampai Rp24 juta.
  • Santunan cacat tetap.

Asuransi Mikro Tri Pakarta

  • Tersedia dalam bentuk individu dan kelompok.
  • Premi Rp50 ribu per tahun.
  • Santunan duka Rp10 juta.
  • Biaya pemakaman Rp500 ribu.

Tips Memilih Asuransi Mikro Terbaik

Tips memilih asuransi mikro mesti mempertimbangkan kemudahan pembelian produk dan klaimnya serta jumlah uang pertanggungan. Berikut penjelasan lebih detail.

Kemudahan akses

Umumnya produk ini sangat mudah dijangkau. Ada yang dijual melalui minimarket, melalui koperasi, bahkan melalui RT. Namun, saat ini ada banyak produk yang bisa dibeli secara online sehingga sangat memudahkan kita. 

Uang santunan

Tentu kita ingin mendapatkan perlindungan terbaik dari sebuah produk asuransi. Oleh karena itu, pilih asuransi dengan uang pertanggungan tertinggi. Sehingga apabila terjadi risiko, kita bisa mendapatkan kompensasi yang memadai.

Manfaat double claim

Maksud dari double claim adalah kita bisa tetap mencairkan asuransi mikro meskipun sudah memiliki asuransi lainnya seperti BPJS Kesehatan. Sehingga, manfaat yang kita dapatkan juga jadi lebih maksimal. Asuransi yang menawarkan manfaat ini salah satunya adalah BRI Life.

Manfaat Asuransi Mikro

Asuransi mikro memberikan berbagai manfaat yang cukup beragam tergantung pada jenis asuransi yang diambil, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Santunan kematian untuk ahli waris (asuransi jiwa).
  • Santunan biaya pemakaman (asuransi jiwa).
  • Pelunasan sisa hutang kepada pemberi kredit (asuransi jiwa kredit).
  • Santunan pembangunan rumah yang mengalami kebakaran (asuransi rumah).
  • Pemberian ganti rugi terhadap gagal panen akibat bencana alam (asuransi petani).
  • Penggantian biaya rawat inap rumah sakit (asuransi kesehatan).
  • Santunan pengganti penghasilan (asuransi usaha).
  • Santunan cacat tetap total akibat kecelakaan (asuransi kecelakaan diri).
  • Penggantian biaya operasi (asuransi kesehatan).

Setiap manfaat tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing nasabah. Untuk memilihnya, pertimbangkan risiko apa yang paling mungkin terjadi terhadap keluarga kita agar bisa mendapatkan produk yang tepat.

Asuransi Mikro OJK

Asuransi mikro adalah produk asuransi yang legal sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat edaran OJK Nomor 9/SEOJK.05/2017 tentang Produk Asuransi Mikro dan Saluran Pemasaran Produk Asuransi Mikro.

Pertanyaan Seputar Asuransi Mikro

Asuransi mikro adalah produk asuransi untuk melindungi masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah. Oleh sebab itu, premi yang ditawarkan sangat terjangkau, yaitu berkisar di puluhan ribu rupiah.[/accordionon] [accordion title="Apa saja produk asuransi mikro?" schema_org="true"]

Produk asuransi ini terdiri dari asuransi jiwa, asuransi kerugian, dan asuransi kesehatan. Selain itu, terdapat juga asuransi syariah.

Produk ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan penghasilan rendah, yaitu di bawah Rp25 juta. Oleh sebab itu, premi yang dikenakan juga sangat terjangkau.

Berikut adalah ciri dan karakteristik dari produk ini:

  • Sederhana: Persyaratan dan ketentuannya sederhana dan dapat dipahami oleh semua kalangan masyarakat.
  • Mudah didapat: Produk ini bisa dengan sangat mudah di dapat, misalnya melalui minimarket, kantor Pegadaian, kantor Pos, online, dan lain-lain.
  • Ekonomis: Harga premi sangat terjangkau karena menyasar masyarakat dengan penghasilan rendah, namun manfaat yang diberikan tetaplah maksimal.
  • Segera: Proses pencairan klaim sangat cepat, bahkan lebih cepat dari klaim asuransi konvensional. 

Contoh asuransi mikro di antaranya adalah Warisanku, Rumahku, Stop Usaha Erupsi, Si Peci, Si Bijak, Asuransiku, dan Stop Usaha Gempa Bumi. Masing-masing produk tersebut menawarkan pertanggungan yang berbeda-beda.

Besaran premi produk ini sangat terjangkau, yaitu umumnya di bawah Rp50 ribu per tahun. Sehingga, siapa saja dapat membelinya.

Asuransi mikro memberikan kesempatan bagi siapapun untuk mendapatkan perlindungan finansial yang sederhana dan tidak terlalu kompleks. Oleh sebab itu, syarat dan dokumen pendaftarannya juga sangat mudah. 

Jika ingin mendapatkan produk ini, kita tinggal mendatangi tempat distribusinya (kios, minimarket, online, dll.) dan kita tinggal membeli asuransi dalam bentuk voucher. Proses pendaftaran dan pengajuan klaim produk ini biasanya bisa dilakukan lewat SMS atau secara online. Mudah sekali bukan?

Untuk mengajukan klaim, pertama-tama segera laporkan klaim ke perusahaan asuransi, lalu siapkan dokumen yang diperlukan. Uang santunan akan diberikan oleh perusahaan asuransi.

Asuransi Mikro Kecelakaan Kesehatan dan Meninggal Dunia (KKM) adalah salah satu produk asuransi yang diterbitkan oleh BRI Life. Hanya dengan premi Rp50 ribu per orang atau Rp90 ribu untuk pasangan suami istri, asuransi KKM BRI memberikan manfaat berikut selama satu tahun:

  • Penggantian biaya operasi maksimal Rp2,5 juta.
  • Santunan cacat tetap total atau sebagian akibat kecelakaan maksimal Rp5 juta.
  • Rawat inap di rumah sakit akibat kecelakaan atau sakit maksimal Rp1 juta per hari (maksimal 90 hari).
  • Santunan meninggal dunia karena sakit Rp2,5 juta. 
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan maksimal Rp19,5 juta.

Salah satu syarat untuk mendapatkan produk ini adalah usia tertanggung mulai dari 18 tahun hingga 60 tahun. Produk ini menawarkan manfaat double klaim, sehingga peserta asuransi bisa mengajukan klaim bersamaan dengan BPJS Kesehatan.

Pada awal 2019 lalu, asuransi Jiwasraya baru saja meluncurkan dua produk asuransi mikro baru. Dilansir dari Kompas, kedua produk tersebut adalah JS Asuransi Mikro Sahabat dan JS Asuransi Mikro Demam Berdarah.

Untuk premi JS Asuransi Mikro Sahabat dikenakan Rp50 ribu dengan uang pertanggungan Rp30 juta. Sementara itu JS Asuransi Mikro Demam Berdarah mematok harga Rp17.500 untuk pertanggungan biaya rumah sakit Rp500 ribu per hari.

Pada awal diluncurkan, produk ini sempat kurang populer di Indonesia. Namun, belakangan ini tingkat penjualannya di Indonesia meningkat pesat. 

Berdasarkan laporan Kompas tahun 2019, per Juni 2019 peserta asuransi mikro mencapai 22 juta, meningkat pesat dari tahun 2014 yang hanya 10 juta peserta. Total klaim yang diterima oleh industri adalah sebesar Rp520,41 miliar dari total 94.100 klaim. 

Adapun komposisi asuransi yang terjual adalah 70 persen asuransi jiwa dan 30 persen asuransi umum. Penggunaan asuransi mikro syariah masih relatif kecil kalau dibandungkan dengan asuransi mikro konvensional. Pasalnya, produk tersebut hanya menyumbang 24 persen dengan premi 14 persen. Sementara itu asuransi konvensional menyumbang 76 persen dengan premi 86 persen.

Produk asuransi ini paling laku dipasarkan lewat bank, yaitu 56 persen. Ada 53 peruashaan yang mendapat 15 juta peserta per Juni 2019. Sementara itu pemasaran melalui agen Laku Pandai (Bank BNI dan Bank BRI) juga meningkat. BRI Life dan agen BRI Link sudah menggaet 681.143 peserta, dan BNI Life lewat agen 46 mendapat 489 peserta. Nasabah BRI Life menyumbang 2,5 persen dari total 22 juta peserta secara total.

Tantangan utama bagi industri asuransi mikro di Indonesia adalah tingginya biaya pengelolaan, sementara pemasukannya sendiri sedikit. Sehingga, perusahaan kesulitan mendapatkan keuntungan dari lini produk ini.

Kedua, kurangnya pemahaman pasar terhadap pentingnya produk asuransi. Pasalnya, segmen utama produk ini adalah masyarakat dengan penghasilan rendah yang belum terpikir mengenai pentingnya unsur proteksi dalam mengelola keuangan.

Untuk mengantisipasi masalah tersebut, sudah banyak perusahaan asuransi yang memasarkan produk lewat jalur distribusi yang efektif, seperti kelompok tani, koperasi, sampai dengan RT setempat. Kerja sama dengan organisasi lokal juga bisa meningkatkan awareness sekaligus penjualan asuransi.

Penulis Nisrina Salma Alifah Jurnalis bisnis yang sedang bergelut di dunia asuransi. Hidup untuk belajar dan berbahasa. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan