Asuransi Mobil Terbaik

HEMAT 30%
Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
+62
 

Daftar Asuransi Mobil Terbaik di Indonesia

Asuransi mobil adalah proteksi kendaraan yang berguna untuk mengurangi risiko finansial akibat kendaraan mobil rusak, terkena banjir, atau kecelakaan. Perusahaan asuransi akan menanggung biaya perbaikan di bengkel dan bahkan ada pula menjamin ganti baru.

Lifepal merangkum rekomendasi produk asuransi mobil terbaik berdasarkan jenis, fitur dan layanan, bengkel rekanan, dan premi termurah. Berikut rekomendasi terbaik berdasarkan kebutuhan dan anggaran beserta contoh polisnya.

Asuransi Mobil Sinarmas

Sinarmas atau Sinar Mas menyediakan asuransi mobil all risk (comprehensive) yang menanggung semua risiko kerusakan dan asuransi total loss only (TLO). Kelebihan produk Sinarmas adalah nasabah bisa memperbaiki mobil dan tetap ditanggung di bengkel non rekanan. 

  • Garansi perbaikan apabila pekerjaan bengkel kurang bagus.
  • Fasilitas bengkel di bengkel resmi (authorized) dan non resmi (non-authorized).
  • Asuransi tanggung jawab hukum, kecelakaan diri, dan bencana alam dengan jaminan perluasan.

Asuransi Mobil ACA

ACA menyediakan polis Otomate, Otomate Smart, dan Otomate Smart Solitaire. Brand ACA sendiri dikenal cukup unggul dalam hal klaim online melalui aplikasi ACA New Travel Save dan biaya pertanggungan yang di-cover. Kita bisa lihat di spesifikasi produk mereka di bawah ini.

  • Fasilitas gratis derek.
  • Asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga (third party liability/TPL) maksimal Rp50 juta.

Berikut beberapa fitur dan layanan yang pasti berguna untuk nasabah:

  • Fasilitas mobil pengganti 5x24 jam.
  • New for old, yaitu penggantian mobil baru dengan catatan usia mobil maksimal 6 bulan.
  • Garansi perbaikan selama 6 bulan.
  • Asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga (third party liability/TPL) maksimal Rp25 juta.

Asuransi mobil Autocillin

Brand Adira terkenal di dunia otomotif, termasuk salah satunya asuransi kendaraan. Selain itu, Adira juga menjadi partner resmi asuransi mobil Toyota.

  • Fasilitas derek gratis
  • ERA (Emergency Road Assistance)
  • New for old, untuk mobil usia maksimal 6 bulan.
  • Mobile claim melalui Autocillin mobile app.
  • Gratis biaya layanan perpanjang STNK.

  • Gratis fasilitas derek.
  • Garansi perbaikan selama 6 bulan.
  • Mobile claim melalui Autocillin mobile app.

Asuransi Mobil Allianz

Allianz tidak hanya terkenal dengan asuransi kesehatan, tetapi juga proteksi untuk kendaraan. Di Indonesia, Allianz telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 179 bengkel rekanan.

Beberapa keunggulan produk ini adalah sebagai berikut:

  • Santunan meninggal dunia hingga Rp10 juta.
  • Santunan biaya taksi selama masa perbaikan.
  • Ganti rugi kehilangan akibat pencurian oleh supir pribadi.

  • Santunan kecelakaan diri per orang hingga Rp10 juta.
  • Asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga Rp55 juta.

Asuransi Mobil Astra Garda Oto

Garda Oto khususnya menjadi partner asuransi mobil Honda. Tersedia layanan, seperti Garda Mobile, Garda Center, Garda Siaga Emergency Roadside Assistance (ERA), Garda Akses, dan hotline 24 jam.

Untuk produk asuransi all risk, Garda Oto menanggung kerusakan ringan, rusak parah, dan kehilangan. Adapun beberapa fitur layanan Garda Oto, antara lain:

  • Tersedia aplikasi Aplikasi Garda Mobile Otocare untuk layanan antar-jemput mobil dan lainnya.
  • Kerja sama dengan 500 lebih bengkel resmi di seluruh Indonesia.
  • Garansi perbaikan hingga 6 bulan untuk pekerjaan bengkel.

Untuk produk ini, Garda Oto menjamin risiko kehilangan total. Adapun fitur dan layanan hampir sama dengan produk all risk-nya:

  • Tersedia aplikasi Aplikasi Garda Mobile Otocare untuk layanan antar-jemput mobil dan lainnya.
  • Kerja sama dengan 500 lebih bengkel resmi di seluruh Indonesia.
  • Garansi perbaikan hingga 6 bulan untuk pekerjaan bengkel.

Asuransi Mobil AXA Mandiri (MAGI)

AXA Mandiri (Mandiri AXA General Insurance/MAGIMAGI) bisa dibilang sebagai pionir provider asuransi kendaraan di Indonesia. Bengkel rekanan AXA Mandiri berjumlah sekitar 350 tersebar di 30 kota.

Produk asuransi mobil AXA Mandiri punya beberapa keunggulan seperti berikut:

  • New for old, untuk mobil usia maksimal 6 bulan.
  • Gratis biaya ambulans.
  • Asuransi tanggung jawab hukum hingga Rp25 juta.
  • Penggantian kehilangan kunci kendaraan hingga Rp25 juta.

  • New for old, untuk mobil usia maksimal 6 bulan.
  • Gratis biaya ambulans.
  • Asuransi tanggung jawab hukum.

Asuransi mobil banjir

Sebagai informasi, sebagian besar asuransi tidak meng-cover langsung perbaikan mobil akibat banjir. Nasabah perlu membeli perluasan jaminan untuk banjir dan tentu saja butuh penambahan premi.

Akan tetapi, beberapa perusahaan asuransi yang disebutkan di atas memiliki paket asuransi mobil banjir. Nasabah tidak perlu menambah premi lagi untuk mendapatkan asuransi mobil banjir.

Salah satunya contoh yang tidak menerapkan additional fee atau penambahan premi adalah asuransi mobil AXA Mandiri (MAGI). Untuk mendapatkan produk-produk di atas dan asuransi mobil khusus banjir, klik di sini. Semua produk yang disebutkan tadi diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Kenapa Mobil Perlu Diasuransikan?

Tingkat kecelakaan di Indonesia setiap tahun terus meningkat

Seiring bertambahnya jumlah penduduk, permintaan akan kendaraan mobil pun ikut meningkat. Misalnya saja pada tahun 2017, jumlah mobil di Indonesia mencapai 15,4 juta unit, kemudian pada tahun 2018, jumlah tersebut naik 6 persen menjadi 16,4 unit. Semakin meningkatnya jumlah unit mobil, risiko terjadinya kecelakaan juga jadi lebih meningkat.

kasus kecelakaan di indonesia

Kenaikan jumlah unit kendaraan tersebut pun diikuti oleh tingkat kecelakaan di Indonesia. Dari diagram mengenai kasus kecelakaan lalu lintas yang ditampilkan di atas, kita bisa melihat bahwa grafiknya naik. Dari yang awalnya di tahun 2014 hanya 95 ribu kasus, angka tersebut meningkat menjadi 109 ribu kasus pada tahun 2018.

Biaya ke bengkel tanpa asuransi ternyata lebih mahal

Yang namanya lecet, keserempet, atau kecelakaan kadang tidak terelakkan. Misalnya, dalam setahun mobil harus empat kali ke bengkel. Nah, sekarang mari kita bandingkan total biaya yang harus dikeluarkan kalau pakai asuransi dan tidak.

perbandingan asuransi di bengkel

Dari tabel di atas, bisa kita lihat, jika kita membayar sendiri maka total biaya bengkel selama setahun yang harus kita bayarkan adalah Rp12 juta. Sedangkan kalau pakai asuransi justru lebih murah lebih dari dua kali lipat. Selama perbaikan, kita hanya mengeluarkan biaya own risk saja. Biaya own risk adalah biaya yang diwajibkan pada nasabah bila mobil harus ke bengkel.

Jenis Asuransi Mobil

Agar tak salah pilih, kita perlu tahu dulu jenis-jenis asuransi mobil yang harus dipilih. Sebab, jenis asuransi yang dipilih akan menentukan besaran preminya. Sementara itu, tidak semua mobil bisa menggunakan jenis asuransi tertentu. Karena pemilihan asuransi kendaraan mobil ini bergantung pada usia kendaraan.

All Risk (Comprehensive)

Jenis asuransi all risk akan menerima apapun klaim kerusakan mobil dari yang ringan macam lecet 1cm sampai yang rusak parah. Artinya, apapun masalahnya jenis asuransi ini siap membantu. Jenis asuransi ini cocok buat kita yang baru beli mobil baru biar ketika lecet datang kita bisa langsung ajukan klaim.

Karena menanggung segala kerusakan tentunya premi asuransi all risk lebih besar. Misalnya saja, besaran premi minimal wilayah Jakarta adalah 3,26 persen dari harga mobil. Persentase premi tersebut jauh lebih besar ketimbang premi termahal TLO yang berada di angka 0,78 persen saja!

TLO (Total Loss Only)

Asuransi TLO memberikan jaminan atau biaya pertanggungan hanya jika mobil hilang akibat pencurian atau terjadi kerusakan dengan nilai perbaikan sama atau lebih dari 75 persen dari harga mobil pada saat itu.

Kalau jenis asuransi ini, cuma terima klaim kalau kerusakan mobil sudah 75 persen. Artinya, mobil harus benar-benar tidak bisa dipakai baru kita bisa mengajukan klaim. Jadi, kalau mobil cuma lecet satu sentimeter, jangan berharap klaim disetujui.

Karena baru bisa mengajukan klaim ketika mobil rusak parah tentunya besaran preminya pun lebih ringan dibanding all risk. Bahkan besaran preminya bisa tiga kali lipat lebih kecil dari all risk. Untuk premi minimal wilayah Jakarta saja cuma 0,44 persen dari harga mobil.

Pilih Mana, All Risk atau TLO?

Simak tabel berikut untuk mengetahui perbedaan asuransi all risk dan TLO.

All Risk TLO
Usia kendaraan maks. 10 tahun. Usia kendaraan maks. 15 tahun – 20 tahun
Cocok untuk mobil baru dan sering berkendara di tengah kota yang padat. Cocok untuk mobil yang sudah berusia tua atau sebagai asuransi mobil bekas.
Biaya premi lebih mahal Biaya premi lebih murah
Semua kerusakan, bahkan lecet Kerusakan min. 75 persen atau hilang

Biaya Premi Asuransi Mobil (Rate OJK) dan Simulasi

Besaran premi asuransi mobil sangat bergantung pada tiga hal, yaitu:

  • Harga kendaraan
  • Wilayah tempat kita tinggal
  • Perluasan jaminan yang diinginkan

Rumus untuk menghitung premi asuransi mobil:

Jumlah premi = Persentase premi (diambil berdasarkan wilayah) x Harga Mobil (x persentase jaminan perluasan apabila ada)

OJK membuat Surat Edaran OJK Nomor 6/SEOJK.05/2017 tentang Penetapan Premi atau Kontribusi pada Lini Usaha Asuransi Harta Benda dan Asuransi Kendaraan Bermotor pada tahun 2017.

Sebagai panduan, premi asuransi mobil terbagi berdasarkan jenis asuransinya (all risk dan TLO), wilayah dan harga mobil. Jadi, ada tiga kategori wilayah yang bakal menentukan besaran premi mobil kamu, yaitu:

  • Wilayah I (Sumatera dan Kepulauan di sekitarnya)
  • Wilayah II (DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten)
  • Wilayah III (Wilayah lainnya yang tidak disebutkan pada wilayah I dan II)

Kemudian, pembagian persentase premi juga dihitung berdasarkan harga mobil yang terbagi menjadi lima kategori. Lima kategori tersebut sebagai berikut:

  • Kategori 1, yaitu Rp0-Rp125 juta.
  • Kategori 2, yaitu lebih dari Rp125 juta-Rp200 juta.
  • Kategori 3, yaitu lebih dari Rp200juta-Rp400 juta.
  • Kategori 4, yaitu lebih dari Rp400juta-Rp800 juta.
  • Kategori 5, yaitu lebih dari Rp800 juta.

Biaya dan simulasi asuransi all risk/comprehensive

Premi Asuransi All Risk (Komprehensif)

Kat. Wilayah & Harga Mobil Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 2
Kat. 1, Maks. Rp125 juta 3,82% – 4,20%  3,26% – 3,59%  2,53% – 2,78%
Kat. 2, Rp125-200 juta 2,67% – 2,94% 2,47% – 2,72% 2,69% – 2,96%
Kat. 3, Rp200-400 juta 2,18% – 2,40% 2,08% – 2,29%  1,79% – 1,97%
Kat. 4, Rp400-800 juta 1,20% – 1,32% 1,20% – 1,32%  1,14% – 1,25% 
Kat. 5, lebih dari Rp800 juta 1,05% – 1,16%  1,05% – 1,16%  1,05% – 1,16%

Dari tabel di atas, kita bisa menghitung biaya asuransi yang perlu dibayarkan jika mengambil asuransi all risk.

Sebagai contoh, mobil Agya seharga Rp150 juta dan berplat B Jakarta maka kategori premi adalah wilayah II dan kategori 2. Berikut simulasi premi asuransi all risk yang harus dibayarkan setiap tahun selama mengikuti asuransi:

Persentase premi all risk x harga mobil = biaya premi asuransi mobil.

2,47% x Rp150.000.000 = Rp3.705.000 per tahun

Biaya dan simulasi asuransi mobil TLO

Premi Asuransi TLO

Kat. Wilayah & Harga Mobil Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3
Kat. 1, Maks. Rp125 juta 0,47% – 0,56% 0,65% – 0,78% 0,51% – 0,56%
Kat. 2, Rp125-200 juta 0,63% – 0,69% 0,44% – 0,53% 0,44% – 0,48%
Kat. 3, Rp200-400 juta 0,41% – 0,46% 0,38% – 0,42% 0,29% – 0,35% 
Kat. 4, Rp400-800 juta 0,25% – 0,30% 0,25% – 0,30%  0,23% – 0,27%
Kat. 5, lebih dari Rp800 juta 0,20% – 0,24% 0,20% – 0,24%  0,20% – 0,24% 

Jika dilihat dari tabel di atas, kita bisa lihat asuransi mobil TLO bakal lebih murah daripada all risk. Kita gunakan contoh yang sama dengan perhitungan asuransi all risk sebelumnya ya.

Contoh, mobil Agya Rp150 juta dan berplat B Jakarta. Maka premi yang harus dibayarkan dihitung berdasarkan wilayah II kategori 2. Berikut perhitungannya.

Persentase premi TLO x harga mobil = biaya premi asuransi mobil

0,44% x Rp150.000.000 = Rp660.000 per tahun

Asuransi mobil kombinasi

Selain kedua kategori yang disebutkan di atas, ada pula asuransi mobil kombinasi. Jenis asuransi ini mengombinasikan antara pertanggungan all risk dan TLO. Biasanya produk ini digunakan pada mobil kredit.

Cuma perlu diperhatikan bahwa pada jenis asuransi mobil ini, terdapat pergantian di tiap periodenya. Semisal di tahun pertama pertanggungan yang berlaku adalah all risk, maka di tahun selanjutnya adalah TLO.

Ini yang bikin nasabah kadang tidak ngeh. Di tahun pertama nasabah klaim untuk proteksi all risk dan kemudian di tahun depan melakukan klaim untuk hal yang sama. Perusahaan asuransi malah menolak klaim tersebut. Kemudian, nasabah malah komplain. Padahal, pertanggungan yang berlaku sudah berbeda, yaitu TLO.

Jaminan perluasan 

Kerusakan mesin akibat banjir ternyata tidak langsung ditanggung oleh perusahaan asuransi. Sebab, pertanggungan ini termasuk jaminan perluasan. Nasabah harus menambahkan biaya premi untuk mendapatkan proteksi tersebut.

Berikut jaminan perluasan dalam asuransi mobil yang membutuhkan penambahan premi:

  • Banjir termasuk angin topan.
  • Gempa bumi dan tsunami.
  • Huru hara dan kerusuhan.
  • Terorisme dan sabotase.
  • Tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga.
  • Kecelakaan diri untuk penumpang.
  • Tanggung jawab hukum terhadap penumpang.

Masing-masing jaminan perluasan yang disebutkan di atas ada perhitungan tersendiri. Dalam surat edaran dari OJK, berikut persentase penambahan premi untuk masing-masing jaminan perluasan di atas.

1. Tabel premi perluasan jaminan banjir dan angin topan

Wilayah All Risk TLO
Wilayah 1: Sumatera dan

Kepulauannya

0,075% – 0,1% 0,05% – 0,075%
Wilayah 2: Jakarta, Banten,

dan Jabar

0,10% – 0,125% 0,075% – 0,1%
Wilayah 3: Selain Wilayah 1

dan Wilayah 2

0,075% – 0,1% 0,05% – 0,075%

Sebagai contoh, mobil Agya seharga Rp150 juta dan berplat B Jakarta maka kategori premi adalah wilayah II dan kategori 2. 

Maka perhitungan premi asuransi mobil banjir yang harus dibayarkan nasabah, baik all risk dan TLO sebagai berikut:

Rumus

(Persentase premi all risk/TLO + banjir) x harga mobil = biaya premi asuransi mobil.

Tarif premi all risk dengan perluasan banjir

(2,47% + 0,10%) x Rp150.000.000 = Rp3.855.000 per tahun

Tarif premi TLO dengan perluasan banjir

(0,44% + 0,075%) x Rp150.000.000 = Rp772.000 per tahun

2. Tabel premi perluasan jaminan gempa bumi dan tsunami

Wilayah All Risk TLO
Wilayah 1: Sumatera dan

Kepulauannya

0,12% – 0,135% 0,085% – 0,11%
Wilayah 2: Jakarta, Banten,

dan Jabar

0,10% – 0,125% 0,075% – 0,10%
Wilayah 3: Selain Wilayah 1

dan Wilayah 2

0,075% – 0,135% 0,05% – 0,075%

3. Tabel premi perluasan jaminan huru-hara dan kerusuhan

Perluasan jaminan All Risk TLO
Huru-hara dan

Kerusuhan (SRCC)

0,05% 0,035%
Terorisme dan

Sabotase

0,05% 0,035%

Catatan:

Sebagai informasi, terdapat biaya risiko sendiri (own risk) yang mesti ditanggung oleh nasabah apabila kendaraannya rusak karena banjir, gempa bumi dan tsunami, serta akibat huru-hara atau terorisme. Biaya tersebut dibayarkan saat melakukan klaim, dengan besaran 10 persen dari nilai klaim yang disetujui atau paling sedikit Rp500 ribu per kejadian.

4. Perhitungan perluasan tanggung jawab hukum

Selain perluasan jaminan di atas, terdapat proteksi tambahan berupa asuransi tanggung jawab hukum. Proteksi ini bermanfaat sebagai jaminan santunan apabila pengendara maupun penumpang mengalami kecelakaan atau menabrak orang lain.

Besaran premi untuk perluasan jaminan ini bergantung pada besaran uang pertanggungan (UP) yang kita ambil. Secara umum, rate preminya akan semakin mahal apabila UP semakin besar.

Berikut tabel premi untuk perluasan tanggung jawab hukum.

Jenis perluasan tanggung jawab hukum Persentase premi
Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak Ketiga (Kendaraan Penumpang dan Sepeda Motor).
  • UP hingga Rp25 juta : 1% dari UP
  • UP > Rp25 juta s.d. Rp50 juta : 0,5% dari UP
  • UP > Rp50 juta s.d. Rp100 juta : 0,25% dari UP
  • UP > Rp100 juta : ditentukan oleh underwriter Perusahaan
Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak ketiga (Kendaraan Niaga, Truk, dan Bus).
  • UP hingga Rp25 juta : 1,50% dari UP
  • UP > Rp25 juta s.d. Rp50 juta: 0,75% dari UP
  • UP > Rp50 juta s.d. Rp100 juta: 0,375% dari UP
  • UP > Rp100 juta: ditentukan oleh underwriter perusahaan
Kecelakaan Diri untuk Penumpang
  • Untuk Pengemudi: 0,50% dari uang pertanggungan kecelakaan diri
  • Untuk Penumpang: 0,10% dari uang pertanggungan kecelakaan diri untuk setiap tempat duduk penumpang
Tanggung Jawab Hukum terhadap Penumpang
  • UP hingga Rp25 juta: 0,50% dari UP
  • UP > Rp25 juta s.d. Rp50 juta : 0,25% dari UP
  • UP > Rp50 juta s.d. Rp100 juta : 0,125% dari UP
  • UP > Rp100 juta: ditentukan oleh underwriter perusahaan

Contoh Polis Asuransi Mobil

Setelah membeli asuransi untuk kendaraan mobil, kita akan mendapatkan polis asuransi mobil. Polis tersebut dibuat berdasarkan Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) yang dikeluarkan oleh AAUI (Asosiasi Asuransi Umum Indonesia).

PSAKBI terdiri atas 4 bab dan 30 pasal. Biar punya gambaran mengenai isi polis asuransi kendaraan, berikut beberapa hal yang akan tercantum:

Bab 1: Jaminan

  • Pasal 1 – Risiko yang Dijamin: Bagian ini mencantumkan mengenai cakupan risiko yang dijamin.
  • Pasal 2 – Jaminan Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak Ketiga: Pasal ini masih menjelaskan mengenai cakupan risiko yang dijamin, tetapi lebih ke pertanggungan terhadap pihak ketiga.

Bab 2: Pengecualian

  • Bab ini memberikan informasi mengenai pengecualian atau hal-hal yang tidak ditanggung oleh perusahaan asuransi. Bab ini terdiri atas satu pasal dengan tujuh poin yang menjelaskan secara detail mengenai pengecualian dalam PSAKBI.

Bab 3: Definisi

  • Bab ini menjelaskan pengertian dari berbagai istilah yang muncul dalam polis asuransi. Terdapat sekitar 33 istilah yang akan dijelaskan dalam pasal ini. Mengenai istilah dalam asuransi mobil, kita bisa mempelajari lebih lanjut di sini.

Bab 4: Syarat Umum

  • Bab ini merupakan bab terakhir yang memiliki paling banyak pasal. Pada bab tersebut, kita bisa mengetahui tentang berbagai aturan dalam asuransi mobil. Mulai dari tanggung jawab nasabah, pembayaran premi, aturan pengajuan klaim, sengketa, dan sebagainya.

Untuk melihat pasal-pasal di atas lebih lengkap, sila unduh file PSAKBI di sini.

Trik dan Cara Klaim Asuransi Mobil

Cara klaim asuransi mobil

Supaya tidak bingung, berikut tata cara klaim asuransi mobil, baik karena lecet/baret atau kehilangan. Prosesnya simpel, kok!

  • Melaporkan klaim: bisa dengan datang langsung ke kantor cabang , telepon, SMS, atau aplikasi klaim yang disediakan oleh perusahaan asuransi. Biasanya laporan klaim harus dilakukan maksimal 5×24 jam setelah kejadian, tergantung kebijakan perusahaan.
  • Menyiapkan dokumen klaim: dokumen kendaraan (SIM dan STNK), dokumen polis asuransi, formulir klaim yang telah diisi, foto-foto mobil saat terjadi kecelakaan/kerugian lainnya yang akan diklaim. Dokumen yang perlu disiapkan tergantung pada jenis kerugian yang dialami. Sila perhatikan kelengkapan dokumen di poin selanjutnya.
  • Tim asuransi melakukan survei dan analisis: proses ini bertujuan untuk menghitung estimasi kerugian yang terjadi.
  • Tunggu hasil survei dan analisis: tim dari perusahaan asuransi akan menilai klaim yang dapat disetujui. 
  • Penggantian klaim: nasabah mendapatkan penggantian klaim atas kerugian yang terjadi.

Risiko sendiri (own risk)

Saat melakukan klaim all risk, nasabah akan dikenakan biaya risiko sendiri (own risk) sebesar Rp300 ribu. Sebagai contoh, nasabah melakukan klaim perbaikan mobil sebesar Rp20 juta, maka perusahaan hanya akan membayarkan Rp19,7 juta saja. Sebab, terdapat pemotongan biaya risiko sendiri sebesar Rp300 ribu.

Tujuan diadakannya biaya own risk ini, antara lain:

  • Biaya ini bertujuan untuk mengingatkan nasabah agar lebih berhati-hati berkendara. Sebab, tidak ada yang namanya biaya perbaikan gratis 100 persen, bahkan saat sudah memiliki asuransi sekalipun.
  • Biaya ini juga ditetapkan agar tidak ada pengajuan klaim dengan nilai sangat kecil. Contoh, nasabah melakukan klaim perbaikan mobil sebesar Rp100 ribu saja. Padahal, proses klaim, analisis kerugian, dan hingga persetujuan pasti butuh tenaga, waktu, dan biaya dari pihak asuransi. 

Kriteria Asuransi Mobil Terbaik

Berikut ini adalah beberapa kriteria produk asuransi mobil terbaik yang layak untuk dipilih nasabah: 

1. Pilih perusahaan asuransi dengan kredibilitas tepercaya

Kredibilitas bukan cuma brand-nya terkenal saja, tetapi juga tepercaya soal pelayanannya dan sebisa mungkin minim komplain.

2. Pilih asuransi yang punya bengkel rekanan luas

Asuransi biasanya kerja sama dengan bengkel resmi (authorized) dari si brand mobil kamu. Akan tetapi, ada juga yang bekerja sama dengan bengkel non-authorized. Nah, cuma sedikit brand asuransi yang mengizinkan kita untuk bisa melakukan perbaikan ke bengkel mana saja. Sejauh ini, produk yang punya benefit ini adalah ACA Otomate Solitaire dari asuransi mobil ACA

Biasanya benefit seperti ini sangat berguna kalau misalnya mobil kita rusak di daerah yang kurang kita kenal.

3. Bandingkan premi dan fitur layanannya

Premi asuransi mobil memang sudah diatur sama OJK. Tapi, fitur dan layanannya antara satu produk dengan lainnya bisa beda-beda meski preminya sama. Ada asuransi yang cuma cover kerusakan mobilnya saja, tetapi ada juga menanggung pengemudi dan penumpangnya juga. Bahkan tanpa additional fee.

Jadi, saat terima polis asuransi, sebaiknya telaah terlebih dahulu apa saja perlindungan, fitur, dan benefit ekstra yang diberikan, baru tanda tangan.

Mengacu pada kriteria di atas, mari lihat rekomendasi Lifepal pada menu-tab Pilihan Terbaik!

Mungkin terdengar ribet untuk memilih satu produk terbaik dari puluhan produk asuransi mobil di Indonesia. Sila isi formulir di bagian atas dengan melengkapi informasi merek, tipe mobil, tahun keluaran, dan wilayah. Dari situ, Lifepal bakal bisa segera generate produk yang cocok untuk mobil kamu.

Istilah dalam Asuransi Kendaraan Mobil

Pahami lebih dalam mengenai istilah-istilah yang sering disebutkan dalam polis asuransi mobil ataupun saat melakukan klaim. Berikut daftar istilah yang perlu kita ingat.

  • Comprehensive/All Risk adalah istilah jenis asuransi mobil yang memberikan proteksi untuk semua risiko kerugian yang mungkin terjadi.
  • Total Loss Only adalah istilah jenis asuransi mobil yang memberikan proteksi atau jaminan pertanggungan jika terjadi kehilangan total atau kerusakan lebih dari 75 persen.
  • Deductible/Own Risk adalah biaya yang harus dibayarkan oleh tertanggung atau peserta asuransi mobil dari setiap kejadian yang dialami. Besarannya adalah Rp300 ribu per kejadian.
  • Endorsement adalah perjanjian asuransi yang dikeluarkan oleh peserta asuransi atas persetujuan perusahaan asuransi untuk mengubah polis asuransi.
  • Indemnity atau jumlah ganti rugi adalah jumlah penggantian oleh pihak asuransi atas kerugian yang dialami oleh nasabah yang dihitung berdasarkan harga pasar yang berlaku.
  • Harga pertanggungan adalah nilai kendaraan sepeda mobil saat didaftarkan menjadi obyek asuransi. Harga di dalam polis asuransi menjadi acuan untuk harga maksimal yang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Umumnya harga pertanggungan disesuaikan dengan harga pasar sepeda mobil pada periode tersebut.
  • Harga pasar adalah nilai jual pasar sepeda mobil yang menjadi objek jaminan.
  • Premi adalah nilai uang yang harus dibayarkan oleh peserta asuransi kepada perusahaan asuransi sebagai imbalan layanan yang diberikan. Premi dapat dibayarkan sesuai dengan cara dan periode yang disepakati oleh kedua belah pihak.
  • Polis asuransi adalah kontrak tertulis antara perusahaan asuransi dengan peserta asuransi yang berisi pengalihan risiko dan syarat-syarat yang harus dipatuhi kedua belah pihak. Polis umumnya mencantumkan informasi jumlah pertanggungan, jenis risiko yang ditanggung, pengecualian, jangka waktu perjanjian dan lain sebagainya.
  • Surat Permintaan Penutupan Asuransi (SPPA) adalah surat tertulis yang harus diajukan oleh peserta asuransi kepada perusahaan asuransi untuk menanggung risiko yang terjadi sesuai dengan perjanjian dalam polis asuransi.