Asuransi Mobil Terbaik

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
+62
Cicilan 0%Hemat 30%
 

Apa Itu Asuransi Mobil?

Asuransi mobil adalah proteksi kendaraan yang berguna untuk mengurangi risiko finansial akibat kendaraan mobil rusak, terkena banjir, atau kecelakaan. Perusahaan asuransi akan menanggung biaya perbaikan di bengkel dan bahkan ada pula menjamin ganti baru.

Mengapa Perlu Asuransi Mobil?

Kita mungkin saja sudah berkendara dengan sangat aman dan mematuhi aturan lalu lintas. Akan tetapi, risiko kecelakaan tetap saja bisa terjadi. Sebab, ada faktor eksternal seperti keteledoran orang lain dalam berkendara yang menyebabkan kecelakaan, terkena banjir, atau bahkan pencurian.

Secara garis besar, ada tiga alasan paling penting yang perlu kita ketahui. Pertama, jumlah kendaraan di Indonesia meningkat sekitar 6 persen setiap tahun. Kedua, tingkat kecelakaan pun turut meningkat setiap tahun, dan ketiga adalah biaya ke bengkel ternyata lebih mahal jika tanpa asuransi mobil.

Khusus untuk biaya perbaikan mobil ke bengkel dengan dan tanpa asuransi, Lifepal telah membuat perbandingannya.

perbandingan asuransi di bengkel

Dari tabel di atas, bisa kita lihat, jika kita membayar sendiri maka total biaya bengkel selama setahun yang harus kita bayarkan adalah Rp12 juta. Sedangkan dengan asuransi bisa lebih murah lebih dari dua kali lipat.

Selama perbaikan, kita hanya mengeluarkan biaya own risk saja. Biaya own risk adalah biaya yang diwajibkan pada nasabah bila mobil harus ke bengkel.

Lifepal akan membantumu untuk mengambil keputusan tepat terkait asuransi. Mari pelajari mengenai asuransi mobil dan bandingkan di sini!

Jenis Asuransi Mobil

Agar tak salah pilih, kita perlu tahu dulu jenis-jenis asuransi mobil yang harus dipilih. Sebab, jenis asuransi yang dipilih akan menentukan besaran preminya. Sementara itu, tidak semua mobil bisa menggunakan jenis asuransi tertentu. Karena pemilihan asuransi kendaraan mobil ini bergantung pada usia kendaraan.

All Risk (Comprehensive)

Jenis asuransi ini akan terima apapun klaim kerusakan mobil dari yang ringan macam lecet 1cm sampai yang rusak parah. Asuransi all risk cocok buat kita yang baru beli mobil baru biar ketika lecet datang kita bisa langsung ajukan klaim.

Karena menanggung segala kerusakan tentunya premi asuransi all risk lebih besar. Misalnya saja, besaran premi all risk wilayah Jakarta adalah 3,26 persen dari harga mobil. Persentase premi tersebut jauh lebih besar ketimbang premi termahal TLO yang berada di angka 0,78 persen saja!

TLO (Total Loss Only)

Asuransi TLO memberikan jaminan atau biaya pertanggungan hanya jika mobil hilang akibat pencurian atau terjadi kerusakan dengan nilai perbaikan sama atau lebih dari 75 persen dari harga mobil pada saat itu. Artinya, mobil harus benar-benar tidak bisa dipakai, baru kita bisa mengajukan klaim. Jadi, kalau mobil cuma lecet satu sentimeter, jangan berharap klaim disetujui.

Karena baru bisa mengajukan klaim ketika mobil rusak parah tentunya besaran preminya pun lebih ringan dibanding asuransi all risk. Bahkan besaran preminya bisa tiga kali lipat lebih kecil dari all risk. Untuk premi minimal wilayah Jakarta minimal 0,44 persen dari harga mobil.

Pilih Mana, All Risk atau TLO?

Simak tabel berikut untuk mengetahui perbedaan asuransi all risk dan TLO.

All Risk TLO
Usia kendaraan maks. 10 tahun. Usia kendaraan maks. 15 tahun – 20 tahun
Cocok untuk mobil baru dan sering berkendara di tengah kota yang padat. Cocok untuk mobil yang sudah berusia tua atau sebagai asuransi mobil bekas.
Biaya premi lebih mahal Biaya premi lebih murah
Semua kerusakan, bahkan lecet Kerusakan min. 75 persen atau hilang
 

Daftar Asuransi Mobil Terbaik di Indonesia

Lifepal merangkum rekomendasi produk asuransi mobil terbaik berdasarkan jenis, fitur dan layanan, bengkel rekanan, dan premi termurah. Berikut rekomendasi terbaik berdasarkan kebutuhan dan anggaran beserta contoh polisnya.

Asuransi Mobil Sinarmas

Sinarmas atau Sinar Mas menyediakan asuransi mobil all risk (comprehensive) yang menanggung semua risiko kerusakan dan asuransi total loss only (TLO). Kelebihan produk asuransi mobil Sinarmas adalah nasabah bisa memperbaiki mobil dan tetap ditanggung di bengkel non rekanan. 

Produk asuransi mobil Sinarmas menyediakan fitur dan layanan sebagai berikut:

  • Perbaikan di bengkel rekanan (authorized) maupun non rekanan (non-authorized).
  • Garansi perbaikan, yaitu jika setelah perbaikan di bengkel, mobil masih tetap rusak maka asuransi akan menanggung biaya tersebut.

  • Garansi perbaikan apabila pekerjaan bengkel kurang bagus.
  • Fasilitas bengkel di bengkel resmi (authorized) dan non resmi (non-authorized).
  • Asuransi tanggung jawab hukum, kecelakaan diri, dan bencana alam dengan jaminan perluasan.

Asuransi Mobil ACA

ACA menyediakan polis Otomate, Otomate Smart, dan Otomate Smart Solitaire. Brand ACA sendiri dikenal cukup unggul dalam hal klaim online melalui aplikasi ACA New Travel Save dan biaya pertanggungan yang di-cover. Kita bisa lihat di spesifikasi produk mereka di bawah ini.

  • Fasilitas gratis derek.
  • Asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga (third party liability/TPL) maksimal Rp50 juta.

Berikut beberapa fitur dan layanan yang pasti berguna untuk nasabah:

  • Fasilitas mobil pengganti 5x24 jam.
  • New for old, yaitu penggantian mobil baru dengan catatan usia mobil maksimal 6 bulan.
  • Garansi perbaikan selama 6 bulan.
  • Asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga (third party liability/TPL) maksimal Rp25 juta.

Asuransi mobil Autocillin

Brand Adira terkenal di dunia otomotif, termasuk salah satunya asuransi kendaraan. Selain itu, Adira juga menjadi partner resmi asuransi mobil Toyota.

  • Fasilitas derek gratis
  • ERA (Emergency Road Assistance)
  • New for old, untuk mobil usia maksimal 6 bulan.
  • Mobile claim melalui Autocillin mobile app.
  • Gratis biaya layanan perpanjang STNK.

  • Gratis fasilitas derek.
  • Garansi perbaikan selama 6 bulan.
  • Mobile claim melalui Autocillin mobile app.

Asuransi Mobil Allianz

Allianz tidak hanya terkenal dengan asuransi kesehatan, tetapi juga proteksi untuk kendaraan. Di Indonesia, Allianz telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 179 bengkel rekanan.

Beberapa keunggulan produk ini adalah sebagai berikut:

  • Santunan meninggal dunia hingga Rp10 juta.
  • Santunan biaya taksi selama masa perbaikan.
  • Ganti rugi kehilangan akibat pencurian oleh supir pribadi.

  • Santunan kecelakaan diri per orang hingga Rp10 juta.
  • Asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga Rp55 juta.

Asuransi Mobil Astra Garda Oto

Garda Oto khususnya menjadi partner asuransi mobil Honda. Tersedia layanan, seperti Garda Mobile, Garda Center, Garda Siaga Emergency Roadside Assistance (ERA), Garda Akses, dan hotline 24 jam.

Untuk produk asuransi all risk, Garda Oto menanggung kerusakan ringan, rusak parah, dan kehilangan. Adapun beberapa fitur layanan Garda Oto, antara lain:

  • Tersedia aplikasi Aplikasi Garda Mobile Otocare untuk layanan antar-jemput mobil dan lainnya.
  • Kerja sama dengan 500 lebih bengkel resmi di seluruh Indonesia.
  • Garansi perbaikan hingga 6 bulan untuk pekerjaan bengkel.

Untuk produk ini, Garda Oto menjamin risiko kehilangan total. Adapun fitur dan layanan hampir sama dengan produk all risk-nya:

  • Tersedia aplikasi Aplikasi Garda Mobile Otocare untuk layanan antar-jemput mobil dan lainnya.
  • Kerja sama dengan 500 lebih bengkel resmi di seluruh Indonesia.
  • Garansi perbaikan hingga 6 bulan untuk pekerjaan bengkel.

Asuransi Mobil AXA Mandiri (MAGI)

AXA Mandiri (Mandiri AXA General Insurance/MAGIMAGI) bisa dibilang sebagai pionir provider asuransi kendaraan di Indonesia. Bengkel rekanan AXA Mandiri berjumlah sekitar 350 tersebar di 30 kota.

Produk asuransi mobil AXA Mandiri punya beberapa keunggulan seperti berikut:

  • New for old, untuk mobil usia maksimal 6 bulan.
  • Gratis biaya ambulans.
  • Asuransi tanggung jawab hukum hingga Rp25 juta.
  • Penggantian kehilangan kunci kendaraan hingga Rp25 juta.

  • New for old, untuk mobil usia maksimal 6 bulan.
  • Gratis biaya ambulans.
  • Asuransi tanggung jawab hukum.

Asuransi mobil banjir

Sebagai informasi, sebagian besar asuransi tidak meng-cover langsung perbaikan mobil akibat banjir. Nasabah perlu membeli perluasan jaminan untuk banjir dan tentu saja butuh penambahan premi.

Akan tetapi, beberapa perusahaan asuransi yang disebutkan di atas memiliki paket asuransi mobil banjir. Nasabah tidak perlu menambah premi lagi untuk mendapatkan asuransi mobil banjir.

Salah satunya contoh yang tidak menerapkan additional fee atau penambahan premi adalah asuransi mobil AXA Mandiri (MAGI). Untuk mendapatkan produk-produk di atas dan asuransi mobil khusus banjir, klik di sini. Semua produk yang disebutkan tadi diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Tips Mendapatkan Asuransi Mobil Terbaik

Berikut ini adalah beberapa kriteria produk asuransi mobil terbaik yang layak untuk dipilih nasabah: 

1. Pilih jenis asuransi mobil yang tepat

Kenali kebutuhan dan medan yang sering dilewati oleh kendaraan mobil, apakah di kawasan kota yang padat atau jalan yang rusak. Biasanya asuransi all risk cocok untuk pengendara mobil dalam kota karena berisiko tinggi terkena lecet. Sementara asuransi TLO cocok untuk mobil yang berada di daerah rawan kriminalitas.

2. Pilih perusahaan asuransi dengan kredibilitas tepercaya

Kredibilitas bukan cuma brand-nya terkenal saja, tetapi juga tepercaya soal pelayanannya dan sebisa mungkin minim komplain.

3. Pilih asuransi yang punya bengkel rekanan luas

Asuransi biasanya kerja sama dengan bengkel resmi (authorized) dari si brand mobil kamu. Akan tetapi, ada juga yang bekerja sama dengan bengkel non-authorized. Nah, cuma sedikit brand asuransi yang mengizinkan kita untuk bisa melakukan perbaikan ke bengkel mana saja. Sejauh ini, produk yang punya benefit ini adalah ACA Otomate Solitaire dari asuransi mobil ACA

Biasanya benefit seperti ini sangat berguna kalau misalnya mobil kita rusak di daerah yang kurang kita kenal.

4. Bandingkan premi dan fitur layanannya

Premi asuransi mobil memang sudah diatur sama OJK. Tapi, fitur dan layanannya antara satu produk dengan lainnya bisa beda-beda meski preminya sama. Ada asuransi yang cuma cover kerusakan mobilnya saja, tetapi ada juga menanggung pengemudi dan penumpangnya juga. Bahkan tanpa additional fee.

Jadi, saat terima polis asuransi, sebaiknya telaah terlebih dahulu apa saja perlindungan, fitur, dan benefit ekstra yang diberikan, baru tanda tangan.

Mengacu pada kriteria di atas, mari lihat kembali rekomendasi Lifepal pada menu-tab Produk Terbaik!

 

Perhitungan Biaya Premi Asuransi Mobil

Sedikit berbeda dengan asuransi kesehatan da jiwa, besaran premi asuransi mobil sudah diatur berdasarkan rate OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

OJK membuat Surat Edaran OJK Nomor 6/SEOJK.05/2017 tentang Penetapan Premi atau Kontribusi pada Lini Usaha Asuransi Harta Benda dan Asuransi Kendaraan Bermotor pada tahun 2017.

Sebagai panduan, premi asuransi mobil terbagi berdasarkan jenis asuransinya (all risk dan TLO), wilayah dan harga mobil, serta jaminan perluasan.

Jadi, ada tiga kategori wilayah yang bakal menentukan besaran premi mobil kamu, yaitu:

  • Wilayah I (Sumatera dan Kepulauan di sekitarnya)
  • Wilayah II (DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten)
  • Wilayah III (Wilayah lainnya yang tidak disebutkan pada wilayah I dan II)

Kemudian, pembagian persentase premi juga dihitung berdasarkan kategori harga mobil. Kategori tersebut sebagai berikut:

  • Kategori 1, yaitu Rp0-Rp125 juta.
  • Kategori 2, yaitu lebih dari Rp125 juta-Rp200 juta.
  • Kategori 3, yaitu lebih dari Rp200juta-Rp400 juta.
  • Kategori 4, yaitu lebih dari Rp400juta-Rp800 juta.
  • Kategori 5, yaitu lebih dari Rp800 juta.

Simak perhitungan premi asuransi mobil berikut ini.

Biaya dan simulasi asuransi all risk/comprehensive

Premi Asuransi All Risk (Komprehensif)

Harga Mobil Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 2
Kat. 1, Maks. Rp125 juta 3,82% – 4,20%  3,26% – 3,59%  2,53% – 2,78%
Kat. 2, Rp125-200 juta 2,67% – 2,94% 2,47% – 2,72% 2,69% – 2,96%
Kat. 3, Rp200-400 juta 2,18% – 2,40% 2,08% – 2,29%  1,79% – 1,97%
Kat. 4, Rp400-800 juta 1,20% – 1,32% 1,20% – 1,32%  1,14% – 1,25% 
Kat. 5, lebih dari Rp800 juta 1,05% – 1,16%  1,05% – 1,16%  1,05% – 1,16%

Dari tabel di atas, kita bisa menghitung biaya asuransi yang perlu dibayarkan jika mengambil asuransi all risk.

Sebagai contoh, mobil Agya seharga Rp150 juta dan berplat B Jakarta maka kategori premi adalah wilayah II dan kategori 2. Berikut simulasi premi asuransi all risk yang harus dibayarkan setiap tahun selama mengikuti asuransi:

Persentase premi all risk x harga mobil = biaya premi asuransi mobil.

2,47% x Rp150.000.000 = Rp3.705.000 per tahun

Biaya dan simulasi asuransi mobil TLO

Premi Asuransi TLO

Harga Mobil Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3
Kat. 1, Maks. Rp125 juta 0,47% – 0,56% 0,65% – 0,78% 0,51% – 0,56%
Kat. 2, Rp125-200 juta 0,63% – 0,69% 0,44% – 0,53% 0,44% – 0,48%
Kat. 3, Rp200-400 juta 0,41% – 0,46% 0,38% – 0,42% 0,29% – 0,35% 
Kat. 4, Rp400-800 juta 0,25% – 0,30% 0,25% – 0,30%  0,23% – 0,27%
Kat. 5, lebih dari Rp800 juta 0,20% – 0,24% 0,20% – 0,24%  0,20% – 0,24% 

Jika dilihat dari tabel di atas, kita bisa lihat asuransi mobil TLO bakal lebih murah daripada all risk. Kita gunakan contoh yang sama dengan perhitungan asuransi all risk sebelumnya ya.

Contoh, mobil Agya Rp150 juta dan berplat B Jakarta. Maka premi yang harus dibayarkan dihitung berdasarkan wilayah II kategori 2. Berikut perhitungannya.

Persentase premi TLO x harga mobil = biaya premi asuransi mobil

0,44% x Rp150.000.000 = Rp660.000 per tahun

Premi asuransi mobil kombinasi

Selain kedua kategori yang disebutkan di atas, ada pula asuransi mobil kombinasi. Jenis asuransi ini mengombinasikan antara pertanggungan all risk dan TLO. Biasanya produk ini digunakan pada mobil kredit.

Cuma perlu diperhatikan bahwa pada jenis asuransi mobil ini, terdapat pergantian di tiap periodenya. Semisal di tahun pertama pertanggungan yang berlaku adalah all risk, maka di tahun selanjutnya adalah TLO.

Ini yang bikin nasabah kadang tidak ngeh. Di tahun pertama nasabah klaim untuk proteksi all risk dan kemudian di tahun depan melakukan klaim untuk hal yang sama. Perusahaan asuransi malah menolak klaim tersebut. Kemudian, nasabah malah komplain. Padahal, pertanggungan yang berlaku sudah berbeda, yaitu TLO.

Perhitungan premi jaminan perluasan 

Kerusakan mesin akibat banjir ternyata tidak langsung ditanggung oleh perusahaan asuransi. Sebab, pertanggungan ini termasuk jaminan perluasan. Nasabah harus menambahkan biaya premi untuk mendapatkan proteksi tersebut.

Berikut jaminan perluasan dalam asuransi mobil yang membutuhkan penambahan premi:

  • Banjir termasuk angin topan.
  • Gempa bumi dan tsunami.
  • Huru hara dan kerusuhan.
  • Terorisme dan sabotase.
  • Tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga.
  • Kecelakaan diri untuk penumpang.
  • Tanggung jawab hukum terhadap penumpang.

Masing-masing jaminan perluasan yang disebutkan di atas ada perhitungan tersendiri. Dalam surat edaran dari OJK, berikut persentase penambahan premi untuk masing-masing jaminan perluasan di atas.

Wilayah All Risk TLO
Wilayah 1: Sumatera dan

Kepulauannya

0,075% - 0,1% 0,05% - 0,075%
Wilayah 2: Jakarta, Banten,

dan Jabar

0,10% - 0,125% 0,075% - 0,1%
Wilayah 3: Selain Wilayah 1

dan Wilayah 2

0,075% - 0,1% 0,05% - 0,075%

Sebagai contoh, mobil Agya seharga Rp150 juta dan berplat B Jakarta maka kategori premi adalah wilayah II dan kategori 2.

Maka perhitungan premi asuransi mobil banjir yang harus dibayarkan nasabah, baik all risk dan TLO sebagai berikut:

Rumus

(Persentase premi all risk/TLO + banjir) x harga mobil = biaya premi asuransi mobil.

Tarif premi all risk dengan perluasan banjir

(2,47% + 0,10%) x Rp150.000.000 = Rp3.855.000 per tahun

Tarif premi TLO dengan perluasan banjir

(0,44% + 0,075%) x Rp150.000.000 = Rp772.000 per tahun

Wilayah All Risk TLO
Wilayah 1: Sumatera dan

Kepulauannya

0,12% - 0,135% 0,085% - 0,11%
Wilayah 2: Jakarta, Banten,

dan Jabar

0,10% - 0,125% 0,075% - 0,10%
Wilayah 3: Selain Wilayah 1

dan Wilayah 2

0,075% - 0,135% 0,05% - 0,075%

Perluasan jaminan All Risk TLO
Huru-hara dan

Kerusuhan (SRCC)

0,05% 0,035%
Terorisme dan

Sabotase

0,05% 0,035%

Catatan:

Sebagai informasi, terdapat biaya risiko sendiri (own risk) yang mesti ditanggung oleh nasabah apabila kendaraannya rusak karena banjir, gempa bumi dan tsunami, serta akibat huru-hara atau terorisme. Biaya tersebut dibayarkan saat melakukan klaim, dengan besaran 10 persen dari nilai klaim yang disetujui atau paling sedikit Rp500 ribu per kejadian.

Selain perluasan jaminan di atas, terdapat proteksi tambahan berupa asuransi tanggung jawab hukum. Proteksi ini bermanfaat sebagai jaminan santunan apabila pengendara maupun penumpang mengalami kecelakaan atau menabrak orang lain.

Besaran premi untuk perluasan jaminan ini bergantung pada besaran uang pertanggungan (UP) yang kita ambil. Secara umum, rate preminya akan semakin mahal apabila UP semakin besar.

Berikut tabel premi untuk perluasan tanggung jawab hukum.

Jenis perluasan tanggung jawab hukum Persentase premi
Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak Ketiga (Kendaraan Penumpang dan Sepeda Motor).
  • UP hingga Rp25 juta : 1% dari UP
  • UP > Rp25 juta s.d. Rp50 juta : 0,5% dari UP
  • UP > Rp50 juta s.d. Rp100 juta : 0,25% dari UP
  • UP > Rp100 juta : ditentukan oleh underwriter Perusahaan
Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak ketiga (Kendaraan Niaga, Truk, dan Bus).
  • UP hingga Rp25 juta : 1,50% dari UP
  • UP > Rp25 juta s.d. Rp50 juta: 0,75% dari UP
  • UP > Rp50 juta s.d. Rp100 juta: 0,375% dari UP
  • UP > Rp100 juta: ditentukan oleh underwriter perusahaan
Kecelakaan Diri untuk Penumpang
  • Untuk Pengemudi: 0,50% dari uang pertanggungan kecelakaan diri
  • Untuk Penumpang: 0,10% dari uang pertanggungan kecelakaan diri untuk setiap tempat duduk penumpang
Tanggung Jawab Hukum terhadap Penumpang
  • UP hingga Rp25 juta: 0,50% dari UP
  • UP > Rp25 juta s.d. Rp50 juta : 0,25% dari UP
  • UP > Rp50 juta s.d. Rp100 juta : 0,125% dari UP
  • UP > Rp100 juta: ditentukan oleh underwriter perusahaan

 

Cara Klaim Asuransi Mobil

Supaya tidak bingung, berikut tata cara klaim asuransi mobil, baik karena lecet/baret atau kehilangan. Prosesnya simpel, kok!

  • Melaporkan klaim: bisa dengan datang langsung ke kantor cabang , telepon, SMS, atau aplikasi klaim yang disediakan oleh perusahaan asuransi. Biasanya laporan klaim harus dilakukan maksimal 5×24 jam setelah kejadian, tergantung kebijakan perusahaan.
  • Menyiapkan dokumen klaim: dokumen kendaraan (SIM dan STNK), dokumen polis asuransi, formulir klaim yang telah diisi, foto-foto mobil saat terjadi kecelakaan/kerugian lainnya yang akan diklaim. Dokumen yang perlu disiapkan tergantung pada jenis kerugian yang dialami. Sila perhatikan kelengkapan dokumen di poin selanjutnya.
  • Tim asuransi melakukan survei dan analisis: proses ini bertujuan untuk menghitung estimasi kerugian yang terjadi.
  • Tunggu hasil survei dan analisis: tim dari perusahaan asuransi akan menilai klaim yang dapat disetujui. 
  • Penggantian klaim: nasabah mendapatkan penggantian klaim atas kerugian yang terjadi.

Dokumen klaim asuransi mobil

Dokumen yang diperlukan untuk klaim tergantung pada jenis kerusakan atau kerugian yang dialami. Namun, secara umum berikut beberapa dokumen yang perlu disiapkan:

  • Dokumen polis asuransi mobil, lampiran/endorsement
  • Surat Izin Mengemudi milik Pengemudi
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan
  • BPKB kendaraan mobil
  • Kartu identitas (KTP) tertanggung
  • LKKB (Laporan Kecelakaan Kendaraan Bermotor)
  • Laporan kerugian termasuk kronologi kecelakaan
  • Surat keterangan hilang apabila terjadi pencurian
  • Surat tuntutan pihak ketiga apabila melibatkan pihak ketiga.
 

Tanya Jawab

Berikut beberapa tips dan pertanyaan yang sering diajukan atau dicari mengenai asuransi untuk kendaraan mobil.

Asuransi kendaraan mobil terdiri atas asuransi all risk yang menanggung segala jenis risiko kerusakan dan Total Loss Only (TLO) yang memberikan perlindungan atau jaminan kerusakan parah saja atau kehilangan.

Nasabah perlu mendaftarkan kendaraannya dan kemudian mendapatkan polis asuransi yang biasanya akan berlaku selama satu tahun. Di awal, nasabah harus membayarkan premi asuransi yang mana dana tersebut akan dikelola oleh perusahaan asuransi untuk menanggung berbagai klaim dari nasabah.

Asuransi all risk adalah jenis asuransi yang menanggung kerusakan kecil hingga parah pada mobil. Jadi, rusak akibat bodi lecet pun bisa diklaim oleh nasabah.

Asuransi TLO atau total loss only menanggung kerusakan parah di atas 75 persen atau kehilangan saja. Jadi, klaim yang bisa diajukan apabila kendaraan sudah rusak total hingga tidak bisa dipakai.

Cara klaim asuransi mobil mudah kok untuk dilakukan selama berkas yang kita siapkan lengkap dan sesuai dengan syarat ketentuannya. Pada dasarnya ada tiga tahap yang harus dilakukan untuk klaim asuransi mobil yaitu melaporkan kejadian, melakukan tindakan yang perlu dilakukan, dan mengajukan klaim dengan menyiapkan berkas-berkas.

Jika berkas sudah disetujui, biasanya pencairan dana klaim akan memakan waktu 14 hari kerja.

Asuransi mobil bisa refund tetapi dengan persyaratan tertentu. Hal ini telah diatur oleh Surat Edaran OJK melalui Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia Pasal 27 Ayat 2.

Yang paling mudah adalah saat belum pernah melakukan klaim. Jika belum pernah klaim, maka perhitungannya dilakukan secara proporsional berdasarkan periode asuransi yang belum terpakai. Rumusnya adalah jumlah premi yang sudah dibayarkan dikurangi dengan biaya administrasi dan biaya bulan yang sudah terlewati (prorata).

Jika sudah pernah melakukan klaim, maka perhitungan refund-nya akan dikurangi dengan biaya perbaikan mobil.

Sebagai contoh, kita membeli asuransi mobil dengan masa pertanggungan setahun atau 12 bulan. Kemudian, kita mau menarik premi tersebut pada bulan ketiga. Dana yang bisa di-refund atau ditarik adalah premi dari bulan keempat hingga ke-12 dikurangi dengan biaya administrasi dan biaya lainnya (tergantung perusahaan). Jika pernah melakukan klaim, maka dana tersebut dikurangi lagi dengan biaya perbaikan mobil.

Refund premi asuransi mobil biasanya digunakan saat mobil berpindah tangan atau pengajuan asuransi ditolak oleh pihak asuransi.

Adapun cara melakukan pencairan atau refund adalah dengan menghubungi pihak perusahaan asuransi terkait. Perlu dicatat, tidak semua perusahaan asuransi mengizinkan penutupan polis asuransi mobil. Kemudian, isi formulir SPPAKB (Surat Permintaan Penutupan Asuransi Kendaraan Bermotor). Formulir tersebut bisa diperoleh melalui laman situs resmi perusahaan asuransi ataupun datang ke kantor cabang mereka.

Asuransi mobil dengan fasilitas mobil pengganti bisa termasuk sebagai benefit utama atau benefit ekstra, tergantung perusahaan asuransi terkait. Fasilitas ini diberikan untuk membantu nasabah yang mobilnya sedang diperbaiki. Biasanya masa pemakaian sekitar 5×24 jam.

Adapun, beberapa polis yang memiliki fitur fasilitas mobil pengganti ini, antara lain ACA Otomate Smart, MSIG Mobil Comprehensive (Basic), dan KB Comprehensive (Basic).

Setelah mendaftarkan asuransi, polis akan keluar dalam waktu 7-14 hari kerja, sesuai peraturan perusahaan. Kemudian, terdapat masa tunggu sekitar 30 hari untuk melakukan klaim setelah polis terbit.

Loading fee atau loading premi dalam asuransi kendaraan mobil adalah biaya kenaikan premi yang dihitung berdasarkan usia mobil. Besaran biaya loading fee adalah minimal 5 persen dari rate premi per tahun untuk usia mobil di atas 5 tahun. Namun, angkanya bisa di atas persentase tersebut, bergantung pada kebijakan perusahaan.

OJK telah mengatur besaran biaya loading fee dengan rincian sebagai berikut:

  • Asuransi all risk: biaya loading fee adalah minimal 5 persen per tahun dan dikenakan pada mobil di atas usia 5 tahun.
  • Asuransi TLO: biaya loading fee adalah minimal 5 persen per tahun dan dikenakan pada mobil yang berusia, bisa di atas 5 tahun, 10 tahun, atau 15 tahun, tergantung kebijakan perusahaan.

Sebagai contoh, mobil Agya seharga Rp150 juta dan berplat B Jakarta dengan usia mobil di atas 7 tahun. Maka premi yang harus dibayarkan adalah sebagai berikut:

Rumus loading fee

([Selisih tahun kendaraan x Loading fee x rate premi asuransi] + rate premi) x harga mobil = biaya premi asuransi mobil.

([2 tahun x 5% x 2,47%] + 2,47%) x Rp150.000.000 = Rp4.075.500 per tahun

Biasanya cara klaim asuransi mobil dilakukan dengan cara cashless artinya tertanggung tidak perlu mengeluarkan dana pribadi untuk melakukan perbaikan di bengkel. Tapi, seringnya cara ini dilakukan untuk jenis asuransi mobil all risk (comprehensive).

Tapi perlu diingat, penggantian yang dilakukan tidak 100 persen, melainkan tertanggung perlu membayar biaya risiko sendiri atau own risk per kejadian.

Saat melakukan klaim, biasanya tertanggung harus membayar biaya own risk atau risiko sendiri. Secara sederhana biaya own risk adalah sejumlah biaya yang harus dibayar pemilik polis asuransi jika dia mengajukan klaim. Biasanya ini ada jika mengambil asuransi mobil All Risk. 

Untuk besaran biayanya tentu saja bervariasi karena besarnya tergantung premi yang dibayarkan.Tapi, rata-rata biaya own risk berada di kisaran Rp300 ribu. Adanya biaya ini bukan tanpa sebab, melainkan sebagai pengingat biar ke depannya lebih hati-hati ketika membawa mobil.

Asuransi mobil bekas tentu bisa dibeli. Namun, perlindungan yang bisa dipilih tentu berbeda dengan asuransi mobil baru. Kalau asuransi mobil baru, kita bisa memilih antara asuransi all-risk (komprehensif) atau asuransi TLO. Sedangkan di asuransi mobil bekas biasanya hanya punya satu jenis, yakni asuransi TLO saja. Namun ini tergantung merek dan usia mobil serta kebijakan penyedia asuransi ya.

Tentu saja bisa, asalkan mobil yang dimiliki memiliki usia maksimal 10 tahun jika ingin mengajukan asuransi all risk dan maksimal 15 tahun jika ingin mengajukan asuransi TLO.

Akan tetapi, ada juga perusahaan asuransi yang menyediakan pertanggungan khusus mobil antik, dengan usia lebih dari 40 Tahun dan syarat kondisi mobil dan aksesoris sesuai bawaan awal.

Tersedia juga asuransi mobil yang menanggung mobil klasik dengan usia antara 20 – 40 tahun, dengan syarat boleh mengalami perbaikan dan perawatan tetapi tidak mengubah desain dan spesifikasi awal.

Berdasarkan fatwa MUI No.21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Asuransi Syariah, asuransi mobil diperbolehkan karena asuransi dianggap sebagai bentuk perlindungan, mengandung unsur tolong menolong, dan memiliki unsur kebaikan (akad tabarru).

Pada dasarnya setiap produk asuransi memiliki dasar hukumnya termasuk asuransi mobil. Dasar hukum asuransi dilindungi oleh Undang-undang, antara lain:

  • Undang-undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian.
  • Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 1320 dan Pasal 1774 tentang pertanggungan dan perjanjian dua belah pihak serta persetujuan tentang perkara suatu kejadian yang belum pasti.
  • Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian.
  • Surat edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/SEOJK.05/2017 yang mengatur tentang penetapan tarif premi atau kontribusi pada lini usaha asuransi harta benda dan asuransi kendaraan bermobil tahun 2017.

Ada tiga hal pokok yang menjadi ukuran Asuransi mobil yang baik, yaitu:

  • Menawarkan harga premi sesuai dengan tabel batas atas dan batas bawah yang ditetapkan oleh pemerintah.
  • Memberikan jaminan perlindungan dasar dengan jangkauan yang lebih luas di seluruh Indonesia.
  • Menawarkan premi sepadan dengan layanan dan pertanggungan yang diberikan.

Masyarakat yang baru mengenal asuransi tentu akan mencari Asuransi mobil dengan premi murah agar tidak mengganggu pengeluaran bulanan.

Ada beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang bagaimana cara mendapatkan Asuransi mobil yang murah dan terjangkau.

  • Pilih jenis asuransi mobil TLO agar premi yang dibayarkan lebih rendah dibandingkan dengan asuransi mobil all risk atau comprehensive.
  • Pilih asuransi mobil yang memberikan perlindungan dasar tanpa embel-embel jaminan perluasan atau asuransi tambahan (rider).
  • Pilih asuransi yang memberikan value lebih seperti proteksi terhadap pengemudi dan penumpang.

Membeli asuransi mobil secara online memudahkan karena dapat dilakukan dari mana saja dan kapan saja. Anda juga juga dapat lebih leluasa memilih asuransi mobil yang sesuai kebutuhan dengan cara membandingkan satu produk perusahaan asuransi dengan yang lain.

Pembelian produk asuransi dapat dilakukan cukup secara online. Kemudian, lakukan transfer maupun metode pembayaran lain untuk pembayaran premi secara berkala maupun sekaligus.

Beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum melakukan pembelian secara online adalah sebagai berikut ini:

  • Menyiapkan info dan identitas kendaraan.
  • Menyiapkan identitas diri dan dokumen dalam bentuk softcopy atau foto.
  • Melakukan pendaftaran.
  • Melakukan pembayaran melalui kanal yang disediakan baik secara online maupun offline.

Menerima polis asuransi secara online maupun offline. Polis asuransi digital dapat dikirimkan langsung melalui email atau surat elektronik.

Lifepal merupakan salah satu marketplace asuransi yang khususnya menyediakan produk asuransi kendaraan. Berbagai pilihan asuransi kendaraan baik itu asuransi mobil dan asuransi motor terbaik dapat Anda temukan melalui platform asuransi Lifepal.

Lifepal sebagai teman andalan Anda, memberikan layanan 24 jam untuk pembelian asuransi maupun proses klaim. Termasuk pula memberikan promo asuransi mobil dengan tawaran paling menarik.

Salah satu rahasia mengapa asuransi mobil secara online menjadi lebih untung karena harganya bisa lebih murah daripada membeli asuransi secara offline maupun dari agen.

Pahami lebih dalam mengenai istilah-istilah yang sering disebutkan dalam polis asuransi mobil ataupun saat melakukan klaim. Berikut daftar istilah yang bisa kita ingat.

  • Tertanggung adalah orang atau badan hukum yang punya kepentingan finansial atas Kendaraan Bermotor yang ditanggung oleh Penanggung (perusahaan asuransi).
  • Penanggung adalah perusahaan asuransi memberikan ganti rugi terhadap kerugian dan/atau kerusakan pada Kendaraan Bermotor.
  • Comprehensive/All Risk adalah istilah jenis asuransi mobil yang memberikan proteksi untuk semua risiko kerugian yang mungkin terjadi.
  • Total Loss Only adalah istilah jenis asuransi mobil yang memberikan proteksi atau jaminan pertanggungan jika terjadi kehilangan total atau kerusakan lebih dari 75 persen.
  • Deductible/Own Risk adalah biaya yang harus dibayarkan oleh tertanggung atau peserta asuransi mobil dari setiap kejadian yang dialami. Besarannya adalah Rp300 ribu per kejadian.
  • Endorsement  adalah perjanjian asuransi yang dikeluarkan oleh peserta asuransi atas persetujuan perusahaan asuransi untuk mengubah polis asuransi.
  • Indemnity atau jumlah ganti rugi adalah jumlah penggantian oleh pihak asuransi atas kerugian yang dialami oleh nasabah yang dihitung berdasarkan harga pasar yang berlaku.
  • Harga pertanggungan adalah nilai kendaraan sepeda mobil saat didaftarkan menjadi obyek asuransi. Harga di dalam polis asuransi menjadi acuan untuk harga maksimal yang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Umumnya harga pertanggungan disesuaikan dengan harga pasar sepeda mobil pada periode tersebut.
  • Harga pasar adalah nilai jual pasar sepeda mobil yang menjadi objek jaminan.
  • Klausul 41B (Riot Strike Malcious Damage and Civil Commition) adalah pemberian ganti rugi akibat huru-hara, kerusuhan, terorisme, dan lain sebagainya.
  • Premi adalah nilai uang yang harus dibayarkan oleh peserta asuransi kepada perusahaan asuransi sebagai imbalan layanan yang diberikan. Premi dapat dibayarkan sesuai dengan cara dan periode yang disepakati oleh kedua belah pihak. 
  • Polis asuransi adalah kontrak tertulis antara perusahaan asuransi dengan peserta asuransi yang berisi pengalihan risiko dan syarat-syarat yang harus dipatuhi kedua belah pihak. Polis umumnya mencantumkan informasi jumlah pertanggungan, jenis risiko yang ditanggung, pengecualian, jangka waktu perjanjian dan lain sebagainya.
  • Surat Permintaan Penutupan Asuransi (SPPA) adalah surat tertulis yang harus diajukan oleh peserta asuransi kepada perusahaan asuransi untuk menanggung risiko yang terjadi sesuai dengan perjanjian dalam polis asuransi. 
  • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga (TJH III) adalah  jaminan penggantian kepada pihak ketiga akibat kendaraan pihak ketiga mengalami masalah karena kecelakaan dengan kendaraan nasabah.