Asuransi Motor Terbaik

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
1970/01/01 00:00:00Cicilan 0%Hemat 25%
 

Daftar Asuransi Motor Terbaik di Indonesia

Lifepal telah menyusun produk asuransi motor terbaik di Indonesia sebagai bahan pertimbangan memilih asuransi. Simak ulasannya berikut ini!

1. Adira MotoPro

  • Terdiri dari dua jenis, yaitu Motopro Classing (konvensional) dan Motopro Ikhlas (syariah).
  • Usia motor terdiri dari dua kategori, yaitu kurang atau sama dengan Rp500 juta dan sama dengan Rp100 juta.
  • Pertanggungan terhadap kerugian total.
  • Pertanggungan kecelakaan diri, biaya pengobatan.
  • Pertanggungan kerugian akibat angin topan, banjir, hujan es, dan tanah longsor.
  • Perluasan manfaat pertanggungan tanggung jawab pihak ketiga

Sebagai informasi, produk ini bisa didapatkan di Lifepal. Klik di sini!

2. Sinarmas Simas Motor

  • Batas usia kendaraan: 10 tahun
  • Resiko sendiri (own risk) 10% dari Nilai pertanggungan, minimal Rp 750.000,-.
  • Hanya menanggung motor pribadi, bukan yang digunakan untuk ojek dan bisnis
  • Pertanggungan terhadap kerugian total.

3. Asuransi Kendaraan Bermotor ACA

  • Tersedia pertanggungan all risk dan TLO
  • Pertanggungan terhadap kerugian total, baik kerusakan total maupun kehilangan.
  • Klaim di 304 bengkel rekanan.
  • Fasilitas ambulans dan perbaikan darurat.

4. Astra Buana Garda Motor

  • Memiliki layanan digital lengkap, yaitu Garda Mobile, Garda Mobile, Garda Center, Garda Siaga Emergency Roadside Assistance (ERA), Garda Akses, dan hotline 24 jam.
  • Pertanggungan terhadap kerugian total akibat akibat tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, atau terperosok; perbuatan jahat; pencurian; kebakaran, termasuk kerusakan selama motor berada di atas kapal untuk penyeberangan yang berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
  • Perluasan jaminan kecelakaan diri untuk penumpang dan pengemudi.

5. Allianz Confidence Plus

  • Asuransi motor spesial untuk motor dari Piaggio (Vespa) yang sudah melewati garansi pabrik.
  • Masa perlindungan: 24 bulan setelah garansi berakhir.
  • Pengajuan klaim melalui PT Piaggio Indonesia.
  • Usia masuk sepeda motor: maksimal 21 bulan dibeli (garansi pabrikan 2 tahun),  maksimal 33 bulan sejak dibeli (garansi pabrikan 3 tahun).
  • Menjamin seluruh biaya perbaikan, termasuk biaya jasa dan biaya suku cadang.
  • Fasilitas layanan darurat dan mobil derek.

6. Jasindo Oto Plus

  • Asuransi Jasindo memberikan pertanggungan biaya perbaikan motor maupun kecelakaan diri pengemudi dan tiga orang penumpang lewat polis Jasindo Oto Plus. Polis jenis Constructive Total Loss ini memberikan santunan jika kerusakan melebihi 70 persen dari harga motor di pasaran.
 

Apa Itu Asuransi Motor?

Asuransi motor adalah produk asuransi yang memberikan ganti rugi jika sepeda motor nasabah rusak akibat kecelakaan atau hilang dicuri. Bentuk penggantiannya dapat berupa perbaikan kendaraan atau uang tunai. Syaratnya, nasabah hanya perlu membayarkan sejumlah premi kepada penyedia asuransi.

Umumnya bentuk pertanggungan asuransi motor adalah Total Loss Only (TLO) yang hanya menanggung kerusakan total. Jarang ada yang menyediakan pertanggungan menyeluruh (All Risk), kecuali untuk motor berharga tinggi seperti Harley.

 

Jenis-Jenis Asuransi Motor

Terdapat dua jenis pertanggungan dalam asuransi motor, yaitu Total Loss Only (TLO) dan All Risk (Comprehensive). Berikut ulasannya:

Asuransi motor TLO memberikan pertanggungan terhadap risiko hilangnya motor akibat pencurian atau kerusakan motor di atas 75 persen dari nilai harga motor saat itu. Jadi, asuransi hanya menerima klaim jika motor mengalami rusak parah sehingga tidak bisa digunakan sama sekali.

Ada tiga manfaat yang ditawarkan asuransi motor TLO, yaitu:

  • Penggantian terhadap risiko motor yang hilang.
  • Penggantian terhadap risiko perampokan atau penodongan.
  • Penggantian terhadap risiko kecelakaan yang menyebabkan estimasi kerusakan motor hingga 75%.

Umumnya asuransi TLO sudah termasuk ke dalam besaran kredit yang kita bayarkan ketika membeli motor baru. Namun jika membeli motor bekas atau tunai, kita perlu mencari asuransi sendiri. Jangan khawatir, kami menyediakan asuransi motor dengan harga terjangkau. Untuk mendapatkannya, silakan isi formulir di bagian atas halaman ini ya!

Asuransi motor All Risk (Comprehensive) memberikan pertanggungan segala risiko kerugian terhadap motor, mulai dari kerusakan kecil, kerusakan parah, sampai kehilangan. Umumnya, pertanggungan all risk digunakan untuk mengasuransikan kendaraan dengan harga di atas Rp30 juta, contohnya Harley Davidson atau motor mewah lainnya dengan kapasitas mesin di atas 250cc.

Berikut manfaat yang diberikan:

  • Penggantian terhadap risiko motor yang hilang.
  • Penggantian terhadap risiko perampokan atau penodongan.
  • Penggantian terhadap risiko kecelakaan yang menyebabkan kerusakan kecil maupun besar.
  • Penggantian terhadap risiko kerusakan kecil seperti lecet dan baret.

Sesuai dengan pertanggungan yang didapat, besaran preminya juga relatif lebih mahal daripada asuransi TLO. Oleh sebab itu, penting untuk mempertimbangkan baik-baik kebutuhan kita sebelum membeli.

Pilih Mana Asuransi All Risk atau TLO?

Masih bingung milih pertanggungan yang mana? Simak tabel berikut untuk menentukan jawabannya:

All Risk TLO
  • Saya punya MoGe (Motor Gede) tapi lingkungan saya rawan pencurian.
  • Harga motor saya lebih dari Rp30 juta dan saya ingin proteksi optimal meski cuma lecet.
  • Harga motor saya di bawah Rp30 juta dan sering melewati jalan rawan begal.
  • Saya masih kredit motor sampai 2 tahun ke depan, saya ingin asuransi motor yang murah.
 

Simulasi Perhitungan Premi Asuransi Motor

Besaran premi asuransi motor sendiri sangat bergantung pada tiga hal, yaitu:

  • Kisaran harga motor
  • Wilayah tempat kita tinggal
  • Perluasan yang diinginkan

Jika sudah mengetahui hal-hal tersebut, perhitungannya sangat mudah. 

  • Pertama, tentukan jenis perluasan yang diinginkan, antara TLO dan all risk. 
  • Kedua, temukan wilayah tempat tinggal kita berada di wilayah kategori berapa. 
  • Ketiga, cari berapa persentase minimal premi. 
  • Kemudian hitung dengan perhitungan berikut.
Persentase premi x Harga Motor

Hasil dari perhitungan di atas itulah harga asauransi motor yang harus kita bayarkan ke perusahaan asuransi.

Berikut perhitungan premi berdasarkan Surat edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 6/SEOJK.05/2017 tentang “Penetapan Premi atau Kontribusi pada Lini Usaha Asuransi Harta Benda dan Asuransi Kendaraan Bermotor” pada tahun 2017.

Uang Pertanggungan Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3
Semua uang pertanggungan 3,18% – 3,50% 3,18% – 3,50% 3,18% – 3,50%

Untuk lebih jelasnya mengenai perhitungan premi, simak simulasi di bawah ini.

Jika Pak Kurnia memiliki motor dengan harga Rp30 juta dan berlokasi di wilayah Jakarta. Maka, premi asuransi all risk yang harus dibayarkan adalah:

3,18 % x Rp30.000.000 = Rp954.000

Dengan demikian, premi yang harus dibayarkan untuk perlindungan dari asuransi all risk (komprehensif) sebesar Rp954.000 per tahun.

Uang Pertanggungan Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3
Semua uang pertanggungan 1,76% – 2,11% 1,80% – 2,16% 0,67% – 0,80%

Untuk lebih jelasnya mengenai perhitungan premi, simak simulasi di bawah ini.

Jika Pak Kurnia memiliki motor dengan harga Rp30 juta dan berlokasi di wilayah Jakarta. Maka, premi asuransi motor TLO yang harus dibayarkan adalah:

1,80 % x Rp30.000.000 = Rp540.000

Dengan demikian, premi yang harus dibayarkan untuk perlindungan dari asuransi TLO (komprehensif) sebesar Rp540.000 per tahun.

 

Cara Klaim Asuransi Motor

Setelah membeli asuransi motor, sangat penting untuk memahami bagaimana cara mengajukan klaim agar tidak lagi repot pada saat dibutuhkan. Berikut ini adalah cara klaim asuransi motor pada dua kondisi yang berbeda.

Apabila motor rusak dan kita ingin mengajukan klaim ke asuransi motor, berikut ini prosedur umumnya.

  • Foto motor yang rusak. Hal pertama yang perlu kita lakukan saat mengajukan klaim adalah mendokumentasikan bagian motor yang rusak. Pasalnya, dokumen ini pasti akan diminta pihak asuransi untuk membuktikan klaim kita.
  • Lapor ke penyedia asuransi. Segera mengabari pihak asuransi bahwa kita akan mengajukan klaim; bisa melalui telepon atau email.
  • Siapkan dokumen yang diperlukan. Pihak asuransi akan memberikan informasi soal dokumen apa yang dibutuhkan untuk mengajukan klaim, misalnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM) C, dan lain-lain.
  • Mendatangi bengkel rekanan. Setelah itu, sampaikan kepada pihak bengkel bahwa kita ingin memperbaiki motor dengan asuransi.
  • Mengisi formulir klaim. Pihak bengkel akan memberikan formulir yang perlu diisi, sesuai dengan data yang ada di dalam dokumen.
  • Menunggu kabar dari bengkel. Pihak bengkel akan mengkonfirmasi klaim ke penyedia asuransi dan segera memperbaiki motor dalam waktu 2-3 hari. Pihak bengkel akan mengabari kita jika sudah selesai.

Jika memiliki motor yang sudah dibayar cash dan ingin mengklaim asuransi, berikut langkahnya.

  • Laporkan ke pihak asuransi. Segera laporkan kehilangan pada pihak asuransi; semakin cepat semakin bagus.
  • Siapkan dokumen. Siapkan dokumen yang diminta, seperti KTP, SIM, STNK, surat kehilangan, dan kunci motor.
  • Buat berita acara (BAP) di kantor polisi. Segara ke kantor polisi yang bertanggung jawab atas daerah tempat motor hilang untuk membuat berita acara. Ingat, pembuatan berita acara maksimal 24 jam dari waktu kejadian.
  • Blokir STNK di Polda. Kita juga harus mengajukan pemblokiran STNK ke Kepolisian Daerah (Polda). Langkah ini penting dalam mengajukan klaim hilang.
  • Urus surat keterangan Direktorat Reserse di Polda. Kita lalu perlu mengurus surat di Direktorat Reserse. Surat tersebut harus dilengkapi dengan nomor polis asuransi kita. Kita akan dimintai beberapa dokumen pelengkap, seperti salinan KTP, salinan BPKB, salinan faktur pembelian motor, salinan laporan kehilangan, salinan polis asuransi, BAP, dan surat asli Lapju.
  • Ajukan semua berkas ke pihak asuransi. Jika berkas yang dibutuhkan sudah lengkap segera ajukan ke pihak asuransi.

Kasus kehilangan motor kredit bisa segera dikendalikan dengan mengajukan klaim asuransi, berikut prosedurnya.

  • Lapor ke pihak leasing. Khusus untuk motor kredit, pihak pertama yang harus kita telepon adalah Leasing, alih-alih polisi. Hubungi maksimal 3×24 jam setelah kasus hilangnya motor. Persiapkan juga dokumen-dokumen seperti KTP, SIM, STNK, serta kunci motor.
  • Lapor ke polisi. Setelah itu, datanglah ke kantor polisi yang bertanggung jawab di dekat tempat kejadian kehilangan. Jangan lupa bawa surat keterangan dari leasing sebagai salah satu dokumen pelaporan. Kita akan mendapatkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dari pihak kepolisian. Simpan dan jangan sampai hilang, karena dokumen ini dibutuhkan saat mengajukan klaim.
  • Blokir STNK. Kita juga harus mengajukan pemblokiran STNK ke Kepolisian Daerah (Polda). Langkah ini penting dalam mengajukan klaim hilang.
  • Klaim ke pihak leasing. Datang lagi ke pihak leasing untuk mengajukan klaim. Persiapkan dokumen-dokumen berikut: KTP, STPL, SIM, STNK, kunci motor, surat pemblokiran STNK, dan Kartu Keluarga (KK). Jika motor dibawa oleh orang lain saat hilang, bawa juga SIM orang tersebut.
  • Tunggu ganti rugi dari asuransi. Umumnya memakan waktu 2-3 minggu.

Dokumen Klaim

Berikut dokumen yang perlu dipersiapkan dalam mengajukan klaim asuransi motor.

  • Laporan kronologi kejadian
  • Fotokopi polis, sertifikat, dan laporan atau endorsemen.
  • Surat Izin Mengemudi (SIM) milik pengemudi saat kejadian, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) tertanggung.
  • Foto kerusakan, estimasi biaya perbaikan
  • Surat Laporan Kepolisian setempat
  • Surat Tuntutan Pihak Ketiga jika ada kerugian yang melibatkan pihak ketiga.
  • Dokumen relevan lain yang terkait dengan pengajuan klaim.
  • Laporan kronologi kejadian
  • Fotokopi polis, sertifikat, dan laporan atau endorsemen.
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKP), faktur pembelian, blanko kuitansi, dan surat penyerahan hak milik yang sudah ditandatangani.
  • Buku kir khusus kendaraan yang wajib kir.
  • Surat keterangan kepolisian daerah
  • Surat pemblokiran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
  • Surat Izin Mengemudi (SIM) pengemudi pada saat kejadian.
  • Foto kerusakan, estimasi biaya perbaikan
  • Surat Laporan Kepolisian setempat
  • Surat Tuntutan Pihak Ketiga jika ada kerugian yang melibatkan pihak ketiga.
  • Dokumen relevan lain yang terkait dengan pengajuan klaim.
 

Pertanyaan Seputar Asuransi Motor

Berikut beberapa tips dan pertanyaan yang sering diajukan atau dicari mengenai asuransi untuk motor.

Apa itu asuransi motor?

Asuransi motor adalah produk yang memberikan pertanggungan kerugian apabila motor kita mengalami kerusakan atau hilang. Jadi, apabila motor kita rusak, asuransi akan menanggung biaya perbaikan dan jika hilang, kita akan mendapatkan uang santunan untuk mengganti kerugian yang dialami.

Berapa biaya asuransi motor?

Biaya asuransi motor beragam, umumnya sekitar ratusan ribu rupiah per tahun.

Bagaimana cara penggantian biaya di asuransi motor?

Biasanya cara klaim asuransi mobil dilakukan dengan cara cashless artinya tertanggung tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun selama melakukan perbaikan di bengkel. 

Apa itu biaya own risk?

Saat melakukan klaim, biasanya tertanggung harus membayar biaya own risk atau risiko sendiri. Secara sederhana biaya own risk adalah sejumlah biaya yang harus dibayar pemilik polis asuransi jika dia mengajukan klaim. Biasanya ini ada jika anda mengambil asuransi motor All Risk. 

Untuk besaran biayanya tentu saja bervariasi karena besarnya tergantung premi yang dibayarkan.Tapi, rata-rata biaya own risk berada di kisaran Rp300 ribu. Adanya biaya ini bukan tanpa sebab, melainkan sebagai pengingat biar kedepannya lebih hati-hati ketika membawa motor.

Bagaimana cara klaim asuransi motor?

Cara klaim asuransi motor mudah untuk dilakukan selama berkas yang kita siapkan lengkap dan sesuai dengan syarat ketentuannya. Pada dasarnya ada tiga tahap yang harus dilakukan untuk klaim asuransi motor yaitu melaporkan kejadian, melakukan tindakan yang perlu dilakukan, dan mengajukan klaim dengan menyiapkan berkas-berkas.

Berapa lama proses klaim asuransi motor?

Jika berkas sudah disetujui, biasanya pencairan dana klaim akan memakan waktu 14 hari kerja.

Dokumen yang dibutuhkan untuk klaim asuransi motor?

Dokumen yang dibutuhkan untuk klaim, antara lain bukti polis asuransi, SIM, KTP, STNK, BPKB, surat keterangan dan dokumen persyaratan lain.

Berapa lama masa berlaku polis asuransi motor?

Biasanya masa berlaku asuransi motor adalah satu tahun dan bisa diperpanjang. Tapi hal ini sangat bergantung pada kebijakan penyedia layanan asuransi.

Apakah asuransi motor riba?

Berdasarkan fatwa MUI No.21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Asuransi Syariah, asuransi motor diperbolehkan karena asuransi dianggap sebagai bentuk perlindungan, mengandung unsur tolong menolong, dan memiliki unsur kebaikan (akad tabarru).

Bisakah asuransi dipindah ke tangan pemilik motor yang dijual?

Rata-rata asuransi motor tidak dapat dipindahtangankan. Apabila hal ini terjadi maka polis asuransi akan menjadi hangus. Tapi, kebijakan ini sangat bergantung pada peraturan yang ditetapkan tiap perusahaan.

Bagaimana memilih asuransi motor yang bagus?

Ada tiga hal pokok yang menjadi ukuran asuransi motor yang baik, yaitu:

  • Menawarkan harga premi sesuai dengan tabel batas atas dan batas bawah yang ditetapkan oleh pemerintah.
  • Memberikan jaminan perlindungan dasar dengan jangkauan yang lebih luas di seluruh Indonesia.
  • Menawarkan premi sepadan dengan layanan dan pertanggungan yang diberikan.

Bagaimana cara mendapatkan asuransi motor yang murah?

Masyarakat yang baru mengenal asuransi tentu akan mencari asuransi motor dengan premi murah agar tidak mengganggu pengeluaran bulanan. Ada beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang bagaimana cara mendapatkan asuransi motor yang murah dan terjangkau.

  • Pilih jenis asuransi motor TLO agar premi yang dibayarkan lebih rendah dibandingkan dengan asuransi motor all risk atau comprehensive.
  • Pilih asuransi motor yang memberikan perlindungan dasar tanpa embel-embel jaminan perluasan atau asuransi tambahan (rider).

Pilih asuransi yang memberikan value lebih, seperti proteksi terhadap pengemudi dan penumpang.

Kenapa membeli asuransi motor secara online?

Lifepal sebagai broker asuransi terdepan di Indonesia memberikan kemudahan kepada Anda untuk membeli dan memilih Asuransi Motor yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Lifepal menyediakan asuransi motor dari beberapa perusahaan asuransi motor ternama. Selain itu, terdapat pula asuransi untuk beberapa merek motor, seperti asuransi motor Honda, asuransi motor Sinarmas, asuransi motor Yamaha. Anda hanya perlu menyiapkan beberapa dokumen serta mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Menyiapkan info dan identitas kendaraan.
  • Menyiapkan identitas diri dan dokumen dalam bentuk softcopy atau foto.
  • Melakukan pendaftaran.
  • Melakukan pembayaran melalui kanal yang disediakan baik secara online maupun offline.
  • Menerima polis asuransi secara online maupun offline. Polis asuransi digital dapat dikirimkan langsung melalui email atau surat elektronik.

Dengan adanya broker asuransi online, Anda bisa membandingkan manfaat dan jumlah pertanggungan yang didapatkan. Selain itu juga bisa menambahkan perluasan jaminan atau perlindungan dengan sangat mudah.

Apa saja istilah dan arti dalam asuransi motor?

Ada beberapa istilah dalam Asuransi Motor. Tentu istilah ini tidak terlepas dari bahasa asing sehingga perlu dijelaskan maknanya agar bisa dipahami oleh semua peserta atau penerima manfaat yang terdaftar atau berniat untuk membeli asuransi motor.

  • Comprehensive/All Risk:

Istilah jenis asuransi motor yang memberikan proteksi untuk semua risiko kerugian yang mungkin terjadi.

  • Deductible/Own Risk:

Biaya yang harus dibayarkan oleh tertanggung atau peserta asuransi motor dari setiap kejadian yang dialami. Besarannya adalah Rp300 ribu per kejadian.

  • Endorsement:

Perjanjian asuransi yang dikeluarkan oleh peserta asuransi atas persetujuan perusahaan asuransi untuk mengubah polis asuransi.

  • Harga pertanggungan:

Nilai kendaraan sepeda motor saat didaftarkan menjadi obyek asuransi. Harga di dalam polis asuransi menjadi acuan untuk harga maksimal yang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Umumnya harga pertanggungan disesuaikan dengan harga pasar sepeda motor pada periode tersebut.

  • Harga pasar:

Nilai jual pasar sepeda motor yang menjadi objek jaminan 

  • Premi:

Nilai uang yang harus dibayarkan oleh peserta asuransi kepada perusahaan asuransi sebagai imbalan layanan yang diberikan. Premi dapat dibayarkan sesuai dengan cara dan periode yang disepakati oleh kedua belah pihak. 

  • Polis asuransi:

Kontrak tertulis antara perusahaan asuransi dengan peserta asuransi yang berisi pengalihan risiko dan syarat-syarat yang harus dipatuhi kedua belah pihak. Polis umumnya mencantumkan informasi jumlah pertanggungan, jenis risiko yang ditanggung, pengecualian, jangka waktu perjanjian dan lain sebagainya.

  • Surat Permintaan Penutupan Asuransi (SPPA):

Surat tertulis yang harus diajukan oleh peserta asuransi kepada perusahaan asuransi untuk menanggung risiko yang terjadi sesuai dengan perjanjian dalam polis asuransi. 

  • Total Loss Only:

istilah jenis asuransi motor yang memberikan proteksi atau jaminan pertanggungan jika terjadi kehilangan total atau kerusakan lebih dari 75 persen.

Penulis Dzulfikar Financial Content Writer yang mengemas informasi, tips, dan kiat keuangan dengan bahasa yang lebih mudah dicerna. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan