• pro-pendidikan_PD
FLASHSALE
Diskon 10%

Asuransi Pendidikan

  • Diskon Terbaik
  • 500+ Pilihan
  • Bantuan Klaim
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.

8 Asuransi Pendidikan Terbaik di Indonesia 2021

Asuransi pendidikan anak adalah produk asuransi jiwa yang memberikan santunan meninggal dunia berupa uang pertanggungan pendidikan anak. Asuransi pendidikan anak cara kerjanya serupa dengan dana tabungan. Artinya, dana asuransi pendidikan tetap dapat dicairkan meski tidak terjadi risiko meninggal dunia.

Saat ini ada banyak pilihan asuransi pendidikan terbaik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran Anda.

Lihat daftar asuransi jiwa terbaik lainnya dengan premi murah mulai Rp55 ribuan per bulan hanya di Lifepal. Cek sekarang!

Berikut ini rekomendasi asuransi pendidikan anak terbaik di Indonesia:

Pengertian Asuransi Pendidikan

Pengertian asuransi pendidikan adalah produk asuransi jiwa dengan manfaat pertanggungan biaya pendidikan anak di masa depan jika orangtua meninggal dunia. Selain manfaat asuransi jiwa pendidikan, produk ini juga memberikan fasilitas tabungan. Jadi, meskipun tidak terjadi risiko meninggal dunia, nasabah tetap bisa mencairkan dana pendidikannya.

Manfaat Asuransi Pendidikan

Fungsi asuransi pendidikan di antaranya adalah untuk menjamin biaya pendidikan anak, mengantisipasi risiko orangtua meninggal dunia, berinvestasi untuk masa depan, dan mengejar laju inflasi. Berikut penjelasannya:

Cara Kerja Asuransi Pendidikan

Pada dasarnya, cara kerja asuransi pendidikan sama saja dengan asuransi jiwa unit link dan dwiguna. Nasabah setiap bulannya membayarkan premi, kemudian dana premi  akan digunakan:

  • Sebagian untuk manfaat asuransi jiwa
  • Sebagian untuk tabungan dana pendidikan anak (nilai tunai investasi)

Jadi, jika nasabah meninggal dunia, keluarga yang ditinggalkan akan mendapatkan santunan meninggal dunia dan dana pendidikan anak sekaligus. Jika nasabah masih hidup hingga masa polis berakhir, maka dana pendidikan anak atau nilai tunai investasi tetap bisa ditarik.

Uang pertanggungan dan nilai tunai umumnya dicairkan secara bertahap sesuai dengan jenjang pendidikan yang sedang ditempuh. Adapun porsi dan waktu pencairannya beragam berdasarkan dengan perjanjian dalam polis. Beberapa perusahaan juga menyediakan fasilitas pembebasan premi, jadi meskipun premi tidak dibayarkan pasca meninggalnya orang tua, dana pendidikan anak tetap dijamin.

Jenis Asuransi Pendidikan

Terdapat beberapa jenis asuransi pendidikan yang ada di pasaran, di antaranya asuransi dwiguna, unit link, dan asuransi syariah. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Sebaiknya, sesuaikan pilihan jenis asuransi dengan kebutuhan. Supaya lebih paham, simak ulasannya berikut ini.

Pilih Mana: Asuransi Pendidikan Dwiguna vs Asuransi Pendidikan Unit Link

Nilai TunaiDwigunaUnit Link
ProyeksiPastiTergantung hasil investasi
NominalRelatif tidak besarBerpotensi untung besar tapi bisa juga merugi

Jika kita memilih asuransi pendidikan unit link, premi yang masuk ke nilai tunai tadi akan dimasukkan ke instrumen investasi. Keuntungan dari investasi tersebut masuk ke dalam dompet nilai tunai yang akan dipakai untuk membayarkan untuk biaya-biaya asuransi selanjutnya. Namun perlu dicatat, instrumen investasi tetap memiliki risiko. Sehingga ada kemungkinan nilai tunai berkurang dan tidak sesuai dengan proyeksi di awal.

Sementara itu, pada asuransi pendidikan dwiguna, jumlah nilai tunai yang akan diberikan nantinya sudah ditentukan di awal.

Sebaiknya kita menghindari manfaat investasi yang ditawarkan unit link karena manfaat yang didapatkan tidak akan maksimal. Pasalnya, tujuan investasi berbeda dengan tujuan proteksi.  Dalam investasi, ada risiko kerugian yang menimbulkan kerugian finansial. Padahal, tujuan utama kita adalah untuk memastikan anak menyelesaikan pendidikannya

Oleh karena itu, asuransi pendidikan dwiguna kami nilai lebih efektif dibandingkan asuransi pendidikan unit link karena memberi kepastian dana yang akan diterima, meskipun nominalnya terlihat lebih kecil.

Premi Asuransi Pendidikan

Premi asuransi pendidikan adalah jumlah dana yang perlu disetorkan oleh tertanggung agar bisa mendapatkan manfaat berupa asuransi dan tabungan anak. Jumlah biaya asuransi pendidikan perbulan pun beragam, mulai dari Rp200 ribu per bulan hingga jutaan. Tentu, semakin besar uang pertanggungan, maka semakin besar juga premi yang dikenakan.

Simulasi Asuransi Pendidikan Anak

Seorang calon nasabah bernama Danang ingin mendaftar asuransi pendidikan anak. Usianya saat ini 27 tahun dan memiliki anak, Putri, usia 1 tahun. Danang adalah tulang punggung keluarga yang ingin punya uang cukup untuk menyekolahkan anaknya di perguruan tinggi. 

Danang bersedia menabung sebesar Rp5,5 juta per bulan (Rp66 juta per tahun) untuk tujuan tersebut. Jadi, berikut ini simulasi asuransi pendidikan dwiguna menggunakan contoh polis Proteksi Edu Maksima (EduPlan) dari AIA dan BCA:

  • Uang pertanggungan (UP): Rp250.000.000.
  • Masa pembayaran premi: 5 tahun.
  • Premi dasar: Rp64.284.000¬† per tahun.
  • Premi rider Payor Waiver Edu (Kematian/cacat tetap total): Rp812.000 per tahun.
  • Premi rider Payor Waiver Edu Comprehensive Critical Cover: Rp812.000 per tahun.
  • Total premi yang harus dibayar: Rp65.908.000 per tahun.
  • Lama menabung: 20 tahun.

Polis EduPlan menawarkan pencairan 200 persen UP untuk dana pendidikan dan 100 persen UP kalau tertanggung meninggal serta pembebasan premi jika kita meninggal dunia. Kurang lebih, berikut yang didapatkan oleh Danang:

  • Tahun ke-1 sampai 5 = pembayaran premi dan pembebasan premi jika Danang meninggal dunia, cacat tetap total, atau terkena penyakit kritis.

UP yang bisa dicairkan selama bertahap saat Putri masuk kuliah:

  • Tahun ke-18= 80 persen UP atau Rp200 juta.
  • Tahun ke-19= 40 persen UP atau 100 juta.
  • Tahun ke-20= 40 persen UP atau 100 juta.
  • Tahun ke-21= 40 persen UP atau 100 juta ditambah bonus tahunan dan bonus akhir polis.

Dengan menyimpan uang dalam asuransi, Danang mendapat kepastian bahwa anaknya akan memiliki uang untuk berkuliah di kemudian hari, terlepas ia masih sanggup membiayai atau tidak. 

Tabel berikut menggambarkan perbandingan alokasi uang Danang sebesar Rp5,5 juta per bulan selama lima tahun tadi jika ditaruh di asuransi dengan di tabungan.

Tabungan Pendidikan

  • Terkumpul uang tunai Rp330.000.000
  • Hanya dipotong biaya admin
  • Bisa cair di tahun ke-5
Asuransi Pendidikan

  • Uang pertanggungan 2xRp250.000.000 = Rp500.000.000
  • Pembebasan premi Rp66.000.000 per tahun jika meninggal dunia, cacat tetap, dan menderita penyakit kritis
  • Bonus tahunan dan bonus akhir polis, kurang lebih Rp241.000.000
  • Bisa cair di tahun ke-18
  • Banyak tambahan biaya di luar premi dasar

Cara Klaim Asuransi Pendidikan

Apabila sudah memiliki polis dan hendak melakukan klaim asuransi pendidikan, lakukan prosedur berikut.

  • Apabila terjadi hal yang menimbulkan klaim, segera hubungi penyedia asuransi. Semakin cepat maka semakin baik. Anda bisa menghubungi agen, mendatangi kantor cabang, atau mengirimkan email pemberitahuan.
  • Mengisi formulir klaim yang disediakan. Tuliskan kronologi kejadian selengkap-lengkapnya; lampirkan lokasi dan waktunya.
  • Lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), polis asli, surat keterangan dokter, surat kematian, dan lain-lain.
  • Penyedia asuransi akan menunjuk surveyor untuk mengaudit laporan klaim Anda.
  • Apabila disetujui, uang pertanggungan akan segera dikirimkan ke rekening Anda.

Penyedia asuransi tidak akan menerima klaim asuransi pendidikan anak apabila disebabkan oleh hal berikut:

  • Kecanduan obat-obatan dan alkohol: Jika tertanggung meninggal akibat kecanduan narkoba dan alkohol, maka klaim tidak dapat cair.
  • Menyakiti diri sendiri atau bunuh diri: Kegiatan menyakiti diri sendiri dan bunuh diri tidak akan mendapatkan pencairan klaim.
  • Olahraga ekstrim: Hati-hati jika Anda menyukai olahraga ekstrim. Sebagian besar polis tidak menanggung kematian akibat kegiatan ini. Pastikan dulu kepada agen Anda terkait dengan ketentuan ini.
  • Aktivitas kriminal: Kegiatan kriminal yang menyebabkan kematian tidak akan ditanggung oleh pihak asuransi.

Tips Memilih Asuransi Pendidikan yang Bagus dan Murah

Setelah mengetahui produk asuransi apa saja yang ada di pasaran, penting untuk memahami cara memilih asuransi pendidikan anak yang bagus. Berikut penjelasannya:

Tujuan produk ini tentu untuk mempersiapkan buah hati hingga ke jenjang perguruan tinggi. Oleh karena itu, orang tua perlu mulai menghitung total dana yang dibutuhkan pada saat ia memasuki usia sekolah dari tingkat paling rendah hingga paling tinggi.

Perlu dicatat, polis yang bagus harus memiliki uang pertanggungan yang cukup untuk digunakan untuk membayar biaya sekolah pada saat dibutuhkan.

Agen asuransi umumnya selalu mengarahkan calon nasabah membeli produk dengan manfaat investasi. Di sinilah peran nasabah dalam menentukan produk yang sesuai dengan kebutuhan.

Jika memang jumlah tabungan dalam polis tidak akan mencukupi dana pendidikan di masa depan, unit link bisa jadi opsi, hanya saja nasabah juga harus memahami risikonya. Sehingga pada akhirnya tidak merasa ditipu oleh perusahaan dengan risiko-risiko yang ada.

Polis yang baik tidak hanya memberikan tabungan dana untuk sekolah anak, tapi juga besaran santunan kematian yang cukup. Cocokkan nominal kebutuhan dana sekolah Anda yang sudah disesuaikan dengan inflasi dengan uang pertanggungan.

Selain itu, pastikan polis yang Anda pilih juga memberikan pembebasan premi jika tertanggung meninggal dunia saat masa asuransinya belum berakhir.

Asuransi pendidikan anak biasanya memberikan periode asuransi tertentu. Anda perlu menghitung usia anak saat ini sampai ia masuk perguruan tinggi. Misalnya saat ini ia berusia 9 tahun, dan akan masuk perguruan tinggi di usia 19 tahun. Maka, Anda dapat memilih masa asuransi 10 tahun.

Biasanya agen asuransi akan menawarkan rider untuk memperluas pertanggungan Anda, misalnya yang memberikan manfaat santunan cacat tetap total. Sebelum memutuskan untuk membeli produk tambahan, pastikan Anda benar-benar membutuhkannya. Pasalnya, rider memang akan menambah biaya premi yang harus Anda bayarkan, sehingga tentunya sayang jika Anda membeli yang tidak dibutuhkan.

Sebagai alternatif, sebenarnya asuransi jiwa murni jauh lebih murah ketimbang asuransi yang memiliki nilai investasi. Karena, biaya yang perlu Anda keluarkan hanya untuk membayar perlindungan saja tanpa investasi.

Beli asuransi berjangka akan lebih murah, fleksibel, dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

Untuk memastikan bahwa kita mempercayakan uang pada institusi yang legal, pastikan perusahaan yang Anda pilih telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, cek juga berita terkait dengan perusahaan, pastikan reputasinya baik. Anda juga bisa memastikan kesehatan keuangan perusahaan dengan mengecek laporan keuangan tahunannya.

Agar mendapatkan produk termurah, sebaiknya bandingkan terlebih dahulu produk yang ada di pasaran. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan berkonsultasi gratis dengan Lifepal, yang bisa Anda dapatkan dengan mengisi formulir di bagian atas halaman ini.

Pertanyaan Seputar Asuransi Pendidikan

Chat Bantuan