Asuransi Pendidikan

Dapatkan Asuransi
Sesuai Kebutuhan dan
Anggaran Anda!

Perusahaan Asuransi dengan Produk Asuransi Pendidikan

Berikut perusahaan asuransi terpercaya yang menyediakan asuransi pendidikan yang menanggung biaya pendidikan anak hingga jenjang perguruan tinggi, jaminan santunan kematian bagi tertanggung (orang tua/anak), dan jaminan pembebasan premi saat tertanggung meninggal dunia.

Ulasan Tentang Asuransi Pendidikan

Pahami asuransi pendidikan lebih mendalam mulai dari fungsi dan manfaatnya, jenis, pertanggungan yang diberikan, metode penggantian biaya, cara klaim, hukum serta kelebihan dan kekurangannya sehingga Anda bisa memutuskan produk yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Asuransi pendidikan adalah jenis asuransi yang akan menanggung biaya pendidikan anak hingga jenjang pendidikan perguruan tinggi jika orang tua mereka meninggal dunia, mengalami cacat total tetap, tidak bisa mencari nafkah lagi akibat kecelakaan dan atau disebabkan karena kehilangan pekerjaan.

Cakup perawatan asuransi pendidikan adalah biaya pendidikan anak dari jenjang paling rendah hingga jenjang pendidikan perguruan tinggi. Asuransi pendidikan juga memberikan pilihan nilai tunai berupa manfaat investasi maupun tabungan. 

Untuk bisa mendapatkan asuransi pendidikan, nasabah harus membayarkan premi. Premi asuransi pendidikan dibayarkan secara berkala, ada yang per tahun dan ada pula per bulan. Dengan angka premi bergantung pada perusahaan asuransi maupun produk yang dipilih. Besaran premi juga bergantung pada kondisi pendidikan nasabah, riwayat pendidikan, risiko pekerjaan, manfaat, dan ketentuan lain yang diberlakukan oleh perusahaan asuransi.

Mengapa asuransi pendidikan dibutuhkan? Karena manfaat asuransi pendidikan akan sangat membantu mengalihkan risiko kerugian finansial apabila tertanggung meninggal dunia. 

Berikut fungsi dan manfaat asuransi pendidikan secara umum yang bisa menjadi pertimbangan penting bagi calon nasabah:

  • Mengurangi risiko kerugian finansial karena biaya pendidikan naik setidaknya 10 persen per tahun. Sementara itu belum tentu dana pendidikan yang disiapkan bisa memenuhi kebutuhan pada masa mendatang.
  • Tabungan tidak cukup untuk menjamin pendidikan. Alasan ini sangat masuk akal karena nilai tabungan akan tergerus dengan inflasi tahunan sehingga ada kemungkinan dana tabungan yang disiapkan pun tidak akan cukup untuk memenuhi biaya pendidikan dari jenjang paling rendah hingga obyek tertanggung lulus kuliah.
  • Premi asuransi pendidikan sebenarnya cukup terjangkau. Bahkan, tidak sebanding dengan jumlah yang harus dikeluarkan apabila menggunakan tabungan ataupun investasi sebagai pengganti biaya pendidikan anak Anda di masa depan. 
  • Tidak merepotkan orang lain, baik keluarga maupun orang lain jika terjadi risiko yang tidak diharapkan. Sebab, Anda telah memiliki jaminan dari perusahaan asuransi apabila secara tiba-tiba orang tua meninggal dunia sementara pendidikan anak tidak boleh berhenti dan harus tetap dilanjutkan hingga jenjang bangku kuliah atau perguruan tinggi.
  • Membantu Anda menyiapkan masa depan pendidikan anak Anda. Asuransi pendidikan punya perluasan jaminan mulai dari kecelakaan bagi orang tua maupun bagi si anak. Selain itu juga terdapat jaminan pembebasan premi jika tertanggung meninggal dunia namun si anak tetap mendapatkan dana pendidikan sesuai dengan uang pertanggungan yang dijanjikan melalui polis asuransi yang disepakati di awal. 

Setelah memerhatikan fungsi dan manfaat asuransi pendidikan yang disebutkan di atas, kini ada baiknya perhatikan jenis produk asuransi pendidikan terbaik dan berbagai prosedurnya.

Seperti halnya produk asuransi lain, terdapat beberapa jenis produk asuransi pendidikan. Adapun jenis produk asuransi pendidikan terbagi berdasarkan kriteria tertentu yang akan dijabarkan sebagai berikut:

1. Asuransi pendidikan murni

Asuransi pendidikan murni sebenarnya merupakan asuransi jiwa yang uang pertanggungannya digunakan untuk biaya pendidikan masa depan anak jika terjadi risiko yang tidak diharapkan seperti kematian terhadap orang tua tertanggung yang menjadi pencari nafkah. 

Asuransi pendidikan murni tidak ada manfaat investasi maupun tabungan sehingga jika tidak ada klaim sampai dengan akhir masa pertanggungan, artinya premi yang sudah dibayarkan tidak bisa diambil atau tidak ada pengembalian premi.

2. Asuransi pendidikan endowment (dwi guna)

Asuransi pendidikan endowment adalah jenis asuransi pendidikan yang memberikan dua manfaat yaitu perlindungan berupa uang pertanggungan jika tertanggung (pencari nafkah) meninggal dunia atau mengalami cacat tetap total pada masa pertanggungan serta manfaat tabungan dari premi yang disetorkan sehingga dapat diambil jika tidak ada klaim selama masa pertanggungan asuransi.  

3. Asuransi pendidikan unit link

Asuransi pendidikan unit link adalah jenis asuransi pendidikan yang memberikan dua manfaat yaitu berupa yang pertanggungan jika tertanggung (pencari nafkah) meninggal dunia atau mengalami cacat tetap total serta manfaat investasi dari premi yang dibayarkan pada akhir periode masa pertanggungan.

Pertanggungan asuransi pendidikan terdiri dari pelayanan yang diterima dan digunakan oleh peserta asuransi. Berikut sejumlah pertanggungan paling umum yang diterima peserta asuransi pendidikan sesuai dengan ketentuan yang tercantum di polis asuransi.

Asuransi pendidikan memberikan uang pertanggungan mulai dari Rp100 juta hingga Rp1 miliar jika tertanggung meninggal dunia mengalami cacat tetap total. Uang pertanggungan akan diberikan dengan tiga metode, yaitu diberikan secara langsung, diberikan secara bertahap sesuai dengan jenjang pendidikan yang sedang ditempuh, atau kombinasi (sebagian diberikan langsung, sebagian lain diberikan secara bertahap).

Pada dasarnya, perusahaan asuransi berupaya menanggung risiko yang menyebabkan seseorang tidak bisa lagi mendapatkan penghasilan atau bekerja secara normal.

Besarnya uang pertanggungan berbanding lurus dengan premi yang dibayarkan oleh tertanggung. Semakin tinggi preminya, idealnya semakin besar pula uang pertanggungannya. 

Dalam kondisi tertentu akan berbeda jika jenis asuransi pendidikan yang dipilih adalah asuransi pendidikan dwiguna atau asuransi pendidikan unit link. Karena dengan adanya manfaat tunai yang dibayarkan, secara otomatis premi yang dibayarkan akan dibagi sesuai dengan jenis produk asuransi yang dipilih.

Meskipun ada asuransi pendidikan yang memberikan manfaat investasi, sebaiknya dihindari karena manfaat yang didapatkan tidak akan maksimal. Alasannya karena tujuan investasi berbeda dengan tujuan proteksi. Selain itu, investasi yang didapatkan bersifat tidak pasti atau masih perkiraan. 

Tetapi jangan khawatir, karena ada juga beberapa perusahan asuransi yang sudah memiliki produk dengan manfaat pasti sehingga peserta sudah bisa memprediksi berapa yang pertanggungan yang akan didapatkan pada saat masa pertanggungan berakhir tanpa menghilangkan manfaat uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia.

Metode penggantian biaya asuransi adalah cara perusahaan asuransi mengganti biaya klaim Anda. Nah, dalam asuransi pendidikan biasanya terdapat tiga metode penggantian biaya dari klaim Anda.

Ada tiga metode penggantian biaya asuransi pendidikan. Tertanggung akan mendapatkan uang pertanggungan yang sudah dijanjikan di dalam kontrak atau polis asuransi sesuai dengan periode atau masa yang dilalui sesuai dengan jenjang pendidikannya. 

Jika tertanggung meninggal dunia, maka ada tiga cara penggantian biaya yang akan dibayarkan oleh perusahan asuransi jiwa, simak penjelasan berikut ini:

Sebagai contoh seorang tertanggung memiliki nilai uang pertanggungan sebesar Rp100 juta. Berikut metode penggantian yang akan diperoleh nasabah/ahli waris:

  • Pembayaran sekaligus (lump sum). Pada saat klaim, ahli waris tertanggung akan mendapatkan bayaran Rp100 juta sekaligus.
  • Pembayaran bulanan. Pada saat klaim, ahli waris akan mendapatkan Rp100 juta dalam jangka waktu 100 bulan ke depan. Artinya setiap bulan ahli waris akan mendapatkan Rp1 juta, sebagai ilustrasi. Periode pembayaran bisa berbeda antar perusahan asuransi sesuai dengan kesepakatan dalam polis asuransi.
  • Pembayaran gabungan atau campuran antara pembayaran sekaligus dan bulanan. Pada saat klaim, ahli waris akan mendapatkan 50 persen dari uang pertanggungan sebesar Rp50 juta sekaligus. Sisanya akan dibayarkan oleh perusahaan sebesar Rp50 juta untuk 50 bulan ke depan atau periode dan nilai yang sudah disepakati dalam polis asuransi. 

Oleh karena itu, sebelum memilih asuransi pendidikan, calon tertanggung harus memastikan bagaimana cara perusahaan asuransi membayarkan uang pertanggungan jika ada klaim dari tertanggung ataupun jika tidak ada klaim sampai masa pertanggungan asuransi berakhir. 

Adapun proses klaim asuransi pendidikan bisa dilakukan dengan prosedur berikut.

Pada prinsipnya klaim asuransi pendidikan dapat dilakukan jika tertanggung meninggal dunia. Dalam kondisi tersebut yang akan mengurus klaim adalah ahli waris yang sah.

Namun, jika tertanggung mengalami kecelakaan sehingga mengakibatkan kecacatan tetap atau total yang membuat tidak bisa bekerja kembali, bisa diurus sendiri oleh tertanggung atau diwakilkan oleh ahli waris dengan menyertakan surat kuasa bermaterai.

Lalu, jika pada saat masa pertanggungan berakhir, tertanggung masih hidup, artinya bisa mengajukan klaim manfaat lain jika sebelumnya sudah memilih asuransi endowment atau unit link. Sedangkan untuk asuransi pendidikan murni, tidak ada pengembalian premi alias hangus. 

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus disiapkan oleh Ahli waris jika ingin mengurus klaim asuransi dengan menyiapkan beberapa berkas dokumen berikut ini.

  • Polis asuransi asli.
  • Fotokopi semua hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi jika meninggal karena sakit.
  • Fotokopi KTP ahli waris yang sah.
  • Surat keterangan kematian dari dokter/rumah sakit yang menjelaskan penyebab kematian tertanggung.
  • Surat keterangan kematian dari pemerintah setempat bisa diurus di catatan sipil secara gratis dengan membawa KTP tertanggung.
  • Surat keterangan kepolisian (BAP) apabila kematian tertanggung disebabkan karena kecelakaan lalu lintas. 

Setelah berkas-bekas lengkap, ahli waris dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengurus klaim asuransi jiwa:

  1. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menginformasikan kepada perusahaan asuransi bahwa tertanggung telah meninggal dunia tidak lebih dari 7 hari sejak kejadian (setiap perusahaan asuransi bisa berbeda dalam menentukan batas laporan kematian). Pada saat yang sama, ahli waris harus menyiapkan dokumen dan persyaratan klaim asuransi karena kematian terutama nomor polis asuransi, surat kematian pihak berwenang, dan informasi lain yang dibutuhkan.
  2. Perusahan asuransi akan mengirimkan formulir klaim asuransi yang harus dilengkapi oleh ahli waris. Formulir harus diisi dengan lengkap dan segera dikembalikan kepada perusahaan asuransi jiwa beserta dengan syarat-syarat dokumen yang diminta.
  3. Setelah berkas diterima oleh perusahaan asuransi, data tersebut akan diverifikasi untuk menghindari hal-hal yang tidak sesuai dengan perjanjian, sebab kematian, dan bukti-bukti lain yang dapat dipertanggung jawabkan.
  4. Jika kematian sesuai dengan polis asuransi dalam arti sudah memenuhi semua persyaratan klaim tanpa ada rekayasa dan tidak melanggar ketentuan hukum, barulah perusahaan asuransi akan menghitung kewajiban yang harus diberikan kepada penerima manfaat, dalam hal ini adalah ahli waris sah tertanggung sesuai dengan metode pembayaran yang sudah disepakati dalam polis asuransi..
  5. Setelah perhitungan dan proses administrasi selesai, perusahaan asuransi akan mencairkan uang pertanggungan sesuai dengan perjanjian di dalam polis asuransi sesuai dengan ketentuan. Perusahaan asuransi akan memberikan penjelasan tentang skema pembayaran uang pertanggungan serta nomor rekening ahli waris. Proses verifikasi akan memakan waktu yang cukup lama untuk menghindari kesalahan yang tidak diharapkan. 

Ahli waris harus memahami bahwa klaim asuransi akan secara otomatis ditolak oleh perusahaan asuransi dengan alasan-alasan berikut ini:

  • Tindakan bunuh diri baik dalam kondisi sadar maupun tidak sadar.
  • Data-data yang diserahkan terindikasi tidak benar atau tidak sesuai dengan fakta-fakta yang terjadi.
  • Tertanggung dihukum mati akibat vonis pengadilan, meninggal dunia karena melakukan tindakan kriminal atau melawan hukum baik berperan secara langsung maupun tidak langsung.
  • Tertanggung meninggal dunia karena tindak kejahatan yang dilakukan oleh ahli waris dengan tujuan mendapatkan uang pertanggungan asuransinya.
  • Hal-hal tersebut akan mengakibatkan klaim asuransi jiwa ditolak oleh perusahaan asuransi jiwa meskipun tertanggung rajin membayarkan preminya.  

Perhitungan premi asuransi pendidikan mengacu pada beberapa faktor berikut.

1. Usia anak pada saat didaftarkan

Usia masuk sangat memengaruhi premi yang akan diberlakukan oleh perusahaan asuransi. Sebab, semakin dewasa usia tertanggung, maka semakin tinggi juga premi yang harus dibayarkan.

2. Usia anak pada saat memasuki jenjang pendidikan

Usia anak pada saat memasuki jenjang pendidikan tertinggi rata-rata antara usia 18 hingga 19 tahun. Usia ini menjadi batas berapa lama periode pembayaran premi dihitung dari usia pada saat melakukan pendaftaran. Semakin singkat periode pembayaran premi, semakin tinggi juga biaya yang harus dibayarkan.

3. Inflasi

Inflasi juga menjadi salah faktor yang memengaruhi premi asuransi pendidikan karena berkaitan erat dengan biaya pendidikan. Bahkan, rata-rata biaya pendidikan naik lebih tinggi daripada inflasi.

4. Bunga investasi 

Bunga investasi hanya berlaku bagi asuransi pendidikan yang berkaitan dengan unit link. Makin tinggi bunga investasi yang dijadikan patokan, makin tinggi pula harga premi  yang harus dibayarkan.

Pembayaran premi asuransi pendidikan dapat dilakukan melalui media berikut ini. Tergantung pada perusahaan asuransi pendidikan yang Anda pilih. Sila pilih yang paling nyaman dan mudah bagi Anda.

  • Transfer bank
  • Melalui rekanan perusahaan asuransi
  • Autodebet rekening atau kartu kredit

Sementara itu, frekuensi pembayaran asuransi pendidikan tergantung pada kesepakatan yang tertera di polis. Berikut beberapa pilihannya:

  • Pembayaran premi tunggal, yaitu peserta asuransi hanya perlu membayarkan premi sekali saja untuk rentang waktu pertanggungan tertentu.
  • Pembayaran premi berkala (top-up berkala), yaitu peserta asuransi pendidikan membayarkan premi secara berkala. Ada yang bulanan, tiga bulanan, enam bulanan, hingga tahunan.

Dasar hukum asuransi pendidikan mengacu pada beberapa landasan hukum berikut ini:

  • Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian.
  • KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) Pasal 1320 dan Pasal 1774.
  • KUHD (Kitab Undang-Undang Hukum Dagang) Bab 9.
  • Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992.
  •  Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 1999. 

Memiliki asuransi pendidikan menghadirkan kelebihan dan kekurangan tersendiri. Yuk, simak kelebihan maupun kekurangan mendaftar asuransi pendidikan..

Kelebihan memiliki asuransi pendidikan

  • Premi asuransi cukup terjangkau dengan pengembalian dana yang pertanggungan yang setara dengan kebutuhan dana pendidikan di masa depan.
  • Benefit yang diberikan asuransi pendidikan tak hanya menjamin dana pendidikan anak di masa depan tetapi juga memiliki opsi perluasan jaminan terhadap tertanggung seperti proteksi terhadap kematian yang disebabkan karena sakit maupun kecelakaan.
  • Asuransi pendidikan memberikan imbal balik yang lebih besar jika dibandingkan dengan tabungan pendidikan serta manfaat proteksi jiwa bagi tertanggung, sementara tabungan tidak memberikan proteksi jiwa.

Kekurangan memiliki asuransi pendidikan

  • Asuransi pendidikan yang bersifat unik link tidak akan maksimal memberikan jaminan biaya pendidikan dengan dana yang dibutuhkan. Sementara jenis produk ini yang banyak ditawarkan oleh agen asuransi. Jadi, nasabah harus benar-benar memahami risiko dan manfaatnya jika ingin memilih unit link dibandingkan dengan jenis asuransi pendidikan lainnya.
  • Asuransi pendidikan tidak akan bisa dicairkan jika anak belum memasuki jenjang pendidikan yang dijamin. Artinya, dana yang terkumpul dalam asuransi pendidikan baru bisa dicairkan jika anak memasuki jenjang yang dijamin dalam polis asuransi pendidikan.
  • Premi asuransi pendidikan dianggap mahal karena terdapat manfaat investasi atau tabungan tetapi pengembalian dana dianggap tidak imbang.  

Berikut beberapa istilah yang sering digunakan dalam asuransi pendidikan:

Aktuaris:

Orang profesional yang telah menjalani sekolah atau pelatihan tertentu di bidang asuransi. Sehingga memiliki pengetahuan mengenai asuransi secara detail dan akurat. Pekerjaannya adalah menghitung besaran premi calon peserta asuransi.

Premi asuransi:

Premi asuransi adalah jumlah uang yang harus disetorkan 

Polis asuransi:

Perjanjian tertulis antara tertanggung (peserta asuransi) dan perusahaan asuransi mengenai hak dan kewajiban masing-masing terkait asuransi yang dibeli.

Klaim asuransi:

Permintaan secara resmi dari pihak peserta asuransi untuk mendapatkan kompensasi alias jaminan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan di polis.

Masa tenggang:

Periode waktu setelah tanggal jatuh tempo pembayaran premi namun polis asuransi masih berlaku. 

Masa tunggu:

Periode setelah polis diterbitkan namun benefit belum dapat digunakan oleh peserta asuransi. Atau, periode antara satu benefit telah digunakan dan harus menunggu waktu tertentu hingga benefit yang sama bisa dimanfaatkan.

Penanggung:

Pihak yang sah tertulis di polis asuransi sebagai orang yang membayarkan premi atas polis tersebut.

Tertanggung:

Pihak yang sah tertulis di polis asuransi sebagai orang yang menerima manfaat atau benefit atas suatu produk asuransi.

Risiko:

Kerugian yang dialami oleh pihak yang dipertanggungkan oleh asuransi.

Benefit/manfaat:

Manfaat atau perlindungan adalah hak baik berupa fasilitas ataupun penggantian biaya yang akan diterima oleh pihak tertanggung atau peserta asuransi.

Secondary Benefit:

Manfaat tambahan dari manfaat utama yang bisa didapatkan oleh peserta asuransi. Akan tetapi, peserta asuransi biasanya harus menambahkan nominal premi.

Uang Pertanggungan:

Jumlah uang yang akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi jika tertanggung mengalami risiko yang dijamin sesuai dengan yang tertuang dalam polis asuransi.

Ahli Waris:

Orang yang ditunjuk dan tercantum dalam polis asuransi yang akan menerima uang pertanggungan jika tertanggung atau pemegang polis meninggal dunia.

Minor:

Pemegang polis yang masih dibawah umur, biasanya berusia di bawah 21 tahun dan belum menikah.

Memilih dan Membeli Asuransi Pendidikan

Agar tak salah pilih, perhatikan beberapa poin berikut sebelum memilih dan membeli asuransi pendidikan bagi anak Anda.

Agar tak salah pilih, perhatikan beberapa poin berikut sebelum memilih asuransi pendidikan yang sesuai dengan masa depan pendidikan anak Anda.

1. Pilih asuransi pendidikan yang bagus

Asuransi pendidikan yang bagus berarti asuransi pendidikan yang menyediakan perlindungan yang dibutuhkan. Pastikan dana pendidikan memang cukup untuk di masa mendatang seiring dengan bertambahnya usia anak. Dengan begitu, dana pendidikan yang dijamin sesuai dengan yang diharapkan.

2. Beli asuransi pendidikan murah namun sesuai kebutuhan

Memilih asuransi pendidikan yang cocok juga harus mempertimbangkan premi. Jika memang ada asuransi pendidikan murah namun sesuai kebutuhan, mengapa tidak? Pahami jenis-jenis asuransi pendidikan dengan benar terutama jika ada beberapa perluasan yang ditawarkan. Jangan sungkan untuk menolak jika tidak dibutuhkan serta fokus pada manfaat dasar perlindungan.

3. Bandingkan produk asuransi terbaik untuk Anda

Jangan lupa untuk membandingkan terlebih dahulu produk asuransi pendidikan yang satu dengan yang lain yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi yang sama maupun antar produk perusahaan asuransi yang berbeda.

Asuransi pendidikan yang bagus mengacu pada poin-poin berikut yang bisa menjadi pertimbangan:

1. Manfaat yang didapatkan sesuai dengan dana yang dibutuhkan

Tujuan asuransi pendidikan sudah jelas mempersiapkan dana anak hingga ke jenjang perguruan tinggi. Oleh karena itu, orang tua harus mulai mengkalkulasi atau menghitung besaran dana yang dibutuhkan pada saat memasuki jenjang pendidikan dari tingkat paling rendah hingga paling tinggi.

Asuransi pendidikan yang bagus adalah bukan uang pertanggungan yang besar tetapi memenuhi atau cukup untuk digunakan pada saat dana pendidikan tersebut dibutuhkan pada saat waktunya.

2. Pertimbangkan dengan bijak tawaran dari agen asuransi

Agen asuransi umumnya selalu mengarahkan calon nasabah membeli asuransi pendidikan yang memiliki manfaat investasi. Di sinilah peran nasabah dalam menentukan jenis asuransi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan. 

Jika dirasakan memang jumlah tabungan dengan premi tertentu tidak akan mencukupi dana pendidikan di masa depan, asuransi pendidikan unit link bisa jadi opsi, hanya saja nasbah juga harus memahami risikonya. Sehingga pada akhirnya tidak merasa ditipu oleh perusahaan asuransi dengan risiko-risiko yang ada.

3. Jumlah dan cakupan uang pertanggungan

Asuransi pendidikan yang baik tidak hanya memberikan kebutuhan dana pada saat jenjang pendidikan yang akan ditempuh anak. Tetapi juga memberikan cakupan pertanggungan yang mencukupi misalnya jika terjadi kematian pada pencari nafkah. Asuransi pendidikan yang bagus memberikan jaminan biaya pendidikan, santunan kematian serta pembebasan premi jika masa asuransinya belum berakhir.

4. Tersedia perluasan jaminan

Asuransi pendidikan punya beragam jaminan selain dari jenis asuransi yang dipilih. Jaminan perluasan tersebut seperti memberikan proteksi terhadap kecelakaan, kematian karena sakit, kematian karena kecelakaan, bahkan ada jaminan santunan rawat inap jika tertanggung terkena penyakit dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. 

Dari jaminan perluasan yang didapatkan, perlu dipahami juga bahwa dengan menambahkan jaminan, maka akan menambah biaya premi yang harus dibayarkan. Oleh karena itu, kalkulasikan kembali manfaat dan kebutuhannya jika ingin mendapatkan jaminan perluasan yang memang dibutuhkan.

Sementara itu, bagi calon peserta asuransi yang mencari asuransi pendidikan murah, cobalah beberapa tips berikut:

1. Beli asuransi pendidikan murni

Asuransi pendidikan murni jauh lebih murah ketimbang asuransi yang memiliki nilai investasi. Karena, dana yang disetorkan akan dikelola tidak sepenuhnya proteksi nilai hidup tertanggung yang diasuransikan.

2. Bandingkan terlebih dahulu

Agar mendapatkan asuransi pendidikan termurah, sebaiknya bandingkan terlebih dahulu produk asuransi pendidikan yang ada di pasaran. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah gunakan situs agregator seperti Lifepal. 

3. Beli asuransi pendidikan berjangka

Beli asuransi pendidikan berjangka sehingga lebih murah, fleksibel dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. 

Membeli asuransi pendidikan secara online memudahkan karena dapat dilakukan dari mana saja dan kapan saja. Anda juga juga dapat lebih leluasa memilih asuransi pendidikan sesuai kebutuhan dengan cara membandingkan satu produk perusahaan asuransi dengan yang lain.

Pembelian produk asuransi dapat dilakukan cukup secara online. Kemudian, lakukan transfer maupun metode pembayaran lain untuk pembayaran premi secara berkala maupun sekaligus. 

Lifepal merupakan salah satu marketplace asuransi yang khususnya menyediakan produk asuransi pendidikan. Berbagai pilihan asuransi pendidikan terbaik dapat Anda temukan melalui platform asuransi Lifepal.

Lifepal sebagai teman andalan Anda, memberikan layanan 24 jam untuk pembelian asuransi maupun proses klaim. Termasuk pula memberikan promo asuransi pendidikan gratis untuk beberapa proteksi, seperti proteksi terhadap kecelakaan, demam berdarah, dan asuransi tipes.

Salah satu rahasia mengapa asuransi pendidikan online menjadi lebih untung karena harganya bisa lebih murah daripada membeli asuransi secara offline maupun dari agen.

Terdapat perbedaan antara agen asuransi dengan broker asuransi (dalam hal ini asuransi pendidikan). Agen asuransi pendidikan adalah orang pribadi yang bekerja sendiri pada perusahaan asuransi pendidikan. 

Sementara itu, broker asuransi pendidikan merupakan perusahaan yang menjadi pihak perantara antara calon peserta asuransi dengan perusahaan asuransi pendidikan. Dengan demikian, calon peserta asuransi dapat membandingkan produk asuransi pendidikan terbaik bagi dirinya sendiri maupun kelompok. 

Agen asuransi mewakili perusahaan asuransi. Akan tetapi, broker asuransi memposisikan diri sebagai orang yang mewakili kepentingan pihak calon peserta asuransi. Broker asuransi juga senantiasa membantu peserta asuransi dalam proses klaim kepada pihak perusahaan asuransi pendidikan.

Lifepal merupakan broker asuransi pendidikan terbaik di Indonesia. Anda dapat membandingkan produk asuransi pendidikan terbaik dan murah melalui situs web Lifepal.co.id. Lifepal bekerja sama dengan PT Mitra Ibisnis Terapan adalah pialang asuransi terdaftar dan diawasi oleh OJK sesuai KEP-18/NB.1/2016 dan anggota APPARINDO 230-2016.

Hindari penipuan mengatasnamakan perusahaan maupun broker asuransi pendidikan. Caranya, pastikan perusahaan asuransi maupun broker sudah terdaftar di OJK dan asosiasi asuransi resmi yang terkait.

Berikut cara menghindari penipuan terhadap penawaran asuransi pendidikan:

  • Hal pertama yang harus dilakukan adalah memperhitungkan manfaat atau benefit yang dibutuhkan. Semakin besar manfaat yang didapatkan tentu akan semakin baik karena akan ada banyak yang bisa dilindungi atau dibiayai. Namun, tentu hal ini juga harus disesuaikan dengan kemampuan finansial karena semakin besar manfaat atau benefit pertanggungan, maka semakin besar pula premi yang harus dibayarkan.
  • Ada beberapa jenis asuransi yang ditawarkan seperti asuransi pendidikan murni, asuransi pendidikan endowment dan asuransi pendidikan unit link. Bijak dalam memilih karena masing-masing memiliki tujuan yang berbeda-beda. Sesuaikan jenis dengan tujuan Anda sendiri.
  • Bandingkan beberapa produk asuransi jiwa yang ada baik dari permi maupun uang pertanggungan yang didapatkan. Solusi sederhana, Anda bisa mengunjungi situs Lifepal yang memberikan perbandingan asuransi pendidikan dan memberikan pilihan produk terbaik sesuai dengan kebutuhan Anda.
  • Pilihlah produk asuransi dari perusahaan asuransi pendidikan terbaik. Jangan hanya berfokus pada premi rendah saja, tetapi reputasi perusahaan juga harus dipertimbangkan jangan sampai memilih perusahaan asuransi yang belum jelas reputasinya apalagi belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan RI.
  • Jika masih bingung dalam memilih asuransi jiwa yang cocok, konsultasikan bersama Lifepal. Lifepal adalah marketplace asuransi tepercaya yang akan menawarkan banyak pilihan produk asuransi terbaik untuk kebutuhan Anda. Lifepal adalah pialang asuransi yang berada di pihak nasabah (tertanggung) sehingga akan mewakili semua kepentingan calon tertanggung termasuk membantu saat proses klaim. Lifepal akan menjadi teman andalan Anda dalam memilih produk asuransi terbaik sehingga Anda terhindar dari segala bentuk penipuan asuransi jiwa.
  • Ada cukup banyak pialang atau broker asuransi. Penting untuk memilih pialang atau broker asuransi yang tepercaya. Lifepal termasuk pialang atau broker asuransi yang bekerja sama dengan pialang lain yang sudah terdaftar di OJK.
  • Mintalah dummy polis asuransi untuk mempelajari manfaat yang diberikan dari perusahaan sebelum memutuskan membeli polis asuransi pendidikan yang dibutuhkan.
  • Jangan menitipkan pembayaran premi asuransi kepada agen secara tunai. Bayarkan premi asuransi pendidikan Anda melalui metode yang dipercaya seperti bank transfer langsung kepada perusahaan asuransi, broker tepercaya atau dengan berbagai metode aman lain yang disediakan seperti kartu kredit atau dompet digital seperti yang disediakan oleh Lifepal. Pembayaran premi melalui Lifepal terjamin aman dan mudah untuk dilakukan. 
  • Selalu minta bukti pembayaran dan menyimpannya dengan baik agar bisa dijadikan bukti jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti human error atau kesalahan sistem.
  • Selalu diskusikan dengan Lifepal jika ada agen asuransi yang meminta biaya tambahan atau premi tambahan terhadap produk asuransi jiwa yang dibeli. Lifepal akan senantiasa membantu Anda menyelesaikan berbagai persoalan dan menjawab berbagai pertanyaan seputar asuransi jiwa secara komprehensif.