Simulasi Asuransi Pendidikan Anak

Simulasi asuransi pendidikan adalah rincian tentang mekanisme asuransi, mulai dari berapa premi yang harus disetor, kapan asuransi bisa dicairkan, dan berapa uang pertanggungan yang akan diterima.

Premi asuransi pendidikan berdasarkan brand asuransi bisa ditemukan dengan mengisi formulir di bawah, atau simak simulasinya pada artikel ini!

🎓 Menanggung TK Hingga Kuliah Mulai Rp200 Ribu/Bulan!
+62

Simulasi Asuransi Pendidikan: Premi dan Pertanggungan

Perhatikan salah satu contoh simulasi asuransi pendidikan anak berikut:

Seorang calon nasabah bernama Danang ingin mendaftar asuransi. Usianya saat ini 27 tahun dan memiliki anak, Putri, usia 1 tahun. Danang adalah tulang punggung keluarga yang ingin punya uang cukup untuk menyekolahkan anaknya di perguruan tinggi. 

Danang bersedia menabung sebesar Rp5,5 juta per bulan (Rp66 juta per tahun) untuk tujuan tersebut. Jadi, berikut ini simulasi asuransi pendidikan dwiguna menggunakan contoh polis:

Proteksi Edu Maksima (EduPlan) dari AIA dan BCA

  • Uang pertanggungan (UP): Rp250.000.000.
  • Masa pembayaran premi: 5 tahun.
  • Premi dasar: Rp64.284.000  per tahun.
  • Premi rider Payor Waiver Edu (Kematian/cacat tetap total): Rp812.000 per tahun.
  • Premi rider Payor Waiver Edu Comprehensive Critical Cover: Rp812.000 per tahun.
  • Total premi yang harus dibayar: Rp65.908.000 per tahun.
  • Lama menabung: 20 tahun.

Polis EduPlan menawarkan pencairan 200 persen UP untuk dana pendidikan dan 100 persen UP kalau tertanggung meninggal serta pembebasan premi jika kita meninggal dunia.

Kurang lebih, berikut yang didapatkan oleh Danang:

  • Tahun ke-1 sampai 5 = pembayaran premi dan pembebasan premi jika Danang meninggal dunia, cacat tetap total, atau terkena penyakit kritis.

UP yang bisa dicairkan selama bertahap saat Putri masuk kuliah:

  • Tahun ke-18= 80 persen UP atau Rp200 juta.
  • Tahun ke-19= 40 persen UP atau 100 juta.
  • Tahun ke-20= 40 persen UP atau 100 juta.
  • Tahun ke-21= 40 persen UP atau 100 juta ditambah bonus tahunan dan bonus akhir polis.

Dengan menyimpan uang dalam asuransi, Danang mendapat kepastian bahwa anaknya akan memiliki uang untuk berkuliah di kemudian hari, terlepas ia masih sanggup membiayai atau tidak.

Perbandingan Tabungan vs Asuransi Pendidikan

Tabel berikut menggambarkan perbandingan alokasi uang Danang sebesar Rp5,5 juta per bulan selama lima tahun tadi jika ditaruh di asuransi dengan di tabungan.

Tabungan PendidikanAsuransi Pendidikan
– Terkumpul uang tunai Rp330.000.000
– Hanya dipotong biaya admin
– Bisa cair di tahun ke-5
– Uang pertanggungan 2xRp250.000.000 = Rp500.000.000
– Pembebasan premi Rp66.000.000 per tahun jika meninggal dunia, cacat tetap, dan menderita penyakit kritis.
– Bonus tahunan dan bonus akhir polis, kurang lebih Rp241.000.000.
– Bisa cair di tahun ke-18.
– Banyak tambahan biaya di luar premi dasar

Cari Tahu Manfaat Asuransi untuk Pendidikan Anak

Setelah memahami simulasi di atas, ketahui juga manfaat asuransi pendidikan bagi nasabahnya. Apabila ingin membeli asuransi pendidikan terbaik, Lifepal menawarkan berbagai pilihan polis dari berbagai brand ternama.

Penulis Clara Naomi Penulis yang memiliki pengalaman dalam bidang finansial dan asuransi. Menulis guna mendorong masyarakat sadar pentingnya pengaturan keuangan yang baik dan ideal. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan