Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen

4.3 / 5.0 (12.955 Ulasan)
Diskon Terbaik
500+ Pilihan
Bantuan Klaim
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
1970/01/01 00:00:00Cicilan 0%Hemat 30%
 
Bandingkan dan dapatkan produk asuransi Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen melalui review produk, keunggulan serta penjelasan terlengkap di sini.
 

Apa Itu Asuransi Visa Schengen

Asuransi perjalanan untuk Visa Schengen adalah produk asuransi yang menanggung risiko selama perjalanan ke negara-negara Eropa. Produk ini banyak dicari karena menjadi salah satu syarat pengajuan Visa Schengen.

Daftar Asuransi Perjalanan Terbaik untuk Visa Schengen

Tentu saja ada banyak perusahaan asuransi yang menawarkan produk ini di pasaran. Oleh sebab itu, Lifepal menyajikan daftar asuransi perjalanan untuk Visa Schengen terbaik di Indonesia sebagai bahan pertimbangan. Simak ulasannya di bawah ini!

1. AXA Mandiri Travel International

  • Usia masuk tertanggung: 1-85 tahun.
  • Usia pemegang polis: 18-85 tahun.
  • Pembayaran premi di depan.
  • Melindungi tertanggung, pasangan, dan anak.
  • Klaim: reimbursement.
  • Santunan meninggal dunia dan cacat tetap.
  • Pertanggungan biaya pengobatan.
  • Pertanggungan risiko perubahan jadwal penerbangan.
  • Pertanggungan kehilangan dan keterlambatan bagasi.

2. Simas Travel Overseas

  • Usia masuk tertanggung: maksimum 70 tahun.
  • Usia pemegang polis: 17-70 tahun.
  • Masa pertanggungan: 180 hari.
  • Melindungi tertanggung, pasangan, dan anak.
  • Klaim: reimbursement.
  • Santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan.
  • Pertanggungan biaya pengobatan akibat kecelakaan.
  • Pertanggungan risiko perubahan jadwal penerbangan.
  • Biaya repatriasi.
  • Pertanggungan keterlambatan bagasi.
  • Proteksi rumah yang ditinggal terhadap risiko kebakaran.

3. Chubb International Travel (Worldwide)

  • Usia masuk tertanggung: 0,5-85 tahun.
  • Usia pemegang polis: 24-85 tahun.
  • Masa pertanggungan: 90 hari (asuransi tahunan), 180 hari (asuransi sekali jalan).
  • Melindungi tertanggung, pasangan, anak, orangtua.
  • Klaim: reimbursement.
  • Santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan.
  • Pertanggungan biaya pengobatan akibat kecelakaan.
  • Pertanggungan risiko perubahan jadwal penerbangan.
  • Biaya repatriasi.
  • Pertanggungan keterlambatan bagasi.
  • Proteksi rumah yang ditinggal terhadap risiko kebakaran.

4. Allianz New Annual TravelPRO

  • Usia masuk tertanggung: 14 hari – 84 tahun.
  • Masa pertanggungan: 183 hari.
  • Melindungi tertanggung, pasangan, dan anak.
  • Klaim: reimbursement.
  • Tersedia layanan 24 jam emergency assistance.
  • Santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan.
  • Pertanggungan biaya pengobatan akibat kecelakaan.
  • Pertanggungan risiko perubahan jadwal penerbangan.
  • Biaya repatriasi.
  • Pertanggungan keterlambatan bagasi.
  • Proteksi rumah yang ditinggal terhadap risiko kebakaran.

5. Adira Travellin Worldwide

  • Usia masuk tertanggung: 1-80 tahun.
  • Usia pemegang polis: tidak ada batas usia.
  • Masa pertanggungan: tergantung lama perjalanan.
  • Melindungi tertanggung, pasangan, dan anak.
  • Klaim: reimbursement dan cashless.
  • Premi harian/tahunan.
  • Santunan meninggal dunia dan cacat.
  • Pertanggungan biaya perawatan medis.
  • Biaya perawatan darurat untuk gigi.
  • Pertanggungan risiko perubahan jadwal penerbangan.
  • Biaya repatriasi.
  • Pertanggungan keterlambatan bagasi.
  • Proteksi rumah yang ditinggal terhadap risiko kebakaran.
  • Limit pertanggungan mulai dari Rp650 juta sampai Rp1,3 miliar

6. MAG Travel Insurance International

  • Usia masuk tertanggung: 1-19 tahun.
  • Usia pemegang polis: 18-75 tahun.
  • Masa pertanggungan: 90 hari.
  • Berlaku maksimal 4 orang anggota keluarga.
  • Santunan meninggal dunia dan cacat.
  • Pertanggungan biaya perawatan medis.
  • Biaya perawatan darurat untuk gigi.
  • Pertanggungan risiko perubahan jadwal penerbangan.
  • Biaya repatriasi.
  • Pertanggungan keterlambatan bagasi.

7. Simasnet Travel Overseas

  • Usia masuk tertanggung: 17-80 tahun.
  • Pertanggungan keluarga atau individu.
  • Santunan meninggal dunia dan cacat.
  • Pertanggungan biaya perawatan medis.
  • Biaya perawatan darurat untuk gigi.
  • Pertanggungan risiko perubahan jadwal penerbangan.
  • Biaya repatriasi.
  • Kehilangan dokumen di perjalanan.
  • Pertanggungan keterlambatan bagasi.
  • Perlindungan rumah.

8. ACA New Travel Safe International

  • Usia masuk tertanggung: 1-85 tahun.
  • Masa pertanggungan: 180 hari (satu kali perjalanan) atau 90 hari (tahunan)
  • Melindungi tertanggung, pasangan, dan anak.
  • Klaim: reimbursement.
  • Tersedia layanan 24 jam emergency assistance.
  • Santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan.
  • Pertanggungan biaya pengobatan akibat kecelakaan.
  • Pertanggungan risiko perubahan jadwal penerbangan.
  • Biaya repatriasi.
  • Pertanggungan keterlambatan bagasi.

9. Mega Travel Care International

  • Usia masuk tertanggung: 45 hari – 70 tahun.
  • Masa pertanggungan: 90 hari.
  • Santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan.
  • Pertanggungan biaya pengobatan akibat kecelakaan.
  • Pertanggungan risiko perubahan jadwal penerbangan.
  • Biaya repatriasi.
  • Pertanggungan keterlambatan bagasi.[/accordoin]

10. Sompo Travel First

[brand slug="sompo"] [accordion title="Manfaat Pertanggungan"]
  • Usia masuk tertanggung: 3 bulan – 85 tahun.
  • Usia pemegang polis: 3 bulan – 85 tahun.
  • Masa pertanggungan: 183 hari.
  • Klaim: cashless dan reimbursement.
  • Santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan.
  • Pertanggungan biaya pengobatan akibat kecelakaan.
  • Pertanggungan risiko perubahan jadwal penerbangan.
  • Biaya repatriasi.
  • Pertanggungan keterlambatan bagasi.
  • Proteksi rumah yang ditinggal terhadap risiko kebakaran, perampokan, dan gempa bumi.
 

Pengertian Visa Schengen

Visa Schengen sendiri adalah dokumen khusus yang wajib dimiliki oleh wisatawan yang hendak menjelajahi 25 negara di Eropa. Masa berlakunya adalah 90 hari dalam jangka waktu enam bulan.

  1. Austria
  2. Belanda
  3. Belgia
  4. Denmark
  5. Estonia
  6. Finlandia
  7. Hungaria
  8. Islandia
  9. Italia
  10. Jerman
  11. Latvia
  12. Lithuania
  13. Luxemburg
  14. Malta
  15. Norwegia
  16. Perancis
  17. Polandia
  18. Portugal
  19. Republik Ceko
  20. Slovakia
  21. Slovenia
  22. Spanyol
  23. Swedia
  24. Swiss
  25. Yunani

Namun, asuransi perjalanan yang menjadi syarat Visa Schengen tidak sembarangan. Paling tidak, asuransi harus bisa menanggung risiko kehilangan barang, kecelakaan, dan pemulangan jenazah jika terjadi musibah. Syarat minimum uang pertanggungan yang diberikan adalah 30 EUR30 ribu atau sekitar Rp477 juta.

Rata-rata premi asuransi perjalanan untuk Visa Schengen berkisar antara Rp750 ribu-1,5 juta untuk perjalanan satu bulan dengan uang pertanggungan mencapai Rp6 miliar!

Alasan Pentingnya Asuransi Visa Schengen

Berikut adalah beberapa alasan pentingnya memiliki asuransi Visa Schengen sebelum berangkat ke Eropa.

Meski premi yang ditawarkan cukup tinggi, produk ini bakal memberikan uang pertanggungan yang besar, sampai miliaran rupiah.
Kondisi alam dan sosial di negara tujuan tidak bisa diprediksi. Bisa jadi karena suatu hal, penerbangan kita ke Eropa terpaksa dibatalkan. Tentu saja hal ini bakal merugikan calon wisatawan secara waktu maupun finansial. Asuransi akan menggantikan kerugian yang muncul tersebut.
Kalau amit-amit terjadi musibah selama di negara tujuan, kita tidak perlu khawatir soal biaya, karena perawatan medis dan biaya lainnya bakal ditanggung asuransi perjalanan.
Rasa aman akan meningkatkan kualitas liburan kita selama bepergian di Eropa. Rasa aman tersebut muncul karena kita tidak perlu lagi mengkhawatirkan risiko yang sudah ditanggung asuransi.
 

Tips Memilih Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen

Bagi pelancong atau traveler yang ingin bepergian ke wilayah Schengen tentunya mesti pintar-pintar dalam memilih produk Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen. Berikut yang harus diperhatikan bagi calon pemegang polis Asuransi Perjalanan Visa Schengen.

Pertimbangkan lama perjalanan yang akan ditempuh. Pasalnya, setiap asuransi perjalanan memberikan paket yang berbeda-beda sesuai dengan durasi perjalanan. Ada jenis asuransi yang menawarkan asuransi sekali jalan dan tahunan. Jika hanya ingin pergi satu kali saja, sebaiknya gunakan asuransi sekali jalan.

Asuransi perjalanan juga menawarkan paket untuk keluarga, sehingga premi yang dibayarkan lebih murah daripada individu. Jika akan berangkat bersama keluarga, pastikan jumlah anggotanya sesuai dengan ketentuan dalam asuransi.

Supaya aman, pastikan perusahaan asuransi yang dipilih telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI). Untuk mengecek, bisa melalui situs resmi atau telpon ke call center OJK di nomor (021) 2960-0000.

Klaim Cashless atau Reimbursement?

Ada dua jenis metode klaim rumah sakit yang ditawarkan asuransi perjalanan untuk Visa Schengen, yaitu cashless dan reimbursement. Metode cashless memungkinkan nasabah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit tanpa mengeluarkan uang. Ia hanya perlu menunjukkan kartu asuransi kepada rumah sakit rekanan.

Sementara itu, metode reimbursement mengharuskan nasabah membayar terlebih dahulu biaya yang dikeluarkan. Setelah itu, nasabah mengirimkan berkas dan kuitansi kepada asuransi supaya bisa dicairkan di kemudian hari.

Kedua sistem di atas memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing bagi pemegang polis Asuransi Perjalanan untuk kawasan Schengen. Jika nasabah membawa kartu kredit atau uang tunai berlebih selama perjalanan, memlilih sistem reimbursement tidak masalah. Namun, jika tidak membawa banyak uang cash sebaiknya memilih metode cashless.

 

Tanya Jawab

Berikut beberapa tips dan pertanyaan yang sering diajukan oleh calon nasabah ataupun nasabah terkait Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen baik informasi premi, profil perusahaan, dan lain sebagainya.

Apa itu Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen?

Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen adalah salah satu produk asuransi yang menyediakan polis berupa Asuransi Perjalanan ke deretan negara-negara dengan Visa Schengen. Visa Schengen ini digunakan bagi pelancong atau wisatawan yang ingin mengunjungi baik itu dalam rangka liburan atau perjalanan bisnis ke negara-negara Uni Eropa dan non-Uni Eropa. 

Dalam pengadaannya, Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen memberikan kenyamanan bagi para traveler baik dalam kunjungan liburan maupun bisnis.  

Lebih Baik Asuransi Perjalanan Umum atau Visa Schengen?

Bagi pembaca Lifepal atau calon pembeli produk Asuransi Perjalanan ke wilayah Schengen ada baiknya untuk memilih Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen. Calon pemilik atau pemilik Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen memang harus memiliki Visa Schengen agar dapat berkunjung ke 26 negara di Eropa dengan 22 negara di antaranya sudah tergabung dalam Uni eropa.

Kehadiran produk Asuransi Perjalanan dengan embel-embel Visa Schengen tentunya akan memudahkan dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung negara-negara Visa Schengen.  

Berapa Harga Premi Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen?

Bagi calon pembeli Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen yang ingin mengetahui berapa besaran premi Asuransi Perjalanan ke wilayah Schengen dapat langsung mengunjungi kantor perusahaan asuransi terdekat. Setiap produk Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi tentunya memiliki tarif kompetitif. 

Oleh karena itu, pembaca Lifepal atau calon pembeli Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen dapat langsung mengunjungi situs resmi perusahaan asuransi yang sudah diulas di atas. 

Bagaimana Cara Mendapatkan Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen Premi Murah?

Untuk mendapatkan Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen dengan premi murah, calon pembeli dapat memanfaatkan promo atau potongan harga yang berlaku di setiap perusahaan asuransi. Untuk sampai saat ini dilihat dari setiap situs resmi perusahaan asuransi yang diulas oleh tim Lifepal belum menyodorkan sederetan promo dalam pembelian Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen. 

Bagaimana Cara Membuat Asuransi Perjalanan Visa Schengen?

Bagi calon pembeli Asuransi yang ingin memiliki Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen dapat mengunjungi perusahaan asuransi terkait, agen atau broker. Dengan menghubungi langsung untuk mengetahui syarat cara membuat atau membeli Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen. 

Pembaca Lifepal atau calon pembeli Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen dapat melirik ulasan perusahaan-perusahaan asuransi yang sudah diulas oleh tim Lifepal seperti di atas.

Bagaimana Cara Mendapatkan Asuransi Perjalanan Visa Schengen?

Calon pembeli Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen bisa langsung mengunjungi laman situs resmi perusahaan yang menyediakan produk terkait. Lewat situs resmi perusahaan asuransi, pada umumnya produk Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen, calon pembeli dapat mendaftarkan secara online dan pihak terkait akan menghubungi. 

Cara mendatangi kantor palayanan perusahaan asuransi yang sudah diulas oleh tim Lifepal juga bisa menjadi salah satu cara untuk dilakukan agar mendapatkan informasi seputar Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen jelas. 

Penulis Mahardian Prawira Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan