Mencari Asuransi Terbaik?
Masukkan informasi diri dan sistem kami akan merekomendasikan polis terbaik sesuai dengan profil, kebutuhan, dan anggaranmu.

Asuransi Perjalanan

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
Cicilan 0%Hemat 25%
 

Apa Itu Asuransi Perjalanan? 

Asuransi perjalanan adalah jenis asuransi yang memberikan solusi finansial atas risiko yang mungkin terjadi selama Anda bepergian. 

Proteksi perjalanan  ini sangat cocok untuk calon nasabah yang sering melakukan perjalanan baik di dalam dan khususnya luar negeri. Sebab, risiko seperti pembatalan perjalanan, keterlambatan bagasi, dan lain sejenisnya sering kali tidak dapat dielakan. Sehingga akhirnya dapat merugikan baik dalam segi waktu maupun finansial. 

Memberikan ganti rugi jika terjadi peristiwa tak terduga yang selama perjalanan, yaitu pesawat delay, batal terbang, kecelakaan, kehilangan bagasi dan paspor, atau mengalami masalah hukum.
 
 

Jenis – Jenis Asuransi Perjalanan

Polis asuransi perjalanan di Indonesia dibagi menjadi beberapa jenis kategori untuk mengakomodasi berbagai keperluan. Mulai dari domestik, internasional, Jepang, dan Eropa. Berikut ini adalah jenis-jenisnya yang tersedia di Indonesia beserta rekomendasi terbaiknya:

Menanggung risiko perjalanan yang mencakup wilayah Indonesia saja. Sebaiknya pilih yang memberikan pertanggungan kerusakan bagasi dan kendala penerbangan, seperti delay atau perubahan jadwal perjalanan.

Menanggung risiko perjalanan di luar negeri. Untuk kategori perjalanan luar negeri yang paling banyak dicari asuransi perjalanan ke Eropa atau disebut dengan istilah asuransi Schengen.

Daftar negara anggota Schengen di Uni Eropa

  • Belanda
  • Austria
  • Belgia
  • Denmark
  • Finlandia
  • Estonia
  • Hungaria
  • Islandia
  • Italia
  • Jerman
  • Liechtenstein
  • Latvia
  • Lithuania
  • Luksemburg
  • Malta
  • Perancis
  • Norwegia
  • Polandia
  • Portugal
  • Republik Ceko
  • Slovakia
  • Slovenia
  • Spanyol
  • Swiss
  • Yunani
  • Swedia

Menanggung risiko perjalanan di wilayah Asia saja. Salah satu jenis asuransi perjalanan Asia yang paling banyak dicari orang saat ini adalah asuransi perjalanan ke Jepang. Sebab, pemerintah Jepang menegaskan bahwa turis yang mendatangi negaranya harus memiliki asuransi.

Menanggung risiko perjalanan ketika beribadah Umroh. Sebab Umroh atau Haji adalah salah satu perjalanan yang berisiko. Padatnya orang yang berada dalam satu tempat membuat virus dapat menyebar dengan cepat. Karena itu, membeli asuransi Umroh sebelum berangkat sangat disarankan.

 

Daftar Asuransi Perjalanan Terbaik di Indonesia 2020

Saat ini, ada ratusan pilihan asuransi travel yang tersedia di Indonesia. Membandingkannya satu persatu tentu tidaklah mudah. Karena itu, tim Lifepal telah membandingkan ratusan polis tersebut. Berikut ini adalah enam pilihan perusahaan asuransi travel terbaik versi Lifepal

1. Asuransi Perjalanan Adira

  • Nama polis: Asuransi Perjalanan Adira
  • Usia nasabah: 1-80 tahun
  • Cocok untuk yang berencana bepergian ke luar negeri dengan manfaat asuransi lengkap

  • Untuk usia 1 hingga 80 tahun
  • Santunan kematian dan cacat tetap total hingga Rp325 juta
  • Biaya perawatan medis dan evakuasi darurat hingga Rp325 juta
  • Biaya perawatan medis lanjutan di Indonesia hingga Rp13 juta
  • Biaya perawatan darurat untuk gigi hingga Rp1 juta
  • Biaya pembatalan perjalanan hingga Rp13 juta
  • Biaya pengurangan perjalanan hingga Rp8,4 juta
  • Biaya penundaan perjalanan hingga Rp13 juta
  • Biaya keterlambatan penerbangan hingga Rp300 ribu per 6 jam, maksimal Rp1,3 juta
  • Biaya tertinggal penerbangan lanjutan hingga Rp300 ribu per 6 jam, maksimal Rp1,3 juta
  • Biaya keterlambatan bagasi hingga Rp1,3 juta
  • Biaya kehilangan atau kerusakan bagasi hingga Rp650 ribu per kg, maksimal Rp8,4 juta
  • Biaya kehilangan dokumen perjalanan hingga Rp3,2 juta

2. Asuransi Perjalanan Sompo

  • Nama polis: Travel First
  • Usia nasabah dewasa maksimal 70 tahun
  • Usia masuk nasabah anak: 21-25 tahun
  • Berlaku untuk: WNA dan WNI
  • Cocok untuk yang berencana bepergian ke luar negeri dengan manfaat asuransi lengkap

  • Ganti rugi atas kerusakan atau keterlambatan bagasi dan barang pribadi
  • Pertanggungan atas risiko kecelakaan selama perjalanan
  • Santunan rawat inap di luar negeri

3. Asuransi Perjalanan Sinar Mas

  • Nama polis: Simas Travel
  • Asuransi perjalanan untuk visa schengen
  • Usia nasabah pemegang polis: 17-80 tahun
  • Usia nasabah: 1-80 tahun
  • Cocok untuk yang berencana bepergian bersama keluarga.

  • Pertanggungan keterlambatan bagasi (minimal selama 6 jam) (domestik)
  • Nilai pertanggungan keseluruhan mulai dari Rp50 hingga Rp400 juta (domestik)
  • Ganti rugi atas risiko kehilangan bagasi dan harta benda pribadi hingga Rp1,250 juta (internasional)
  • Ganti rugi atas risiko keterlambatan bagasi (12 jam) hingga Rp1 juta (internasional)
  • Ganti rugi atas keterlambatan perjalanan Rp500 ribu untuk setiap 12 jam (internasional)
  • Santuan atas pengurangan perjalanan akibat sakit atau sebab lainnya yang tertulis dalam polis (internasional)
  • Santunan atas risiko kehilangan dokumen perjalanan (internasional)
  • Santunan atas perawatan medis akibat kecelakaan atau sakit selama perjalanan (internasional)

Klaim promo asuransi perjalanan di atas dengan klik di sini! 

4. Asuransi Perjalanan Allianz

  • Nama polis: New TravelPRO
  • Asuransi perjalanan untuk visa schengen
  • Usia nasabah dewasa: 18-64 tahun
  • Usia nasabah anak: 14 hari-17 tahun
  • Cocok untuk yang berencana bepergian ke luar negeri sebab limitnya tinggi

  • Pertanggungan pembatalan dan perubahan perjalanan mulai dari Rp15 hingga Rp70 juta
  • Pertanggungan biaya medis tidak terbatas
  • Pertanggungan untuk rawat inap RS luar negeri: 10 hingga 60 hari
  • Biaya pengobatan lanjutan di negara asal hingga Rp21 juta
  • Pertanggungan biaya gangguan perjalanan: Rp3,5 hingga Rp15 juta
  • Pertanggungan biaya penundaan perjalanan hingga Rp1 juta
  • Penundaan bagasi hingga Rp1 juta

5. Asuransi Perjalanan Zurich

  • Nama polis: Zurich Password
  • Asuransi perjalanan schengen
  • Cocok untuk yang berencana bepergian ke luar negeri sebab limitnya tinggi

  • Pertanggungan biaya atas risiko pembatalan atau penundaan perjalanan, keterlambatan bagasi, pengurangan perjalanan, kecelakaan diri, kerugian kartu kredit.
  • Santunan harian rawat inap di luar negeri
  • Kehilangan dokumen perjalanan, tiket, atau kartu kredit

6. Asuransi Perjalanan ACA 

  • Nama polis: New Travel Safe
  • Pilihan perjalanan domestik dan internasional
  • Premi Travel Safe domestik: Rp28-100 ribu
  • Premi Travel Safe internasional: US$5-110
  • Cocok untuk yang mencari asuransi perjalanan dengan manfaat lengkap

  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan Rp50-100 juta (domestik)
  • Pertanggungan biaya medis akibat kecelakaan Rp20-40 juta (domestik)
  • Pertanggungan evakuasi medis darurat tidak terbatas (domestik)
  • Ganti rugi atas pembatalan perjalanan Rp500 ribu - Rp1,5 juta (domestik)
  • Ganti rugi atas kehilangan bagasi dan barang pribadi Rp1-2,5 juta (domestik)
  • Ganti rugi atas kehilangan bagasi dan barang pribadi US$500-1.000 (internasional)
  • Santunan tunai atas risiko pencurian atau pencopetan uang US500-1.000 (internasional)
  • Ganti rugi atas kehilangan dokumen perjalanan US$50-150(internasional)
  • Santunan penundaan penerbangan dan ketinggalan penerbangan lanjutan US$100-500 (internasional)
  • Ganti rugi atas keterlambatan bagasi US$50-100 (internasional)
  • Ganti rugi atas kehilangan deposit dan pembatalan perjalanan US$500-5.000 (internasional)
  • Ganti rugi atas pengurangan perjalanan US$1-2.500 (internasional)

7. Asuransi Perjalanan MAG

  • Nama polis: MAGNA Wisata Internasional
  • Asuransi perjalanan schengen
  • Premi untuk wilayah Asia: US$10-US$60
  • Premi untuk wilayah seluruh dunia: US$18-96
  • Cocok untuk yang mencari asuransi perjalanan luar negeri dengan premi rendah

  • Ganti rugi penundaan, pembatalan, atau mempersingkat perjalanan US$1-2.500
  • Ganti rugi atas delay pesawat US$100-250
  • Ganti rugi atas overbooking US$100-250
  • Ganti rugi atas kehilangan atau kerusakan bagasi US$250-500
  • Ganti rugi atas keterlambatan bagasi US$100-250
  • Pertanggungan atas risiko kesehatan selama bepergian

8. Asuransi Perjalanan Chubb

  • Nama polis: Chubb Travel International
  • Cocok untuk yang mencari asuransi perjalanan luar negeri dengan limit polis tinggi

  • Manfaat dasar meliputi: biaya medis pasca perjalanan, evakuasi medis darurat dari luar negeri, dan kehilangan atau kerusakan bagasi (termasuk laptop dan peralatan golf)
  • Uang pertanggungan atas biaya medis hingga Rp2,6 miliar
  • Rumah sakit rekanan Chubb tersebar luas di seluruh dunia

Dapatkan promo asuransi kesehatan hingga jangkauan luar negeri dengan premi murah

9. Asuransi Perjalanan AXA Mandiri

  • Nama polis: AXA Mandiri Travel
  • Usia nasabah: 1-85 tahun
  • Asuransi perjalanan untuk visa Schengen, non Schengen, negara ASEAN, hingga domestik.

  • Pertanggungan biaya pengobatan dan kecelakaan diri selama perjalanan
  • Pertanggungan biaya keterlambatan penerbangan
  • Perlindungan penyalahgunaan kartu kredit
  • Penggantian kehilangan bagasi
  • Pertanggungan biaya telepon darurat

10. Asuransi Perjalanan AIG

  • Nama polis: Travel Guard
  • Terbagi menjadi tiga plan asuransi: Individual, Couple, dan Family
  • Cocok bagi yang berencana untuk bepergian bersama keluarga.

  • Pertanggungan biaya risiko meninggal dunia atau cacat tetap akibat kecelakaan hingga US$100 ribu
  • Pertanggungan biaya rawat inap dan jalan hingga US$500 ribu
  • Pertanggungan kehilangan atau kerusakan bagasi hingga US$2,5 ribu
  • Pertanggungan keterlambatan bagasi hingga US$100 per 6 jam maksimal US$500
  • Pertanggungan keterlambatan, pembatalan, dan pengurangan perjalanan hingga US$5 ribu
 

Asuransi Perjalanan Mandiri vs Dari Maskapai Penerbangan

Ada beberapa maskapai penerbangan yang menyediakan fasilitas asuransi tambahan ketika kita membeli tiket. Tapi, seringkali kita ragu apakah lebih baik membeli travel insurance dari maskapai, atau lebih baik membeli secara terpisah?

Berikut ini perbandingan kedua jenis asuransi tersebut.

Asuransi Perjalanan Mandiri
  • Bisa membandingkan berbagai polis yang berbeda. Oleh sebab itu, kita lebih leluasa untuk memilih asuransi  dengan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan.
  • Cocok jika kita ingin pergi ke tujuan dengan risiko terkena penyakit yang tinggi, atau pergi ke berbagai tujuan berbeda.
  • Lebih baik pilih proteksi dari provider asuransi langsung apabila dalam perjalanan kita menggunakan maskapai penerbangan yang berbeda-beda dari satu tujuan ke tujuan lain.
  • Biasanya, ditawarkan dalam bentuk paket manfaat. Jadi, kita hanya bisa membeli asuransi dengan manfaat yang sudah dipilihkan oleh maskapai.
Asuransi Perjalanan dari Maskapai
  • Cocok jika rencana bepergian tidak menimbulkan risiko yang tinggi. Keuntungannya membeli asuransi ini adalah cenderung lebih praktis karena transaksinya berbarengan dengan tiket pesawat.
  • Biasanya, maskapai bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk menyediakan asuransi, misalnya Garuda Indonesia dan Allianz. Jadi, meskipun membeli asuransi travel lewat maskapai, sebenarnya yang menjamin kita tetap perusahaan asuransi.

Pertimbangkan Ini Sebelum Beli Asuransi Perjalanan

Hal yang tidak diinginkan dapat saja terjadi saat melakukan perjalanan. Tentunya kita ingin memilih polis asuransi terbaik untuk melayani klaim. Berikut ini kami sajikan bahan yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih asuransi perjalanan.

Pilihan polis asuransi tergantung dari tujuan perjalanan. Misalnya jika bepergian untuk melakukan olahraga ekstrem, kita perlu mendapatkan asuransi dengan perluasan. Pun jika tujuan perjalanan adalah negara yang berisiko tinggi perang.
Bandingkan pertanggungan beberapa polis yang tersedia di Indonesia. Pilihlah polis yang menanggung risiko-risiko terbesar jika melakukan perjalanan ke lokasi tujuan.
Lokasi tujuan perjalanan jadi salah satu pertimbangan karena ada jenis asuransi traveluntuk tujuan spesifik, misalnya Uni Eropa. Untuk mengunjungi negara-negara di wilayah tersebut, kita membutuhkan asuransi perjalanan untuk visa Schengen.
Durasi perjalanan sangat mempengaruhi besaran premi yang akan diterima. Semakin lama perjalanannya, tentu premi akan semakin tinggi. Frekuensi kita bepergian juga jadi salah satu faktor penentu produk mana yang cocok. Jika kita hanya pergi satu kali saja, pilihlah asuransi perjalanan tunggal.

Lain halnya jika kita sering bepergian, pilih asuransi perjalanan tahunan. Karena selain tidak perlu repot bolak balik membeli asuransi, asuransi tahunan juga menawarkan premi yang lebih rendah.

Uang pertanggungan asuransi juga jadi pertimbangan penting untuk merencanakan perjalanan. Perlu diingat, semakin besar uang pertanggungan, maka semakin besar pula premi yang mesti dibayar.
Cek kembali manfaat yang sudah kita miliki dari produk lain. Jangan-jangan asuransi kesehatan kita sudah memberikan pertanggungan sakit di luar negeri? Pastikan tidak ada pertanggungan yang tumpang tindih dengan pilihan asuransi.
Bukan hanya uang pertanggungan, penting juga memastikan premi asuransi masuk ke dalam budget perjalanan kita.
Sebelum benar-benar membeli, pahami dulu apa saja manfaat yang ditawarkan asuransi perjalanan, juga pengecualiannya.
Untuk mengecek apakah polis yang akan dibeli memiliki kredibilitas baik, kita dapat mencari informasi tentang nominal klaim yang sudah dibayarkan. Biasanya informasi ini tersedia dengan pencarian di Google atau menanyakan langsung ke agen asuransi.
Untuk memastikan apakah perusahaan asuransi yang akan dibeli mampu membayar klaim dengan baik, penting untuk mengecek kesehatan keuangan perusahaan asuransi penyedia. Kita bisa mencari laporan keuangan perusahaan dan mengecek Risk Based Capital (RBC). Biasanya informasi RBC tertera pada tabel “Tingkat Solvabilitas” dengan nama “Rasio Pencapaian”. Apabila angkanya di atas 120 persen (batas minimal sesuai ketentuan pemerintah), artinya perusahaan mampu membayar klaim dengan baik.
 

Tanya Jawab

Berikut beberapa tips dan pertanyaan yang sering diajukan atau dicari mengenai asuransi rawat perjalanan.

Asuransi perjalanan adalah jenis asuransi yang akan memberikan ganti rugi terhadap kerugian selama perjalanan, misalnya perubahan dan pembatalan penerbangan, kehilangan bagasi, biaya perawatan karena kecelakaan, kehilangan uang dan paspor, dan lain-lain.

  • Biaya medis. Kebanyakan polis memberikan pertanggungan biaya medis selama perjalanan. Hal itu sudah termasuk biaya rawat inap dan pengobatan akibat sakit atau terluka dalam perjalanan.

 

  • Biaya evakuasi medis. Bila membutuhkan evakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan secepatnya, perusahaan asuransi akan mengurus keperluan tersebut.
  • Kompensasi kehilangan bagasi. Jika maskapai penerbangan kehilangan bagasi kita, perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi.
  • Santunan kematian dan disabilitas. Jika terjadi kematian atau cacat akibat kecelakaan pada orang yang ditanggung, perusahaan asuransi  akan memberikan dana santunan kepada keluarganya.
  • Kompensasi kerusuhan. Apabila kita bepergian ke suatu wilayah, kita tidak bisa meramalkan kejadian yang akan terjadi. Bisa saja kebetulan terjadi kerusuhan saat kita berada di sana. Proteksi perjalanan menanggung risiko kerugian yang terjadi karena hal tersebut. 
  • Biaya perjalanan darurat. Apabila terjadi sesuatu yang mengharuskan kita pulang ke tempat asal, kita bisa mengklaim biaya tersebut kepada penjamin asuransi perjalanan. 
  • Kompensasi kehilangan paspor. Kehilangan paspor di negara tujuan bisa menjadi sangat merepotkan. Mau tak mau harus mengajukan kehilangan paspor dan pembuatan paspor baru, yang tentunya tidak gratis. Apabila sudah mendaftar asuransi, kita punya hak untuk mengklaim biaya tersebut.
  • Biaya hukum . Risiko tuntutan hukum dari pihak lain tetap ada bahkan saat bepergian ke luar negeri. Bisa jadi kita tidak sengaja menyebabkan orang terluka atau merusak properti orang lain. Apabila hal ini terjadi, perusahaan asuransi akan membayar biaya hukum tersebut.
  • Kompensasi penundaan penerbangan. Pada kondisi tertentu, maskapai seringkali menunda, mengalihkan, atau membatalkan penerbangan. Kondisi ini bisa menimbulkan kerugian pada penumpang, misalnya tiket hotel yang sudah dibeli. Apabila memiliki polis proteksi perjalanan, kita akan mendapatkan kompensasi.

 

  • Pertanggungan tambahan (rider). Ada beberapa hal yang tidak ditanggung oleh perusahaan asuransi tetapi kita masih bisa peroleh kalau menambah premi. Beberapa rider atau pertanggungan tambahan yang bisa diambil, antara lain: olahraga ekstrem, penyakit yang sudah diderita sebelum berangkat (pre-existing condition), dan risiko rawan perang.

Ada dua risiko utama yang akan kita temui dalam perjalanan. Pertama adalah ketidaknyamanan perjalanan dan yang kedua adalah kecelakaan.

  1. Ketidaknyamanan Perjalanan

Risiko ini paling sering terjadi dan menjadi salah satu alasan utama pentingnya memiliki travel insurance. Risiko ketidaknyamanan perjalanan yang umumnya ditanggung asuransi adalah keterlambatan penerbangan (delay), keterlambatan bagasi, dan kehilangan uang sertta paspor. 

  1. Risiko Kecelakaan

Selain itu, kecelakaan bisa terjadi di mana saja, namun peluangnya meningkat saat kita bepergian. Hal ini didukung dengan angka kecelakaan dalam penerbangan yang terus naik seiring waktu seperti pada grafik di bawah.

Grafik Tingkat Kecelakaan Penerbangan Global 2016-2018
Tahun 2016 2017 2018
Kejadian Kecelakaan* 2,2 2,4 2,6

*Per satu juta keberangkatan.

Sumber: International Civil Aviation Organization (2019)

Tentu saja kita tidak ingin hal ini terjadi, namun jika moda transportasi yang kita pilih mengalami kecelakaan, maka asuransi perjalanan akan memberikan santunan meninggal dunia atau menanggung biaya perawatan di rumah sakit.

Meskipun kita bisa mendapatkan banyak manfaat pertanggungan, sebagian asuransi tidak menanggung alasan klaim seperti kematian akibat minuman keras dan narkotika, bunuh diri, HIV/AIDS, olahraga ekstrem, dan bencana alam.

Visa schengen adalah vias yang diperlukan untuk mengunjungi negara-negara di Uni Eropa:  Belanda, Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Estonia, Hungaria, Islandia, Italia, Jerman, Liechtenstein, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Malta, Perancis, Norwegia, Polandia, Portugal, Republik Ceko, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swiss, Yunani, dan Swedia. Untuk mendapatkan visa schengen, kita wajib membeli asuransi travel terlebih dahulu.

Ada beberapa pilihan asuransi perjalanan Eropa yang murah. Salah satunya adalah dari perusahaan asuransi ACA – New Travel Safe ACA Internasional, dengan harga premi mulai dari US$8 atau sekitar Rp118 ribu. Pilihan lainnya juga ada asuransi perjalan Adira dengan harga premi mulai dari Rp32 ribu per hari.

Umumnya, premi yang telah dibayarkan tidak dapat di refund karena alasan apapun. Jadi, jika tidak ada klaim hingga masa polis asuransi berakhir atau selesai melakukan perjalanan, maka premi yang dibayarkan akan hangus.

Ya, untuk klaim rawat inap, beberapa polis asuransi travel memiliki provider di dalam maupun luar negeri, sehingga nasabah bisa melakukan klaim cashless

Asuransi wajib jika kita ingin bepergian ke daerah tertentu, misalnya Uni Eropa. Untuk perjalanan ke manapun, kita wajib memiliki proteksi perjalanan kalau ingin berjaga-jaga terhadap risiko yang mungkin terjadi. Karena, kecelakaan dan perubahan jadwal bisa terjadi kapanpun dan di manapun kita berada.

Beberapa perusahaan asuransi perjalanan terbaik di Indonesia adalah Chubb, Allianz, MSIG, Sinar Mas, Sompo, dan Zurich.

Kita bisa beli asuransi perjalanan online atau  beberapa produk elah dibahas sebelumnya melalui situs marketplace asuransi Lifepal.co.id. Selain lebih mudah dan praktis, membeli asuransi secara online relatif lebih murah. Isi dulu formulir di bagian atas halaman ini, tim Lifepal akan membantumu untuk mendapatkan asuransi yang bagus yang sesuai perjalanan Anda.

Cara membuat asuransi perjalanan, biasanya Anda akan dimintakan sejumlah dokumen persyaratan. Berikut di antaranya.

  • Formulir pendaftaran asuransi
  • Fotokopi atau scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Salinan Kartu Keluarga (KK) jika mendaftar asuransi perjalanan keluarga.
  • Fotokopi paspor untuk perjalanan ke luar negeri

Membeli asuransi perjalanan bisa melalui situs marketplace asuransi Lifepal.co.id. Melalui Lifepal, kita bisa membandingkan berbagai asuransi terbaik di Indonesia.

Proteksi perjalanan tidak bisa dibeli ketika berada di luar negeri, tapi harus dibeli saat sebelum berangkat.

Setelah membeli polis, kemudian kita berada di situasi tidak menguntungkan (misalnya kecelakaan) dan ingin mengajukan klaim. Bagaimana mengajukan klaimnya?

Jika asuransi yang dipilih memiliki fasilitas worldwide provider, kita tinggal menunjukkan kartu atau dokumen asuransi kepada pihak rumah sakit.  Metode ini disebut dengan cashless.

Namun, kalau perusahaan asuransi tidak memiliki fasilitas tersebut, biasanya kita perlu mengeluarkan uang untuk membayar biaya rumah sakit sementara. Setelah sampai di Indonesia, kita bisa mengajukan penggantian biaya yang keluar. Nah, metode ini disebut dengan reimbursement.

Untuk jenis klaim kerugian lain seperti kehilangan bagasi dan keterlambatan pesawat, biasanya metode klaim yang digunakan adalah reimbursement

Jika ingin mengajukan klaim, ada beberapa dokumen yang perlu Anda persiapkan. Ada baiknya mengetahui ini sebelum berangkat ke destinasi Anda supaya tidak repot saat memang dibutuhkan. 

  1. Sebelum berangkat, bawa dokumen yang diperlukan untuk kebutuhan klaim: KTP, paspor, polis asuransi, nomor kontak penyedia asuransi, dan lain-lain.
  2. Segera urus klaim saat diperlukan. Uruslah di negara tujuan jangan tunggu pulang dahulu.
  3. Siapkan dokumen untuk klaim, yaitu formulir pengajuan klaim, identitas diri, tiket pesawat, surat keterangan maskapai, surat keterangan dokter, surat keterangan polisi, dan lain-lain.
  4. Jika terjadi pembatalan penerbangan atau hal lain yang memerlukan dokumen khusus, pastikan dokumen yang Anda terima sah: mengandung kop surat, tanda tangan, cap, dan lain-lain.
  1. Berdasarkan waktu perjalanan
  • Proteksi Perjalanan Tunggal (Single Trip Insurance). Polis asuransi yang melindungi satu kali perjalanan saja. Asuransi ini mulai berlaku saat perjalanan dimulai hingga perjalanan selesai. 
  • Proteksi Perjalanan Tahunan (Multi Trip Insurance). Asuransi ini melindungi beberapa perjalanan dalam satu tahun. Polis asuransi travel tahunan memberikan manfaat yang sama pada setiap perjalanan tanpa perlu membeli polis baru lagi. Produk ini tentu menghemat bujet jika kita sering bepergian.
  1. Berdasarkan jumlah orang yang dijamin
  • Proteksi Perjalanan Individu (Individual Travel Insurance). Jenis asuransi  ini diperuntukkan untuk satu orang dewasa saja, atau bersama keluarga. Asuransi perjalanan individu cocok untuk perjalanan bisnis atau solo travel.
  • Proteksi Perjalanan Group (Group Travel Insurance). Jenis asuransi ini diperuntukkan untuk beberapa orang dalam satu grup. Biasanya, premi grup lebih murah daripada pilihan ndividu. Asuransi travel grup cocok untuk perjalanan grup bersama teman-teman.
  • Proteksi Perjalanan Keluarga (Family Travel Insurance). Jenis asuransi ini diperuntukkan untuk perjalanan keluarga. Asuransi perjalanan keluarga menanggung perjalanan suami, istri dan anak yang masih dalam tanggungan (biasanya maksimal usia 21 tahun). Setiap anggota keluarga mendapatkan jaminan biaya medis, kehilangan bagasi, keterlambatan pesawat, hingga kehilangan paspor dalam satu polis.

Perjalanan ke Eropa membutuhkan visa schengen. Asuransi perjalanan schengen yang bisa digunakan untuk membuat visa ini menawarkan premi Rp700 ribu – Rp1 juta untuk perjalanan 30 hari. Sementara untuk premi per hari, rata-rata di bawah Rp100 ribu.

Proteksi perjalanan keluarga harganya lebih murah daripada individu, karena pada dasarnya kita membeli satu polis yang bisa menanggung semua anggota keluarga.

Dalam membaca polis dan mengajukan klaim, kita akan menemukan banyak istilah baru. Berikut ini adalah istilah yang biasanya digunakan dalam polis asuransi perjalanan.

 

  • Aktuaris: Orang profesional yang telah menjalani sekolah atau pelatihan tertentu di bidang asuransi. Sehingga memiliki pengetahuan mengenai asuransi secara detail dan akurat. Pekerjaannya adalah menghitung besaran premi calon peserta asuransi.
  • Benefit/manfaat: Manfaat atau perlindungan adalah hak baik berupa fasilitas ataupun penggantian biaya yang akan diterima oleh pihak tertanggung atau peserta asuransi.
  • Boarding pass: Kartu pengenal yang menunjukkan bahwa kita bisa masuk ke dalam pesawat, seperti tiket. 
  • Connecting flight: Penerbangan yang berhenti, lalu dilanjutkan dengan penerbangan lain.
  • Delay: Pesawat terbang mengalami keterlambatan penerbangan.
  • Klaim asuransi: Permintaan secara resmi dari pihak peserta asuransi untuk mendapatkan kompensasi alias jaminan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan di polis.
  • Masa tenggang: Periode waktu setelah tanggal jatuh tempo pembayaran premi tetapi polis asuransi masih berlaku. 
  • Masa tunggu: Periode setelah polis diterbitkan namun benefit belum dapat digunakan oleh peserta asuransi. Atau, periode antara satu benefit telah digunakan dan harus menunggu waktu tertentu hingga benefit yang sama bisa dimanfaatkan.
  • Over baggage: Membawa kelebihan barang bawaan, biasanya dalam transportasi pesawat terbang.
  • Overbooked: Kondisi ketika maskapai menjual tiket lebih banyak dari kapasitas pesawat, sehingga ada penumpang yang tidak bisa mengikuti penerbangan tersebut. 
  • Paspor: Dokumen resmi yang dikeluarkan oleh negara asal yang berisi identitas seseorang, digunakan untuk bepergian ke negara lain.
  • Penanggung: Pihak yang sah tertulis di polis asuransi sebagai orang yang membayarkan premi atas polis tersebut.
  • Premi asuransi: Premi asuransi adalah jumlah uang yang harus disetorkan 
  • Polis asuransi: Perjanjian tertulis antara pemegang polis dan perusahaan asuransi mengenai hak dan kewajiban masing-masing terkait asuransi yang dibeli.
  • Risiko: Kerugian yang dialami oleh pihak yang dipertanggungkan oleh asuransi.
  • Secondary Benefit: Manfaat tambahan dari manfaat utama yang bisa didapatkan oleh peserta asuransi. Akan tetapi, peserta asuransi biasanya harus menambahkan nominal premi.
  • Tertanggung: Pihak yang dijamin dalam perjanjian polis.
  • Visa: Dokumen yang membuktikan bahwa seseorang boleh berkunjung ke negara tertentu.

 

 

Nisrina Salma Alifah
Penulis Nisrina Salma Alifah Jurnalis bisnis yang sedang bergelut di dunia asuransi. Hidup untuk belajar dan berbahasa. Lihat profile penulis