Premi Asuransi Rumah

Premi asuransi rumah ditetapkan perusahaan asuransi berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi, ganti rugi dan harga premi yang ditetapkan perusahaan asuransi tidak bisa sembarangan.

Berdasarkan Surat Edaran OJK Nomor 6 /SEOJK.05/2017 Tentang Penetapan Tarif Premi Atau Kontribusi Pada Lini Usaha Asuransi Harta Benda Dan Asuransi Kendaraan Bermotor Tahun 2017, preminya ditentukan dari beberapa faktor.

Faktor Penetapan Harga Premi Asuransi Rumah

Untuk besaran tarif premi atau kontribusi yang diterapkan bergantung pada kelas konstruksi rumah, dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Kelas Konstruksi I: dinding, lantai, dan semua komponen penunjang struktural serta penutup (atap) terbuat seluruhnya dan sepenuhnya dari bahan tidak mudah terbakar. Jendela dan/atau pintu beserta rangka, dinding partisi, dan penutup lantai boleh diabaikan.
  • Kelas Konstruksi II: kriteria sama seperti yang disebutkan pada Kelas Konstruksi I, tetapi penutup atap terbuat dari sirap kayu keras, dinding boleh mengandung bahan mudah terbakar maksimum 20 persen dari luas dinding, serta lantai dan struktur penunjang boleh terbuat dari kayu.
  • Kelas Konstruksi III: semua bangunan selain yang disebutkan pada Kelas Konstruksi I atau II.

Aturan Besaran Premi dari OJK

Dikutip dari SEOJK Nomor 6 Tahun 2017 Bagian III Tentang Tarif Premi dan Kontribusi Lini Usaha Asuransi Harta Benda. Perusahaan dengan pertimbangan profesional underwriter dapat menetapkan premi dan potongan premi atau kontribusi dengan pertimbangan berikut:

  • Uang pertanggungan (UP) kurang dari US$100 juta tidak diberikan potongan tarif premi atau kontribusi.
  • UP mulai US$100-200 juta mendapat potongan premi 10 persen.
  • UP antara US$200-300 juta mendapat potongan premi 20 persen.
  • UP antara US$300 juta-1 miliar mendapat potongan premi tertinggi 50 persen.
  • UP di atas US$1 miliar mengikuti mekanisme internasional.
Bandingkan 500+ pilihan polis terbaik mulai Rp100 ribu/bulan!
+62

Cara Menghitung Premi Asuransi Rumah

Sebelum mengetahui cara menghitung premi asuransi rumah, nasabah harus memastikan terlebih dahulu apakah perusahaan asuransi yang dipilih menanggung objek bangunan saja atau bangunan dan isi rumah sekaligus.

1. Premi bangunan

Untuk menghitung bangunan saja, maka kita harus mengetahui nilai pertanggungan rumah. Cara sederhana menghitung nilai pertanggungan adalah mengetahui luas bangunan serta biaya yang dibutuhkan untuk membangun rumah tersebut.

Contoh:

Suatu rumah yang akan diasuransikan memiliki luas 200 m2 dengan biaya yang dibutuhkan untuk membangunnya adalah Rp7 juta/m2. Dengan nilai tersebut, maka nominal uang pertanggungan (UP) yang dibutuhkan adalah:

Nilai bangunan:Rp7 juta/m2 x 200 m2 = Rp1,4 miliar

Setelah mengetahui nilai bangunan, maka dilanjutkan dengan menghitung rate premi asuransi rumah yaitu tingkat premi yang dikenakan. Tingkat premi ini berbeda-beda antara satu perusahaan asuransi rumah dengan perusahaan asuransi lainnya.

Dalam menghitung rate premi juga ada beberapa cara yaitu dengan satuan per mil dan ada pula yang dihitung berdasarkan satuan persentase.

Misalnya saja rate premi perusahaan asuransi A adalah 0,2194 persen. Maka, premi yang harus dibayarkan dengan nilai pertanggungan Rp1,4 miliar adalah sebagai berikut:

Premi asuransi:Rp1,4 miliar x 0,2194% = Rp3.071.600

Berarti, premi tahunan asuransi rumah seluas 200m2 dari perusahaan asuransi A adalah Rp3.071.600.

2. Premi bangunan dan isi

Sama seperti hitungan asuransi bangunan, asuransi bangunan dan isi membutuhkan nilai pertanggungan juga. Satu yang harus diketahui adalah harga premi akan lebih tinggi karena isi rumah turut diasuransikan.

Rumus untuk menghitungnya juga cukup mudah. Misalnya saja dengan nilai pertanggungan bangunan yang sama dengan contoh di atas yaitu Rp1,4 miliar plus isi bangunan Rp500 juta, misalnya. Maka, premi per tahun yang harus dibayarkan adalah sebagai berikut:

Nilai bangunan + isi rumah:Rp1,4 miliar + Rp599 juta = Rp1,9 miliar

Sama dengan contoh sebelumnya, rate premi perusahaan asuransi A adalah 0,2194 persen. Maka, premi yang harus dibayarkan adalah sebagai berikut:

Premi asuransi:Rp1,9 miliar x 0,2194% = Rp4.168.600

Kesimpulannya, premi tahunan asuransi atas objek bangunan dan isi rumah seluas 200m2 dari perusahaan asuransi A adalah Rp4.168.600.

Dapatkan rekomendasi produk asuransi rumah dengan premi terjangkau hanya melalui marketplace asuransi Lifepal.
Penulis Lifepal Teman Andalanmu untuk Keuangan dan Asuransi Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan