Premi Unit Link

Premi unit link berkisar mulai dari Rp62 ribu hingga jutaan rupiah per bulan! Cara kerjanya sederhana, di mana nasabah membayarkan sejumlah uang kepada perusahaan asuransi, kemudian bisa mendapatkan manfaat proteksi asuransi dan nilai tunai investasi sekaligus.

Asuransi & investasi: UP Rp1 miliar mulai Rp62 ribu/bulan
+62

Komponen Premi Unit Link

Dalam unit link, komponen premi terdiri dari berbagai jenis biaya, di antaranya:

  • Biaya akuisisi unit link: biaya mendapatkan polis yang digunakan untuk operasional perusahaan dan komisi agen. Biasanya dibayarkan pada lima tahun pertama.
  • Biaya asuransi: biaya untuk mendapatkan manfaat perlindungan jiwa. Jumlahnya akan bertambah seiring waktu.
  • Biaya manfaat tambahan: biaya pembelian manfaat tambahan di luar perlindungan jiwa, misalnya penyakit kritis atau cacat tetap.
  • Biaya administrasi: dibebankan untuk ongkos administrasi polis.
  • Biaya pengelolaan dana: digunakan untuk ongkos pengelolaan investasi kita.
  • Biaya pengalihan dana: dikenakan ketika memindahkan dana investasi.
  • Biaya penarikan: biaya yang muncul jika nasabah menarik dana pada masa awal kepesertaan. Tapi kebanyakan asuransi tidak memberlakukan biaya ini karena sudah ada biaya akuisisi.
  • Biaya topup: dikenakan saat nasabah melakukan pengisian pada nilai tunai polis
  • Biaya penghentian polis: dipotong dari nilai investasi unit link jika nasabah melakukan penghentian polis sebelum batas waktu yang ditentukan.

Perhitungan Unit Link

perhitungan premi unit link

Untuk lebih memahami mengenai perhitungan unit link, simak ilustrasi berikut yang dikutip dari ringkasan dua jenis polis unit link yang berbeda.

1. SmartLink New Flexi Account dari Allianz

  • Usia nasabah: 26 tahun, tidak merokok
  • Premi dasar berkala: Rp500 ribu / bulan
  • Uang pertanggungan: Rp500 juta
  • Rider: Critical Illness 100 
  • Jika nasabah meninggal dunia pada masa pertanggungan asuransi, maka ahli warisnya akan mendapatkan Rp500 juta dan nilai tunai (asumsi 5 persen = Rp26 juta).
  • Jika nasabah menderita penyakit kritis dalam masa asuransi, maka mendapat uang pertanggungan sebesar Rp500 juta.
  • Jika nasabah masih hidup sampai akhir masa pertanggungan, maka akan mendapatkan nilai tunai yang terbentuk.

2. Manulife Prime Assurance dari Manulife

  • Usia nasabah: 32 tahun
  • Masa pembayaran premi: 66 tahun
  • Premi dasar tahunan: Rp120 juta
  • Uang pertanggungan: Rp5 miliar
  • Jika nasabah meninggal dunia sebelum usia 99 tahun, maka ahli warisnya akan mendapatkan Rp5 miliar ditambah nilai polisnya.
  • Jika nasabah masih hidup sampai dengan usia 99 tahun, maka akan mendapatkan nilai polis yang terbentuk.

Contoh Alokasi Dana Premi Unit Link

Premi yang disetorkan pada produk unit link sebagian akan dipakai untuk membayar biaya asuransi dan sebagian lagi dipakai untuk investasi. Nah, contoh pembagian atau alokasi dana premi tersebut kurang lebih seperti berikut:

Pembagian PremiProteksi/AkusisiInvestasi
Tahun Pertama100%0%
Tahun Kedua60%40%
Tahun Ketiga15%85%
Tahun Keempat15%85%
Tahun Kelima15%85%
Tahun Keenam0%100%

Pada tahun pertama, 100 persen premi kita akan dialokasikan pada proteksi, atau membayar biaya akuisisi. Persentase tersebut berangsur-angsur bergeser ke alokasi investasi pada tahun-tahun selanjutnya. Pada tahun keenam, akhirnya 100 persen premi kita disetor untuk investasi.

Namun, perlu dicatat bahwa penjelasan di atas hanya contoh. Setiap produk unit link menetapkan alokasi yang berbeda-beda.

Asuransi unit link bisa menguntungkan apabila ditempatkan pada instrumen investasi yang benar dengan proporsi proteksi dan investasi sesuai kebutuhan. Temukan produk unit link terbaik di Lifepal!
Penulis Clara Naomi Penulis yang memiliki pengalaman dalam bidang finansial dan asuransi. Menulis guna mendorong masyarakat sadar pentingnya pengaturan keuangan yang baik dan ideal. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan