Penyakit Autoimun dan Polis Asuransi yang Menanggungnya

Penyakit Autoimun dan Polis Asuransi yang Menanggungnya

Beberapa waktu belakangan ini kita mungkin sering mendengar penyakit autoimun. Sebab beberapa figur publik mulai terbuka membicarakan mengenai kondisi mereka yang mengidap penyakit tersebut.

Meski kita sudah sering dengar, tetapi mungkin saja belum begitu paham mengenai penyakit autoimun tersebut. Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan penyakit autoimun dan penyebabnya? Berapa pula biaya perawatan dan adakah asuransi untuk penyakit autoimun?

Fakta Menarik Tentang Autoimun 

Penyakit Autoimun dan Polis Asuransi yang Menanggungnya

Penyakit autoimun adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang tubuhnya sendiri. Padahal, sistem kekebalan tubuh semestinya berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan organisme asing, seperti bakteri atau virus. Ada lebih dari 80 penyakit yang digolongkan sebagai penyakit autoimun. 

Hingga saat ini belum diketahui penyebab dari kelainan imunitas ini, tetapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit autoimun. Misalnya, etnis, jenis kelamin, lingkungan, dan riwayat keluarga. 

Menurut Ahli Imunologi John Hopkins University, Daniela Cihakova, MD, PhD, perempuan memasuki usia subur 15 sampai 44 tahun lebih rentan terserang penyakit autoimun ketimbang pria.

Bahkan, Dr. Cihakova menyebutkan 80 persen penderita autoimun adalah perempuan. Hal ini dikarenakan perempuan memiliki hormon estrogen atau hormon yang membantu perkembangan seksual dan reproduksi yang lebih tinggi ketimbang pria. Perlu dipahami bahwa hormon estrogen dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang dan mampu memicu munculnya autoimun dalam tubuh. 

Selain itu, penggunaan produk yang mengandung merkuri, seperti pembersih dan cat kuku juga dapat merangsang munculnya penyakit autoimun pada seseorang. Oleh sebab itu, penting untuk kita selalu memeriksa terlebih dahulu kandungan pada setiap produk yang akan digunakan. 

Apalagi penyakit autoimun ternyata “memakan” biaya perawatan yang cukup tinggi. Plus, asuransi untuk penyakit autoimun juga terbilang masih jarang. Mari simak penjelasan mengenai biaya perawatan dan asuransi yang menanggung autoimun berikut ini.

Biaya Perawatan Penyakit Autoimun Puluhan Juta per Tahun

Pertanggungan Asuransi untuk Korban Ledakan Granat di Monas

Perlu dimengerti bahwa penyakit autoimun hingga saat ini belum dapat ditangani secara total. Artinya, yang bisa dilakukan hanyalah memberikan serangkaian perawatan medis untuk menekan gejalanya agar tidak timbul flare alias atau kondisi akut.

Perawatan penyakit autoimun juga menghabiskan dana yang cukup besar. Pasalnya, biaya perawatan tersebut bukan cuma satu atau dua kali, melainkan terus-menerus seumur hidup.

Sebagai gambaran, mari lihat simulasi biaya perawatan untuk penyakit autoimun jenis yang cukup umum, yaitu Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau lupus berikut ini: 

Biaya perawatan bulanan: Biaya obat-obatan + Biaya konsultasi (3 minggu sekali) = Rp3 jutaan*

Dalam setahun, butuh dana minimal Rp36 jutaan* untuk perawatan bulanan pasien autoimun.

Biaya perawatan kondisi gawat:Rawat inap (8 Hari) + Biaya obat-obatan + Biaya konsultasi 3 minggu sekali = Rp5,4 jutaan*

*estimasi 

Asuransi yang Menanggung Penyakit Autoimun 

Asuransi sangatlah penting untuk menjamin biaya perawatan kesehatan atas risiko yang tidak diinginkan. Hanya saja, tidak semua risiko penyakit ditanggung oleh asuransi. Salah satunya adalah penyakit autoimun.

Salah satu faktor penyakit tersebut tidak ditanggung atau sering dikecualikan oleh asuransi adalah karena autoimun tergolong sebagai jenis penyakit genetik atau turunan. 

Hingga saat ini, BPJS Kesehatan masih menjadi alternatif terbaik untuk menanggung biaya perawatan penyakit bawaan. Termasuk penyakit autoimun.

Meski terbilang sedikit, akan tetapi masih ada kok beberapa perusahaan asuransi yang menyediakan polis yang meng-cover penyakit autoimun. Berikut beberapa rekomendasi polis, baik asuransi penyakit kritis maupun rider, yang bisa dipertimbangkan.

1. Prudential – PRUJuvenile Crisis Cover

Pilihan pertama adalah PRUJuvenile Crisis Cover dari Prudential yang memberikan pertanggungan atas risiko 32 jenis penyakit kritis, salah satunya penyakit autoimun jenis lupus. Namun, masa perlindungan asuransi Prudential ini dikhususkan untuk usia anak-anak hingga usia 18 tahun dengan uang pertanggungan hingga US$250 ribu atau sekitar Rp2 miliar.

2. Sequis Life – Sequis Lady Protection Rider

Adapula asuransi Sequis Lady Protection Rider dari Sequis Life. Sequis Lady Protection merupakan produk asuransi kesehatan tambahan (rider) dari produk dasar unit link yang memberikan perlindungan kesehatan terhadap penyakit rentan dialami perempuan, salah satunya lupus. Uang pertanggungan (UP) yang diberikan maksimum Rp1 miliar. 

3. AXA – AXA Critical Elite Solution

Terakhir adalah AXA Critical Elite Solution dari AXA yang memberikan perlindungan lengkap terhadap 65 penyakit kritis. Berbeda dengan asuransi dari Prudential dan Sequis Life, produk asuransi AXA Critical Elite Solution ini menjamin cukup banyak jenis penyakit autoimun. Jadi tidak hanya lupus saja, melainkan juga Diabetes tipe 1, penyakit kulit Psoriasis, dan masih banyak lagi. 

Berikut tadi adalah beberapa informasi terkait penyakit autoimun. Nah, bagi para penderita autoimun tetap semangat yang melawan penyakit ini!

Jangan ragu untuk menghubungi tim Lifepal apabila ingin tahu rekomendasi asuransi kesehatan maupun asuransi penyakit kritis terbaik dengan premi paling ringan.

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis