Asuransi Penyakit Kritis, Ini Penjelasan dan Contohnya

surat izin sakit dokter

Penyakit kritis selalu menjadi hal yang paling mengkhawatirkan bagi semua orang. Selain merenggut nyawa, membutuhkan biaya yang sangat besar untuk berbagai perawatan. Untuk itulah Anda membutuhkan asuransi penyakit kritis.

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis
Asuransi penyakit kritis dapat menutupi biaya-biaya perawatan yang dibutuhkan oleh nasabah selama menjalani pengobatan. Akan tetapi, setiap perusahaan memiliki standar tertentu dalam memilih jenis penyakit kritis yang dapat dilindungi.

Yuk, simak perbedaan asuransi penyakit kritis dengan asuransi kesehatan terlebih dahulu. Dengan demikian, Anda bisa lebih memahami bagaimana sebenarnya asuransi penyakit kritis.

Berbeda dengan Asuransi Kesehatan

Perbedaan Asuransi Penyakit Kritis

Hal yang paling mencolok untuk membedakan kedua jenis asuransi ini adalah jenis penyakit yang diderita oleh nasabah. Meskipun santunan tersebut diberikan selama menjalani perawatan di rumah sakit, tidak semua jenis penyakit diterima langsung oleh pihak asuransi.

Sedangkan asuransi penyakit kritis khusus untuk memberikan santunan kepada nasabah yang menderita penyakit kritis dan membutuhkan biaya yang lebih besar. Setiap perusahaan asuransi memiliki kebijakan tertentu tentang jenis penyakit kritis yang menerima perlindungan. Terhitung ada 40 hingga 60 jenis penyakit kritis yang dilindungi oleh beberapa perusahaan.

Asuransi kesehatan menanggung nasabah ketika harus dirawat di rumah sakit dalam waktu dekat. Hal tersebut berbeda dengan asuransi penyakit kritis. Jenis asuransi ini juga menanggung diagnosis penyakit yang diderita dan tahap-tahap perawatan dalam stadium yang berbeda. Bagi Anda atau keluarga yang memiliki penyakit kritis, pastikan jangan salah memilih pilihan produknya, ya!

Rekomendasi Produk Asuransi Penyakit Kritis

Produk Asuransi Penyakit Kritis

Setelah mengetahui perbedaan asuransi penyakit kritis dan asuransi kesehatan, apa saja produk yang patut dipertimbangkan? Pastikan Anda tidak meremehkan segala jenis penyakit kritis karena sakit bisa datang kapan saja. Berikut rekomendasi produk asuransi penyakit kritis yang wajib untuk dipertimbangkan.

Asuransi Sun Critical Medcare

Bagi Anda yang ingin terlindungi dari biaya perawatan penyakit kritis dengan harga terjangkau, produk asuransi SunLife bisa menjadi pilihan yang tepat. Hanya dengan membayar premi sebesar Rp3.000 per hari, Anda akan terlindungi dari biaya penyakit kritis seumur hidup.

FWD Critical Illness

Produk asuransi FWD ini memberikan dua jenis produk khusus dalam menangani perawatan penyakit kritis, yang terdiri dari:

FWD Critical Illness Accelerated, produk ini memberikan manfaat kepada calon nasabah berusia 1 bulan hingga 80 tahun. Asuransi ini juga melindungi 49 jenis penyakit kritis dengan santunan uang mencapai Rp2 miliar. Perhitungan ini diambil dengan persentase 80 persen dari jumlah uang pertanggungan dasar.

FWD Critical Illness Non-Accelerated, hal yang membedakan dengan produk sebelumnya adalah jumlah pertanggungan dasar yang diterima. Melalui produk ini, Anda akan mendapatkan persentase uang santunan sebanyak 100 persen dengan nilai maksimal Rp2 miliar. Kemudian asuransi FWD juga memberikan uang santunan minimal 25 persen dari uang tanggungan dasar.

PRUearly Stage Crisis Cover Plus

Sesuai dengan namanya, Prudential Indonesia memberikan perlindungan terhadap penyakit kritis mulai dari stadium awal hingga stadium lanjut. Produk ini melindungi 112 jenis penyakit kritis, 3 tahap stadium, dan 7 penyakit kritis tambahan yang ditetapkan oleh Prudential.

Jika terdiagnosis penyakit kritis, pihak Prudential akan memberikan uang pertanggungan yang sesuai dengan tahap stadium mulai dari 50 hingga 100 persen.

Manulife Crisis Cover Protection

Biaya Asuransi Prudential PRUCritical Hospital Cover

Perusahaan asuransi yang berasal dari Kanada ini menawarkan perlindungan dari 50 jenis penyakit kritis dengan uang tanggungan sebesar 100 persen. Khusus penyakit kritis yang membutuhkan medis Angioplasty, Manulife Indonesia akan memberikan uang tanggungan sebesar 25 persen. Uang tanggungan yang diterima pun tidak akan mengurangi pertanggungan tambahan yang sudah dimiliki sebelumnya.

Selain itu, produk ini juga cocok untuk semua umur mulai dari usia 6 bulan hingga 60 tahun.

AIA Critical Protection

Produk asuransi ini melindungi seluruh nasabahnya hingga berusia 99 tahun dengan pembayaran premi selama 10 hingga 20 tahun. Perlindungan ini sudah termasuk dengan biaya perawatan terhadap 60 jenis penyakit kritis dan uang pertanggungan terhadap risiko meninggal dalam 2 keadaan berbeda.

Asuransi AIA juga memiliki penawaran perlindungan penyakit kritis tambahan yaitu penyakit kritis minor yang memberikan perlindungan terhadap 58 jenis penyakit kritis minor.

Itulah hal-hal menarik yang berkaitan dengan asuransi penyakit kritis. Perlu Anda tahu bahwa penyakit berbahaya bisa datang kapan saja, baik secara genetik maupun biologis. Oleh karena itu, jenis asuransi ini sangat penting demi kenyamanan finansial Anda di masa depan.

Tidak perlu ragu lagi, segera pertimbangkan jenis asuransi ini dan milikilah segera!