Cara Klaim Asuransi Prudential, Begini Prosedurnya

Asuransi Prudential

Asuransi Prudential

Bagi Anda yang baru resmi menjadi nasabah asuransi Prudential, ada beberapa hal yang perlu diketahui. Salah satunya adalah mengetahui cara klaim asuransi Prudential. Dengan demikian, Anda tidak terkendala untuk menerima manfaat yang sudah dijanjikan.

Sebagai asuransi yang memiliki reputasi tinggi, Prudential memiliki persyaratan yang cukup ketat dalam menangani pengajuan klaim asuransi. Oleh karena itu, pastikan Anda paham langkah-langkah yang tepat agar klaim Anda diterima.

Teman Andalan Untuk Kebutuhan Asuransimu

  • Bandingkan lebih dari 100 polis
  • Konsultan terbaik di sisimu
  • Bantuan klaim gratis dan mudah
Rp
+62

Agar manfaat terasa maksimal dan Anda peroleh di waktu yang tepat, yuk, simak cara klaim asuransi Prudential berikut ini.

Cara Klaim Asuransi Kesehatan Prudential

Cara Klaim Asuransi Prudential

Pengajuan klaim asuransi Prudential dibedakan menjadi dua macam berdasarkan jenis pembayarannya, yaitu melalui Penjaminan dan Reimbursement.

Cashless Payment di Rumah Sakit Dalam Negeri

Dengan cashless payment, biasanya nasabah akan mendapatkan kartu yang nantinya bisa langsung dipakai di rumah sakit. Penggunaannya pun pada umumnya cukup digesek saja.

Metode pembayaran seperti ini akan memudahkan nasabah untuk menikmati manfaat yang menjadi haknya. Bahkan, ada beberapa situasi yang tidak harus mengirimkan klaim tertulis lagi. Meski demikian, Anda perlu memperhatikan beberapa ketentuan di bawah ini.

  • Jika Anda atau keluarga wajib melakukan rawat inap di rumah sakit, pastikan Anda telah memilih rekanan rumah sakit Prudential yang sudah terdaftar secara resmi.
  • Menghubungi pelayanan medis Prudential yang aktif 24 jam untuk melakukan laporan klaim. Laporan tersebut ditambah dengan verifikasi nomor kartu peserta nasabah yang sudah dimiliki.
  • Mengumpulkan dokumen lengkap seperti KTP/Akta Lahir kepada petugas administrasi rumah sakit dalam kurun waktu 1×24 jam.
  • Setelah semua berkas terpenuhi, pihak Prudential Indonesia akan membayar perawatan Anda dalam bentuk nontunai. Ada pula catatan khusus bahwa jika terdapat selisih dari total perawatan dengan jumlah manfaat yang diterima, nasabah wajib membayarkan sisanya sebelum selesai melakukan rawat inap.

Sedangkan bagi Anda yang ingin mengajukan klaim rawat jalan khususnya dalam situasi darurat kecelakaan, ini dia hal-hal yang harus diperhatikan:

  • Tidak semua manfaat asuransi rawat jalan diterima secara nontunai, jadi pastikan Anda sudah mengetahui manfaat tanggungan yang akan diterima dan rekanan rumah sakit yang tersedia.
  • Hanya pada saat melakukan rawat jalan darurat kecelakaan, pastikan Anda menunjukkan kartu peserta nasabah pada petugas UGD (Unit Gawat Darurat) supaya proses verifikasi lebih mudah.
  • Jika klaim Anda sesuai dengan persyaratan namun tidak dapat melakukan proses pembayaran nontunai, Anda dapat melakukan jalur pembayaran secara reimbursement.

Teman Andalan Untuk Kebutuhan Asuransimu

  • Bandingkan lebih dari 100 polis
  • Konsultan terbaik di sisimu
  • Bantuan klaim gratis dan mudah
Rp
+62

Cashless Payment di Rumah Sakit Luar Negeri

Bagi yang melakukan perawatan inap di rumah sakit luar negeri, prosesnya jauh berbeda dengan sebelumnya. Klaim ini dikhususkan untuk nasabah PRUPrime Healthcare (PPH). Inilah cara klaim asuransi Prudential khusus luar negeri.

  1. Anda harus menghubungi administrator pihak ketiga (TPA) sebelum menjalani perawatan dalam kurun waktu 2×24 jam. Pastikan status polis tidak mengalami masa tenggang, mengetahui rumah sakit rekanan yang dituju, memberikan informasi tentang perawatan yang sudah diberitahukan sebelumnya, dan masa tunggu perawatan telah selesai.
  2. Petugas administrasi akan melakukan verifikasi dan memberikan hasilnya melalui e-mail nasabah. Isi email tersebut berupa dokumen yang harus diisi dan dikirimkan kembali dengan scan paspor nasabah.
  3. Setelah tahap berikutnya lancar, pihak TPA akan memberikan konfirmasi terkait jadwal perawatan dan rumah sakit yang akan dituju.
  4. Pada aturan administrasi di rumah sakit luar negeri, nasabah diwajibkan untuk melakukan konsultasi (rawat jalan) terlebih dahulu dan belum bisa langsung menggunakan fasilitas cashless. Jika nasabah sudah diputuskan untuk melakukan rawat inap, pihak rumah sakit akan mengirimkan Letter of Guarantee kepada pihak asuransi supaya proses penjaminan berjalan dengan lancar.
  5. Setelah melakukan pendaftaran, pihak rumah sakit terkait akan meminta kartu kredit Anda untuk proses pre-authorization. Hal ini dilakukan supaya terhindar dari selisih biaya yang harus dikeluarkan dari tagihan rumah sakit. Supaya tidak terjadi selisih biaya, disarankan untuk memilih kamar dan akomodasi sesuai dengan plan yang diambil.

Reimbursement

Pada istilah keuangan, sistem pembayaran reimbursement mengharuskan nasabah untuk membayar tagihan rumah sakit terlebih dahulu. Setelah pengajuan klaim asuransi selesai, pihak Prudential akan mengembalikan biaya yang sudah dikeluarkan sesuai dengan tagihan rumah sakit yang diberikan.

Untuk info lebih lanjut, berikut langkah-langkah yang tepat untuk mengajukan klaim asuransi Prudential secara reimbursement.

Rawat Inap Bukan Rawat Inap

(santunan meninggal dunia)

Mengisi formulir klaim dan surat kuasa

tentang pemberian rekam medis asli

kepada pihak asuransi.

Menyiapkan polis asli dan mengisi formulir klaim

dengan lengkap. Selain itu, disertakan juga surat keterangan

kematian dari pemerintah setempat.

Surat Keterangan Dokter (SKD) asli

yang disertakan juga dengan tanda tangan

oleh dokter yang merawat dan cap rumah sakit.

Menyertakan SKD asli khusus

untuk pasien yang meninggal dunia

dengan cap rumah sakit.

Tanda terima pembayaran yang sah

dari pihak rumah sakit.

Jika memiliki lebih dari satu asuransi/BPJS,

disertai surat keterangan supaya mengetahui

selisih biaya yang harus diterima nasabah.

Catatan medis yang sudah dilakukan

di laboratorium atau radiologi.

Bagi nasabah yang meninggal yang melibatkan pihak kepolisian,

disertakan untuk menyertakan Surat Berita Acara Kepolisian.

Selain itu, disertakan juga salinan

identitas diri tertanggung (KTP, KK, Paspor).

Salinan hasil pemeriksaan medis

di laboratorium atau radiologi.

Tambahan dokumen yang diminta

sesuai dengan ketentuan Prudential

Dokumen lengkap nasabah (KTP, KK, Paspor) Bukti identitas ahli waris yang terdiri dari:

Suami istri, (KTP suami/istri dan akta nikah )

Anak, (Akta lahir anak dan KTP atau surat keterangan perwalian dari pengadilan)

Orang tua, (KTP orang tua dan akta lahir tertanggung)

Saudara kandung, (KTP dan akta lahir saudara bersangkutan)

Hubungan lain, (Surat penetapan ahli waris dari notaris).

Bagi yang mengajukan klaim reimbursement untuk kasus cacat total, penyakit kritis, dan kecelakaan, berikut langkah dan cara klaim asuransi Prudential:

  1. Menyiapkan polis asli dengan formulir klaim yang sudah diisi.
  2. Surat Keterangan Dokter asli yang bersangkutan dengan pengajuan klaim cacat total, penyakit kritis, dan kecelakaan.
  3. Catatan medis yang sudah diperiksa di rumah sakit melalui hasil laboratorium dan radiologi.
  4. Dokumen pribadi nasabah (KTP, KK, Akta Lahir) yang bersangkutan.

Pengambilan Manfaat Asuransi Setelah 10 Tahun

Cara Klaim Asuransi Prudential dan Pengambilan Manfaat

Jika tadi Anda sudah mengetahui langkah klaim untuk manfaat asuransi, maka panduan berikut menjabarkan untuk pencairan asuransi.

Untuk Anda yang sudah menjadi nasabah Prudential selama 10 tahun, misalnya saja asuransi jiwa, berikut langkah untuk klaim prudential setelah 10 tahun.

  • Pengambilan manfaat di berbagai tempat, Anda dapat melakukan penarikan dana Prudential setelah 10 tahun melalui agen, datang langsung ke kantor pusat Prudential, kantor cabang di kota-kota tertentu, dan mengirimkan berkas penarikan manfaat melalui pos.
  • Mengisi formulir pengambilan manfaat, tahap-tahap pengisian penarikan dana dimulai dari data diri dan alasan pengambilan manfaat, jumlah manfaat yang akan diambil, bentuk pembayaran, dan tanda tangan asli.
  • Menyiapkan dokumen, pastikan dokumen sudah terkumpul lengkap. Dokumen yang harus dipersiapkan terdiri dari identitas diri (KTP, SIM, paspor), copy buku tabungan, formulir pengambilan manfaat, dan surat pernyataan tambahan withdraw.

Berapa lama klaim asuransi prudential cair? Selama Anda telah memenuhi syarat dokumen, pasti dana akan masuk sesuai dengan ketentuan yang tertulis dalam polis.

Demikian informasi cara klaim Prudential, baik asuransi kesehatan maupun jiwa, yang bisa Anda ikuti. Ingat, pastikan lengkapi dokumen yang diminta oleh pihak Prudential agar klaim Anda berjalan lancar.