Daftar Gaji TNI AD, AL, dan AU Terbaru Tahun 2019

Gaji TNI AD

Gaji TNI AD, AL, dan AU diberitakan mengalami kenaikan pada tahun 2019 sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 16/2019 tentang Perubahan Kedua Belas atas PP 28/2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Hierarki di dalam TNI diterapkan dengan sistem pembagian pangkat mulai dari yang paling rendah hingga paling tinggi. Kepangkatan inilah yang membedakan perolehan gaji bagi TNI AD, AL, dan AU. Berikut ini adalah kepangkatan dalam TNI, dimulai dari yang paling rendah.

  1. Tamtama (Prajurit – Kopral).
  2. Bintara (Sersan – Pembantu Letnan).
  3. Perwira Pertama (Letnan – Kapten).
  4. Perwira Menengah (Mayor, Letkol, Kolonel).
  5. Perwira Tinggi (Brigjen, Mayjen, Letjen, Jendral).
  6. Pangkat Kehormatan (Jenderal Besar, Laksamana Besar, Marsekal Besar).

1. Gaji Tamtama

Gaji TNI AD Tamtama
qerja.com

Dalam sistem kepangkatan di dalam tubuh TNI, gaji Tamtama merupakan gaji paling rendah. Mereka adalah para prajurit dengan gaji sekitar Rp1.643.500 dengan masa kerja sejak awal bergabung.

Untuk TNI AD, pangkat paling rendah adalah Prajurit Dua, Prajurit Satu, dan paling tinggi Prajurit Kepala. Sedangkan pangkat paling rendah pada TNI AL adalah Kelasi Dua, Kelasi Satu dan paling tinggi Kelasi Kepala. Sementara TNI AU pangkat paling rendah adalah Prajurit Dua, Prajurit Satu dan paling tinggi Prajurit Kepala.

Dalam kepangkatan Tamtama terdapat pangkat tertinggi, yaitu kopral dengan gaji sekitar Rp2.960.700 dengan masa kerja 28 tahun. Pangkat paling rendah dalam Tamtama adalah Kopral Dua, Kemudian Kopral Satu, dan paling tinggi Kopral Kepala. 

2. Gaji Bintara 

Gaji Bintara 
sumatranews.com

Gaji TNI AD dengan pangkat Sersan Dua untuk masa kerja 0 tahun mendapatkan sekitar Rp2.103.700. Sementara untuk pangkat tertinggi, yaitu Letnan I, mendapatkan gaji sebesar Rp4.032.600 untuk masa kerja 32 tahun.

3. Gaji Perwira Pertama

Gaji TNI AD Perwira Pertama
metrobali.com

Gaji dalam kepangkatan Perwira Pertama yang paling tinggi adalah Letnan II, yaitu sebesar Rp2.735.300 dengan masa kerja 0 tahun. Sementara untuk masa kerja 32 tahun menerima gaji sekitar Rp4.780.500.

4. Gaji Perwira Menengah

Gaji TNI AD Perwira Menengah
plus.kapanlagi.com

Pangkat paling rendah untuk perwira menengah adalah Mayor dengan gaji sebesar Rp3.000.100. Pada pangkat paling tinggi adalah Kolonel dengan masa kerja 32 tahun digaji setara Rp5.243.400.

5. Gaji Perwira Tinggi

Gaji Perwira Tinggi
krakataunews.com

Pangkat paling rendah di level perwira tinggi adalah Brigadir Jenderal, Marsekal Pertama, dan Laksamana Pertama dengan kisaran gaji yang diperoleh sebesar Rp3.290.500. Sementara untuk pangkat paling tinggi di level perwira tinggi adalah Jenderal, Marsekal, dan Laksamana, yaitu sebesar Rp5.930.800 dengan masa kerja 32 tahun.

Tabel Gaji TNI

Pangkat  Gaji
Masa Kerja 0 Tahun Masa Kerja di atas 27 Tahun
Tamtama Rp1.643.500 Rp2.960.700
Bintara Rp2.103.700 Rp4.032.600
Perwira Pertama Rp2.735.300 Rp4.780.500
Perwira Menengah Rp3.000.100 Rp5.243.400
Perwira Tinggi Rp3.290.500 Rp5.930.800

Itulah daftar gaji TNI AD, AL dan AU terbaru yang sudah diputuskan sejak dinaikkan oleh Presiden Joko Widodo sesuai dengan Peraturan Pemerintah pada tahun 2019. Peraturan gaji terbaru ini juga berbarengan dengan kenaikan gaji PNS dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.  

Dengan gaji yang terbatas, tentu saja prajurit TNI harus mengatur neraca keuangan bulanan dengan ketat. Selain memenuhi kebutuhan bulanan, para prajurit juga disarankan mempertimbangkan proteksi keluarga dengan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan

Terutama perihal penyediaan asuransi, Lifepal memberikan berbagai pilihan proteksi yang terjangkau sesuai dengan kebutuhan dan bujet. Jika Anda membutuhkan bantuan dalam memilih produk asuransi yang tepat, jangan sungkan untuk menghubungi tim Lifepal yang siap membantu menyusun perencanaan keuangan Anda 

Teman Andalan Untuk Kebutuhan Asuransimu

  • Bandingkan lebih dari 100 polis
  • Konsultan terbaik di sisimu
  • Bantuan klaim gratis dan mudah
Rp
+62