Memahami Jenis Investasi Jangka Pendek dan Penerapannya

Masyarakat, khususnya generasi muda yang baru saja masuk dunia kerja, kini semakin sadar untuk mengalokasikan sebagian pendapatannya dalam berinvestasi. 

Berbeda dengan tabungan, investasi adalah cara untuk memutar uang dengan keuntungan yang lebih tinggi. Investasi menjadi sarana untuk memastikan nilai simpanan kita terus berkembang di masa datang. Apalagi, kita tidak pernah tahu apa yang akan menimpa kita nanti. Jaminan keuangan yang cukup nyatanya diperlukan untuk memastikan kita tidak kekurangan uang di masa depan.

Namun terkadang kita masih bingung, jenis investasi apa yang paling cocok bagi kita. Bila dibagi dari periode penanaman modal, investasi terbagi menjadi tiga jenis, yakni investasi jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek. 

Bila investasi jangka panjang biasanya dilakukan di atas 10 tahun, maka investasi jangka pendek biasanya dilakukan hingga maksimal satu tahun. Investasi jangka pendek bisa menjadi opsi bagi mereka yang punya rencana untuk mengambil atau mencairkan nominal investasinya dalam waktu dekat.

Pendeknya masa investasi, tentu membuat kita harus lebih cermat dalam memilih jenis investasi jangka pendek yang menguntungkan dan memiliki risiko minimal.

Opsi Investasi Jangka Pendek

Wanita memilih opsi

Investasi jangka pendek bisa menjadi pilihan tepat bagi pekerja yang memiliki kebutuhan dalam jangka waktu satu tahun mendatang. Investasi jenis ini bisa juga dilakukan bagi pemula yang masih ingin menjajal bentuk investasi sederhana. 

Karyawan yang mengalami kesulitan untuk menabung juga bisa mencoba jenis investasi jangka pendek ini. Berikut beberapa opsi yang bisa diambil untuk investasi jangka pendek.

1. Deposito

Investasi dalam bentuk deposito masih menjadi pilihan terpopuler di kalangan masyarakat Indonesia. Deposito sebetulnya mirip dengan menabung, namun berbeda dengan tabungan reguler, uang simpanan deposito tidak bisa diambil sewaktu-waktu. 

Bunga yang ditawarkan oleh deposito pun lebih tinggi ketimbang tabungan bank pada umumnya. Tingkat bunga deposito biasanya bervariasi antara 4-8 persen per tahun (belum dipangkas pajak) dengan periode investasi yang beragam pula. Namun rata-rata, jangka waktu deposito terbilang singkat, yakni beberapa tahun saja.

2. Saham

Investasi dalam bentuk saham sudah populer baik di pasar global atau domestik. Jenis investasi ini sebetulnya cocok untuk jangka panjang atau jangka pendek, tergantung pengelolaannya. 

Keuntungan dari investasi saham pun bisa terbilang tinggi, namun disertai risiko yang besar pula. Berbeda dengan deposito, investor bisa saja menjual sahamnya dalam hitungan beberapa hari setelah membeli saham tersebut. 

Apabila membutuhkan keuntungan dalam waktu cepat, investasi saham bisa menjadi pilihan. Namun dibutuhkan pengetahuan tentang pasar saham yang cukup bila ingin meraup untung besar. Pada prinsipnya, keuntungan yang tinggi dalam berinvestasi saham disertai risiko yang tinggi pula.

3. Investasi P2P Lending

Jenis investasi ini terbilang paling muda dibanding jenis investasi lainnya. Peer to Peer Lending (P2P) sebetulnya adalah aktivitas pinjam meminjam sejumlah nominal dana. Namun platform ini mempertemukan pihak pemberi pinjaman dengan pihak peminjam dana. 

P2P Lending berperan sebagai platform yang mempertemukan permintaan dan suplai (dalam bentuk pinjaman). Artinya, pemberi pinjaman berperan sebagai investor yang bisa memberi pinjaman kepada siapa saja.

Investor pun sebetulnya dipermudah untuk menanamkan modalnya dalam platform ini. Investasi bisa dilakukan dari skala kecil, misalnya Rp 100 ribu. Namun metode investasi ini tidak lepas dari risiko. 

Segala risiko atas nominal uang yang dilepas melalui platform P2P Lending tetap ditanggung oleh pemberi pinjaman. Meski begitu, imbal hasil yang tinggi tetap membuat P2P Lending menjadi salah satu jenis investasi jangka pendek yang menarik. Bila deposito menawarkan tingkat bunga sekitar 8 persen, maka P2P Lending bisa menjanjikan imbal hasil hingga 15 persen.

4. Investasi Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)

Jenis investasi ini bisa dibilang menjadi salah satu investasi yang likuid. Bagi investor yang tidak mau ribet, apalagi bagi pemula, jenis investasi ini menarik untuk dicoba. Pengelolaan instrumen reksa dana bisa dilakukan sendiri oleh investor. 

Modal yang dihimpun oleh para investor ini nantinya diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi, seperti saham, obligasi, atau deposito.

5. Surat Utang atau obligasi

Jenis investasi ini mulai marak dipilih oleh para investor. Surat utang jangka pendek atau obligasi bisa saja diambil, namun tentu dengan keuntungan yang lebih rendah.

6. Tabungan bank

Tabungan sebetulnya menjadi bentuk investasi yang paling sederhana. Mekanisme pencairannya pun paling mudah ketimbang jenis investasi lainnya. 

Tabungan bank juga bisa dijadikan investasi jangka pendek atau jangka panjang, bergantung pada metode pengelolaan keuangan kita. Meski terbilang paling gampang, tabungan menjadi bentuk investasi dengan keuntungan paling minim.

Keuntungan Investasi Jangka Pendek

Pria investasi

Investasi dengan orientasi jangka pendek tetap menghasilkan keuntungan meski tidak sebesar investasi yang orientasinya jangka panjang. 

Sejumlah keuntungan berinvestasi jangka pendek di antaranya pengembalian imbal return yang lebih cepat. Dalam hal ini, perputaran uang yang singkat menjadi pilihan bagi investor yang memang berniat mengambil kembali dananya dalam waktu singkat. 

Investasi jangka pendek juga menjadi solusi bagi profesional muda yang belum memiliki pendapatan tinggi, namun sudah ingin menyiapkan masa depan. Namun perlu diketahui, investasi jangka pendek dengan return yang tidak tinggi memiliki risiko tergerus inflasi.

Pilihlah jenis investasi yang sesuai dengan kemampuan kita. Investasi jangka pendek bisa menjadi solusi atas ketatnya pemasukan bulanan kita, namun masih tetap ingin berinvestasi. Kita bisa cari tahu apa saja instrumen investasi yang menarik di pasar modal.Demikian penjelasan mengenai investasi jangka pendek. Semoga bermanfaat bagi kita yang mau menyisihkan sebagian pendapatan untuk investasi ya! Jangan lupa simak terus aneka tips investasi dan produk asuransi terbaik untuk kita dan keluarga di Lifepal, ya!

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis