Program Jaminan Pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan

Program Jaminan Pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan

Program Jaminan Pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan

Jaminan pensiun merupakan program jaminan sosial yang bertujuan membuat derajat kehidupan peserta dan ahli waris terasa lebih layak.

Adapun langkahnya dengan cara memberikan penghasilan ke peserta setelah masuk usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

Jaminan Pensiun

Program jaminan pensiun sangat penting bagi kesejahteraan pekerja. Maka dari itu sangatlah rugi jika tidak menjadi peserta BPJS. Pendaftaran bisa dilakukan sendiri dengan pembayaran iuran memakai uang pribadi atau ditanggung sebagian oleh perusahaan tempat Anda bekerja. 

Sebelumnya, BPJS Ketenagakerjaan lebih dikenal dengan sebutan Jaminan Sosial Tenaga Kerja atau Jamsostek, namun istilah BPJS Ketenagakerjaan mulai digunakan secara resmi sejak tanggal 1 Januari 2014.

Kepesertaan Program Jaminan Pensiun

Kepesertaan Program Jaminan Pensiun

Peserta program jaminan pensiun merupakan karyawan yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Peserta itu juga sudah membayar iuran yang disetorkan setiap bulannya. 

Peserta merupakan pekerja pada pemberi kerja (perusahaan), selain penyelenggara negara. Peserta penerima upah terdiri dari pekerja pada perusahaan dan pekerja untuk perseorangan. 

Usia pekerja yang bisa didaftarkan perusahaan untuk mengikuti program jaminan pensiun BPJS adalah maksimal satu bulan sebelum memasuki usia pensiun. Usia pensiun pertama kali telah ditetapkan pada umur 56 tahun. Sejak 1 Januari 2019, usia pensiun kini menjadi 57 tahun. 

Jika peserta pindah tempat kerja, peserta juga diwajibkan untuk memberitahukan kepesertaannya kepada perusahaan baru dengan menunjukkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga perusahaan yang baru bisa melanjutkan kepesertaan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan.

Iuran Peserta Program Jaminan Pensiun

Bagi kalian yang menjadi peserta program jaminan pensiun, biasanya iuran dihitung sebesar 3%, yaitu terdiri atas 2% iuran ditanggung perusahaan dan 1% iuran ditanggung pekerja. 

Gaji tetap yang Anda dapat dijadikan patokan besaran iuran yang mana terdiri atas upah pokok ditambah tunjangan tetap. Pada tahun 2019, batas tinggi upah yang digunakan sebagai dasar perhitungan sebesar Rp8.512.400.

Ada 6 Manfaat Program Jaminan Pensiun

Ada 6 Manfaat Program Jaminan Pensiun

Program jaminan pensiun memiliki enam manfaat yang bisa dinikmati oleh semua peserta. Semua manfaat itu akan diulas seperti di bawah ini.

1. Manfaat pensiun hari tua

Manfaat ini berupa santunan uang tunai bulanan yang diberikan kepada peserta yang sudah pensiun sampai meninggal dunia. Biasanya manfaat ini bisa didapat bagi peserta yang telah memenuhi masa iuran selama 15 tahun.

2. Manfaat pensiun cacat

Manfaat ini berupa santunan uang tunai bulanan yang diberikan kepada peserta yang mengalami cacat total tetap. Biasanya manfaat ini diberikan kepada peserta yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan minimal satu bulan.

Manfaat pensiun cacat ini biasanya diberikan sampai peserta meninggal dunia atau bisa kembali bekerja.

3. Manfaat pensiun janda/duda

Manfaat ini berupa pemberian uang tunai bulanan yang diberikan kepada janda atau duda yang menjadi ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan. Uang tunai akan diberikan sampai ahli waris meninggal dunia atau menikah lagi. 

Manfaat ini diberikan ketika peserta meninggal dunia dengan masa iuran kurang dari 15 tahun.

4. Manfaat pensiun anak

Manfaat ini berupa uang tunai bulanan yang diberikan kepada anak yang menjadi ahli waris peserta. Biasanya anak yang didaftarkan maksimal dua orang. 

Pemberian uang tunai ini sampai dengan usia anak mencapai 23 tahun, telah bekerja, atau telah menikah. Biasanya manfaat ini diberikan ketika peserta meninggal dunia dengan masa iuran kurang dari 15 tahun dan tidak memiliki ahli waris janda atau duda.

5. Manfaat pensiun orang tua

Manfaat ini diberikan kepada orang tua yang menjadi ahli waris peserta. Biasanya manfaat ini diberikan bila peserta sudah melakukan masa iuran kurang dari 15 tahun. 

6. Manfaat lumpsum

Peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak berhak atas manfaat pensiun bulanan. Namun berhak memperoleh manfaat berupa akumulasi iuran selama ini ditambah hasil pengembangan. Biasanya manfaat ini diberikan kepada peserta yang pensiun dan belum memenuhi masa iuran minimal 15 tahun.

Bagi Anda yang sudah atau belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka perhatikan secara saksama perihal program dan manfaat yang bisa didapatkan dari jaminan pensiun. Dengan begitu, Anda akan merasakan manfaatnya di masa mendatang.