Keunggulan Koinworks dalam Menyediakan Pinjaman Tunai

koinworks

Perkembangan industri jasa keuangan tidak terlepas dari kemajuan teknologi yang menghadirkan fintech atau diakrabi sebagai industri jasa keuangan berbasis teknologi online.

Terdapat empat kategori fintech, salah satunya adalah peer-to-peer lending (p2p lending), yaitu wadah online yang mempertemukan peminjam dan pemberi pinjaman (investor). Dalam pengertian ini, peminjam dan investor tidak bertemu langsung, tetapi melalui platform online.

Salah satu p2p lending yang khusus melayani pinjaman modal usaha tanpa jaminan adalah KoinWorks. ??? Dalam platform ini ada dua pihak yang terlibat yaitu kreditur atau investor  sebagai pemberi pinjaman dan debitur atau peminjam yang mengajukan pinjaman. KoinWorks hanya menjadi perantara atau wadah online yang mempertemukan kedua pihak tersebut.

Dalam lamannya, investor bisa mulai berinvestasi dengan Rp100 ribu saja. Bagi peminjam, KoinWorks mengklaim akan mengenakan bunga pinjaman lebih rendah dari pinjaman tradisional.

Cara Meminjam di KoinWorks

cara pinjam

Memperoleh pinjaman di KoinWorks tidak susah. Asal tujuannya buat usaha, proposal pinjaman kita cepat cair, lho! Namun, ada sejumlah data dan dokumen yang harus dilampirkan untuk diketahui para investor yang mau mendanai pengembangan usaha kita.

Dalam KoinWorks ada dua macam pinjaman yang bisa diajukan, yaitu pinjaman bisnis dan pinjaman dana pendidikan. Kedua pinjaman ini memiliki persyaratan berbeda dalam pengajuannya. Untuk lebih jelasnya kita simak yang berikut ini.

1. Pinjaman bisnis

Pinjaman bisnis ini dinamakan juga dengan KoinBisnis. Cara meminjamnya hampir sama dengan pinjaman di p2p lending lainnya. Pada dasarnya, para investor perlu kita yakinkan lewat sejumlah informasi dan dokumen pendukung. 

Berikut yang perlu kita siapkan untuk meminjam di KoinWorks.

  1. Melampirkan informasi tentang bisnis termasuk keterangan minimal usaha 2 tahun, usaha berlokasi di Jabodetabek, rincian usaha, tujuan pinjaman, dan rincian pemilik usaha.
  2. Peminjam harus memenuhi syarat lain yaitu berusia 21 tahun ke atas, memiliki rekening pada bank di Indonesia, WNI dan memiliki KTP, memiliki sumber pendapatan tetap, dan tidak memiliki utang yang harus/sedang dilunasi.
  3. Ajukan secara online lewat aplikasi Koinworks.com dan mengisi formulir pengajuan pinjaman.
  4. Jika lolos tahap pertama, kita mendapat notifikasi berupa bunga pinjaman dari dana yang kita pinjam. Jika setuju, tahap selanjutnya dilakukan.
  5. Mengunggah dokumen yang dibutuhkan.
  6. Setelah semua lengkap, pinjaman yang diajukan akan diterbitkan di sistem KoinWorks agar investor bisa melihat pengajuan pinjaman.
  7. Setelah dana pinjaman terkumpul 100 persen baru ditransfer ke rekening peminjam.

2. Pinjaman pendidikan

Meski fokus pada pinjaman modal usaha, KoinWorks juga menawarkan pinjaman untuk dana pendidikan yang disebut DEKADE atau Dana Edukasi Masa Depan untuk jenjang D3 dan S1.

Untuk pinjaman DEKADE prosesnya sama dengan KoinBisnis. Namun, informasi serta dokumen yang diperlukan berbeda. Berikut cara meminjam DEKADE.

  1. Mengisi data diri lengkap termasuk nama asli, tempat tinggal, tanggal lahir, hingga mutasi rekening.
  2. Melampirkan data penjamin atau penanggung seperti data lengkap orangtua atau wali.
  3. Mengunggah dokumen pribadi dan penjamin yaitu KTP, KTP orangtua/wali, kartu keluarga (KK), mutasi rekening, dan NPWP.
  4. Klik “Ajukan Pinjaman” di sudut kanan atas yang langsung tersambung ke formulir pengajuan yang berisi pertanyaan universitas/kampus yang ingin dituju, jurusan, hingga jumlah dana yang diperlukan.
  5. Proses selanjutnya sama, yaitu jika pengajuan lolos tahap pertama, maka berlanjut notifikasi tentang bunga. Jika kita setuju, maka pengajuan akan dimasukan ke sistem KoinWorks untuk dilihat investor dan nantinya akan ditransfer setelah terpenuhi 100 persen.

Serba-serbi Pinjaman KoinWorks

penjelasan koinworks

KoinWorks yang dibentuk pada tahun 2016 sudah memberikan pinjaman Rp1,16 triliun. Di tahun ini saja berdasarkan data KoinWorks hingga Juni 2019, sudah mendanai Rp591 miliar, peminjam perorangan mencapai 3.281 orang, dan peminjam institusional mencapai 292.

Selain informasi tersebut masih banyak serba-serbi lain tentang KoinWorks sebelum kita mengajukan pinjaman atau menjadi investor. Ini yang perlu kita tahu.

1. Tenor pendanaan

Dalam KoinWorks tenor pendanaan ada dua, yaitu jangka menengah dan panjang. Sebagai investor harus mengetahui tenor ini karena terkait keuntungan yang diterima, sedangkan bagi peminjam tenor akan berdampak kepada jumlah yang harus dibayar dalam waktu tertentu.

Tenor pendanaan antara jangka pendek dan panjang hanya berbeda dalam periode pendanaan dan efek bunga saja. Berikut tenor pendanaan di platform p2p lending yang satu ini.

  • Pendanaan jangka pendek sekitar 1 hingga 3 bulan.
  • Pendanaan jangka panjang lebih menguntungkan bagi kedua pihak karena investor mendapat efek bunga bergulung (compounding) dan peminjam lebih ringan dalam pengembalian cicilan pokok dan bunga.

2. Suku bunga

Konsep pengenaan bunga untuk pinjaman di KoinWorks sama seperti yang diterapkan perbankan dan lembaga pembiayaan lainnya, namun suku bunganya lebih tinggi dari pinjaman bank.

Selain suku bunga, kita juga harus tahu ada biaya-biaya lain yang dikenakan, yaitu biaya persetujuan kredit, asuransi jiwa, dan biaya administrasi. Berikut nominal dan persentase yang ditetapkan.

Beban Bunga

dan Biaya Lain

di KoinWorks

Nominal atau Persentase
Bunga pinjaman 0,75 – 1,67% per bulan
Biaya persetujuan kredit 2 – 4 %
Asuransi jiwa 0,24 %
Biaya administrasi Rp100 ribu

Agar lebih mudah memahami besaran biaya tambahan yang dibebankan, perhatikan contoh berikut.

Seorang pemilik bisnis UMKM meminjam dana sebesar Rp10 juta dan disetujui. Dia berencana mengambil pinjaman jangka pendek selama satu bulan. Maka nominal yang harus dibayar setelah satu bulan termasuk biaya dan bunga pinjaman adalah sebagai berikut.

Bunga pinjaman (ambil yang tertinggi) Rp10 juta x 1,67% = Rp167 ribu
Biaya persetujuan kredit

(ambil yang tertinggi)

Rp10 juta x 4% = Rp400 ribu
Asuransi jiwa Rp10 juta x 0,24% = Rp24 ribu
Biaya administrasi Rp100 ribu

Jika seluruhnya dijumlahkan, berarti pebisnis UMKM ini harus mengembalikan pinjaman setelah satu bulan sebesar Rp10.691.000. Dengan kata lain, dalam sebulan pinjaman senilai Rp10 juta harus dikembalikan lebih tinggi Rp691 ribu.

Tingkat Keamanan KoinWorks

keamanan koinworks

Sebagai salah satu fintech terdaftar dan berizin di OJK, KoinWorks memiliki tingkat keamanan yang bisa dibilang mumpuni. Dalam website platform ini menjelaskan bahwa operasional serta segala proses disesuaikan agar tunduk pada hukum yang berlaku di Indonesia.

Meksi belum ada undang-undang dan OJK masih mengkaji konsep teknologi finansial teknologi, KoinWorks merancang produk dan proses sesuai syarat dan aturan yang diminta otoritas. Terutama dalam sisi perlindungan data konsumen agar tidak disalahgunakan pihak lain.

Namun, untuk kasus berbeda seperti hukum, KoinWorks menyatakan siap bekerja sama dengan kepolisian terkait tindak kriminal, pencucian uang, hingga pendanaan terorisme.

Berikut ini penjelasannya terkait beberapa kemungkinan yang terjadi dalam p2p lending.

1. Telat membayar

Peminjam yang gagal melakukan pembayaran sesuai jadwal akan diberi waktu keterlambatan 30 hari. Jika melebihi waktu yang ditetapkan, KoinWorks akan merujuk agen penagihan untuk menindaklanjuti. Biaya atas jasa penagihan ini dibebankan ke dalam pokok pinjaman untuk dilunasi peminjam.

Sementara investor harus mengetahui dan menerima terjadinya telat pembayaran dari peminjam. Para investor tidak menerima pembayaran penuh atau ada kemungkinan penagihan gagal. Ini menjadi salah satu risiko investor di platform p2p lending.

2. Pinjaman tanpa asuransi

Investor perlu mengetahui jika dana yang dikucurkan dalam platform ini tidak diasuransikan atau dilindungi pihak lain, baik swasta atau pemerintah. Jika peminjam gagal bayar (tidak mampu melunasi pinjaman), maka KoinWorks dan mitra penagihan juga gagal memulihkan pokok pinjaman, maka kerugian ditanggung sendiri oleh investor.

3. Peminjam meninggal dunia

Dalam kasus peminjam meninggal dunia, platform ini dilindungi asuransi. Namun, investor harus tahu jika masih ada biaya terkait asuransi dan proses pencairan dana jika risiko ini terjadi memakan waktu. Jadi, investor harus sabar untuk proses pencairan pengembalian pokok pinjaman.

4. Kondisi lain di luar kendali platform

Kemungkinan lain yang harus diperhatikan peminjam dan investor adalah kejadian tidak terduga di luar kendali KoinWorks. Beberapa di antaranya adalah ekonomi lesu, perlambatan di sektor tertentu, kecelakaan kerja, pemutusan hubungan kerja (PHK), dan risiko lain termasuk bencana alam. Jika hal ini terjadi, risiko ditanggung masing-masing pihak.

Perbandingan Pinjaman di P2P Lending, Bank, dan Lembaga Pembiayaan Lain

permbandingan koinvorks dan lainnya

Marak jasa pinjaman di industri jasa keuangan kian memudahkan masyarakat yang membutuhkan modal. Meski demikian, masyarakat tetap harus jeli.

Walau cenderung lebih mudah, ada berbagai risiko yang harus dihadapi peminjam p2p lending, bank atau kredit tanpa agunan (KTA), dan pinjaman online (pinjol) lain. Misalnya saja risiko ditolak oleh bank atau KTA, p2p lending, ataupun pinjol yang biasanya disebabkan profil peminjam dianggap tidak memenuhi kriteria.

1. Perbandingan berbagai fasilitas pembiayaan

Agar semakin bijak sebelum memilih lembaga pembiayaan, mari kita bedah satu persatu tiga lembaga ini dari berbagai indikator. Sebelum memilih yang terbaik buat kita, ada baiknya mempertimbangkan yang berikut ini.

Indikator P2P Lending Bank/KTA Pinjol
Suku bunga 0,75% 0,96% dan tidak lebih dari 2% per bulan 1% per hari**
Limit pinjaman Rp500 juta (maksimal Rp2 miliar sesuai ketentuan OJK) Rp300 juta Maksimal Rp8 juta
Tenor pinjaman 24 bulan 60 bulan Maksimal 20 bulan
Proses – pengajuan

3-4 hari

– transfer dana 6-14 hari

Pengajuan

3-21 hari

24 jam dan pencairan maksimal 3 hari
Biaya Ada tiga biaya lain di luar bunga pinjaman yang ditanggung peminjam* Ada lima biaya lain di luar bunga pinjaman: biaya provisi, biaya di muka, dll Biasanya hanya biaya administrasi dan denda keterlambatan
Pembayaran Cicilan per bulan Cicilan per bulan Per hari hingga per bulan
Syarat Identitas diri, NPWP, KK, bukti penghasilan, fotokopi tabungan 6 bulan terakhir, dan bukti penghasilan Identitas pribadi, NPWP, KK, surat keterangan penghasilan, status profesi, rasio utang tidak lebih dari 30 persen penghasilan, fotokopi tabungan 3 bulan terakhir Biasanya hanya butuh kartu identitas diri (KTP)

*Berdasarkan laman KoinWorks.

**Berdasarkan rata-rata beberapa platform pinjol.

*Data pinjaman berdasarkan jumlah atau persentase rata-rata (tanpa memilih satu platform/lembaga/bank).

2. Keuntungan dan risiko dari masing-masing platform

Dari tabel di atas kita bisa melihat beberapa keunggulan dan kekurangan masing-masing platform ya! Mungkin untuk pinjol lebih banyak kekurangannya karena bunganya benar-benar mencekik. Tapi, kita diuntungkan dengan proses pencairan yang lebih cepat. 

1. Pinjaman p2p lending

Terkait dengan pinjaman p2p lending, keunggulannya adalah proses cepat dan tidak membutuhkan banyak dokumen. Selain itu, ada beberapa keuntungan lain yang bisa dirasakan peminjam, yaitu.

  • Persyaratan lebih mudah.
  • Limit pinjaman beragam, tapi maksimal Rp2 miliar.
  • Bunga pinjaman sesuai tingkat risiko atau 3-7 persen per tahun.
  • Tenor singkat, jadi bagi investor tidak terlalu khawatir pengembalian modal terlalu lama.
  • Mudah diakses hanya bermodalkan ponsel.

Selain keuntungan, ada pula risiko yang harus diterima peminjam dan investor. Berikut beberapa hal yang harus diketahui peminjam dan investor.

  • Investasi bisa ditarik pada akhir tenor, tidak bisa di tengah jalan.
  • Risiko telat bayar.
  • Risiko gagal bayar.
  • Bunga tinggi yang menguntungkan investor justru membebani peminjam.
  • Penagihan dengan cara tidak menyenangkan menjadi risiko lain yang mungkin dialami peminjam.

2. Pinjaman KTA/bank

Meski lebih lama dan mewajibkan peminjam mendatangi bank, KTA dari bank cenderung lebih aman. Walaupun ada kemungkinan mengalami penagihan tidak menyenangkan ketika telat bayar. Berikut keunggulan pinjaman KTA.

  • Praktis dan tidak membutuhkan jaminan.
  • Lebih fleksibel untuk tujuan pinjaman.
  • Proses pengajuan tergolong cepat.
  • Proses pencairan juga cepat jika data dan dokumen yang diperlukan telah diisi sesuai dan memenuhi persyaratan.

Selain keunggulannya, KTA juga memiliki berbagai kekurangan. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan calon peminjam.

  • Suku bunga relatif tinggi karena tidak ada jaminan.
  • Plafon dan tenor terbatas. Rata-rata bank hanya memberikan maksimal Rp300 juta.
  • Pinjaman yang diberikan tergantung pada penghasilan dan profesi.

Nah, jadi bagaimana? Apakah lebih baik meminjam di bank (KTA), pinjol, atau p2p lending. Selain pertimbangan di atas, bisa juga menengok lagi kebutuhan dan penghasilan.

Sebaiknya pinjaman yang diambil untuk hal-hal produktif, bukan untuk hal-hal konsumtif. Selain itu, pilihlah platform pinjaman yang sudah diakui OJK. Seperti p2p lending, meski tidak dijamin OJK, setidaknya yang terdaftar dan berizin sudah pasti lebih aman dan tidak rawan penipuan serta bunga mencekik.

Meski begitu, kita pun bisa membandingkan dulu kelebihan dan kekurangan antara KoinWorks dan platform lain. Pokoknya cek dulu sebelum diambil, ya!