Mengenal Manulife Syariah: Produk-Produk dan Manfaatnya

Keluarga syariah

Kesadaran masyarakat muslim Indonesia untuk menggunakan produk-produk sesuai dengan syariat agama semakin meningkat. Mulai dari produk konsumsi sehari-hari hingga produk keuangan termasuk di dalamnya asuransi syariah. 

Salah satu perusahaan yang menyediakan asuransi jenis ini adalah Manulife Syariah.

Apa Itu Manulife Syariah?

Manulife Indonesia Unit Syariah adalah bagian dari PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia yang beroperasi setelah mendapatkan rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia. 

Pada tanggal 22 Januari 2009, rekomendasi ini diberikan dengan Nomor: U-024/DSN-MUI/I/2009. Dalam surat keputusan tersebut, tiga orang Dewan Pengawas Syariah telah ditunjuk untuk memfasilitasi dan memberikan pengawasan terhadap operasional Manulife Indonesia Unit Syariah. 

Sedangkan izin pembukaan unit syariah PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia juga telah terdaftar secara resmi, yakni berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor: KEP-107/KM.10/2009, pada tanggal 13 Mei 2009.

Siapa saja Dewan Pengawas Syariah (DPS)?

Setiap perusahaan asuransi yang memiliki produk syariah diawasi oleh manajemen internal yang bertugas memastikan bahwa sistem kerja produk terkait telah mengikuti syariat yang dirumuskan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Berikut adalah anggota DPS Manulife.

1. Ketua Dewan Pengawas Syariah, Dr. H. Mohamad Hidayat MBA, MH.

Dr. H. Mohamad Hidayat menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia sejak tahun 2009 dan telah diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah sejak 11 April 2018.

Beliau meraih gelar Doktor di bidang Islamic Economic and Finance dari Universitas Trisakti Jakarta. Beliau merupakan tokoh Ekonomi Syariah sekaligus Anggota Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI), selain aktif menjadi Dosen di berbagai Universitas terkemuka dan menjadi narasumber dalam beragam acara keagamaan, serta menulis beberapa Buku tentang Ekonomi Islam, Beliau juga merupakan Dewan Pakar MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) dan beberapa organisasi sosial keagamaan lainnya.

2. Anggota Dewan Pengawas Syariah, Jaenal Effendi

Jaenal Effendi menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia sejak 11 April 2018.

Jaenal Effendi merupakan anggota Dewan Syariah Nasional, DSN-MUI. Dalam kesehariannya beliau sering melibatkan diri dalam beberapa penelitian-penelitian Syariah, konferensi, dan tulisan mengenai mikro ekonomi dalam kajian Islam. Beliau juga seorang dosen di bidang Ekonomi Islam. Jaenal meraih gelar sarjana dari Institut Agama Islam Tribakti, Kediri pada tahun 1998, gelar master dari Syarif Hidayatullah Jakarta – Universitas Islam Negeri (UIN) pada tahun 2005 dan gelar doktor dari Universitas Georg August, Goetinggen Jerman pada tahun 2013 dimana beliau diangkat menjadi Ketua pada organisasi Syariah di Jerman.

Apa Saja Produk Manulife Syariah?

Peresmian unit baru Manulife Syariah ditandai dengan peluncuran produk baru, yakni Berkah SaveLink. Berkah SaveLink adalah produk asuransi syariah yang dilengkapi dengan investasi.

Manfaat utama Berkah SaveLink

  • Manfaat Meninggal. Sebesar 100% santunan asuransi ditambah nilai polis yang terbentuk.
  • Manfaat Akhir Asuransi. Sebesar nilai polis yang terbentuk.
  • Prinsip Tolong Menolong. Membantu sesama mendapatkan perlindungan dengan prinsip syariah serta memperoleh surplus underwriting.

Keunggulan Berkah SaveLink

Produk Manulife Syariah ini akan mengalokasikan investasi sejak tahun pertama kita memilikinya. Dengan rincian sebagai berikut; tahun pertama kontribusi dasar sebesar 30%, tahun kedua 35%, tahun ketiga 45%, tahun keempat 55%, tahun kelima dan seterusnya 100%.

Selain itu, kita bisa memilih program asuransi tambahan sesuai kebutuhan kita, antara lain:

  1. Berkah HealthSafe atau Manulife Berkah Medicare Plus yang memberikan manfaat penggantian biaya perawatan rumah sakit dan pembedahan yang disebabkan oleh penyakit maupun kecelakaan.
  2. Manulife Berkah Crisis Cover Protection yang memberikan manfaat perlindungan dari 50 penyakit kritis hingga 100%. Asuransi ini juga akan santunan asuransi apabila peserta didiagnosis menderita salah satu dari 50 penyakit kritis hingga usia 75 tahun.
  3. Berkah Waiver of Basic Contribution yang memberikan manfaat pembebasan kontribusi dasar apabila peserta menderita ketidakmampuan total hingga usia 60 tahun.
  4. Berkah Payor Benefit Plus yang memberikan manfaat pembebasan kontribusi dasar hingga peserta berusia 25 tahun atau pembayar kontribusi (Payor) mencapai usia 60 tahun (mana yang lebih dulu terjadi).
  5. Berkah Accidental Death and Disability Benefit yang memberikan santunan meninggal atau cacat total tetap akibat kecelakaan hingga usia 71 tahun.
  6. Berkah Yearly Renewable Term yang memberikan tambahan santunan meninggal dunia atas diri peserta hingga usia 65 tahun.
  7. Manulife Berkah Income Replacement yang memberikan santunan pembayaran bulanan jika peserta meninggal atau menderita ketidakmampuan total tetap selama periode pembayaran manfaat.

Produk ini juga menawarkan fleksibilitas dalam berinvestasi. Kita bisa menentukan nilai santunan asuransi dan investasi, memilih dan mengubah pilihan dana investasi, hingga menambah (top up) dan menarik (withdrawal) dana investasi

Syarat dan ketentuan

  1. Usia masuk peserta 30 hari – 70 tahun. Sedangkan usia pemegang polis minimal 18 tahun.
  2. Kontribusi dasar minimal Rp4 juta per tahun dan Saving Up minimal Rp1 juta per tahun.
  3. Masa asuransi hingga peserta berumur 99 tahun.

Biaya-Biaya

Calon nasabah dibebaskan dari biaya saat transaksi pembelian unit, perubahan alokasi dana investasi (switching) untuk perubahan pertama sampai keempat dalam setiap tahun polis dan penarikan dana sebagian (withdrawal) atau seluruhnya (surrender). Selain itu, beberapa poin ini bisa diperhatikan.

  1. Biaya bulanan hanya sebesar Rp30.000.
  2. Biaya pengelolaan dana investasi sebesar 1,25% hingga 2,5% per tahun dari total dana yang dikelola, tergantung dari dana investasi yang dipilih. 
  3. Biaya pemeliharaan kontribusi dasar (ujrah) sebagai berikut: tahun polis pertama 70%, kedua 65%, ketiga 55%, keempat 45%, kelima dan seterusnya 0%.

 Produk yang dikembangkan dengan konsep syariah ini semakin melengkapi portofolio produk yang ada di Manulife Indonesia. Kita sebagai nasabah berhak untuk menentukan pilihan perencanaan keuangan sekaligus perlindungan jiwa sesuai prinsip yang kita percayai. Termasuk prinsip-prinsip syariah. 

Nah jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Manulife Syariah, kita bisa menghubungi surel resmi cs_syariah@manulife.com.

Untuk mendapatkan informasi lainnya terkait produk-produk asuransi dari Manulife Syariah Indonesia,  jangan ragu untuk mengunjungi Lifepal!

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis