Tata Cara Pendaftaran STAN dan Proses Seleksinya

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara atau STAN adalah satu dari sekian banyak perguruan tinggi di Indonesia yang peminatnya terbilang tinggi. 

Pada tahun 2019/2020 saja berdasarkan data dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Sekolah Kedinasan, sekolah kedinasan yang paling banyak pendaftarnya adalah PKN STAN dengan jumlah 125.418 orang dengan jumlah mahasiswa baru yang diterima sekitar 7.301 mahasiswa.

Politeknik Keuangan Negara STAN diresmikan pada tanggal 15 Juli 2015 berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No. 137/PMK.01/ 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Keuangan Negara STAN.

PKN STAN merupakan transformasi dari sekolah kedinasan yang cukup dikenal, yaitu Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang telah mencatatkan sejarah panjang dalam mencetak SDM berkompeten dan berintegritas di bidang keuangan negara.

Kampus STAN berada di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Masyarakat sekitar menyebut kampus ini dengan sebutan kampus STAN Bintaro yang berlokasi di Jalan Bintaro Utama V, Tangerang Selatan. 

Berada dalam naungan Kementerian Keuangan, mahasiswa STAN terikat dalam ikatan dinas. Artinya, apabila lulus sekolah langsung akan bekerja di instansi pemerintah. Inilah yang mendorong banyaknya calon mahasiswa baru mendaftar ke STAN.

Program Studi, Kriteria dan Syarat Peserta 

Berencana untuk menjadi mahasiswa STAN? Informasi ini akan membantu kita masuk ke STAN, namun sebelum menyiapkan syarat pendaftarannya, ada baiknya menentukan program studi apa yang diinginkan di STAN.

Politeknik Keuangan Negara memiliki empat jurusan, yaitu:

  • Jurusan Akuntansi dengan program Diploma III dan DIV.
  • Jurusan Pajak dengan program Diploma I/III dan jurusan PBB/Penilai dengan jenjang DIII.
  • Jurusan Kepabeanan dan Cukai dengan program Diploma I/III.
  • Jurusan Manajemen Keuangan: DIII Kebendaharaan negara dan DIII Manajemen Aset.

Kriteria peserta yang diunggulkan

Setelah memilih program studi yang diminati, cocokkan dengan kebutuhan dari masing-masing spesialis dengan kriteria sebab penyelenggara seleksi membagi kriteria peserta dengan dua program. 

  • Program Regular. 

Adalah program penerimaan mahasiswa baru dari seluruh wilayah di Indonesia yang ditujukan untuk mengisi formasi pegawai Kementerian Keuangan dan non-Kementerian Keuangan.

  • Program Afirmasi. 

Adalah program penerimaan mahasiswa baru yang dikhususkan untuk putra-putri dari Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur untuk mengisi formasi pegawai Kementertan Keuangan pada unit kerja di wilayah tersebut.

Syarat-Syarat Pendaftaran STAN

Setiap tahunnya, syarat administrasi pendaftaran STAN tidak banyak berubah. Asalkan lulus dari sekolah menengah atas atau yang sederajat pada tahun pembukaan pendaftaran STAN atau tahun sebelumnya tidak jadi persoalan. Berikut syarat-syarat pendaftarannya.

1. Lulusan diperbolehkan berasal dari tahun sebelumnya, atau calon lulusan saat pendaftaran STAN dibuka.

2. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) bagi pendaftar.
Setiap tahunnya, syarat administrasi pendaftaran STAN tidak banyak berubah. Asalkan lulus dari sekolah menengah atas yang sederajat pada tahun pembukaan pendaftaran STAN atau tahun sebelumnya, tidak jadi persoalan.

3. Usia maksimal.
Pada tanggal 1 September adalah 20 tahun, dalam pengertian calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 September tidak diperkenankan untuk mendaftar. Usia minimal pada tanggal 1 September adalah 17 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma I dan 15 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma III.

4. Berbadan sehat dan bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat aditif lainnya) Kriteria berbadan sehat adalah:

  • Mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik.
  • Mampu melakukan tugas seperti: menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi.
  • Mampu bergerak tanpa menggunakan alat bantu berjalan atau dengan menggunakan alat bantu berjalan selain kursi roda.

5. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan.

6. Khusus spesialisasi Kepabeanan dan Cukai ditambahkan syarat sebagai berikut.

Jenis kelamin dan tinggi badan

1. Spesialisasi Diploma I

  • Laki-laki tinggi badan minimal 165 cm.
  • Perempuan tinggi badan minimal 155 cm.

2. Spesialisasi Diploma III:

  • Berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan minimal 165 cm.
  • Tidak cacat badan.
  • Tidak buta warna.
  • Untuk pengguna kacamata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dan/atau silinder dapat diberikan toleransi maksimal sampai ukuran 2 dioptri.

Tata Cara Pendaftaran 

Setiap tahunnya, tahapan pendaftaran umumnya sama. Kalaupun ada yang berbeda hanya tanggal dibukanya pendaftaran. Pendaftaran semua dilakukan secara online, jadi pastikan jaringan internet kita stabil agar tidak terganggu saat melakukan pengunduhan dokumen.

A. Berikut tata cara pendaftaran STAN

1. Tahapan pendaftaran.

  • Registrasi peserta dan pemilihan sekolah kedinasan PKN STAN

Melalui portal http://sscndikdin.bkn. Peserta hanya boleh mendaftar di satu sekolah kedinasan pada Kementerian/Lembaga dan apabila pelamar diketahui mendaftar lebih dari satu sekolah kedinasan pada Kementerian/Lembaga maka yang bersangkutan dinyatakan gugur.

  • Pengisian formulir pendaftaran online atau e-registration

Melalui portal http://spmb.pknstan.ac.id  yang terdiri dari tahapan sebagai berikut.

  • Login dengan menggunakan username dan password yang didaftarkan pada portal http://sscndikdin.bkn.ao.id.
  • Mengisi data pilihan unit penempatan (Kementerian Keuangan atau Non-Kementerian Keuangan).
  • Mengisi data pilihan spesialisasi.
  • Mengisi formulir pendaftaran online dan mengunggah pas foto (berlatar belakang merah, mengenakan kemeja putih polos, dan bagi peserta wanita yang berjilbab mengenakan jilbab warna putih polos), dan dokumen yang dipersyaratkan (ijazah/rapor dan identitas diri). 
  • Bagi pendaftar calon lulusan  mengunggah Surat Keterangan Mengikuti Ujian Nasional yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah/pejabat yang berwenang.
  • Mengunci data dan mendapatkan kode MVA alias Mandiri Virtual Account.
  • Menyetor biaya pendaftaran sesuai dengan ketentuan.
  • Mengunduh dan mencetak Bukti Peserta Ujian (BPU).

2. Calon peserta Program Afirmasi mengunggah tambahan dokumen sebagai berikut.

  • Surat Rekomendasi 

Dari Kepala Sekolah SMU/SLTA dari wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur dengan ketentuan setiap 1 (satu) SMA/SLTA hanya mencalonkan 1 (satu) siswa terbaiknya.

  • Ijazah 

Ijazah SD dan Ijazah SMP atau Akta Kelahiran, KTP ayah atau ibu kandung, dan Surat Keterangan Hubungan Keluarga dari Kelurahan/Kepala Desa.

3. Calon peserta melakukan pembayaran dengan ketentuan sebagai berikut. 

  • Pembayaran.

Dilakukan melalui Bank Mandiri, dengan cara setoran tunai, ATM, m-banking, atau internet banking (perhatikan tata cara pembayaran pada situs http://spmb.pknstan.ac.id) dengan menggunakan MVA. 

  • Uang pendaftaran tidak dapat dikembalikan.

Sebelum melakukan pembayaran, calon peserta harus memastikan dirinya telah memenuhi seluruh persyaratan, dan uang yang telah disetor tidak dapat diminta kembali dengan alasan apapun.

  • Pembayaran tepat waktu

Calon peserta yang telah melakukan pengisian formulir pendaftaran online dan telah melakukan pembayaran di bank pada periode penyetoran.

4. Mengunduh foto.

Peserta yang telah mengunduh BPU menempelkan pas foto berwarna terbaru ukuran 4×6 cm (berlatar belakang merah, mengenakan kemeja putih polos, dan bagi peserta wanita yang berjilbab mengenakan jilbab warna putih polos) pada tempat yang telah disediakan di BPU. Pas foto yang ditempel harus sama dengan yang diunggah pada saat pendaftaran online.

5. Panduan pendaftaran secara lengkap 

Dapat dilihat pada situs http://www.kemenkeu.qo.id. http://www.bppk.kemenkeu.qo.id. dan http://www.pknstan.ac.id.

B. Lokasi ujian dan pelaksanaan 

Dalam pelaksanaan penyaringan mahasiswa baru di STAN, ada tiga ujian yang harus diikuti sejak awal hingga akhir. Ketiga ujian yang dilewati adalah: ujian tertulis, psikotes dan terakhir ujian kesehatan.

Setiap ujian yang ditempuh akan menghasilkan skor yang nantinya akan diakumulasi dan dicocokkan sesuai dengan standar skor yang ditentukan. Simak rincian lokasi ujian dan pelaksanaannya:

1. Lokasi ujian 

Ujian Tertulis dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) akan diselenggarakan pada waktu yang ditentukan dengan 30 kota di seluruh provinsi di Indonesia yakni: Jakarta, Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Cimahi, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Mataram, Kupang, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Manado, Palu, Makassar, Ambon, Sorong, Jayapura, Tarempa, Ternate, dan Merauke.

2. Ujian Tertulis 

Ada tiga jenis ujian tertulis yang mesti diikuti, yakni:

  • Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang meliputi tes karakteristik pribadi, tes intelegensi umum; dan tes wawasan kebangsaan.
  • Tes Potensi Akademik (TPA).
  • Tes Bahasa Inggrls (TBI).

3. Ujian Kesehatan dan Kebugaran 

  • Hanya diikuti oleh calon mahasiswa Spesialisasi Diploma I dan Diploma III Kepabeanan dan Cukai. 
  • Ujian Kesehatan yakni pemeriksaan yang mencakup pemeriksaan tinggi dan berat badan, tekanan darah, visus mata, dan/atau pemeriksaan lainnya.
  • Ujian Kebugaran, yaitu lari mengelilingi lintasan, pull up/chinning, push up, sit up, shuttle run dan/atau aktivitas lainnya.

Proses Lulus Seleksi 

Setelah mengikuti rangkaian ujian, pengumuman hasil ujian akan dipublikasikan melalui situs http://www.kemenkeu.co.id atau di http://www.bppk.kemenkeu.co.id. Dan http://www.pknstan.ac.id. Kelulusan ujian berdasarkan ujian yang diikuti berdasarkan atas tiga ujian yang diikuti:

1. Lulus tes tertulis 

Peserta ujian masuk STAN dinyatakan lulus ujian tertulis apabila memenuhi syarat sebagai berikut.

  • Memenuhi nilai ambang batas SKD sesuai peraturan menteri .
  • Memenuhi nilai ambang batas TPA (67) dan TBI (30).
  • Peserta berada di peringkat yang sesuai dengan jumlah kebutuhan yang tersedia. 

Namun syaratnya berdasarkan nilai total yang merupakan penjumlahan dari nilai TPA dan TBI. Apabila terdapat peserta dengan jumlah nilai total TPA dan TBI yang sama, sehingga mengakibatkan jumlah yang dapat diterima melebihi kebutuhan, nilai peserta tersebut akan diurutkan berdasarkan nilai SKD sesuai dengan peraturan menteri.

2. Lulus tes kesehatan

Peserta yang dinyatakan lulus Ujian Kesehatan dan Kebugaran harus memiliki kriteria berikut.

  • Memenuhi kriteria kesehatan dan kebugaran yang ditentukan oleh Panitia. 
  • Berada di peringkat yang sesuai dengan jumlah kebutuhan yang tersedia.

Sekarang kita sudah paham secara jelas setiap tahap yang harus dilalui dalam seleksi pendaftaran mahasiswa di STAN, ya. Semoga yang berencana untuk mendaftar di STAN sukses ya dan bisa kuliah di sana.

Oya, mengingatkan sedikit saja bahwa semua tahapan-tahapan pendaftaran di STAN sama sekali tidak dipungut biaya, ya. Jadi jangan sampai tertipu dengan iming-iming yang mengeklaim dapat meluluskan kita masuk STAN, entah melalui fasilitas apa pun. Pada dasarnya, semua orang harus melalui tahap seleksi secara lengkap.

Semoga sukses!