Perbedaan Mendasar Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan

Asuransi

Memprioritaskan pemilihan proteksi melalui asuransi yang disesuaikan dengan kebutuhan akan memberi kita manfaat secara maksimal. 

Misalnya dengan kita memiliki asuransi jiwa dan kesehatan, ada sejumlah manfaat dari keduanya yang bisa saling melengkapi.

Namun masih banyak orang yang tidak tahu perbedaan asuransi jiwa dan kesehatan. Mayoritas orang menganggap asuransi jiwa dan asuransi kesehatan satu produk yang sama dan memiliki fungsi yang sama, padahal keduanya adalah produk yang berbeda. 

Yuk, kita bahas satu demi satu perbedaan antara asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.

Pengertian Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa adalah asuransi yang bertujuan menanggung kerugian finansial jika nasabah meninggal. Besarnya tanggungan yang diberikan pihak asuransi kepada ahli waris dari pemegang polis tergantung besarnya premi yang dibayarkan nasabah. Ahli waris adalah anggota keluarga atau orang lain yang ditunjuk oleh nasabah.

Misalnya, Daniel sebagai kepala keluarga yang menjadi sumber pendapatan meninggal karena sakit kanker. Maka keluarganya sebagai ahli waris akan kehilangan sumber pendapatan. Asuransi jiwa akan melindungi ahli waris dengan memberikan sejumlah dana tunai yang disebut dengan uang pertanggungan kepada keluarga Daniel.

Pengertian Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan adalah sebuah produk asuransi yang memberikan manfaat jaminan keamanan secara finansial kepada pemegang polis, jika yang bersangkutan mengalami gangguan kesehatan baik berupa sakit atau kecelakaan.

Asuransi kesehatan akan menjamin biaya-biaya terkait dengan perawatan kesehatan, seperti biaya rumah sakit, dokter, obat, infus, dan biaya pembedahan yang disesuaikan dengan ketentuan di dalam polis. Bahkan beberapa produk asuransi kesehatan memberikan manfaat tambahan seperti manfaat rawat jalan, manfaat rawat inap, dan manfaat perawatan gigi.

Perbedaan Manfaat dan Tujuan Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan

Asuransi jiwa dan kesehatan

Pada dasarnya, manfaat asuransi adalah sebagai proteksi berupa uang pertanggungan yang dibayarkan pihak asuransi bila terjadi klaim atas risiko yang ditanggung sesuai dengan perjanjian. Dari sisi nasabah, kondisi keuangan tetap stabil jika risiko yang tidak diinginkan menimpa diri atau keluarganya. 

Proteksi tersebut pun beragam sesuai dengan jenis asuransi yang dimiliki. Bisa berupa proteksi terhadap aset berupa rumah dan kendaraan atau bisa juga proteksi finansial kepada ahli waris jika nasabah meninggal dunia.

Secara garis besar, perbedaan antara asuransi jiwa dan kesehatan adalah pada luas jaminan atau manfaat yang diberikan oleh kedua jenis asuransi tersebut.

Manfaat asuransi jiwa

Dalam asuransi jiwa, manfaat jaminan yang didapatkan nasabah meliputi:

  1. Meninggal dunia.
  2. Tabungan hari tua.
  3. Cacat tetap atau kehilangan pekerjaan karena cacat akibat kecelakaan saat bekerja.

Manfaat asuransi kesehatan

Sedangkan dalam asuransi kesehatan, manfaat jaminan yang didapatkan meliputi:

  1. Fungsi rawat jalan, seperti konsultasi umum atau spesialis, resep obat, tindakan pencegahan, biaya dokter, biaya laboratorium, biaya obat-obatan, alat bantu yang disarankan dokter. Dalam hal ini perusahaan asuransi memberikan batas maksimum pemakaian dana tiap tahun kepada nasabah.
  2. Fungsi rawat inap, seperti persalinan, ruang operasi, biaya rumah sakit, emergency service, dokter jaga, dan lain sebagainya.
  3. Sebagai catatan, biasanya masing-masing perusahaan asuransi memiliki kebijakan tersendiri dalam menentukan biaya sewa kamar per hari dan kelas kamar yang diberikan kepada nasabah sesuai dengan biaya premi yang telah disepakati dalam polis.

Jadi pada intinya, seseorang yang mau memiliki asuransi jiwa bertujuan melindungi keluarganya dari risiko kehilangan penghasilan. Sedangkan, seseorang yang mau memiliki asuransi kesehatan bertujuan menghindari dirinya sendiri atau keluarga dari beban biaya perawatan yang mahal di rumah sakit.

Bagaimana Cara Mendapatkan Manfaat Asuransi Jiwa dan Kesehatan?

Manfaat asuransi jiwa dan kesehatan

Perbedaan manfaat dan tujuan kita memiliki asuransi jiwa dan kesehatan berpengaruh pada cara kita mendapatkan manfaat dari keduanya melalui prosedur yang dinamakan dengan klaim asuransi.

Pada asuransi jiwa, sistem penerimaan uang pertanggungan dari perusahaan asuransi harus melalui prosedur berikut.

  1. Pengisian formulir klaim asuransi jiwa.
  2. Menyerahkan polis dan endorsement/addendum polis yang asli.
  3. Menyerahkan surat keterangan dokter yang memberikan keterangan mengenai penyakit kritis, terminal illness, cacat tetap total, atau sebab kematian.
  4. Menyerahkan surat keterangan meninggal dari pamong praja.
  5. Menyerahkan surat keterangan mayat dari rumah sakit atau dinas kesehatan apabila tertanggung sempat dibawa ke rumah sakit.
  6. Menyerahkan surat keterangan kecelakaan dari polisi jika sebab kematian akibat kecelakaan.
  7. Setelah semua berkas diberikan, perusahaan asuransi akan memberikan uang penggantian kepada salah satu anggota keluarga yang ditunjuk dalam penerimaan uang pertanggungan.

Sedangkan pada asuransi kesehatan, ada dua cara dalam mendapatkan manfaat asuransi, yaitu pembayaran secara cashless dan reimbursement.

  1. Sistem kartu (cashless). Dalam sistem ini nasabah akan diberikan kartu yang terdapat identitas kepemilikan kartu. Di dalam kartu tersebut telah dimasukkan data limit uang pertanggungan yang dimiliki nasabah selama periode yang telah ditentukan dalam polis. Sehingga nasabah tidak perlu mengeluarkan uang lagi saat melakukan rawat jalan maupun rawat inap di rumah sakit.
  2. Sistem penggantian (reimbursement). Berbeda dengan sistem kartu, sistem reimbursement memiliki cara tersendiri dalam penggantian uang klaim. Nasabah harus membayar terlebih dahulu biaya rawat jalan atau rawat inap, setelah itu bukti pembayaran yang didapat nasabah dari rumah sakit atau tempat berobat diserahkan kepada perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi akan mengecek validasinya terlebih dahulu, apabila data yang diberikan valid, maka uang penggantian akan ditransfer ke rekening nasabah oleh perusahaan asuransi.

Itu dia perbedaan tujuan dan cara mendapatkan asuransi jiwa dan kesehatan. Dengan mengetahui perbedaan asuransi jiwa dan kesehatan, kita bisa memilih antara keduanya sesuai dengan jenis proteksi yang kita butuhkan.

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis