Menjawab Soal Psikotes dan Tips Supaya Bisa Lulus

soal pikotes

Mengerjakan soal psikotes tidak hanya menjadi salah satu prasyarat bagi calon presiden saja, tetapi kini juga diterapkan kepada para calon pemohon pembuatan Surat Izin Mengemudi.

Pada umumnya, tes psikotes diberikan dalam seleksi penerimaan karyawan. Tujuannya agar perusahaan bisa memahami potensi, kecerdasan, kapasitas, dan kekurangan calon karyawannya.

Di bidang medis, soal psikotes juga digunakan beberapa instansi dan institusi untuk mengetahui kesehatan mental seseorang.

Untuk profesi tertentu, peran psikotes menjadi sangat vital. Seperti profesi yang menyangkut kepentingan nyawa banyak orang, seperti pilot, polisi, tentara, hingga yang pucuk tertinggi adalah seorang presiden.

Jenis-Jenis Soal Psikotes

mengerjakan psikotes

Ada beberapa jenis soal psikotes yang populer digunakan di berbagai perusahaan, di antaranya adalah tes-tes berikut.

  1. Wartegg.
  2. Logika Aritmatika.
  3. Logika Deret Gambar.
  4. Pauli (Koran).
  5. Menggambar Orang/Pohon.
  6. Edwards Personal Preference Schedule (EPPS).

1. Wartegg

Tes Wartegg
Sumber: rumus.co.id

Jenis tes ini menguji imajinasi seseorang. Wajar jika jenis tes ini banyak digunakan oleh beberapa agensi iklan.

Anda akan diminta untuk melanjutkan gambar dari titik atau garis yang belum lengkap. Gambarlah benda-benda yang tidak berkaitan satu sama lain, misalnya antara objek hidup dan objek mati, dan sebagainya.

2. Logika Aritmatika

Tes Deret Angka
Sumber: materi4belajar.blogspot.com

Logika aritmatika mungkin menjadi mimpi buruk bagi anak-anak kelas bahasa. Tes ini menguji kemampuan berhitung dari yang paling dasar hingga yang paling kompleks.

Untuk mengerjakan jenis soal psikotes seperti ini kuncinya adalah konsentrasi dan memahami petunjuknya dengan jelas.

Beberapa tes yang diberikan berkisar penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, pecahan, dan lain sebagainya. Ada juga beberapa tes deret angka yang memerlukan konsentrasi lebih tinggi lagi. Tantangannya adalah bagaimana caranya mengerjakan soal ini dengan batas waktu yang diberikan.

3. Logika Deret Gambar

psikotes

Output dari tes ini adalah menguji penalaran seseorang. Beberapa tes yang diberikan seperti gambar atau kelanjutannya gambar jika diputar, dibalik ataupun diubah posisinya.

Tes logika deret gambar sangat besar poinnya terutama bagi calon arsitektur dan profesi lain dalam bidang teknik sipil.

4. Kraepelin/Pauli (Koran)

Tes Pauli/Kraepelin
Sumber: jadikaryawan.com

Tes ini umumnya diberikan kepada calon karyawan di perusahaan multinasional. Tes ini tidak hanya mengukur akurasi jawaban dalam menjumlahkan ratusan angka berderet, tetapi juga menunjukkan ketahanan peserta tes dalam tekanan pekerjaan.

5. Menggambar Orang/Pohon

Tes Menggambar Orang/Rumah/Pohon
Sumber: Youtube.com

Tes yang ini menjadi salah satu dasar dalam psikologi. Tujuannya adalah menelusuri minat dan bakat siswa SMA yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

Tes menggambar objek hidup ini harus lengkap mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki, begitu juga dengan menggambar pohon. Hanya ada beberapa pohon tertentu yang boleh digambar, terutama pohon yang memiliki akar dan cabang, seperti pohon mangga atau apel.

Salah satu tips mengerjakan tes yang ini adalah menggambar secara mendetail, terutama sisi-sisi yang tidak banyak digambar orang pada umumnya. Jika menggambar orang, gambarlah profesi yang didambakan. Jika menggambar pohon, pikirkan proporsi antara akar, batang, dahan, dan daunnya.

6. Edwards Personal Preference Schedule (EPPS)

Edwards Personal Preference Schedule EPPS
Sumber: psikotes-ui.blogspot.com

Tes ini bertujuan mengetahui kepribadian dan karakter Anda. Jawab sesuai dengan jawaban yang benar-benar mencerminkan kepribadian Anda. Dalam soal psikotes ini, tidak ada jawaban benar dan salah.

Tujuannya adalah menguji konsistensi Anda karena pada dasarnya ada beberapa pengulangan pertanyaan dengan bentuk pertanyaan yang berbeda. Jawaban juga bisa disesuaikan dengan posisi yang diharapkan di perusahaan baru.

Tips Sukses Mengerjakan Soal Psikotes

tes psikotes

Psikotes bukan sesuatu yang bisa ditingkatkan sebagaimana selalu ada sisi-sisi tertentu pada seseorang yang hanya dapat terungkap melalui sebuah tes. Meski begitu, Anda tetap bisa mengenali berbagai jenis psikotes yang biasanya diberikan agar tidak kaget dan lebih tenang saat harus mengerjakannya.

Menjawab hal itu, ada beberapa tips singkat yang bisa diterapkan ketika mengerjakan soal-soal psikotes, yaitu:

  1. Jangan langsung kerjakan, tetapi mulailah dengan melihat dan membaca secara sekilas apa saja poin-poin yang harus dikerjakan, jenis-jenis tesnya, berapa banyak soalnya, dan berapa lama waktu yang disediakan.
  2. Lakukan dengan cepat dan akurat untuk soal-soal yang memerlukan waktu cepat. Uji kemampuan dan kecepatan Anda dalam mengerjakan setiap soal dalam periode waktu tertentu. Umumnya untuk soal-soal sederhana, Anda bisa menyelesaikan soal psikotes dalam waktu kurang dari satu menit saja.
  3. Kerjakan soal paling mudah terlebih dahulu. Jangan lupa tandai soal yang belum diisi sehingga tidak ada yang terlewati.
  4. Jawab pertanyaan yang paling benar karena ada beberapa pertanyaan yang bisa dijawab lebih dari satu jawaban.
  5. Baca pertanyaan dengan teliti jangan sampai salah mengartikan makna dan petunjuknya.

Soal psikotes bukanlah sesuatu yang menakutkan. Tidak ada hasil yang benar atau salah dalam menjawab pertanyaan psikotes. Jadi, kerjakan dengan tenang dan yang Anda anggap paling benar atau merefleksikan diri Anda sendiri sejujurnya.