Definisi Term Life Insurance Asuransi Berjangka, Yuk Simak!

Belajar definisi

Term life dalam life insurance atau asuransi jiwa merupakan salah satu jenis asuransi jiwa. Dalam bahasa Indonesia, asuransi ini dikenal sebagai asuransi jiwa murni.

Jenis asuransi jiwa ini kurang populer. Sebab, premi yang disetorkan tidak akan dikembalikan saat jatuh tempo. Pertanggungan dari asuransi ini sendiri hanya akan diberikan pada ahli waris apabila tertanggung meninggal dunia dalam kurun waktu periode asuransi.

Padahal, tahukah Anda, asuransi jiwa berjangka atau term life nyatanya punya keunggulan tertentu, lho!

Definisi Term Life Insurance?

Term Life Insurance

Term life insurance atau asuransi jiwa berjangka, sesuai dengan namanya, merupakan jenis asuransi yang memberikan perlindungan dalam suatu jangka waktu.

Konsepnya adalah: Perusahaan asuransi akan membayarkan uang pertanggungan apabila risiko kematian terjadi pada tertanggung saat asuransi masih berjalan. Sementara itu, kalau Anda memiliki umur panjang dan melewati jatuh tempo asuransi maka tidak ada pengembalian. Baik itu uang pertanggungan ataupun pengembalian premi.

Hal ini terjadi karena dalam asuransi jiwa berjangka tidak ada unsur tabungan ataupun investasi. Seperti halnya pada asuransi jiwa unit-link yang lebih populer di Indonesia.

Kalau tidak ada pengembalian premi, sayang, dong, uangnya?

Konsep pemikiran seperti itu sepertinya harus Anda tanggalkan terlebih dahulu. Tidak ada pengembalian bukan berarti Anda merugi. Sebab, ada beberapa keunggulan dari jenis asuransi ini yang ternyata akan sangat cocok untuk Anda dan keluarga.

Mengapa Butuh Asuransi Jiwa Berjangka Alias Term Life?

Mengapa Term Life Insurance

Ada beberapa hal dari asuransi jiwa term life yang akan cocok khususnya bagi Anda yang sudah berkeluarga.

Berikut penjelasan keunggulan sekaligus ciri-ciri asuransi jiwa term life yang mesti Anda ketahui:

1. Masa pertanggungan memang terbatas akan tetapi…

Masa pertanggungan untuk asuransi jiwa term life terbatas, biasanya hanya satu tahun dan maksimal 20 tahun. Sementara itu, jenis asuransi jiwa lainnya, sebut saja whole life, memberikan masa pertanggungan hingga usia 99 tahun.

Bukan berarti kita tidak ingin berumur panjang. Akan tetapi, menurut BPS (Badan Pusat Statistik) menunjukkan bahwa angka harapan hidup orang Indonesia berkisar pada usia 69 tahun.

Tidak hanya itu, di atas usia 60-an sebenarnya anak-anak Anda juga sudah berpenghasilan.

Sebagai informasi saja, semakin lama Anda membayar premi tentu semakin besar jumlah yang harus Anda bayarkan, bukan? Sementara dengan durasi lebih pendek, tentu Anda membayarkan premi dengan total lebih kecil.

Nah, daripada menghabiskan banyak uang untuk masa pertanggungan yang sebenarnya tidak begitu diperlukan, maka asuransi jiwa term life bisa menjadi alternatif.

2. Premi asuransi jiwa term life biasanya lebih ringan daripada asuransi jiwa lainnya

Masa pertanggungannya yang singkat pun berimbas pada premi yang lebih ringan. Selain itu, karena ini asuransi jiwa murni yang mana sebagian dananya tidak diinvestasikan lagi membuat preminya semakin terjangkau.

Kalau ada yang bilang asuransi jiwa unit-link memberikan pengembalian di akhir masa polis asuransi, uang tersebut adalah uang Anda sendiri.

Jadi, daripada Anda tergopoh-gopoh karena premi yang tinggi dan akhirnya tidak bisa punya asuransi jiwa, mengapa tidak coba alternatif lain? Ya, asuransi jiwa term life ini.

Preminya yang ringan khususnya cocok bagi Anda baru meniti karier. Ataupun, bagi Anda yang ingin memberikan proteksi pada istri dan anak-anak.

3. Apabila dihitung-hitung, ternyata uang yang akan Anda wariskan jauh lebih besar

Premi term life atau asuransi jiwa berjangka yang terbilang terjangkau, ternyata menghasilkan dana yang jauh lebih besar! Kok bisa?

Contoh, Anda mengambil asuransi jiwa berjangka dengan premi sekitar Rp5,6 juta per tahun selama 20 tahun. Uang pertanggungan yang ditawarkan adalah Rp750 juta.

Apabila dihitung-hitung, selama 20 tahun tersebut, sebenarnya Anda “hanya” mengeluarkan dana Rp112 juta.

Sementara itu, untuk asuransi jiwa unit-link, dengan premi hampir sama. Misalkan saja, Rp500 ribu per bulan. Anda harus bayar seumur hidup. Yang mana biasanya dengan ketentuan usia pertanggungan hingga 99 tahun.

Padahal, rata-rata uang pertanggungan untuk unit-link pun biasanya hanya sekitar Rp250 juta saja. Untuk pengembalian premi yang dihasilkan dari investasi pun sebenarnya tidak pasti. Karena angka tersebut akan mengikuti perkembangan investasi yang bisa saja naik atau bahkan menurun tajam.

Bukan berarti asuransi jiwa unit-link tidak layak Anda beli. Akan tetapi, bila Anda menginginkan proteksi untuk keluarga Anda namun ingin premi lebih ringan maka asuransi jiwa term life adalah yang terbaik.

Jadi, Anda setidaknya tidak perlu khawatir apabila meninggal dunia. Sebab, keluarga Anda akan memiliki jaminan finansial.