Ada yang Penjualannya Rp 637 Triliun, Ini 10 Produsen Senjata Terbesar Sejagat

Bisnis persenjataan atau alat utama sistem senjata (alutsista) memang sangat menjanjikan. Dan gak sedikit perusahaan besar di dunia ini yang memang berkecimpung dalam bisnis ini.

Satu hal yang membuat bisnis ini laris manis adalah karena kliennya, yaitu sebuah negara. Sampai kapanpun, negara memang butuh persenjataan untuk mengamankan teritorial dan menjaga kedaulatannya.

Tapi, senjata yang dibeli tentunya bukan senjata abal-abal lho ya. Dan produsennya rata-rata adalah negara adidaya di dunia ini.

Situs Statista telah menghimpun nama-nama perusahaan besar nan kaya yang dinobatkan sebagai produsen senjata terbesar sejagat. Mau tahu apa saja perusahaannya? Simak di bawah sini yuk.

Baca juga: Meski Murah, Masker Wajah Ini Bisa Bikin Kulitmu Tambah Cerah Loh!

10. Almaz-Antey

Almaz-Antey (Shutterstock).

Bisa dibilang ini adalah perusahaan patungan di Rusia antara Antey dan NPO Almaz. Perusahaan ini bermarkas di Moskow, yang gak lain adalah Ibu Kota Negeri Beruang Merah.

Di tahun 2017, perusahaan ini sempat mencatatkan total penjualan sebesar US$ 9,1 miliar, dan menduduki posisi ke delapan sebagai produsen senjata terbesar di dunia. Akan tetapi di tahun 2018, data Statista menyebutkan bahwa penjualan mereka merosot jadi US$ 8,57 miliar atau setara dengan Rp 121 triliun.

Asal kamu tahu, perusahaan besar ini adalah produsen sistem pertahanan anti-serangan udara, kendaraan lapis baja, dan senjata jet tempur seperti misil, radar, dan sebagainya.

Mereka juga memproduksi produk untuk kebutuhan masyarakat sipil seperti peralatan untuk kebutuhan penerbangan, reaktor nuklir, hingga produk kemasan makanan.

9. Leonardo Company

Leonardo company

Perusahaan besar yang duduk di posisi sembilan ternyata berasal dari Italia. Dia adalah Leonardo Company.

Leonardo merupakan salah satu market leader di bidang penerbangan dan persenjataan yang bermarkas di Roma. Saham perusahaan ini, 30 persennya dimiliki oleh Pemerintah Italia, dan hingga akhir 2018 telah mencatatkan penjualan sebesar US$ 8,86 miliar atau Rp 125 triliun.

Perusahaan ini juga pernah berkolaborasi dalam pembuatan jet tempur termahal di dunia, Eurofighter. Dan sampai saat ini, mereka cukup aktif dan merajai pasar helikopter.

8. Thales Group

Thales Group (Dok: Thales).

Kalau yang ini asalnya dari Prancis, dan terkenal sebagai produknya di bidang persenjataan, aviasi, radar, dan transportasi darat. Dan setengah sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Prancis, sementara itu 29 persennya dimiliki Dassault Aviation.

Di akhir 2018, total penjualan mereka menyentuh US$ 9 miliar atau Rp 127 triliun. Kabarnya, perusahaan ini beroperasi di 56 negara dan memiliki 64 ribu karyawan.

Beberapa produk mereka yang cukup terkenal adalah Watchkeeper WK450 drone, TopSky air traffic control system, Search Master and Ocean Master radars, Bushmaster armoured vehicle, dan F88 Austeyr assault rifle.

Baca juga: 6 Zodiak yang Bakalan Beruntung di Sepanjang Tahun 2019, Kamu Salah Satunya?

7. Airbus

Airbus (Shutterstock).

Pasti kamu familiar sama nama perusahaan besar yang satu ini, karena mereka adalah produsen pesawat sipil.

Perusahaan yang juga berasal dari Prancis ini ternyata memproduksi kendaraan transportasi militer.

Mereka pun pernah melakukan joint venture untuk pembuatan jet tempur Eurofighter dan rudal.

Kabarnya, penjualan mereka di akhir 2018 mencapai US$ 11,29 miliar atau Rp 160 triliun. Lumayan besar ya pantesan masuk ke urutan ke tujuh.

6. General Dynamics

General Dynamics.

Perusahaan konglomerasi ini sempat dinobatkan sebagai kontraktor pertahanan terbesar kelima di dunia.

Cikal bakal perusahaan ini dimulai dari penjualan Holland Torpedo Boat Company, sebuah produsen kapal selam pertama di Amerika Serikat ke Isaac Leopold Rice, yang akhirnya mengubah nama perusahaan ini jadi Electric Boat Company.

Alhasil, perusahaan ini makin dilirik karena berhasil menjual kapal selam ke Rusia dan Jepang dan menciptakan perang. Pasca Perang Dunia, Direktur Electric Boat mengakuisisi Canadair, dan seiring dengan berjalannya waktu perusahaan itu makin sukses.

Nama Electric Boat pun diganti menjadi General Dynamics di tahun 1952. Perusahaan ini juga terbilang sukses dalam memproduksi pesawat Gulfstream yang gak lain adalah pesawat pribadi pak Prabowo Subianto, hingga senjata tempur berbahan bakar nuklir.

Di akhir 2018, penjualan General Dynamics mencapai US$ 19,46 miliar atau Rp 275 triliun.

5. Northrop Grumman

Northrop Grumman (Financial Times).

Perusahaan besar ini juga terkenal sebagai perusahaan produsen pesawat tempur, kapal induk, pesawat sipil, rudal dan satelit. Dan ini adalah gabungan dari produsen pesawat Northrop dan Grumman.

Salah satu produk andalan mereka yang terkenal adalah pesawat pengebom B-2 Spirit yang terbuat dari bahan thermoplastic. Pesawat itu juga merupakan andalan dari Amerika Serikat.

Di tahun 2018, tercatat bahwa penjualan Northrop Grumman telah mencapai US$ 22,37 miliar atau setara dengan Rp 317 triliun.

Baca juga: Kulit Makin Kinclong dengan Serum Wajah, Ini Rekomendasinya, Gak Sampai Rp 200 Ribu!

4. BAE Systems

BAE Systems (Dok: BAE).

BAE Systems merupakan perusahaan penerbangan yang berbasis di Farnborough, Inggris, dan didirikan tahun 1999. Sejatinya, ini adalah gabungan dari British Aerospace (BAe) dan Marconi Electronic System (MES).

Selain memproduksi jet tempur, mereka juga memproduksi kapal selam, helikopter, dan tank. Sejauh ini, mereka merajai pasar di dalam negeri dan Amerika Serikat. Beberapa negara lain yang juga menjadi kliennya adalah Australia, Arab Saudi, dan India.

Di akhir 2018, penjualan BAE Systems tercatat mencapai US$ 22,94 miliar atau Rp 325 triliun.

3. Raytheon

Raytheon (Arizona daily star).

Raytheon juga merupakan perusahaan yang berbasis di Negeri Paman Sam, dan sempat dinobatkan sebagai kontraktor militer terbesar kelima di dunia.

Sejatinya, perusahaan ini sudah ada di tahun 1925. Mereka memproduksi saklar dan alat listrik hingga akhirnya jadi produsen tabung vakum terbesar sejagat.

Di era Perang Dunia, Raytheon justru memproduksi microwave hingga akhirnya mereka sukses dan mulai mengakuisisi perusahaan kapal selam tepat pada era Perang Dunia II. Barulah mereka memproduksi rudal.

Saat Perang Teluk I pecah, Raytheon kerap disorot karena kesuksesannya menciptakan Rudal Patriot yang laris. Saat ini penjualan mereka pun dikabarkan tembus US$ 23,87 miliar atau Rp 338 triliun.

2. Boeing

Boeing (Shutterstock).

Nah yang ini kamu juga pasti tahu. Nama perusahaan besar ini juga cukup dikenal karena produknya 11:12 dengan Airbus, apalagi kalau bukan pesawat sipil.

Dan memang benar, Boeing adalah penguasa pangsa pasar dari produk pesawat sipil dan menjadi kontraktor pertahanan terbesar kedua. Dan untuk keperluan militer, ternyata Boeing pernah memproduksi pesawat bomber B-47 Stratojet.

Saat ini, total penjualan Boeing dikabarkan mencapai US$ 26,93 miliar atau setara dengan Rp 391 triliun.

1. Lockheed Martin

Lockheed Martin

Dan gelar produsen senjata terbesar sejagat raya ini jatuh pada, Lockheed Martin!

Lagi-lagi ini adalah perusahaan besar asal Amerika Serikat. Dan patut kamu ketahui bahwa, perusahaan yang berdiri tahun 1995 ini adalah merger dari Lockheed Corporation dengan Martin Marietta.

80 persen pelanggan produk Lockheed Martin adalah Pemerintah Amerika Serikat, so gak heran kalau saat ini penjualannya mencapai US$ 44,92 miliar atau Rp 637 triliun!

Apa saja sih produk top mereka? Pastinya ada pesawat C-130 Hercules, jet tempur X-35, dan F-22 Raptor yang merupakan salah satu jet tempur termahal sejagat.

F-22 Raptor adalah pesawat tempur dengan fitur siluman terbaik. Pesawat itu juga didukung oleh dua mesin Pratt dan Whitney F119-100. Ia sanggup melesat di kecepatan 2.575 km per jam!

Itulah 10 perusahaan besar produsen senjata raksasa sejagat. Kalau dipikir-pikir, kebanyakan dari mereka berasal dari Negeri Paman Sam semua ya dan mayoritas memproduksi pesawat.

Tapi kayaknya, yang paling menarik dari semua ini adalah Raytheon, yang dulunya perusahaan listrik. Sejarah Raytheon mengajari kita bahwasannya gak ada yang tahu perusahaan produsen microwave akhirnya bisa jadi produsen senjata terbesar di dunia.

Itu artinya, kamu pun bisa mendirikan perusahaan seperti 10 perusahaan ini di masa depan jika memang serius dalam berbisnis. (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →