Gak Nyangka, 4 Orang Ketua Partai Ini Punya Kekayaan Triliunan

[TEMPO/STR/Dhemas Reviyanto Atmodjo]

Berita politik lagi ramai akhir-akhir ini. Maklum aja Pilpres 2019 udah dekat. Dua nama udah dipastikan sebagai capres, yaitu Jokowi dan Prabowo. Tentu aja kedua calon tersebut udah galang dukungan dari partai-partai yang ada. Menariknya, sejumlah partai yang mendukung dua capres tersebut ternyata dipimpin orang terkaya di Indonesia lho.

Masuk di akal sih emang. Soalnya mendirikan partai itu butuh modal yang gak sedikit. Bayangin aja, seperti dikutip dari Kompas, salah satu syarat bikin partai baru adalah punya kantor kepengurusan di 100 persen provinsi,  75 persen di kabupaten/kota, dan 50 persen di kecamatan.

Ini masih ditambah dengan ongkos-ongkos politik yang lain semisal dana kampanye. Gak heran kalau orang-orang kaya lebih berpeluang membangun partai.

Nah, berikut ini adalah empat orang kaya di Indonesia yang bangun partai dan menjadi ketua partainya. Siapa aja? Yuk disimak.

1. Surya Paloh – Rp 8,4 triliun

Pengusaha Indonesia
Surya Paloh (metrotvnews)

Orang kaya di Indonesia yang satu ini begitu lekat dengan citra partai Nasional Demokrat atau Nasdem. Wajar aja, soalnya pria kelahiran 16 Juli 1951 ini merupakan ketua umum dari partai Nasdem.

Gak cuma itu. Nama Surya Paloh juga sering dikaitkan dengan Metro TV. Ini sih juga gak mengherankan. Soalnya stasiun televisi yang fokus dengan konten-konten berita tersebut memang milik Surya Paloh.

Surya Paloh, selain dikenal sebagai ketua partai, ia juga seorang pengusaha sukses. Lewat grup bisnisnya Media Group, Surya Paloh membangun banyak kerajaan bisnis. Garapannya mulai dari  sektor media cetak, percetakan, penyiaran, platform online, properti, hingga restoran.

Dengan bisnis yang sedemikian banyak itulah, Surya Paloh bisa mencetak kekayaaan hingga US$ 575 juta atau setara Rp 8,4 triliun. Gara-gara kekayaannya itulah ia dimasukkan Majalah Globe Asia ke dalam daftar 150 Orang Terkaya di Indonesia tahun 2017.

2. Hary Tanoesoedibjo – Rp 15 triliun

Pengusaha Indonesia
Hary Tanoesoedibjo (sindonews)

Orang kaya di Indonesia berikutnya yang menjadi ketua partai adalah Hary Tanoesoedibjo. Bos MNC Group ini mendirikan Partai Persatuan Indonesia atau Perindo pada 7 Februari 2015.

Sebenarnya sih dunia politik bukan hal yang baru buat pengusaha kelahiran 26 September 1965 ini. Ia sebelumnya udah nyemplung ke dunia politik dengan bergabung ke partai Nasdem dan Hanura.

Majalah Forbes mencatat Hary Tanoe memiliki kekayaan hingga US$ 1,05 miliar atau Rp 15 triliun. Dengan harta yang sedemikian banyaknya, majalah Forbes menempatkannya sebagai konglomerat terkaya di Indonesia nomor 31.

Media Nusantara Citra (MNC) yang dimiliki Hary Tano menguasai banyak sektor bisnis, mulai dari penyiaran, media cetak, periklanan, manajemen artis, perusahan rekaman, rumah produksi, hingga home shopping.

Beberapa bisnis yang dimiliki Hary Tano pastinya udah gak asing buat kamu. Sebut aja RCTI, Global TV, dan MNC TV.

3. Hutomo Mandala Putra – Rp 9,7 triliun

Pengusaha Indonesia
Hutomo Mandala Putra (indopolitika)

Selain sebagai anak Presiden Soeharto, pria kelahiran 15 Juli 1962 ini juga dikenal sebagai pengusaha. Berkat usaha-usaha yang dimilikinya, Hutomo Mandala Putra ditempatkan Globe Asia sebagai orang terkaya di Indonesia nomor 60.

Kekayaan pria yang sering disapa Tommy Soeharto ini disebut-sebut mencapai US$ 670 juta atau Rp 9,7 triliun. Tommy sendiri diketahui merupakan pemilik dari Grup Humpuss.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Humpuss bisa disebut sebagai perusahaan induk atau holding company yang membawahi beberapa unit bisnis lainnya. Misalnya aja Humpuss Intermoda Transportasi, Humpuss Patragas, Humpuss Trading, hingga Humpuss Land.

Dunia politik bukanlah hal yang baru buat Tommy. Ia udah lama aktif di Partai Golkar sejak Soeharto masih menjadi presiden. Belakangan ia keluar dari partai berlambang beringin tersebut. Kemudian ia mendirikan Partai Berkarya pada tahun 2016. Di partai tersebut ia menjadi ketua umumnya.

4. Oesman Sapta Odang – Rp 5,1 triliun

Pengusaha Indonesia
Oesman Sapta Odang (faktualnews)

Orang kaya di Indonesia selanjutnya adalah Oesman Sapta Odang. Bos dari OSO Group ini dimasukkan Globe Asia dalam daftar 150 Orang Terkaya di Indonesia baru-baru ini.

Oesman disebut-sebut memiliki kekayaan hingga US$ 355 juta atau setara Rp 5,1 triliun. Hartanya tersebut bersumber dari OSO Group yang dimilikinya. Dikutip dari Tirto, tercatat ada 11 perusahaan dengan berbagai sektor usaha yang berada di bawah naungan OSO Group.

Perusahaan-perusahaan itu antara lain Citra Putra Realty, The Stone Hotel di Bali, Mahkota Kayong Hotel di Kalimantan Barat, Clay Hotel di Jakarta, Grand Mahkota Hotel di Pontianak, hingga Living Green di Permata Hijau, Jakarta. Selain itu, ada juga perusahaan investasi, yaitu OSO Securities dan OSO Manajemen Investasi.

Di dunia politik, Oman pernah mendirikan Partai Persatuan Daerah. Kemudian ia bergabung dengan Partai Hanura. Di partai yang didirikan Wiranto tersebut, Oesman dilantik menjadi ketua umum sejak 2016.

Itu tadi empat orang kaya di Indonesia yang menjadi ketua partai. Gak nyangka ya, selain memimpin perusahaan, mereka juga bisa jadi ketua partai. Hal ini seakan mereka pengin menunjukkan buat jangan berpuas diri di satu bidang aja, tapi juga mesti berprestasi di bidang lainnya. Gimana menurutmu?

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →