Harganya Rp 132 Jutaan, Ini 5 Alasan Kenapa Honda Brio Laris

Di antara jajaran mobil Low Cost Green Car (LCGC), ada mobil Brio yang terjual laris dari Januari hingga Mei 2018. Tercatat, mobil keluaran Honda ini mencetak angka penjualan 21.023 unit, mengalahkan pesaingnya Daihatsu Ayla yang terjual sebanyak 12.866 unit.

Mobil Brio terbaru dijual mulai dari harga Rp 132 jutaan hingga Rp 180 jutaan tergantung tipenya. Pilihannya beragam, dari Brio Satya S MT yang dijual seharga Rp 132,5 juta, Brio Satya E MT seharga Rp 137,5 juta, hingga Brio Satya E CVT yang dibanderol Rp 152,5 juta.

Nah, mobil Brio ini ada dua jenis guys, yang LCGC dan non-LCGC. Kalau Brio Satya itu masuk LCGC, maka Brio RS dipasarkan sebagai non-LCGC.

Variannya juga ada dua macam, yaitu Brio RS MT seharga Rp 165 juta dan Brio RS CVT seharga Rp 180 juta. Dengan harga segitu, kamu bisa beli mobil Brio secara kredit dengan uang DP dari Rp 6,69 juta hingga Rp 14,06 juta.

Besaran angsurannya sendiri mulai dari Rp 3,29 juta hingga Rp 4,48 juta per bulan. Untuk tenornya paling lama 60 bulan.

Melihat harga dan cicilannya yang tergolong tinggi dibandingkan mobil LCGC lainnya, apa yang menjadi alasan kenapa mobil Brio laris di pasaran? Cari tahu yuk jawabannya dalam ulasan berikut ini.

1. Irit bahan bakar

City car yang satu ini dikategorikan sebagai mobil yang irit pemakaian bahan bakarnya. Dikutip dari otomotifo, mobil Brio mampu menempuh jarak paling jauh 21,1 kilometer dengan pemakaian 1 liter BBM. Brio unggul tipis dari pesaingnya Daihatsu Ayla yang cuma sanggup menempuh 21 kilometer.

Itu buat ke luar kota lho ya. Sementara buat pemakaian dalam kota, pastinya gak seirit itu. Honda Brio menghabiskan 1 liter BBM buat jarak tempuh 14,2 kilometer dalam kota.

Iritnya penggunaan BBM mobil ini gak lepas dari diterapkannya sistem bahan bakar Programed Fuel Injection atau PGM-FI. Dengan sistem ini, pemakaian bahan bakar bisa disesuaikan dengan kebutuhan mesin dan keadaan.

2. Mesin lebih bertenaga

Mobil Brio dibekali mesin i-VTEC SOHC berkapasitas 1.198 cc. Mesin i-VTEC atau Intelligent Variable Valve Timing & Lift Electronic Control adalah terobosan Honda buat meningkatkan tenaga mobil.

Kelebihan mesin ini juga bisa bikin penggunaan bahan bakar menjadi efisien. Selain itu, mesin i-VTEC dikenal ramah lingkungan karena mengurangi emisi gas buang.

Soal top speed, dalam sejumlah uji coba yang dilakukan pengguna mobil Brio, ternyata hasilnya bisa mencapai 150-157 kilometer per jam.

3. Punya desain yang sporty

Wajar aja kalau mobil yang satu ini disukai banyak anak muda. Desainnya yang sporty menjadi salah satu alasan kenapa banyak orang beli mobil Brio.

Ditambah lagi, desainnya yang tampak minimalis mampu mencuri perhatian. Tentunya dengan desain seperti itu, mudah buat mengendarai mobil ini di jalanan sempit.

Tampang mobil Brio juga boleh diadu dengan pesaingnya. Semua berkat komponen eksterior yang membuatnya terlihat sporty. Lebih jelasnya, nih komponen yang terpasang di bagian eksteriornya.

  • Projector headlamp dengan lampu LED
  • Kaca spion elektrik
  • Lampu sein LED
  • Velg alloy
  • Cover Velg
  • Antena elektrik

Begitu juga dengan interiornya. Mobil Brio punya interior yang minimalis. Bagian dashboard dan panel instrumen memang masih standar. Walaupun begitu, material yang digunakan Honda Brio udah cukup baik.

4. Harga sekennya masih lumayan mahal

Membeli mobil Brio boleh dibilang gak rugi-rugi banget. Sebab kalau kamu berniat menjualnya kembali, harganya gak jatuh-jatuh amat.

Seperti informasi harga yang tertera di priceprice. Mobil Brio seken tahun 2017 dijual dari harga Rp 120-130 jutaan. Coba bandingkan dengan harga terbarunya yang besarannya mencapai Rp 132 jutaan. Gak jauh-jauh amat kan selisihnya?

5. Fiturnya cukup lengkap

Walau harganya gak sampai Rp 200 jutaan, mobil Brio menawarkan fitur-fitur yang terbilang lengkap. Mulai dari fitur untuk menunjang kenyamanan, keselamatan, keamanan, hiburan, hingga komunikasi.

Tentu aja di antara semua fitur yang tersedia, fitur keselamatan menjadi yang utama. Soal ini, Honda Brio udah dilengkapi dengan:

  • Airbag penumpang depan
  • Child safety locks
  • Kantong udara pengemudi
  • Vehicle stability control system
  • Sabuk pengaman belakang
  • Pengingat pemakaian sabuk pengaman
  • Crash sensor
  • Engine check warning
  • Pelindung benturan depan
  • Pelindung benturan samping
  • Pengingat pintu terbuka

Gaji ideal buat kredit mobil Brio

Kepengin beli mobil Brio? Buat ambil mobil Brio Satya S M/T yang seharga Rp 132,5 juta, nih simulasi cicilannya per bulan dengan DP 20 persen dan tenor 48 bulan.

Mobil brio
Simulasi cicilan (duitpintar)

Harga mobil: Rp 132,5 juta

DP minimal: Rp 132,5 juta x 20 persen = Rp 26,5 juta

Jumlah pinjaman: Rp 132,5 juta – Rp 26,5 juta = Rp 106 juta

Tenor: 48 bulan

Bunga 8.55 persen

Cicilan per bulan: Rp 2.963.583

Dengan rincian di atas, gaji minimal buat kredit Honda Brio:

Rp 2.963.583 : 30 persen = Rp 9.878.610

Angka 30 persen dari mana? Angka tersebut adalah angka ideal buat kamu bayar cicilan per bulan. Artinya, 30 persen dari gajimu dialokasikan buat kredit. Tujuannya apa? Biar alokasi buat pemenuhan kebutuhan lain gak terkendala gara-gara kredit.

Itu tadi alasan kenapa mobil Brio punya banyak peminat. Tertarik pengin ambil? Jangan lupa cek gajimu ya. Selamat belanja!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →