Mirip Sang Ayah, Ini 5 Fakta Cooper Hefner Bos Playboy yang Kontroversial!

Sebagai penerus dinasti bisnis sang ayah, di tahun 2017, Cooper Hefner secara langsung mengambil alih kendali Majalah Playboy yang fenomenal. Cooper naik setelah kakak tirinya, Christie Hefner mengundurkan diri dari jabatan sebagai CEO.

Keluarga Hefner ini emang unik, lantaran Hugh Hefner sang pendiri Playboy memiliki gaya hidup yang gak pada umumnya.

Pria yang wafat di usia 91 tahun itu memiliki empat anak. Dua anaknya, Marston dan David mencoba menghindari publikasi, lalu Christie memilih buat bekerja di dunia sosial, dan Cooper yang termuda merupakan penerus bisnis majalah dewasa ini.

Cooper yang lahir di tahun 1991 merupakan anak dari Hugh dari Kimberly Conrad. Dan kalau diperhatikan, Cooper emang memiliki wajah yang sangat persis dengan sang ayah lho.

Penasaran dengan fakta-fakta seputar bos Playboy ini? Berikut ulasannya di bawah ini:

Baca juga: Mengenal Profesi Personal Shopper yang Bakal Datangkan Banyak Uang

1. Mewarisi Rp 604 miliar

Cooper Hefner mewarisi Rp 604 miliar dari perusahaan sang ayah, Hugh Hefner, (Instagram/@cooperbhefner).

Bukan rahasia lagi, Cooper Hefner kerap kali dinyatakan mewarisi total kekayaan Hugh Hefner yang mencapai US$ 43 juta atau setara dengan Rp 604 miliar.

Jumlah yang menjadi porsi Cooper memang gak disebutkan ke publik. Tapi pada intinya, pria ini memang udah bekerja di perusaahaan milik ayahnya.

Saat masih berusia 26 tahun, Cooper bekerja sebagai Chief Creative Officer. Sama seperti sang ayah, dia juga mewarisi gaya hidup jet set dan pandangan liberal yang kontroversi. Ia pun kerap disebut sebagai “Modern Day Playboy” oleh media setempat maupun internasional.  

Baca juga: 3 Kriteria Tempat Kerja yang Menjadi Idaman Karyawan

2. Sosok yang benci dengan Donald Trump

Cooper Hefner yang gak lain putra dari bos majalah Playboy ini ternyata benci dengan Donald Trump, (Instagram/@cooperbhefner).

Jangan salah, sebagai pengusaha tajir, Cooper Hefner justru benci dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

“Kami (Majalah Playboy) memang sangat membenci dia (Trump). Kami merasa dipermalukan, lantaran dia pernah masuk dalam cover majalah kami,” ujar Cooper di Hollywood Magazine.

Hal itu gak lain adalah karena sifat konservatif dan kontroversial Trump dalam politik. Cooper kerap menyamakan sikap Trump dengan Pemerintahan AS di era kepemimpinan Dwight D. Eisenhower yang gak terlalu menyambut kehadiran Majalah Playboy.

Trump sejatinya cukup sering memuji Hugh Hefner. Tapi ya pujian itu tentu di saat Trump masih jadi pengusaha, pas jadi presiden ya udah beda lagi dong.

Baca juga: Kata Mutiara dari Obama hingga Roosevelt, Bikin Kamu Makin Kerja Keras!

3. Pernah jadi pasukan cadangan Amerika Serikat

Cooper pernah jadi pasukan cadangan Amerika Serikat, (Instagram/@cooperbhefner).

Siapa sangka, Cooper Hefner yang punya pandangan liberal ternyata dulu pernah masuk dalam dinas militer juga.

Dirinya juga mengaku pernah bergabung dalam California State Military Reserve. Akan tetapi, minatnya buat memajukan bisnis yang didirikan ayahnya ternyata lebih besar.

Cooper sempat menyuarakan protes terhadap sebuah larangan penerbitan foto yang dinilai porno oleh Pemerintah AS. Dirinya juga merupakan sosok yang sangat menyanjung perjuangan ayahnya terhadap kebebasan pers, dan kebijakan berekspresi.

4. Punya ambisi politik

Cooper juga memiliki ambisi buat terjun ke dunia politik, (Instagram/@cooperbhefner).

Dari sisi gaya hidup, Cooper sering dipandang lebih jinak ketimbang ayahnya. Walaupun sama-sama jet set ya. Tapi yang cukup mencolok adalah, Cooper memiliki ambisi di dunia politik.

Dirinya sendiri yang blak-blakan bilang kalau ia gagal (dalam artian gagal mewujudkan aspirasinya), Cooper bakal memulai karier di bidang politik. Lebih tepatnya di Partai Demokrat.

Cooper bilang kalau dirinya nyaris jadi caleg pada saat itu. Namun, ia justru pesimis bisa mendapatkan suara karena masih memiliki hubungan dengan bisnis Playboy yang dinilai kontroversi.

Belum lagi, Cooper juga sempat menyuarakan kebebasan tampilnya foto bugil di Majalah Playboy. Kekasih dari Scarlett Byrne ini juga menolak menghapus foto perempuan bugil di majalah tersebut. Bisa-bisa makin dinyinyirin orang kalau dia nyaleg lagi.

5. Dia adalah CEO dari sebuah startup

Cooper juga menjabat sebagai CEO di startup kenamaan HOP, (Instagram/@cooperbhefner).

Gak cuma menjabat sebagai Chief Creative Officer dan Chief of Global Partnership di Majalah Playboy. Cooper Hefner juga memimpin sebuah perusahaan startup yang menargetkan para “kaum nerd yang kekinian.” Wah keren juga ya segmentasi pasarnya.

Startup itu bergerak di bidang media, yang bernama HOP.

Tepat pada 2016, Hefner pun menghubungkan HOP dengan Playboy Enterprise yang didirikan oleh ayahnya. Makin gede aja ya Playboy ini.

Itulah fakta-fakta singkat seputar Cooper Hefner, sang pemimpin Playboy yang baru. Gak heran kalau sosok anak mudah ini gak jauh dari kontroversi, wong produk yang ia jual juga kontroversi.

Buat kita, lebih baik bisnis yang aman-aman aja deh jangan yang serba kontroversi seperti itu. Karena mau gimana juga, produk pasti mendapat reaksi dari masyarakat. Ketika kita udah kadung jadi figur yang gak disukai banyak orang, imbasnya tentu ke karier kita ke depan. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →