Kaya Prestasi, 5 Mantan Atlet Indonesia Ini juga Sukses Berbisnis Lho

Alan Budikusuma & Susy Susanti (instagram @alansusy)

Anak 90an mungkin masih ingat dengan ratu bulu tangkis, Susi Susanti. Meski telah lama gantung raket, nama mantan atlet Indonesia ini tetap gak tergantikan. Sederet gelar dari emas Olimpiade, kejuaraan Dunia, piala All England, dan masih banyak lagi berhasil ia raih.

Tapi, Susi malah gak berharap anaknya terjun di profesi yang sama dengannya dulu. Salah satu alasannya karena menurut Susi, karier sebagai atlet punya kemungkinan sukses paling kecil dibanding karier lain. Belum lagi, profesi ini punya umur yang relatif pendek.

Masuk usia pensiun atau gagal jadi juara satu, keduanya sama-sama bisa berakhir malang dan terlupakan.

Gak pengin seperti itu, Susi dan suaminya Alan Budikusuma, yang juga mantan pemain bulu tangkis, terjun ke dunia bisnis. Langkah yang sama ditempuh oleh beberapa mantan atlet lain.

Yuk kita bahas satu per satu!

1. Susi-Alan

mantan atlet Indonesia
(Image: famili.fimela)

Saat mulai berbisnis, Susi-Alan sempat mencoba-coba berbagai jenis usaha dan mengalami kegagalan. Semula, Alan menjalankan usaha jual beli kendaraan tapi gak bertahan lama.

Keduanya lantas mencoba jadi agen raket asal Jepang. Sayangnya, banyak konsumen yang gak puas dengan produk tersebut.

Gak menyerah, Susi-Alan mengembangkan alat-alat olahraga yang diproduksi sendiri menggunakan brand Astec. Kali ini, bisnisnya berjalan mulus.

Meski bersaing dengan banyak brand besar, Astec berhasil menembus pasar internasional.  Astec telah diekspor hingga ke Hong Kong, Thailand, Singapura, Malaysia, Korea, hingga Amerika Serikat.

2. Hariyanto Arbi

mantan atlet Indonesia
(Image: swa)

Sama-sama dari bidang bulutangkis, mantan atlet Indonesia ini juga banting setir jadi pengusaha. Meski gitu, usaha yang dijalani Hariyanto Arbi gak jauh-jauh dari profesinya dulu.

Usaha Hari bergerak di bidang perlengkapan bulutangkis, mulai dari kaos, karet, raket, sepatu, hingga karpet lapangan bulu tangkis. Usaha ini telah ia rintis sejak 2002 bersama teman sesama atlet, Fung Permadi.

Usaha yang diberi nama Flypower ini sekarang telah menembus pasar global. Peminatnya beredar dari Singapura, Perancis, Jerman, hingga Australia.

Selain itu, Flypower juga kerap menjadi sponsor para atlet muda Indonesia yang sedang berkompetisi.

3. Noviarti Muhidir

mantan atlet indonesia
(Image: warga-desa-world)

Pindah ke bidang olahraga lain, ada Noviarti Muhidir, mantan atlet Indonesia dari Tim Basket DKI Jakarta. Dia aktif jadi atlet pada 1980 sampai 1993.

Sejak pensiun, tepatnya pada tahun 2000, Novi merintis usaha kerajinan tangan yang ia beri nama Country Kyra.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Produk-produk dari Country Kyra dikreasikan sendiri oleh Novi. Kerajinan tangan bertema pedesaan Amerika ini menggunakan barang-barang recycle yang jadi bernilai tinggi.

Tahu gak, usaha ini didirikan Novi dengan modal cuma Rp 500 ribu aja lho.

4. Monang Siagian

mantan atlet indonesia
(Image: tenis)

Monang adalah penyandang disabilitas sekaligus mantan atlet Indonesia asal Medan, Sumatera Utara. Usia pensiun jadi atlet, ia mulai berbisnis dengan mendirikan usaha rumah Barbie.

Beberapa tahun berjalan, ia membuka mebel buat memperbesar bisnisnya. Kini, gak cuma rumah barbie, sejumlah furnitur dan miniatur transportasi juga ia ciptakan.

Semasa jadi atlet dulu, Monang pernah menjadi peserta Olimpiade Penyandang Cacat di Melbourne-Australia, Korea, Thailand, Belanda, dan Jepang

5. Rudi Hartono

mantan atlet indonesia
(Image: tempo)

Rudi Hartono adalah salah satu atlet bulutangkis yang bergelimang piala. Usai pensiun, ia menggeluti bisnis peternakan sapi perah di Sukabumi. Selain itu, ia juga menjadi agen resmi sejumlah brand peralatan olahraga seperti, Mikasa, Yonex, dan Ascot.

Itulah para mantan atlet Indonesia yang kini sukses berbisnis. Sayangnya, gak semua mantan atlet bisa seberuntung mereka. Ada Ellias Pical, mantan atlet tinju yang pernah bekerja jadi satpam di sebuah tempat hiburan, lalu menjadi staf di KONI.

Ada pula Jatmiko, atlet mantan besi yang kini jadi kuli pabrik bambu di Malang. Ada juga Anang Ma’ruf, mantan bek kanan Persebaya dan Timnas Indonesia, yang berakhir jadi supir ojek.

Beralih jadi pengusaha sepertinya emang cara bertahan yang paling mungkin buat para mantan atlet Indonesia.

Tapi, semoga kelak ada program pemerintah yang bisa bikin hidup para mantan atlet Indonesia sejahtera. Soalnya kan gak semua dari mereka punya modal cukup buka usaha. Udah gitu, gak ada jaminan juga kalau nantinya usaha ini membuahkan hasil positif.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →