Ini 5 Mitos Tentang Seorang Pemimpin Perusahaan yang Harus Kamu Abaikan

Ini lho mitos pemimpin perusahaan yang perlu kamu abaikan

Mitos bukan hanya soal alam saja atau terkait dengan cerita rakyat, tapi di dunia kerja pun ternyata juga memiliki mitos. Salah satunya mitos pemimpin perusahaan, percaya soal ini? Jangan salah kalau mitos ini juga terjadi di dunia kerja lho.   

Buat kamu yang udah memiliki banyak pengalaman di dunia karier profesional, pasti sudah mendengar banyak perihal mitos di tempat kamu bekerja. Biasanya sih mengenai berbagai macam hal yang sebenarnya belum tentu benar tapi mungkin pernah dialami secara gak langsung.

Kejadian seperti ini bikin kamu yang tadinya gak percaya menjadi percaya. Lalu dibicarakan dari mulut ke mulut dan akhirnya jadilah sebuah mitos yang banyak dipercaya oleh karyawan di kantor setempat.

Namun gak semua kepercayaan tersebut membuahkan hasil yang positif lho ke diri sendiri. Ada beberapa hal yang justru menimbulkan dampak negatif dan sebaiknya dihentikan. Salah satunya mengenai pemimpin perusahaan yang jadi atasan kamu.

Apa aja? Nah daripada terus-terusan penasaran mending kita simak langsung aja nih daftar mitosnya berikut ini. 

1. Pemimpin perusahaan itu harus laki-laki

Soal gender di perusahaan udah menjadi momok sejak dulu
Seorang pemimpin di perusahaan gak mesti laki-laki lho. Banyak perempuan yang duduk di posisi strategis, (Shutterstock).

Melansir dari Business News Daily, mitos pertama yang harus kamu abaikan di dunia kerja mulai hari ini adalah kalau pemimpin perusahaan itu harus seorang laki-laki. Ya jika perusahaan dipimpin oleh seorang laki-laki karena dianggap memiliki kemampuan yang lebih baik daripada perempuan.

Opini semacam ini memang harus diakui masih hangat untuk diperbincangkan sampai sekarang. Persoalan ini yang sudah sejak lama ini memang ada kaitannya dengan kesetaraan gender yang mulai dibahas di negara maju.

Sekarang ini sudah banyak tokoh-tokoh wanita sukses yang berhasil memimpin sebuah perusahaan seperti Marissa Mayer yang sempat menjabat CEO Yahoo! dan Indra Nooyi yang sebelumnya pernah duduk di kursi CEO Pepsico.

2. Pemimpin yang baik itu dilahirkan, bukan di didik

Seorang pemimpin memang sudah dilahirkan bukan di didik
Seorang pemimpin memang sudah dilahirkan bukan di didik, (Shutterstock).

Mitos selanjutnya yang orang masih sering salah kaprah adalah seorang pemimpin perusahaan itu memang sudah ditakdirkan dari lahir untuk menjadi atasan. Padahal, soal poin kedua ini belum tentu benar sepenuhnya.

Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi seseorang apakah dirinya layak menjadi pemimpin atau tidak. Beberapa diantaranya adalah faktor lingkungan, pengalaman dan juga pendidikan.

Ketiga hal itu berkontribusi lebih besar dibandingkan hanya percaya dengan mitos pemimpin itu udah ditakdirkan dari lahir.

3. Gak memiliki rasa takut

Mitos lainnya kalau pemimpin itu gak takut akan hal apapun
Mitos lainnya kalau pemimpin itu gak takut akan hal apapun, (Shutterstock).

Mitos ketiga  adalah pemimpin di perusahaan itu gak memiliki rasa takut akan rintangan yang dihadapi. Padahal yang namanya manusia pasti memiliki rasa takut dan hal tersebut merupakan sifat dasar seorang manusia.

Namun bagi seorang leader, ia melihat kalau rasa takut itu bukan dijadikan halangan untuk terus berkembang, melainkan sebagai peluang tetap terus maju. Umumnya orang memilih untuk mundur sebelum mencoba, sehingga rasa takut itu sudah muncul terlebih dahulu sebelum dicoba.

4. Bisa menyelesaikan segala permasalahan

Seorang pemimpin dianggap bisa menyelesaikan semua masalah
Seorang pemimpin dianggap bisa menyelesaikan semua masalah, (Shutterstock).

Meskipun seorang pemimpin perusahaan memiliki kemampuan solving problem, tapi pada kenyataannya gak semua bisa menyelesaikan sebuah masalah dalam waktu yang relatif sebentar. Perlu strategi bagi seorang pemimpin buat menyelesaikan sebuah permasalahan, biasanya mereka sangat memikirkan sangat matang lho dan gak gegabah mengambil keputusan. 

Lagi-lagi ada berbagai macam hal mempengaruhi hal ini mulai dari pengalaman dan pemahaman tentang bisnis yang digelutinya. Oleh karena itu seorang atasan juga perlu mendapatkan masukkan dari pegawai untuk menyelesaikan permasalahan bersama.

5. Pemimpin perusahaan selalu ada di atas

Mitos lainnya kalau pemimpin itu selau berada di atas
Mitos lainnya kalau pemimpin itu selau berada di atas, (Shutterstock).

Mitos terakhir kerap didengar oleh masyarakat adalah pemimpin itu hanya bekerja di level atas saja dengan pribadi yang setingkat atau bahkan lebih tinggi. Fenomena ini gak sepenuhnya benar sebab pemimpin juga memiliki kewajiban untuk mengurus segala keperluan hingga permasalahan yang dialami oleh pegawainya.

Mengurus dalam arti melakukan koordinasi dalam setiap langkah yang dilakukan agar meminimalisir kesalahpahaman di tkp. Selain itu sosok seorang pemimpin juga diperlukan untuk memotivasi para karyawan yang produktivitasnya tengah menurun.

Nah itulah 5 mitos tentang pemimpin perusahaan yang perlu kamu ketahui. Jadi mulai sekarang, ada baiknya kamu mengabaikan hal-hal tersebut dan bisa membangun kepercayaan antara atasan dan pegawai. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →