Mau Cepat Naik Gaji? Terapkan 6 Teknik Komunikasi yang Efektif di Lingkungan Kerja

Teknik Komunikasi yang Efektif di Lingkungan Kerja (Shutterstock).

Setiap kepribadian seseorang pasti memiliki teknik komunikasi masing-masing untuk berbicara kepada orang lain, termasuk ketika berada di lingkungan pekerjaan.

Walaupun gak ada paksaan untuk mengikuti aturan, tapi kamu harus bersikap profesional dalam berkomunikasi dengan klien dan bahkan kerabat di kantor. Supaya gak salah langkah, yuk kita simak pembahasannya.

Selain produktifitas pekerjaan di kantor, terdapat beberapa hal yang gak kalah penting untuk kita perhatikan sebagai bahan evaluasi pihak manajemen perusahaan terhadap seorang karyawannya yaitu cara berkomunikasi.

Poin yang satu ini menjadi krusial karena mampu mempengaruhi kinerja tim secara keseluruhan. Jadi bukan cuma urusan kedua orang yang sedang berbicara.

Kalau masih bingung coba bayangkan kamu adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan, lalu pada suatu waktu kamu memiliki kesempatan untuk bersuara di hadapan rekan kerja lainnya dan mengungkapkan hal yang cenderung membuat bingung kolega kantor seperti sulit bekerja sama akibat berbeda metode kerja.

Padahal hal tersebut belum pernah kamu diskusikan bersama yang lainnya dalam lingkup yang lebih kecil. Kan dampaknya bakal mempengaruhi performa tim secara keseluruhan.

Itu baru masalah di kantor, gimana kalau udah ketemu klien? Bisa-bisa kamu kena marah dari atasan karena gagal membuat kesepakatan dengan pihak lainnya. Rencana naik gaji jadi batal deh.

Daripada terus-terusan bingung lebih baik langsung aja kita terapkan 6 teknik komunikasi yang efektif di lingkungan kerja berikut ini:

1. Ramah terhadap semua

Dikutip dari IDN Times, teknik komunikasi yang pertama harus kamu miliki adalah bersikap ramah kepada semua orang yang ditemui. Cara ini bisa memberikan kesan positif dan memperlancar proses diskusi yang terjadi agar gak berlangsung canggung. Kalau udah begitu nanti banyak poin yang tidak tersampaikan dengan baik kan.

Buat sebagian orang yang tergolong introvert atau pemalu mungkin akan sedikit sulit menyesuaikan dirinya selalu bertegur sapa kepada setiap orang secara sama. Seiring berjalannya waktu nanti kamu akan terbiasa dan mengetahui waktu mana aja yang memerlukan sikap ramah tersebut dimunculkan.

2. Berbicara dengan jelas

Di nomor dua ada berbicara dengan jelas. Yang dimaksud disini bukan berarti harus dengan nada yang tinggi sampai mengganggu orang lain ya. Tapi yang penting adalah apa yang kamu ucapkan kalimat per kalimat sudah dimengerti oleh lawan bicara. Cara ini untuk menghindari salah pengertian di kemudian waktu.

Teknik komunikasi ini bisa kamu latih sendiri ketika lagi gak ada orang lain. Contohnya seperti di kamar tidur atau di kamar mandi menghadap kaca. Metode ini terbilang efektif untuk memperjelas pengucapan kata yang keluar dari bibir kita.

3. Gestur tubuh yang baik

Setelah pengucapan kata yang jelas, gestur tubuh yang baik juga memberikan impresi lebih kepada lawan bicara kamu lho. Jadi jangan salah kaprah kalau bahasa tubuh bisa menggambarkan kepribadian seseorang.

Ketika berhadapan dengan satu atau banyak lawan bicara sebaiknya gestur tubuh kamu udah pasti harus tegak dan kalau diperlukan gunakan juga tangan kamu untuk menjelaskan sesuatu hal yang bisa aja sulit dipahami orang.

Juga jangan lupa untuk selalu memberikan senyuman. Teknik komunikasi ini bisa membantu kamu bukan cuma di lingkungan kerja lho.

4. Menerima pendapat orang lain

Teknik komunikasi yang keempat yakni menerima pendapat orang lain. Sebuah diskusi gak akan berjalan dengan lancar ketika suara dari lawan bicara kamu gak diperhatikan. Ini sering terjadi dan ujung-ujungnya kesepakatan antar kedua pihak atau lebih menjadi deadlock atau buntu.

Lalu hal yang harus dikorbankan selanjutnya adalah waktu, kan sayang kamu harus meluangkan diskusi lagi dengan orang lain kalau sebetulnya bisa diselesaikan dalam satu kali waktu aja.

Coba untuk jangan memotong pembicaraan orang sampai dia selesai mengutarakan pendapat, karena kebiasaan seperti itu malah akan menyulitkan semuanya termasuk kamu sendiri.

5. Selalu ada jika dibutuhkan

Untuk teknik komunikasi yang terakhir ini ada be available, kalau kamu sewaktu-waktu dibutuhkan janganlah menghindar atau mencari alasan yang gak penting. Kalau kamu terus menghindar itu hanya akan menunda masalah dan menumpuk urusan yang harus diselesaikan.

Bila keadaannya emang bisa kamu hadiri ya sebaiknya lakukan aja. Kecuali kamu lagi berada di keadaan yang penting lainnya dan gak bisa datang. Jadi intinya adalah prioritaskan mana yang lebih perlu dilakukan terlebih dahulu.

Nah itu dia 5 teknik komunikasi yang efektif di lingkungan kerja. Gak harus kamu terapkan secara bersamaan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, coba dulu dari teknik yang kira-kira kamu mampu lakukan terlebih dahulu. Lalu berlanjut ke yang lainnya lagi. Siapa tahu dengan cara tersebut kamu bisa cepet naik gaji, kan? (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →