Gratis dan Gak Pakai Ribet! Begini Cara Mengurus Akta Kelahiran

Akta kelahiran

Selamat ya buat kamu yang baru saja dikarunai anak! Selain menyiapkan banyak kebutuhan , kamu udah urus akta kelahiran si buah hati belum?

Jangan sampai lupa ya. Pasalnya, akta kelahiran itu penting banget. Sebagaimana dikutip dari Satulayanan, akta kelahiran adalah bukti sah tentang status dan peristiwa kelahiran seseorang yang dikeluarkan Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil.

Nantinya anak yang dibuatkan data ini bakal dimasukkan ke daftar Kartu Keluarga. Lalu diberikan nomor induk kependudukan (NIK) sebagai bukti anak tersebut terdaftar secara legal sebagai warga negara Indonesia (WNI).

Sayangnya, gak sedikit yang bingung gimana caranya buat akta kelahiran. Untuk memudahkan kamu mengurus akta lahir, simak yuk caranya dalam ulasan berikut:

Lengkapi syarat-syaratnya

Ilustrasi Akta

Untuk mengurus akta kelahiran, kamu mesti datang ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) di kota kamu terdaftar. Tentunya kamu harus membawa beberapa syarat yang diminta.

Apa aja syarat-syarat buat akta kelahiran? Ini rinciannya:

  • Surat keterangan lahir dari bidan atau puskesmas atau rumah sakit.
  • Surat pengantar RT/RW
  • Kartu Keluarga dan fotokopinya
  • KTP orang tua dan fotokopinya
  • Surat nikah atau akta nikah dan fotokopinya

Lakukan langkah-langkahnya

Dukcapil

Setelah melengkapi syarat-syarat di atas, kamu tinggal datangi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) kota di mana kamu mendaftarkan KTP dan KK.

Langkah-langkah yang kamu harus lakukan begitu berada di Dukcapil:

  • Lakukan pendaftaran di loket yang teladh disediakan dengan menyerahkan syarat-syarat yang diminta ke petugas.
  • Nantinya petugas akan memverifikasi data dan syarat yang diberikan.
  • Lalu data-data tersebut di-input ke Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).
  • Setelah itu, data yang telah di-input dicetak dalam bentuk draf kutipan akta kelahiran dan dibubuhkan paraf sebagai tanda verifikasi.
  • Kemudian draf yang telah diparaf tersebut dicetak dalam bentuk kutipan akta kelahiran.
  • Selanjutnya, kutipan akta kelahiran tercetak itu ditandatangani Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta distempel.
  • Barulah kutipan akta kelahiran diserahkan.

Waktu pengurusan akta kelahiran berlangsung selama tiga hari. Sementara paling lama selesai dalam waktu 30 hari kerja.

Satu hal yang perlu diingat, mengurus akta kelahiran di Dukcapil itu gak dikenakan biaya alias gratis. Jadi, kalau ada yang ngaku-ngaku petugas dan meminta biaya, bisa dipastikan itu adalah oknum. Kamu bisa laporkan oknum petugas tersebut ke website Lapor!.

Manfaat akta kelahiran

Ilustrasi pencatatan akta 

Ternyata gak sedikit yang belum mendaftarkan anaknya memiliki akta kelahiran. Padahal, akta kelahiran punya banyak manfaat dan berperan penting sebagai syarat-syarat urusan administrasi.

Berikut, sejumlah manfaat yang kamu dan anak kamu dapatkan dari akta kelahiran:

  • Anak akan memiliki identitas resmi.
  • Berhak mengurus administrasi kependudukan semisal KTP dan KK.
  • Memenuhi syarat buat mendaftarkan diri ke sekolah.
  • Memenuhi syarat buat mendaftarkan pernikahan ke KUA.
  • Memenuhi syarat mendaftarkan diri ke CPNS.
  • Sebagai syarat buat bikin paspor.
  • Sebagai syarat buat mengurus hak ahli waris.
  • Syarat buat urus asuransi.
  • Syarat urus tunjangan keluarga.
  • Syarat urus hak dana pensiun.
  • Syarat buat laksanakan ibadah haji.

Udah tahu kan sekarang gimana cara mengurus akta kelahiran? Intinya, dalam menyelesaikan urusan administrasi, kelengkapan syarat-syarat menjadi kuncinya.

Kalau syarat-syaratnya terpenuhi, dijamin deh prosesnya bakal cepat. Semoga ulasan ini bermanfaat ya!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →