Mau Tetap Cool Meski Kebanjiran seperti Yuni Shara? Itu Pentingnya Asuransi Rumah!

asuransi rumah

asuransi rumah

Kerugian akibat banjir bisa diminimalisir jika memiliki asuransi rumah, dan kendaraan. Dengan begitu, untuk kamu korban banjir yang memiliki asuransi rumah, klaim bisa langsung diajukan ke perusahaan. 

Asuransi rumah tampaknya menjadi salah satu instrumen penting yang turut jadi sorotan selain kendaraan usai banjir menghadang beberapa kawasan Jabodetabek.

Betapa tidak, banyak artis Tanah Air menjadi korban banjir yang terjadi di awal tahun 2020 ini. Rumah hingga kendaraan mereka diterjang banjir. 

Termasuk, rumah mewah Yuni Shara yang tergenang air akibat curah hujan tinggi, di malam pergantian tahun. Bahkan, air sudah masuk ke dalam rumahnya di kawasan Jakarta Selatan. 

Meski menjadi korban banjir, Yuni justru viral karena tetap cool. Dalam balutan baju garis-garus biru putih, celana pendek, serta sepatu bot dengan air yang menggenang di kediamannya, Yuni mengabarkan dirinya baik-baik saja meski rumah tergenang air.

“Alhamdulillah thank you 2019, welcome 2020,” tulis Yuni di caption fotonya, 1 Januari 2020 lalu.

Nah, untuk kamu yang ingin seperti Yuni tetap tersenyum di tengah banjir, sudah selayaknya rumah mendapatkan perlindungan dengan asuransi. Mengapa? Yuk simak alasan lengkapnya di sini:

Apa itu asuransi rumah

asuransi rumah
Apa itu asuransi rumah?

Meski tak setenar asuransi kesehatan dan jiwa, asuransi rumah seperti halnya jenis asuransi lain berfungsi untuk memberikan perlindungan. 

Hanya saja, fungsinya melindungi properti seseorang terhadap berbagai kerugian akibat kebakaran, tindak pencurian, atau kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana alam. Termasuk, akibat banjir.

Memiliki asuransi rumah merupakan sebuah bentuk perlindungan yang kamu berikan untuk keuangan sendiri. Apalagi, rumah merupakan sebuah kebutuhan pokok dan memiliki nilai investasi.

Dengan asuransi rumah, segala hal risiko kerugian yang muncul akibat kondisi di atas akan ditanggung pihak perusahaan asuransi. Sehingga membuatmu bisa tenang dan merasa nyaman karena aset dilindungi maksimal.

Selain memberi perlindungan sangat besar dan manfaat penting terhadap kerusakan propertimu, berbagai perbaikan kecil lainnya akibat bencana alam juga akan di-cover asuransi satu ini.

Baca juga: Hal-hal Mendasar tentang Asuransi Rumah

Ada dua jenis

asuransi rumah
Ada dua jenis

Menganggarkan dana khusus memiliki asuransi rumah dapat memperkecil risiko kerugian yang ditimbulkan berbagai kerugian di atas. 

Tapi, sebelum melakukannya, tentu kamu harus terlebih dulu mengetahui jenis-jenis asuransi rumah yang bisa dipilih. 

1. Property All Risk / Industrial All Risk

Jenis asuransi kebakaran ini bersifat unnamed perils yang memberikan jaminan terhadap seluruh risiko pada harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan, kecuali risiko-risiko yang tertera pada pengecualian. 

Yaitu, perang; terorisme; nuklir dan radioaktif; keterlambatan; kehilangan pangsa pasar atau gangguan usaha; kesengajaan; ketidakjujuran karyawan; kerusakan mekanik dan boiler; aus, korosi; sifat barang itu sendiri; polusi atau kontaminasi.

Adapun jaminan yang diberikan layanan Asuransi Property All Risks (PAR), mencakup:

Jaminan untuk kerusuhan, pemogokan, perbuatan jahat dan huru hara.

Jaminan untuk angin topan, badai, banjir dan kerusakan akibat air.

Jaminan untuk gempa bumi, letusan gunung berapi dan tsunami.

Jaminan untuk tanah longsor dan pergerakan tanah.

Asuransi PAR hanya berlaku bagi bangunan non industri, seperti: kantor, rumah tinggal, rumah sakit, sekolah, dan bangunan properti lainnya. 

Sedangkan untuk bangunan industri seperti: pabrik, gudang, mall dan toko, akan digunakan asuransi jenis Industrial All Risk (IAR).

Baca juga: Meski KPR Murah, Tetap Pertimbangkan Asuransi Rumah

2. Polis Standard Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI)

Jenis asuransi satu ini merupakan polis standard yang dikeluarkan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) sebagai bentuk layanan asuransi kebakaran. 

Produk asuransi properti ini memberikan manfaat perlindungan pada harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan akibat kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang (aircraft), dan asap (smoke).

Tak hanya manfaat utama yang tercantum dalam PSAKI tersebut, asuransi kebakaran dapat diperluas dengan jaminan atas risiko lainnya yang tidak dijamin dalam PSAKI, seperti kerusuhan, pemogokan, kerusakan akibat perbuatan jahat, huru hara.

Jaminan dalam asuransi ini juga dapat meng-cover bencana banjir, angin topan, badai dan kerusakan karena air, tanah longsor.

Selain itu, asuransi ini juga bisa digunakan saat kondisi kebongkaran hingga business interuption (kehilangan keuntungan).

Cara kerja asuransi rumah

asuransi rumah
Cara kerja asuransi rumah

Setelah mengetahui apa saja asuransi rumah, tentu kamu penasaran dengan cara kerjanya, bukan? 

Jika biaya yang dibutuhkan untuk membangun kembali rumah tersebut mahal, berarti nilai pertanggungannya akan mahal. Nilai pertanggungan yang tinggi berarti premi yang perlu dibayar juga tinggi.

Jika kamu mengambil asuransi rumah all risk, berarti aset yang perlu dilindungi akan bertambah. Nilai pertanggungan yang dibutuhkan juga akan bertambah.

Karena itu, premi asuransi rumah serta isinya akan lebih mahal di bandingkan premi asuransi rumah hanya bangunan.

Contoh kasus, saat seseorang memiliki rumah seluas 100 meter persegi dengan biaya Rp 500 juta dibutuhkan untuk membangun rumah tersebut adalah Rp 5 juta/m2. Maka nilai pertanggungan yang dibutuhkan adalah Rp 5 juta/m2 x 100 m2  = Rp 500 juta.

Setelah nilai pertanggungan ini, kamu perlu mengetahui rate premi atau tingkat premi yang dikenakan nilai berbeda dari 1 perusahaan asuransi dengan lainnya.

Rate premi ada yang dihitung dengan satuan permil, ada pula yang dihitung dengan satuan persentase.

Mengambil nilai pertanggungan di atas dengan rate premi 0,2194%, maka biaya premi yang harus dibayar Rp 500 juta x 0,2194% = Rp 1.097.000. 

Sementara itu, jika kamu mengambil produk asuransi rumah sekaligus isinya, maka premi yang harus dibayar akan lebih mahal.

Perbedaannya berada pada nilai pertanggungan yang lebih besar. Jika isi bangunan milikmu memiliki nilai Rp 100 juta, maka total nilai pertanggungan jadi Rp 600 juta.

Dengan rate premi yang sama dengan di atas, maka biaya premi tahunan yang harus dibayar ialah Rp 600 juta x 2,194% = Rp 1.316.400.

Itulah sekilas info mengenai asuransi rumah yang bisa kamu ambil sebelum kejadian tak terduga menimpamu. Semoga informasi di atas bermanfaat!

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis