Lanjut Kuliah S2 atau Kerja Dulu? Dua-duanya Pilihan Terbaik!

seorang perempuan bekerja sambil belajar

Sudah lulus sarjana, terus bingung mau lanjut S2 atau langsung cari kerja? Dilema ini sering muncul di benak para lulusan baru, apalagi kalau yang sudah lama menganggur, bingung mau meneruskan cari kerja atau kuliah dulu. 

Sebenarnya, kuliah S2 atau kerja dulu merupakan pilihan terbaik. Hanya saja, pandangan orang berbeda-beda. Ada yang menganggap kuliah dulu karena sudah terlanjur ketagihan belajar, tapi ada juga yang pilih langsung kerja karena bosan kuliah.

Masing-masing pilihan memiliki sisi positifnya untuk masa depanmu, khususnya dalam hal karier. Keduanya sama-sama bisa meningkatkan kapasitasmu sebagai tenaga kerja yang andal kelak. 

Berikut ini kita paparkan sisi positif dari langsung kuliah S2 dan kerja dahulu: 

Lanjut S2 dulu baru kerja 

pelajar sedang menjalani ujian
Lanjut S2 dulu baru kerja (Shutterstock)

Gak banyak orang yang habis lulus S1, langsung pengin lanjut S2. Mengingat baru saja melewati fase berjibaku dengan skripsi yang tentunya menguras otak. Saking capeknya, biasanya skripsi membuat orang malas kuliah lagi. 

Selain pertimbangan itu, ada pertimbangan finansial terkait biayanya. Biaya master itu gak murah, gak kayak pendidikan S1, belum lagi kalau ngambil S2-nya di luar kota bahkan luar negeri, kecuali kalau dapat beasiswa. 

Tapi, ternyata lanjut kuliah S2 memiliki banyak sisi positif. Berikut ini alasan mengapa kamu harus langsung lanjut S2 pascalulus sarjana, dan tidak menunda-nundanya kemudian. 

1. Masih muda dan memiliki banyak energi 

Alasan pertama kenapa langsung lanjut kuliah S2 setelah lulus S1 karena kamu masih memiliki banyak energi. Studi master bakal mengerahkan banyak tenaga dan pikiran kamu ketimbang di sarjana. 

Kamu dituntut memahami ilmu pengetahuan lebih dalam lagi, dan melakukan pengujian yang lebih rumit lagi. Sehingga tepat kalau kamu langsung kuliah S2 setelah lulus S1. 

Kamu masih terbiasa dengan kebiasaan-kebiasaan S1 misalnya bangun pagi, mengikuti kelas, mengerjakan tugas, dan belajar saat ujian. 

Coba kalau kamu kerja dulu dalam beberapa tahun terus baru kuliah, pasti kamu harus beradaptasi lagi terhadap dunia-dunia perkuliahan. 

2. Membantu kamu memfokuskan karier di masa depan 

Semakin tinggi pendidikanmu, maka semakin fokus bidang profesional yang bisa kamu geluti. Misalnya saja, kamu lulus sarjana sosial, pekerjaan yang bisa kamu dapatkan pun sangat luas dengan gelar tersebut.

Tapi, kamu kemudian melanjutkan ke program studi Tanggung Jawab Sosial di S2, maka kariermu jadi bisa lebih fokus selepas meraih gelar master. Kamu memiliki peluang yang sangat besar untuk bekerja di posisi CSR perusahaan. 

3. Bisa kuliah bareng teman yang sepantaran 

Beda dengan S1, kuliah S2 itu tidak memiliki batasan umur, baik di negeri maupun di swasta. Kamu bisa saja mendaftar S2 di usiamu yang telah menginjak usia ke-40 tahun atau lebih tua. 

Tapi, rata-rata mahasiswa S2 adalah mereka yang masih muda, baru lulus S1 sekitar 22-25 tahun.

Nah, kalau pilih lanjut S2, kamu kemungkinan besar memiliki teman kuliah yang segenerasi, dan itu lebih mengasyikkan. 

Artinya, kamu memiliki pengetahuan yang sama, selera yang sama, preferensi yang sama terhadap masa depan, dan kesamaan lainnya. 

Kerja dulu beberapa tahun, baru lanjut S2 

para karyawan hendak bekerja di kantor
Kerja dulu beberapa tahun, baru lanjut S2 (Shutterstock)

Seperti yang telah dijelaskan di awal, mau langsung kuliah S2 atau bekerja beberapa tahun dulu sama-sama memiliki sisi positif. 

Inilah beberapa manfaat yang bisa kamu peroleh kalau memilih kerja dulu usai lulus sarjana. 

1. Memiliki pengalaman kerja 

Jika kamu memilih bekerja dulu, kamu berpeluang memiliki pengalaman kerja yang lebih banyak ketimbang lulusan baru. 

Dalam dunia profesional, gelar pendidikan bukanlah satu-satunya penentu keberhasilan, tetapi pengalaman kerja lah yang lebih menentukan. 

Karena dunia perkuliahan, entah itu S1, S2, S3 tidaklah sama dengan dunia kerja. Meski kamu lulus cepat dan memiliki nilai bagus, kamu belum tentu bisa beradaptasi dengan dunia kerja. 

2. Jadi tahu mau ngambil S2 apa 

Kuliah S2 artinya kamu ingin berspesialisasi di satu bidang ilmu atau profesi tertentu. Saat lulus S1 kadang kamu belum tahu, mau mengambil apa untuk S2. 

Tapi, saat kamu sudah bekerja beberapa tahun di dalam suatu bidang, itu bakal memberimu referensi untuk ambil jurusan di S2. 

Misalnya, kamu sudah tiga tahun bekerja sebagai wartawan, tapi ingin memperdalam ilmu di bidang jurnalistik. Maka pilihan yang tepat mengambil master di jurusan Jurnalistik. 

3. Bisa ngumpulin duit dulu 

Biaya kuliah S2 tidaklah murah. Meski cuma 4 semester, tapi kalau ditotal-total besaran biayanya hampir sama kayak kuliah S1 selama 4 tahun. Itu kalau kamu di negeri, gimana kalau di universitas swasta? 

Keuntungannya bekerja dulu baru kuliah adalah, kamu bisa mengumpulkan uang terlebih dahulu untuk biaya kuliah nanti, syukur-syukur sih bisa dapat beasiswa. 

Itulah keuntungannya mau langsung lanjut kuliah S2 atau kerja dulu. Keduanya sama-sama pilihan yang baik kok, tergantung kesiapan kamu saja. (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →