Copot Dandim Kendari, Ini Fakta Menarik Kepala Staf Angkatan Darat Andika Perkasa

jenderal andika perkasa

Nama Jenderal Andika Perkasa yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat TNI semenjak tahun 2018 belakangan santer masuk dalam headline berita Tanah Air terkait kasus pencopotan jabatan Dandim Kendari yakni Kolonel Hendi Suhendi.

“Sehubungan dengan beredarnya posting-an di sosial media menyangkut insiden yang dialami oleh Menko Polhukam, maka Angkatan Darat telah mengambil keputusan. Pertama, kepada individu yang juga merupakan istri dari anggota TNI AD, yang pertama berinisial IPDN, dan yang kedua adalah LZ,” terang Andika saat melakukan jumpa pers di RSPAD Gatot Subroto tanggal 11 Oktober 2019, mengutip dari Detik.

IPDN sendiri adalah istri dari Komandan Kodim Kendari yakni Hendi Suhendi, sedangkan LZ merupakan istri dari Sersan berinisial Z yang juga melakukan hal serupa.

“Sehingga konsekuensinya kepada Kolonel HS tadi sudah saya tandatangani surat perintah melepas dari jabatannya dan akan ditambah dengan hukuman disiplin militer berupa penahanan selama 14 hari, penahanan ringan selama 14 hari,” tambah Andhika.

Sebelum menjadi Kepala Staf Angkatan Darat TNI, Andika Perkasa sempat menempuh pendidikan dan karier yang panjang. Penasaran? Yuk kita lihat beberapa faktanya berikut in.

Andika Perkasa merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1987

akmil
Ilustrasi akademi militer. (Instagram/@akmil.id)

Jenjang karier pria yang lahir pada tanggal 21 Desember 1964 di Bandung, Jawa Barat ini di tubuh TNI berawal dari pendidikannya di Akademi Militer dimana ia lulus pada tahun 1987 lalu.

Gak berhenti sampai di situ, Andika juga melanjutkan jenjang pendidikan S1 hingga S3 di luar negeri dan sempat duduk di bangku perguruan tinggi di Amerika Serikat seperti National Defense University di Washington DC, The George Washington University di kota yang sama serta Harvard University yang terkenal di seluruh dunia. 

Pada tahun 2000, pria berzodiak Sagitarius ini juga sempat duduk di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) dan menjadi lulusan terbaik Susreg XXXVII. Pantes aja sekarang ia menjabat orang nomor 1 di tubuh Angkatan Darat TNI.

Kariernya dimulai menjadi Kepala Peleton Kopassus tahun 1987

jenderal andika perkasa
Saat menjabat sebagai Pangkostrad dengan pangkat Letjen. (Instagram/@penkostrad)

Setelah lulus Akmil pada tahun 1987, Andika Perkasa mengemban posisi strategis di tubuh TNI sebagai berikut. 

Letnan Dua dan Satu
  • Komandan Peleton Grup 2/Para Komando, Kopassus (1987)
  • Komandan Unit 3, Grup 2/Para Komando, Kopassus (1987)
  • Komandan Subtim 2, Sat Gultor 81, Kopassus (1991)
Kapten
  • Komandan Tim 3, Sat Gultor 81, Kopassus (1995)
  • Komandan Resimen 62, Yon 21 Grup 2/Para Komando, Kopassus (1997)
  • Pama Kopassus (1998)
Mayor
  • Pamen Kopassus (1999)
  • Kepala Seksi Kajian Strategi Hankam, Subdit Jaklak, Ditjakstra, Ditjen Strahan, Departemen Pertahanan (2000)
  • Kepala Seksi Penyusunan, Subdit Jaklak, Ditjakstra, Ditjen Strahan, Departemen Pertahanan (2001)
  • Pamen Mabes TNI-AD (2001)
Letnan Kolonel
  • Komandan Batalyon (Danyon) 32/Apta Sandhi Prayuda Utama, Grup 3/Sandhi Yudha, Kopassus (2002)
  • Kepala Seksi Intelijen, Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya/Jayakarta (2002)
  • Pabandya A-33, Direktorat A, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI (2002)
  • Pabandya IV/Fasdik, Spaban Opsdik, Sdirdik, Kodiklat TNI-AD (2008)
  • Kepala Bagian Perencanaan, Sdirum, Kodiklat TNI-AD (2009)
Kolonel
  • Sekretaris Pribadi (Sespri) Kepala Staf Umum (Kasum) TNI (2010)
  • Komandan Resimen Induk (Danrindam) Kodam Jaya/Jayakarta (2011)
  • Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera, Kodam I/Bukit Barisan (2012)
Brigadir Jenderal Kepala Dinas Penerangan TNI-AD (Kadispenad) (2013)
Mayor Jenderal
  • Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) (2014)[7]
  • Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura (2016)
Letnan Jenderal
  • Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad) (2018)
  • Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) (2018)
Jenderal Kepala Staf Angkatan Darat (22 November 2018)

 Andika Perkasa mengemban jabatan sebagai Komandan Peleton Grup 2/Para Komando Kopassus dan memiliki pangkat Letnan Dua dan Satu. Lalu, Andika naik pangkat menjadi Kapten dari tahun 1995 sampai 1999 dan menjabat sebagai Pama Kopassus.

Salah satu prestasinya yang membanggakan adalah pada tahun 2002 di mana ia bersama timnya berhasil menangkap Omar Al-Faruq, salah satu pimpinan kelompok teroris Al-Qaeda.

Merupakan menantu dari mantan Kepala BIN

Andika Perkasa merupakan menantu dari Mantan Kepala BIN yakni Abdullah Mahmud Hendropriyono. Ia menikah dengan Diah Erwiani Hendropriyono dan memiliki seorang putra bernama Wiratama Akbar Perkasa.

Nah itulah sedikit fakta mengenai Andika Perkasa yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat TNI. (Editor: Ruben Setiawan)