Cerita tentang Sumitro Djojohadikusumo, Ayah Prabowo Subianto

prabowo subianto

Soemitro Djojohadikoesoemo atau Sumitro Djojohadikusumo ialah salah satu ahli ekonomi Indonesia yang merupakan ayah Prabowo Subianto. Bagi Hashim Djojohadikusumo, anak bungsunya sekaligus adik Prabowo, sang ayah merupakan tokoh yang meletakkan fondasi ekonomi Indonesia.

Semasa hidupnya, Sumitro berkali-kali menduduki jabatan menteri di pemerintahan. Ia juga tercatat sebagai salah satu pendiri Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI) yang kini berubah menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI). Sebagai bentuk penghormatan, namanya pun dijadikan sebagai nama jalan di fakultas tersebut.

Seperti apa rekam jejak karier ayah Prabowo ini? Mari simak ulasannya berikut ini.

Jadi Doktor di usia muda

Sumitro berasal dari keluarga yang mengedepankan pendidikan. Meskipun sang ayah hanya lulusan SMA, gak sedikit kerabat yang memiliki latar pendidikan yang cukup baik. Mulai dari Sekolah Tinggi Kedokteran Jakarta (STOVIA), Rotterdam, hingga ahli hukum jebolan Universitas Leiden.

Maka, setelah lulus dari HBS (Hogere Burger School) di Jakarta, Ia berangkat ke Rotterdam pada 1935. Di sana, ia berhasil memiliki gelar Bachelor of Arts dalam waktu dua tahun tiga bulan.

Kemudian, pada 1937 ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Sorbonne, Paris sampai tahun 1938. Setelahnya, ia kembali ke Belanda untuk mendapatkan gelar Master of Arts. Semangat belajar Sumitro patut diacungi jempol. Berkat kegigihannya, ia berhasil meraih gelar Doktor di usia 26 tahun.

Perjalanan karier Sumitro

 

Sumitro Djojohadikusumo
Sumitro Djojohadikusumo (Tempo)

Sekembalinya ke Tanah Air, Sumitro menempati berbagai posisi penting dalam pemerintahan RI. Ia pernah menjadi Pembantu Staf Perdana Menteri Sutan Syahrir, Presiden Direktur Indonesian Banking Corporation, dan Wakil Ketua Utusan Indonesia pada Dewan Keamanan PBB.

Sumitro juga pernah lima kali menjabat sebagai menteri. Mulai dari Menteri Keuangan, Menteri Perindustrian dan Menteri Riset (saat ini menjadi Menristek).

Ia juga mendirikan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) dan turut berjuang mendirikan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Kiprahnya dalam bidang ekonomi gak hanya di Indonesia, ia pun  pernah menjadi konsultan ekonomi di Malaysia, Hong Kong, Thailand, Perancis, dan Swiss.

Karya dan prestasi

Semasa hidupnya, ayah Prabowo ini dikenal aktif menulis mengenai sistem perekonomian. Karya tulisnya antara lain, sebagai berikut:

  • Soal Bank di Indonesia (1946)
  • Keuangan Negara dan Pembangunan (1954)
  • Ekonomi Pembangunan (1955)
  • Kebijaksanaan di Bidang Ekonomi Perdagangan (1972)
  • Indonesia dalam Perkembangan Dunia Kini dan Masa Datang (1976)
  • Trilogi Pembangunan dan Ekonomi Pancasila (1985)
  • Perdagangan dan Industri dalam Pembangunan (1986)

Meski perjalanan kariernya diwarnai berbagai tantangan dan rintangan, Sumitro berhasil memperoleh banyak penghargaan. Baik dari luar maupun dalam negeri. Prestasi tersebut meliputi,Bintang Mahaputra Adipradana (II), Panglima Mangku Negara dari Kerajaan Malaysia, Grand Cross of Most Exalted Order of the White Elephant, First Class dari Kerajaan Thailand, Grand Cross of the Crown dari Kerajaan Belgia, serta penghargaan lainnya dari Republik Tunisia dan Perancis.

Memiliki keturunan para pengusaha

Kiprah Sumitro di bidang ekonomi ternyata menginspirasi putra-putranya menjadi pebisnis ulung. Sang bungsu, Hashim Sujono Djojohadikusumo, bahkan pernah tercatat sebagai orang Indonesia Terkaya ke-35 pada tahun 2017 versi Forbes. Dengan harta kekayaan sebesar $850 juta atau setara Rp 12,4 triliun.

Hashim merupakan pengusaha kaya pemilik perusahaan Arsari Group yang bergerak dalam bidang pertambangan, program bio-ethanol, perkebunan karet, dan sebagainya.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Sang kakak, Prabowo Subianto juga merupakan pengusaha sekaligus politisi dan mantan perwira TNI Angkatan Darat. Prabowo mendalami ilmu bisnis di Yordania dan beberapa negara Eropa lainnya. Ia pernah memiliki dan memimpin hingga 27 perusahaan di dalam maupun luar negeri.

Itulah kisah perjalanan karier ayah Prabowo Subianto. Semoga menginspirasi.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →