Cara Memanfaatkan Barang Bekas untuk Hemat dan Jadi Uang

Berjualan Barang Bekas

Barang bekas identik dengan barang yang tidak terpakai lagi. Meski demikian, definisi tidak terpakai dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu tidak berfungsi dan tidak diinginkan lagi oleh pemiliknya.

Baik tidak berfungsi ataupun memang tidak diinginkan oleh pemiliknya, ternyata Anda bisa lho memanfaat barang bekas untuk kebutuhan finansial Anda. Ya! Barang bekas dapat ‘menyelamatkan’ kondisi finansial Anda dan bahkan menjadi penghasilan.

Berikut penjelasan mengenai apa-apa saja yang bisa Anda lakukan dengan barang bekas.

Membeli Barang Bekas

Membeli Barang Bekas

Anda bisa mendapatkan barang dengan kualitas hampir sama dengan yang baru dengan harga miring. Itulah mengapa sering disarankan untuk mempertimbangkan barang bekas saat akan menghemat pengeluaran Anda.

Meski demikian, tentu saja dengan catatan Anda tetap harus memerhatikan kondisi barang bekas yang Anda beli. Oleh karena itu, tips berikut bisa Anda terapkan.

Tips Membeli Barang Bekas

wanita bayar cicilan rumah

1. Mengecek kondisi barang sedetail mungkin

Ada kemungkinan Anda mendapatkan barang baru yang cacat, apalagi barang bekas, bukan? Yang mana barang tersebut sudah digunakan oleh pemiliknya berkali-kali. Kualitasnya bisa saja menurun. Oleh karena itu, ada baiknya untuk cek kondisi barang yang Anda inginkan sedetail mungkin.

Untuk Anda yang membeli barang second secara online, sebaiknya bertemu dulu sebelum deal.

2. Tawar dulu sebelum beli

Harga barang bekas biasanya bukan harga pas lagi. Tak ada salahnya untuk tawar dulu pada penjual. Oh ya, jangan lupa bandingkan dengan harga barunya saat ini apabila barangnya masih tersedia di pasaran.

3. Berpenampilan sederhana saat belanja

Kalau Anda berbelanja ke pasar loak untuk mendapatkan barang bekas maka jangan berpakaian mencolok dan mewah. Pertama, penjual kemungkinan tidak akan mematok harga yang tinggi. Kedua, kemungkinan Anda dijadikan target pencopet akan lebih diminimalisasi.

Jual Barang Bekas

jual barang bekas

Tak hanya berhemat, Anda pun dapat menghasilkan uang melalui barang bekas. Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus belajar menjual barang milik Anda yang tak terpakai lagi:

Pertama, menjual barang bekas tidak butuh modal besar. Paling tidak, Anda tidak perlu keluar modal untuk membeli produknya karena ya memang sudah ada. Kedua, selain dapat penghasilan, Anda pun melatih jiwa bisnis Anda. Sebab, saat berjualan barang-barang tersebut, Anda melatih diri untuk menakar harga barang, memasarkannya, dan bahkan tawar-menawar ke calon pembeli.

Berikut tips agar proses penjualan Anda lancar dan sukses.

Tips Menjual Barang Bekas

1. Pastikan masih layak dipakai

Tips pertama tentu saja pastikan barang tersebut memang masih layak dipakai. Untuk apa seseorang membelinya kalau barang tersebut tidak berfungsi atau tidak memiliki nilai, bukan?

2. Jujur mengenai kondisi barang

Selanjutnya, tentu saja Anda harus jujur mengenai kondisi barang. Beri tahu plus-minus barang yang Anda jual sehingga calon pembeli dapat mempertimbangkannya. Sebisa mungkin berikan deskripsi yang detail agar tidak ada kesalahpahaman di masa mendatang.

3. Jelaskan mengapa Anda menjualnya

Alasan Anda menjual barang tersebut ternyata mendorong calon pembeli untuk deal, lho. Misal, Anda bisa jelaskan bahwa Anda menjual barang tersebut karena salah beli atau karena tidak ingin menggunakannya lagi.

4. Berikan harga yang sesuai

Apabila barang yang Anda jual ingin lekas laku maka berikanlah harga yang sesuai. Anda dapat melakukan survei harga pasar mengenai barang tersebut, baik harga baru atau harga bekasnya. Kemudian, jangan berikan harga jauh di atas harga pasar.

Tidak hanya sesuai dengan harga pasar, Anda pun dapat memberikan harga yang sesuai dengan kondisi barang. Barang dengan kondisi 80 persen sampai 90 persen tentu bisa Anda jual dengan harga tak jauh dengan harga barunya. Namun, apabila kondisinya telah usang atau memiliki cacat maka biasanya harga barang tersebut hanya dapat dijual dengan harga 50 persen dari harga baru.

5. Jual langsung ke tukang loak

Apabila Anda ingin lebih cepat menjual barang bekas milik Anda maka jual saja ke tukang loak. Biasanya memang harga yang ditawarkan tukang loak akan lebih rendah karena mereka harus sisihkan keuntungan untuk mereka. Namun, setidaknya, barang bekas di rumah Anda berkurang, bukan?

DIY Barang Bekas

DIY barang bekas

Selain membeli barang bekas sebagai opsi menghemat atau jual barang bekas Anda untuk menambah penghasilan, ada cara lain yang bahkan memberikan Anda dua keuntungan tersebut.

DIY alias Do It Yourself merupakan aktivitas kerajinan tangan untuk memperbaiki atau memodifikasi barang tertentu. Jadi, barang yang tadinya mungkin kurang berfungsi lagi dapat Anda berdayakan kembali. Nah, kegiatan ini memberikan dua manfaat, yaitu menghemat uang Anda sekaligus dapat menjadi sumber penghasilan tambahan.

Selanjutnya, Anda pun bisa menjual barang bekas yang sudah dimodifikasi tersebut dengan cara yang disebutkan di poin sebelumnya.

Saling Tukar Barang Bekas

Saling Tukar Barang Bekas

Malas untuk mendaur ulang barang bekas milik Anda? Sementara itu, barang tersebut sebenarnya masih bisa digunakan. Mengapa tak coba saling tukar barang saja dengan teman atau orang lain?

Cara barter seperti ini akan menghemat pengeluaran Anda. Sebab, Anda tak perlu keluar uang untuk bisa memiliki barang baru ataupun mendapatkan barang yang Anda butuhkan.

Tak selalu bertukar barang bekas, Anda pun dapat menghibahkan barang bekas Anda pada yang membutuhkan. Dengan demikian, Anda pun dapat membantu meringankan pengeluaran orang lain.

Tempat Jual-Beli Barang Bekas

temppat jual beli barang bekas
temppat jual beli barang bekas

Tadi kita sudah sebutkan apa saja hal yang bisa Anda lakukan dengan barang bekas guna berhemat maupun menghasilkan uang. Nah, pertanyaannya adalah dimana sih tempat untuk menjual atau membeli barang-barang tersebut?

1. Jual-beli secara online

Cara ini terbilang cukup mudah karena Anda tak perlu keluar rumah untuk berbelanja atau berjualan. Anda cukup membuka website atau aplikasi tertentu yang biasa digunakan sebagai marketplace barang bekas. Bahkan, Anda bisa melakukan bisnis online barang bekas.

Di Indonesia, beberapa marketplace untuk jual-beli barang bekas tersebut, antara lain:

  • OLX
  • Carousell
  • Prelo
  • Bukalapak
  • Tokopedia

2. Jual-beli secara offline

Untuk pembelian barang bekas secara offline sih terbilang masih praktis. Anda hanya perlu mendatangi tempat-tempat yang terkenal sebagai pasar loak.

Masing-masing kota biasanya punya pasar loak tersendiri. Misal, Jakarta punya pasar barang bekas seperti Taman Puring di Jakarta Selatan dan Pasar Senen di Jakarta Pusat. Di Bandung terdapat Pasar Gedebage dan Pasar Cihapit.

Bahkan, kini di berbagai mal juga terdapat stand khusus untuk produk-produk barang bekas.

Sementara itu, bagi Anda yang ingin berjualan barang bekas secara offline mungkin butuh upaya lebih daripada lewat online. Namun, bukan berarti tidak bisa.

Beberapa tempat yang bisa Anda gunakan untuk menjual barang bekas Anda secara offline, antara lain:

  • Rumah Anda sendiri dengan membuka garage sale.
  • Sewa tempat di bazar tertentu.
  • Sewa tempat di mal atau pasar loak namun biasanya butuh dana cukup besar.

Dengan cara-cara di atas, diharapkan Anda bisa menghemat karena bisa menekan pengeluaran untuk membeli barang baru yang notabene lebih mahal. Selanjutnya, daripada membuang begitu saja barang yang Anda tidak pakai, Anda pun dapat menghasilkan uang dari situ.

Yuk, coba cek lemari atau gudang Anda sekarang! Kira-kira ada tidak barang bekas yang bisa Anda berdayakan.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →